Kisah Cinta Sejati, Bertahun-Tahun Pria Ini Hidup dan Tidur dengan Jasad Sang Istri

Cinta merupakan perasaan terindah yang pernah ada. Dengan cinta maka kita bisa menemukan orang yang tepat untuk bisa mendampingi hidup kita kelak. Cinta bisa membuat kita lebih semangat untuk menjalani hidup di dunia ini. Cinta juga bisa membuat hal yang tidak mungkin bisa menjadi mungkin untuk dilakukan. Hal yang sebelumnnya pahit bisa menjadi lebih manis, bahkah dunia yang luas ini akan dirasa menjadi milik berdua dengan orang yang kita cintai.

Cinta bisa membuat seseorang berubah, entah itu menjadi lebih baik atau justru menjadi lebih buruk. Terlebih lagi dengan cinta seseorang bisa melakukan hal-hal yang tidak logis dan tidak masuk akal. Karena itulah banyak di luar sana orang yang menjadi depresi hanya karena cinta.
Nah, hidup bersama orang yang dicintai tentunya merupakan impian semua orang. Ketika hidup bersama dengan seseorang yang dicintai maka kehidupakan akan terasa lebih lengkap. Dengan orang yang kita cintai maka kita bisa saling melengkapi dan memahami satu dan yang lainnya. Oleh sebab itu, semua masalah dalam hidup ini akan terasa ringan ketika dihadapi bersama dengan orang yang kita cintai.

Terkadang untuk mewujudkan keinginan agar bisa hidup abadi dengan orang yang dicintai tidak mudah untuk dilakukan. Banyak sekali rintangan dan hambatan yang akan menghadang di depan sana. Tidak disetujui oleh keluarga, keadaan budaya yang melarang serta banyak lagi alasan yang mendasarinya. Bahkan pasangan yang sudah bersama dalam ikatan yang suci pun kerap kali semua keinginannya terhambat karena takdir, dimana pasangannya menemukan ajalnya terlebih dahulu. Namun, meskipun begitu untuk tetap bisa hidup dengan orang yang dicintai ada beberapa orang yang melakukan berbagai usaha yang terkadang diluar pikiran kita semua. Dan salah satu usaha untuk bisa selalu hidup bersama dengan orang yang dicintainya yaitu usaha yang dilakukan oleh seorang pria berasal dari Vietnam, dimana karena saking cintanya kepada mendiang istrinya ia rela selama bertahun-tahun untuk hidup dan tidur bersama dengan jasad istrinya.

Mencintai Istrinya Lebih Dari Mencintai Dirinya Sendiri

Le van merupakan seorang pria yang berasal dari Provinsi Quang Nam, Vietnam. Istri Le van diketahui meninggal pada tahun 2003. Sejak istrinya meninggal hidupnya tidak memiliki arah, hatinya hancur berkeping-keping bahkan karena tidak rela kehilangan istrinya tersebut ia kerap kali melakukan hal-hal di luar kendarinya. Ketika kehilangan wanita yang dicintainya, biasanya pria lebih memilih untuk merelakan kepergiannya meskipun harus diiringi oleh tangisan, air mata dan penyesalan. Namun, Le Van terlalu mencintai istrinya, bahkan ia mencintai istrinya lebih dari mencintai dirinya sendiri. Maka karena itulah meskipun sudah lama kehilngan istrinya tetapi sampai saat ini ia tidak bisa merelakan kepergiannya.

Janji pernikahan yan sudah diucapkan ketika pertama dirinya mengikat janji suci untuk selalu setia hingga maut yang memisahkan tidak cukup baginya. Pasalnya Le Van masih tetap ingin bersama istrinya meskipun pada saat itu maut telah memisahkan keduanya. Akibat rasa duka yang mendalam ini membuat Le Van selalu mengunjungi makan istrinya, bahkan yang lebih parahnya selama 20 bulan ia rela tidur di atas makan istrinya. 20 bulan merupakan waktu yang tidak sebentar, tetapi dengan sabar dan rasa cinta yang besar kepada istrinya tersebut ia tetap melakukannya dengan besar hati bahkan saat cuaca tidak mendukung sekali pun.

Membawa Pulang Jasad Istrinya Ke Rumah

Karena cuaca pada saat itu tidak mendukung, akhirnya Le van memutuskan untuk menggali terowogan di dalam kuburan agar bisa tidur bersama jasad istrinya. Anak-anaknya sempat merasa kesal terhadap apa yang dilakukan oleh ayahnya tersebut. Mereka mencari cara untuk menghentikan aksi gila ayahnya tersebut, meskipun mereka tahu bahwa ayahnya tersebut sangat mencinta ibunya. Mereka merasa harus ada cara lain agar ayah yang dicintainya tersebut tenang dan bisa tetap tidur berpelukan dengan ibunya.

Dan karena desakan dari anak-anaknya akhirnya Le Van menghentikan aksinya tersebut, dan justru memutuskan untuk membawa jasad istrinya pulang ke rumah. Pria yang sudah tidak muda tersebut menggali makan sang istri dan membawanya pulang kembali ke rumah untuk tinggal bersama dirinya dan anak-anak mereka. Sejak tahun 2004, Le Van tinggal di rumah bersama istrinya, bahkan tidur di sampingnya. Tubuh istrinya yang sudah hancur, ia perbaiki lagi. Le van Melapisi tubuh istrinya dengan kertas yag sewarna dengan kulit. Tidak hanya itu, ia juga melapisi wajah istrinya dengan topeng yang mirip dengan wajah istrinya saat masih hidup.

Apa yang dilakukan oleh Le Van ini membuat orang lain yang ada disekitarnya memiliki anggapan bahwa Le van sudah gila. Namun, karena rasa cinta yang besar kepada istrinya tersebut ia tidak pernah menghiraukan anggapan yang dijatuhkan oleh orang-orang sekitar kepada dirinya.

Tindakan Pemerintah Kepada Le Van

Seperti yang dilansir dari OddityCentral, pada suatu hari seorang wartawan dari surat kabar NGuoi Lao Dong datang mengunjungi rumah Le van. Ketika menemukan patung gipsum yang menyeramkan dimana di dalamnya terdapat bungkusan tulang istrinya Le Van dengan spontan wartawan tersebut terkejut.

Wartawan itu kemudian bertanya akan segala hal tentang dirinya. Dan Le Van pada saat itu bercerita panjang lebar tentang perasaan yang dimilikinya terhadap istrinya, ia juga menceritakan usahanya agar kelak jika sudah tiba waktunya dimana istrinya bisa bereinkarnasi mereka tetap bisa saling bersama.

Berita atas aksi Le Van ini sempat sampai ke telinga pemerintah sekitar. Dan pada saat itu juga pemerintah mendesak agar Le Van mengembalikan tulang jasad istrinya dan menguburkannya kembali. Namun, karena alasan cinta dengan tegasnya ia menolak saran dari pemerintah tersebut. Dengan keras hati Le Van memutuskan untuk tetap hidup dan tidur bersama jasad istrinya hingga ajal menjemputnya.
Setiap orang memiliki cara yang berbeda dalam menghadapi sebuah rasa kehilangan. Namun, ada kalanya kita harus bisa merelakan segala sesuatu yang sudah bukan menjadi milik kita lagi. Hidup di dunia ini akan menjadi lebih bermakna dibandingkan jika kita harus berhenti pada satu titik saja. Apapun itu, apa saja yang membuat anda merasa kehilangan dengan besar hati anda harus merelakannya. Percayalah kepada Tuhan bahwa ia telah merencanakan semua yang indah dibalik itu semua.

Nah sahabat selagi orang-orang yang kita cintai ada didekat kita, maka sebisa mungkin bahagiakanlah mereka. Berikanlah semua yang terbaik kepada mereka, jadikanlah dia orang yang beruntung di dunia ini. Lakukanlah semuanya semata-mata untuk cinta. Dan lakukanlah semuanya sebelum keadaan berkata lain.

 

Subscribed Youtube Channel Kami, dan dapatkan video-video terbaru dari kami