7 Hal Penting yang Harus Segera Disudahi Agar Tidak Menghancurkan Pernikahan

Sepeti yang kita ketahui semua bahwa saat ini tingkat perceraian di Indonesia semakin mengalami peningkatan saja. Nah, apakah ini merupakan sebuah pertanda bahwa masyarakat di negara kita mulai kehilangan motivasi diri dan kemampuan untuk bisa memiliki hubungan pernikahan yang bahagia?

Pada masa awal pernikahan, tentunya setiap orang memiliki cita-cita atau harapan yang sama dimana mereka semua menginginkan pernikahannya bisa langgeng hingga usia senja. Namun, pada kenyataannya untuk mewujudkan impian tersebut tidak semudah yang dibayangkan. Besarnya tanggung jawab serta beratnya beban masalah yang harus dihadapi dalam hubungan pernikahan menyebabkan banyak pasangan yang justru lebih memilih mengakhirinya dengan perceraian dibandingkan bertahan dan berusaha mencari solusinya. Dan ketika anda bertanya kepada pasangan yang sudah bercerai tentunya alasan dari mereka sangatlah bervariatif, dimana alasan-alasan tersebut biasanya pahit dan menyakitkan.

Nah, anda tidak ingin pernikahan yang sudah dijalin bersama pasangan anda kandas begitu saja bukan? Oleh sebab itu, jika anda tidak menginginkan hal tersebut terjadi dan anda mengharapkan kebahagiaan dalam pernikahan, maka ada 7 hal penting yang harus anda sudahi agar hal tersebut tidak menghancuran rumah tangga anda.

7 Hal Penting yang Harus Segera Disudahi Agar Tidak Menghancurkan Pernikahan

1. Kurang komunikasi

Ketika mendengar banyak kasus perceraian yang disebabkan karena kurangnya komunikasi tentunya itu merupakan alasan yang aneh. Setelah mengetahui alasan tersebut tentunya banyak sekali pertanyaan dari dalam benak kita, bukankah mereka tinggal satu atap, setiap hari selalu bertemu, dan bagaimana mungkin mereka bisa kurang komunikasi? Nah seharusnya sebagai rekan dalam kehidupan, suami dan istri tidak mengabaikan pentingnya sebuah komunikasi. Perlu anda ketahui bahwa komunikasi ini merupakan salah satu hal yang penting agar tercipta pernikahan yang bahagia. Melalui komunikasi, maka segala macam permasalah serta kesalahpahaman bisa diatasi dengan baik. Oleh sebab itu, jika anda menginginkan pernikahan anda tetap awet jalinlah komunikasi yang baik dan berkualitas bersama dengan suami anda. Ungkapkan semua keluh kesah yang anda rasakan, begitu juga dengan sebaliknya. Jika anda berdua sudah mengetahui keluh kesah masing-masing, maka sangat mudah bagi anda berdua untuk mengatasi dan mencari solusinya.

2. Egois dan mementingkan diri sendiri

Di dalam setiap hubungan baik itu hubungan berpacaran atau hubungan pernikahan, wajib hukumnya bagi setiap pasangan untuk saling peduli dan memperhatikan satu sama lain. Pasalnya, segala bentuk keegoisan dan sikap mementingkan diri sendiri yang ada dalam sebuah hubungan dapat mencemari hubungan tersebut, bahkan sampai menghacurkannnya.

Jika anda mengharapkan pernikahan yang langgeng maka anda diharuskan untuk selalu peka kepada pasangan anda. Pahamilah semua keadaannya, pahamilah semua yang ia sukai dan tidak sukai, serta pahamilah semua hal yang diharapkan dan tidak diharapkan olehnya dari diri anda. Dengan begitu, jika anda berdua bisa berada dalam satu tujuan, maka bukan hanya anda dan pasangan saja akan bahagia tetapi seluruh anggota keluarga anda pun semua akan bahagia karena mereka melihat bahwa anda dengan pasangan anda bisa hidup saling melengkapi.

3. Perselingkuhan

Perselingkuhan merupakan salah satu bentuk pengkhianatan ketika salah satu dari pasangan mengkhianati pasangannya sendiri, berkhianat terhadap janji yang telah disepakati dan berkhianat terhadap komitmen yang telah dibuat. Perlu anda ketahui bahwa tidak ada kebahagiaan sejati yang bisa didapatkan atau rasakan ketika berkhianat kepada pasangan, kesenangan yang dirasakan merupakan kesenangan yang hanya bersifat sementara saja dan tentunya itu mengandung dosa besar. Ingatlah kebahagiaan sejati hanya bisa didapatkan oleh mereka yang saling setia.

Anda tidak ingin perselingkuhan ini terjadi dalam hubungan anda bukan? Untuk itu agar hal ini tidak terjadi maka sebisa mungkin anda harus berikan yang terbaik kepada pasangan anda sendiri, buatlah ia nyaman hidup bersama anda.

4. Kekerasan dalam rumah tangga

Poin ini tentunya lebih ditekankan kepada para pria. Kepada para pria, apa yang ada di dalam pikiran anda ketika anda melakukan kekerasan fisik kepada istri anda? Kepuasan apa yang bisa anda dapatka ketika melakukan tindakan kejam seperti itu? Jika anda adalah orang normal, maka yang ada di dalam pikiran anda adalah kasihan dan tidak tega. Meskipun seorang istri harus patuh kepada suaminya, tetapi itu bukan berarti bahwa ia berhak mendapatkan perlakukan yang tidak baik dari suaminya sendiri. Ingatlah anda berdua merupakan rekan yang saling membutuhkan. Oleh sebab itu, jika anda menginginkan hubungan pernikahan yang bahagia dan langgeng, sebisa mungkin berbagai bentuk kekerasan dalam rumah tangga baik itu kekerasan fisik atau yang lainnya harus segara anda hentikan. Selain dapat merusak hubungan pernikahan, kekerasan fisik in juga merupakan sebuah tindakan kriminal.

5. Ketidakjujuran

Memiliki hubungan yang sehat tentunya adalah dambaan semua pasangan terlebih lagi pasangan yang sudah menikah. Untuk membangun hubungan yang sehat tidaklah mudah seperti kita membalikan telapak tangan. Dimana untuk membangun hubungan yang sehat maka kuncinya adalah harus dilandasi oleh kejujuran. Di dalam sebuah hubungan pernikahan, kejujuran merupakan pondasi yang amat sangat diperlukan. Ibarat anda membangun sebuah rumah, jika tidak ada pondasi maka rumah yang anda bangun akan hancur dan tidak bertahan lama. Dan itulah gambaran jika hubungan yang anda jalankan tidak ada kejujuran. Ketika anda dan pasangan bisa saling terbuka, maka hal tersebut tidak akan memberikan peluang bagi prasangka buruk dan kecurigaan tumbuh di dalam kehidupan pernikahan anda.

6. Ketidakpedulian

Dalam sebuah hubungan pernikahan, maka suami dan istri wajib untuk menunjukan rasa kepedulian terhadap satu sama lainnya. Hal tersebut dilakukan sebagai perwujudan rasa tanggung jawab dan kasih antara keduanya. Jika salah satu pasangan baik itu anda ataupun suami anda tidak saling peduli, maka hubungan yang akan dijalankan pun tidak akan pernah tahu kemana arahnya berjalan.

7. Sikap posesif dan cemburu berlebih

Menunjukan sikap posesif kepada pasangan pada dasarnya adalah hal yang wajar, karena itu merupakan salah satu bukti bahwa anda benar-benar mencintai pasangan anda. Tidak hanya itu, sikap posesif yang anda tunjukan pun merupakan salah satu usaha anda untuk mempertahankan rumah tangga anda sendiri. Namun perlu anda ketahui, jika sikap posesif tersebut anda tunjukan secara berlebihan kepada pasangan, dimana anda selalu mencurigainya dan melarang ia untuk melakukan hal apapun maka sudah bisa dipastikan bahwa pasangan anda akan terganggu oleh sifat anda yang seperti itu. Dengan sifat anda tersebut, maka pasangan anda akan merasa bahwa ruang geraknya dibatasi. Dan jika ini berlangsung secara terus menerus, pasangan anda akan merasa tidak nyaman. Bahkan ia pun akan melakukan perlawanan kepada anda, dan jika ini terjadi maka pertengkaran akan terjadi, bahkan jika terus menerus seperti ini hubungan akan berada di ujung tanduk.

Itulah hal-hal penting yang perlu anda hindari demi tercapainya rumah tangga yang bahagia dan awet. Semoga bermanfaat.

loading...
loading...