Demi Sang Anak, Ayah Ini Rela Resign Dari Pekerjaan Dengan Gaji Rp 100 Miliar per Bulan

Anak merupakan titipan Tuhan yang amat sangat berharga. Untuk itu, menjaga dan mencintai anak merupakan hal yang harus dilakukan dari mulai sang anak dilahirkan ke dunia ini, sampai ia tumbuh menjadi dewasa dan bisa mencapai cita-citanya. Namun, tahukah anda sekarang ini banyak sekali orang tua yang justru disibukan dengan pekerjaan yang ia lakoni. Bahkan karena pekerjaannya para orang tua zaman sekarang tidak memiliki sedikit pun waktu untuk sang anak tercinta. Dimana mereka berangkat pagi ketika sang anak belum terbangun dan pulang petang ketika anaknya sudah terlelap tidur.Keadaan tersebut merupakan keadaan yang sangat miris sekali, mengapa? ya, karena bisa kita saksikan sendiri kini banyak sekali anak-anak yang melakukan hal nekad dengan kenakalan-kenakaln yang ia lakukan, dan itu disebabkan karena anak tersebut kurang mendapatkan perhatian dari orang tuanya.

Uang adalah segalanya, itulah yang menjadi patokan orang zaman sekarang untuk bekerja keras dan terus bekerja demi menghasilkan banyak uang. Dengan memiliki uang yang banyak mereka mempercayai bahwa mereka bisa membahagiakan semua anggota keluarga termasuk memenuhi segala keinginan anaknya. Namun, tahukah anda tidak selamanya seorang anak mengharapkan barang dan mainan berharga, tetapi ada saatnya juga mereka semua mengharapkan kasih sayang dari orang tuanya.

Nah, di bawah ini akan kita bahas kisah seorang ayah yang rela mengundurkan diri dari pekerjaan yang selama ini ia geluti, dimana pekerjaan tersebut dalam setiap bulannya bisa menghasilkan uang untuk dirinya sebanyak 100 miliar, namun ia rela kehilangan uang sebanyak itu demi memiliki waktu lebih bersama istri dan anak perempuannya.

Menghasilkan Uang Sebanyak 100 Miliar Perbulan

Mohamed El-Erian, itulah nama ayah yang rela mengorbankan uang banyak demi keluarga tercinta. Mohamed El-Erian dikenal baik oleh para investor keuangan di Amerika Serikat bahkan oleh sang Presiden. Mohamed El-Erian memiliki jabatan sebagai CEO di perusahaan investasi PIMCO, dengan jabatannya tersebut membuat pria berusia 56 tahun ini mampu menghasilkan uang yang sangat besar dalam perbulannya, yaitu sekitar US $ 8,4 juta atau sekitar Rp 100 miliar dalam perbulannya. Penghasilan yang dimiliki oleh pria ini tentunya sangat menakjubkan jika dibandingka dengan penghasilan rata-rata pegawai biasa.

Namun hal mengejutkan terjadi, pada tahun 2013 silam pria ini memutuskan untuk mengundurkan diri dari perusahaannya tersebut. Pengunduran diri yang dilakukan oleh Mohamed El-Erian bermula pada saat putrinya yang berusia 10 tahun mengirimkan sebuah surat kepada dirinya. Dalam kertas yang berisikan pesan tersebut, sang putri menuliskan bahwa dirinya sangat sedih dan menyesali dimana ayahnya tidak bisa datang dan mengunjungi dirinya di hari pertama masuk sekolah, tidak pernah hadir dalam acara rapat orang tua dan juga tidak pernah mengikuti acara yang diadakan oleh sekolah karena ayahnya tersebut terlalu sibuk.

Pekerjaan Dengan Gaji yang Besar Tersebut Menyakiti Hubungan dan Putrinya

“Pada setahun yang lalu putri saya memberikan selembar kertas, dimana dalam kertas tersebut berisi daftar kegiatan anak saya yang tidak pernah saya hadiri sama sekali. Namun, saya selalu mempunyai alasan untuk tidak hadir, misalkan karena harus melakukan perjalanan bisnis, adanya pertemuan penting atau ada telpon mendesak dan lainnya." Ungkap Mohamed El-Erian seperti yang dilansir dari Dailymail.co.uk. Tetapi setelah itu, Mohamed El-Erian menyadari bahwa ada satu titik yang sangat penting. Dirinya merasa bahwa keseimbangan hidupnya telah hancur karena pekerjaan yang ia lakoni tersebut, dan ia menyatakan bahwa pekerjaan yang dilakoninya telah membuat orang-orang disekelilingnya sakit. Dan karena inilah ia memutuskan untuk keluar dari pekerjaannya.

Ketika Mohamed El-Erian mengajukan keputusannya tersebut, para pelaku bisnis sangat kaget dan merasa tidak percaya. Namun, dibalik itu semua ada kebahagiaan lain yang lebih bernilai dibandingkan dengan uang dan juga gaji yang besar. Pada saat masih bekerja diperusahaan tersebut, Mohamed El-Erian harus tidur dengan waktu yang sangat singkat sekali, dimana ia hanya bisa tidur dari jam 9 malam dan bangun pada jam 1 pagi, kemudian ia harus mengisi kolom surat kabar. Lebih dari itu, ia juga harus berangkat sangat pagi-pagi sekali karena ia harus sampai kantor pada pukul 04:30 untuk melihat perkembangan perdagangan, dan baru jam 9 pagi ia bisa berpindah ruangan ke ruangan miliknya. Itulah kegiatan yang dilakukan Mohamed El-Erian dalam setiap harinya hingga tidak memiliki sedikit pun waktu untuk keluarga di rumah.

Namun, setelah pengunduran dirinya tersebut ia memiliki banyak sekali waktu bersama keluarga terutama anak tercintanya. Sekarang ia bisa membuatkan sarapan utuk putrinya, dimana sebelumnya ia belum pernah sama sekali melakukan hal seperti ini. Selain itu, ia juga bisa mengantar dan menjemput putrinya sekolah, bermain bersama bahkan menghabiskan liburan.

Meskipun saat ini Mohamed El-Erian sudah tidak lagi menjadi CEO PIMCO, tetapi ia masih dipercaya untuk menjadi penasihat ekonomi utama Allianz, dimana jam kerjanya sekarang lebih santai. Meskipun bagi kita semua keputusan yang diambil oleh Mohamed El-Erian sangat disesali, namun Mohamed El-Erian tidak pernah menyesalinya sama sekali keputusan untuk mengundurkan diri dari gaji yang luar biasa besar tersebut.
"Saya lebih bangga menjadi ayah yang baik dibandingkan menjadi investor dengan gaji besar," ungkapnya.

Sahabat apa yang dilakukan oleh ayah ini sangatlah luar biasa. Hanya ada beberapa orang saja di dunia ini yang rela mengambil keputusan seperti Mohamed El-Erian demi keluaraga. Nah, untuk anda yang tidak memiliki waktu sama sekali untuk anak ataupun keluaraga, anda tidak harus melakukan keputusan yang sama seperti apa yang diambil oleh Mohamed El-Erian, namun mulai dari sekarang luangkanlah waktu setidaknya sedikit saja untuk keluarga anda. Percayalah meskipun mereka tidak pernah mengungkapkannya tetapi semuanya menantikan momen-momen indah bersama anda.

Manfaatkan waktu yang masih ada untuk bisa berkumpul bersama keluarga terutama anak.Pasalnya seorang anak tidak akan selamanya hidup bersama ke dua orang tuanya. Ada istilah bahwa anak merupakan titipan sang maha pencipta, ya itu memang benar adanya karena orang tua hanya dititipkan dan tidak selamanya anak akan menjadi miliki orang tua selamanya. Dimana akan ada saatnya mereka harus pergi dari ke dua orang tuanya karena mereka kelak akan menikah dan memiliki kehidupan sendiri.

Subscribed Youtube Channel Kami, dan dapatkan video-video terbaru dari kami