Kisah Cinta Mengharukan, Pria Ini Menjaga Makam Istrinya Selama 20 Tahun

Cinta adalah perasaan terindah yang pernah ada. Dengan cinta kita bisa menemukan belahan jiwa kita. Dengan cinta pula lah kita bisa menjadi sosok yang lebih berarti di dunia. Cinta ini bisa mengajarkan kepada kita semua tentang arti memberi dan menerima, dengan adanya cinta kita bisa mengerti akan arti sayang yang sesungguhnya. Cinta ini tumbuh pada siapa saja, tidak mengenal kasta dan juga tidak mengenal umur. Benih-benih cinta bisa tumbuh pada mereka yang masih muda dan cinta juga bisa bertahan hingga mereka menutup usia. Jika dijabarkan satu persatu banyak sekali keistimewaan yang bisa didapatkan dari cinta.

Tuhan telah mentakdirkan manusia untuk hidup berpasang-pasangan, dan hidup bersama orang yang kita cintai adalah hal yang diimpikan oleh semua orang di dunia ini. Pasangan yang menemani hari-hari kita adalah ia yang selalu merubah kesepian menjadi kenyamanan, yang merubah kesedihan menjadi kebahagiaan dan menjadikan kita sebagai orang yang beruntung di dunia ini.

Bisa hidup dengan orang yang dicintai tidak semudah ketika kita membalikan telapak tangan. Pasalnya ada diantaranya beberapa pasangan yang justru dihadapkan oleh berbagai macam persoalan sehingga impiannya tersebut terhambat. Bukan hanya pada mereka yang berusaha untuk hidup bersama saja, mereka yang sudah menikah dan hidup bersama pun kerap kali dihadapkan oleh takdir yang membuat mereka tidak bisa hidup bersama lagi, dimana salah satu pasangan ada yang pergi terlebih dahulu.

Namun, meskipun keadaannya seperti itu tetapi tidak lantas menyurutkan usaha dari beberapa orang. Dengan rasa cinta yang kuat, mereka berusaha untuk menghadapi semua persoalan yang menghadang di depannya. Bahkan meskipun maut yang memisahkan, cinta tidak akan pernah hilang begitu saja. Seperti halnya kisah di bawah ini. Dimana kisah di bawah ini menceritakan kisah cinta sejati pasangan tua yang sangat mengharukan. Dimana pria yang diceritakan di bawah ini ditinggalkan oleh sang istri terlebih dahulu, namun berkat cinta yang besar kepada istrinya dan ingin selalu hidup didekat istrinya tersebut, pria ini rela berada disamping makam istrinya agar selalu bisa menjaganya.

Istrinya Meninggal Saat Usia Pernikahan Menginjak 55 Tahun

Rocky Abalsamo merupakan pria yang berasal dari Boston, Amerika Serikat. Ia menikahi seorang wanita yang sangat ia cinta bernama Julita. Rocky dan julita untuk pertamakalinya bertemu di Buenos Aires, Argentina pada tanggal 16 September 1937. Dan mereka menikah, kemudian berhijrah ke Amerika pada tahun 1972. Rocky dan Julita bersama selama 55 tahun. Dalam hari-hari kebersamaannya tersebut selalu diiringi oleh kasih sayang dan cinta yang tulus dari keduanya. Mereka selalu melengkapi satu sama lain dengan menjadi pasangan yang sempurna. Kebersamaan mereka selalu diiringi dengan kebahagiaan. Apapun yang menimpa, mereka selalu hidup beriringan. Namun, kebahagiaan mereka berhenti seketika ketika Julita dinyatakan mengidap penyakit jantung. Dan karena penyakit yang diderita oleh Julita tersebut membuat kebersamaan mereka harus berakhir karena sang istri dipanggil oleh Tuhan Yang Maha Esa pada tahun 1993.

Julita sang istri meninggal dunia pada saat dirinya melakukan operasi jantung, dan ia dimakamkan di sebuah pemakaman St Joseph di Boston. Sejak ditinggal pergi oleh sang istri Rocky merasa bahwa bagian dari hidupnya sudah berakhir. Kesedihan dan kehilngan ia rasakan setiap hari. Hari-harinya dilalui dengan kesendirian dan kesepian, yang hingga akhirnya ia memutuskan untuk melakukan hal di luar nalar kita semua.

Menunggu Makam Istrinya Selama 20 Tahun

Karena rasa cinta yang besar kepada istrinya dan karena rasa kesepian dan kesendiriannya tersebut Rocky memutuskan untuk selalu berada disamping istrinya, dimana ia memutuskan untuk menunggui makam istrinya. Bagi pria yang sudah tidak muda ini Julita sang istri adalah cinta sejati dengan kecantikan yang luar biasa. Baginya Julita adalah peyemangat hidupnya, dan setelah istrinya tersebut meninggal Rocky merasa bahwa dirinya tidak memiliki lagi semangat dalam menjalani hari-harinya.

Sejak Julita dimakamkan, Rocky selalu berada disamping makam istrinya dengan duduk dikursi roda. Meskipun dirinya tidak sehat dan cuaca pada saat itu tidak baik, dimana dirinya diterjang hujan dan badai tetapi ia tidak menghiraukan itu semua. Dengan cinta yang tulus kepada istrinya tersebut ia rela melakukan apapun meskipun itu membahayakan dirinya sendiri. Dan diketahui Rocky meninggalkan makan istrinya tersebut apabila pintu pemakaman tempat Julita dimakamkan ditutup untuk umum.

"Dia (Julita) adalah bagian dari diriku. Dengan selalu berada di sisinya saya akan merasa sempurna," Ujar Rocky. "Berada di makam Julita membuat saya merasa lebih baik. Saya melakukan semua ini untuk Julita dan diri saya sendiri," Tambah Rocky. Selama duduk di samping makam sang istri, Rocky selalu berteriak, "Aku ada disini, di sampingmu." Terkadang ia juga menyalakan rekaman suara sang istri dengan menyanyikan lagu nina bobo ala spanyol.

Tidak hanya itu, ketika hari ulang tahun Julita, Rocky selalu merayakannya sendiri di makan sang istri. Ia membawa minuman dan bersulang sendirian di depan makam istrinya tersebut. Ayah 2 anak ini pun menjaga tanaman, boneka serta bendera di makam istrinya. Dan sebelum dirinya meninggalkan makam sang istri, ia selalu menaburkan remah-remah roti agar banyak binatang yang bisa menemani julita saat dirinya pergi.

Atas apa yang dilakukan Rocky membuat anak dan keluarganya merasa khawatir dengan keadaan dan kesehatannya. Namun, meskipun keluarga sudah berusaha untuk menghentikannya tetapi itu sama sekali tidak menghalangi Rocky. "Hal yang istimewa dari ayahku adalah ia menjalani hidupnya dengan jalannya sendiri," tutur sang putri, Angela.

Apa yang dilakukan oleh rocky ini pernah dimuat dalam surat kabar di Boston pada tahun 2000. Dan sejak pada saat itulah kisah mengharukan dari Rocky mulai diketahui oleh banyak orang. Banyak sekali orang yang tertarik dengan kisah Rocky ini, hingga akhirnya banyak orang yang mengunjungi dan sekedar menyapa Rocky. Selain itu, ada juga beberapa orang yang memberikan makanan serta selimut ekstra untuk Rocky.
Pada tanggal 22 Januari, tepatnya ketika berusia 97 tahun dimana setelah 20 tahun ia menunggui makam istrinya, Rocky meninggal dunia karena kesehatannya menurun. Rocky meninggal dengan memengang janji suci untuk selalu setia kepada istrinya. Dan atas permintaannya, Rocky dimakamkan tepat di sisi makam istrinya seperti apa yang dilakukannya selama ini.

Nah, sahabat cinta sejati itu nyata adanya. Tanpa harus dicari cinta sejati itu akan tumbuh dengan sendirinya. Kita do'akan semoga Rocky dan Julita bisa melanjutkan hidup dan menyatukan kembali cintanya di alam sana.

loading...