Hebat! Meski Mengidap Celebral Palsy, Wanita Ini Tetap Bisa Jadi Penulis Fiksi

Hebat! Meski Mengidap Celebral Palsy, Wanita Ini Tetap BIsa Jadi Penulis Fiksi Mensyukuri segala nikmat yang telah tuhan berikan dalam kehidupan kita sejatinya adalah hal yang harus senantiasa kita panjatkan. Setiap nikmat kecil maupun nikmat besar sesungguhnya adalah anugerah yang tuhan berikan dalam kehidupan kita. Bersyukurlah bagi anda yang dianugerahi dengan kesempurnaan fisik dan diberikan tubuh yang sehat. Tidak sedikit orang diluar sana yang harus berjuang keras untuk memperjuangkan hidupnya dan mengerahkan segala kemampuannya untuk berjuang dengan keterbatasan dan kekurangan yang dimilikinya.

Meskipun terkadang kekurangan dan keterbatasan dalam diri membuat seseorang akan lebih sulit melakukan segala hal dibandingkan dengan orang-orang normal. Nyatanya, tak sedikit pula dari mereka yang tidak menyerah pada kerasnya hidup. Justru dengan perjuangan tanpa henti dan tekad yang besar, karya-karya yang luarbiasa banyak terlahir dari mereka yang memiliki keterbatasan.

Semua cobaan dan ujian yang terbilang begitu berat dijalani oleh mereka dengan penuh perjuangan dan yang paling penting adalah mereka tidak pernah mengeluh ataupun menyerah dengan kehidupan yang mereka jalani. Semua itu dianggapnya sebagai suratan takdir yang harus mereka terima sebagai anugerah dari  Tuhan yang harus senantiasa mereka jalani dan mereka lalui. Tidak ada katanya menyerah atau berputus asa dengan kehidupan yang mereka jalani, segala haling rintang dijadikannya sebagai tantangan untuk bisa menaklukan kehidupan ini.

Nah, dengan melihat perjuangan dan kerja keras yang telah banyak mereka torehkan, semoga bisa menginspirasi kita untuk tidak mudah menyerah dalam berjuang menaklukan kerasnya hidup ini. Sebab banyak diluar sana yang memiliki kesusahan lebih sulit dibandingkan dengan kita. Namun dengan tanpa mengeluh dan putus asa, serta tekad yang bulat, mereka bisa membuktikan pada dunia bahwa keterbatasan atau kekurangan sekalipun tak dapat menghalangi mereka meraih kesuksesan.Itupula yang harus kita tiru dan kita teladani dari mereka yang menjalani kehidupan dengan ketidak pernahan untuk berputus asa. 

Gangguan Cerebral Palsy Telah Dideritanya Sejak Lahir

Hebat! Meski Mengidap Celebral Palsy, Wanita Ini Tetap BIsa Jadi Penulis Fiksi

Adalah Hu Huiyuan seorang gadis berusia 21 tahun asal provinsi Anhui Cina yang telah menorehkan namanya dan menambah daftar baru nama-nama orang dengan keterbatasan yang memiliki prestasi gemilang. Seperti dilansir dari shanghaiist.com menyebutkan, Hu adalah seorang penulis cerita fiksi dengan panjang kata hampir mencapai 60.000 kata. Prestasi ini tentu sebuah kebanggaan, mengingat penulis bukanlah seorang yang lahir tanpa hambatan dengan keterbatasan, melainkan adalah seorang penderita Cerebral Palsy.

Celebral Palsy sendiri, yakni gangguan yang terjadi di otak yang menyebabkan penderitanya mengalami gangguan pada saraf otot dan saraf-saraf lainnya. Hal inilah yang membuat Hu tak dapat bergerak dan beraktivitas layaknya anak seusianya.

Gangguan Cerebral Palsy ini sebenarnya sudah dialami Hu ketika dirinya baru lahir, diungkapkan sang ibu, Hu adalah bayi yang lahir prematur, inilah sebabnya mengapa ia bisa menderita Celebral Palsy. Pada saat itu, ibu Hu melahirkan di rumah sakit Anhui, ketika mengetahui kelahiran bayi prematur dokter memperkirakan jika Hu kecil tidak akan dapat bertahan lama. Namun nyatanya, keajaiban menghampiri bayi kecil ini, Hu akhirnya bisa selamat dan bertahan. Hanya saja, sayangnya, diusia Hu yang baru ke-10 bulan dokter mendiagnosis Hu menderita Cerebral Palsy.

Meskipun Tak Pernah Mengenyam Pendidikan Formal, Kegigihannya Membuatnya Bisa Menulis Cerita Fiksi

Hebat! Meski Mengidap Celebral Palsy, Wanita Ini Tetap BIsa Jadi Penulis Fiksi

Diungkapkan sang ibu, sejak kelahiran sang anak, sang ibu mengetahui jika putrinya tidak akan bisa tumbuh dan hidup seperti anak-anak lainnya. Ibu Hu juga menyadari jika dirinya tidak akan dapat mengirim Hu ke sekolah formal sebab penyakit yang diderita Hu membuatnya tak dapat bergerak dengan baik termasuk tak dapat menggerakan tangannya. Namun demikian, hal ini tak membuat Hu menyerah dan hanya berpasrah. Meskipun tak pernah mengenyam dunia pendidikan di sekolah formal, Hu dapat menulis cerita fiksi lewat imaginasinya yang luar biasa yang ia ketikan pada komputer yang ada dirumahnya. Untuk mengetik, Hu menggunakan kaki kirinya sehingga cerita fiksi yang menarik bisa diciptakannya.

Memang bukan hal mudah melakukan hal ini. Hu harus menargetkan setiap huruf yang ingin ia gunakan pada keyboard dan menekannya dengan menggunakan kaki kirinya dengan kuat. Sementara itu, untuk menjaga keseimbangan tubuhnya agar tetap stabil sewaktu ia mengetik, tubuh Hu harus diikat dikursi roda dengan menggunakan sabuk. Diakuinya, ia bisa menulis 20 hingga 30 karakter kata dalam setiap menitnya. Sungguh sebuah perjuangan dan kerja keras yang begitu luarbiasa, dengan pantang menyerah dan tanpa mengeluh, kata demi kata ia ketikan untuk mewakili imaginasinya yang begitu luarbiasa.

Kegigihan dan Kerja Kerasnya Membuat Hu Bisa Melahirkan Sebuah Karya

Hebat! Meski Mengidap Celebral Palsy, Wanita Ini Tetap BIsa Jadi Penulis Fiksi

Hingga sampai saat ini, diakui sang ibu, Hu hanya bisa menggerakan kaki dan kepalanya saja. Dan seiring dengan pertumbuhannya yang semakin dewasa, Hu banyak menggunakan kaki kirinya untuk melakukan aktivitas sehari-harinya termasuk ia gunakan untuk mengetik cerita fiksi yang ia buat. Hu juga mengatakan bahwa dirinya memang tidak cerdas, namun ia selalu berusaha untuk tetap fokus. Usaha inilah yang membuat Hu tetap konsisten tak tidak mudah menyerah meskipun dirinya hidup dalam keterbatasan dan kekurangan.

Sebagai satu-satunya orang yang membimbing dan mengejari Hu selama ini, ibu Hu mengakui "Ketika saya mencoba mengajarinya bagaimana berbicara, saya memang perlu sangat bersabar. Perlu ribuan kali mengulang san mengajarkannya satu kata. Namun ketika, ia (Hu) sudah bisa menguasai satu kata, saya sangat senang dan lega."

Cerita fiksi yang ditulis oleh Hu mengisahkan tentang impian dan kisah cinta. Setelah Hou Zun seorang penyanyi era 90-an membacanya dan memberikan dukungan kepada Hu untuk tetap bersemangat. Kini Hu berencana untuk menulis lebih baik lagi dan menyelesaikan novelnya dengan segera. Saat ini gadis periang dengan mata yang indah ini telah menyelesaikan 6 bab dari novel yang dibuatnya dan berencana untuk melanjutnya menulis.

Kita doakan saja semoga Hu bisa segera menyelesaikan karyanya dan bisa kembali dinikmati oleh orang lain. Dan semoga kisah kali ini bisa menginspirasi kita semua untuk lebih bersemangat dan tidak mudah menyerah dalam hidup. Terutama ketika ujian dan cobaan menghampiri kita, semoga kita semua bisa menghadapi dan melewatinya dengan bijak.

Berikut Video yang Bisa Anda Saksikan 

 

loading...
loading...