Meskipun Keadaan Kakinya Terbalik, Wanita Ini Menolak Santunan Dari Pemerintah

Meskipun Keadaan Kakinya Terbalik, Wanita Ini Menolak Santunan Dari PemerintahBagi beberapa orang keadaan fisik yang kurang sempurna kerap kali menjadi penghalang untuk mencapai kesuksesan. Keadaan fisik yang tidak sempurna tersebut selalu dijadikan alasan  akan keterpurukannya, serta mustahil untuk hidup dengan bahagia. Ditambah lagi, pandangan miring dari masyarakat sekitar yang selalu mematahkan semangat dari mereka yang memiliki fisik tidak sempurna, sehingga dengan adanya hal seperti itu membuat mereka semakin terpuruk dan terpuruk lagi.

Fisik yang tidak sempurna sebenarnya bukanlah suatu kelemahan. Mengapa tidak, dengan fisik yang tidak sempurna malahan bisa menjadi suatu kelebihan. Dan hal tersebut bisa dibuktikan dengan banyaknya orang yang memiliki keadaan fisik yang tidak sempurna justru lebih berhasil dibandingkan dengan mereka yang memiliki fisik sempurna.

Mereka yang memiliki fisik tidak sempurna memiliki semangat yang luar biasa besar dibandingkan dengan kita yang sempurna. Jika biasanya kita selalu mengeluh akan keadaan buruk yang menimpa diri kita, berbeda halnya dengan mereka. Mereka selalu berfikir optimis dan menjadikan kekurangannya tersebut sebagai penguat dirinya untuk menjalankan hidup kedepannya. Bahkan, orang-orang dengan ketidaksempurnaan fisik lebih bisa hidup mandiri dibandingkan kita. Mereka lebih memilih melakukan segala sesuatunya sendiri tanpa meminta belaskasihan dari orang-orang sekitar.

Nah, di bawah ini ada salah satu kisah dari seorang wanita dengan keadaan fisik yang tidak sempurna, namun ia tetap semangat menjalani hidupnya tanpa harus meminta belas kasihan dari orang lain. Kisah dari wanita ini patut kita jadikan sebagai bahan renungan.

Terlahir Dengan Keadaan Kaki Terbalik

Wong Chan, itulah nama wanita hebat yang memiliki keadaan fisik tidak sempurna tersebut. Wong Chan merupakan wanita yang dilahirkan di Provinsi Chongqing, 1.775,8 kilometer barat daya Ibu Kota Beijing 30 tahun yang lalu. Semenjak dilahirkan, dirinya sudah mengalami cacat permanen pada bagian kakinya, dimana kedua telapak kakinya terbalik yakni menghadap ke belakang.

Pada saat pertama ia dilahirkan, dokter yang menangani kelahirannya tersebut menyatakan kepada orang tuanya Wang bahwa putri mereka bisa mengalami kesulitan ketika berjalan, dan yang paling parahnya ia tidak bisa berjalan sama sekali. Semenjak didiagnosa seperti itu, orang tua Wang sangat khawatir. Namun pada akhirnya, kekhawatiran orang tuanya tersebut tidaklah berlanjut lama, karena semakin hari Wang tumbuh besar ia bisa berjalan meskipun tidak dapat berjalan dengan keadaan yang seutuhnya.

Meskipun Cacat Tetapi Ia Memiliki Semangat yang Besar

Meskipun Keadaan Kakinya Terbalik, Wanita Ini Menolak Santunan Dari PemerintahMeskipun kita ketahui sendiri bahwa keadaan Wang bukanlah hal yang mudah, tetapi Wang tidak pernah menganggap kekurangannya tersebut menjadi kelemahan untuk dirinya. Meskipun dengan keadaan seperti itu, tetapi ia tetap semangat menjalani hidupnya. Ia memiliki rasa optimis dan percaya diri yang sangat tinggi. Bahkan sebagaimana yang dilansir mirror.co.uk, ketika diwawancarai ia mengatakan "Saya bisa lari lebih kencang dari semua teman-teman sebaya saya. Jadi tidak ada alasan untuk menganggap saya penyandang cacat". Dan ucapan Wang tersebut bisa menjadi bukti bahwa dirinya memiliki semangat yang sungguh luar biasa besar.
Wang memiliki semangat di dalam berbagai hal, bahkan ia pun memiliki semangat yan tinggi untuk sekolah. Betapa sangat luar biasanya sifat yang dimiliki oleh wang tersebut, jika saat ini banyak anak yang justru malas untuk pergi ke sekolah dengan berbagai alasan, justru orang penyandang cacat seperti wang tersebut menunjukan semangatnya.

Jika disekolah anak-anak sebayanya bisa bermain layaknya anak-anak pada umumnya, namun berbeda halnya dengan Wang, meskipun begitu ia tidak pernah merasa putus asa dan iri terhadap teman-teman disekelilinya tersebut, ia tetap memandang posotif hidup yang ia jalani tersebut.

Meskipun Mendapatkan Bantuan, Tetapi Ia Menolak dan Berusaha Keras Bekerja Sendiri

Selepas lulus dari sekolah Wang memiliki keinginan untuk bisa bekerja. Pada saat itu pemerintah didaerahnya menyediakan jaminan sosial rutin untuk dirinya, namun meskipun begitu ia tidak pernah tertarik sama sekali. Padahal di negeri Tirai Bambu tersebut, kaum difabel bisa memperoleh jaminan sosial senilai 60 persen dari rata-rata pendapatan tahunan wilayah. Yang artinya, Wang tidak harus bekerja dan tinggal diam dirumah saja namun bisa mendapatkan 13.345 Yuan atau setara dengan Rp 28 juta pertahunnya. Namun, justru santunan dari pemerintah hanya akan membuat dirinya menjadi lemah. Dengan begitu ia lebih memilih untuk menolak jaminan tersebut, ia lebih memilih untuk bekerja dengan keringatnya membiayai hidupnya sendiri karena ia tidak mau dikasihani dan bergantung pada orang lain.

Demi membiayai hidupnya tanpa harus menerima santunan dari pemerintah, pada saat itu Wang lebih memilih bekerja menjadi seorang pelayan restoran. Meskipun keadaan kakinya seperti itu tetapi ia tetap gigih dan semangat dalam bekerja. Wanita ini tidak pernah sama sekali menganggap posisi kakinya sebagai masalah. Ia memiliki anggapan bahwa ia sama seperti manusia normal lain pada umumnya, hanya saja yang membedakannya yaitu sepatu yang ia pakai haruslah terbalik.

Sungguh sangat luar biasa sifat Wang tersebut. Semangat, kerja keras dan kegigihan dari Wang tersebut patut kita jadikan sebagai contoh. Semoga setelah membaca artikel ini pikiran kita semua terbuka, bahwa banyak diluar sana yang sebenarnya lebih memiliki ujian yang sangat berat. Namun, ujian tersebut justru dijadikannya sebagai kekuatan. Bersyukurlah atas apa yang diberikan oleh Tuhan kepada kita. Janganlah pernah meragukan apa yang diberikan Tuhan kepada umatnya. Tuhan tidak akan pernah memberikan ujian diluar batas kemampuannya.

Sifat dari Wang juga mampu memberikan kita pelajaran untuk bisa hidup dengan mandiri. Ya, karena pada kenyataannya seiring berkembangnya zaman semua orang selalu dimanjakan dengan segala apapun sehingga dengan kemajuan zaman tersebut akan membuat banyak orang menjadi malas dan tidak mau untuk bekerja keras. Namun, apa yang dilakukan oleh Wang tersebut mampu membuka mata dan pikiran kita semua, dengan kekurangan yang dimilikinya tetapi ia tetap bisa hidup dengan mandiri dan memilih usaha sendiri tanpa harus berpangku tangan kepada orang lain. Tentunya kita tidak ingin kalah oleh kemandirian, semangat yang besar, kerja keras dari mereka yang kurang beruntung bukan? Untuk itu mulai dari sekarang jadilah pribadi dewasa yang selalu memandang hidup dengan positif dan juga jalani hidup tanpa ada rasa penyesalan apapun. Semangatlah dalam menghadapi segala sesuatu dan berserahlah diri kepada Tuhan serta percayalah bahwa Tuhan akan memberikan kebahagiaan setelah ujuin dilewati. Semoga Tuhan selalu memberikan kebahagian kepada mereka semua yang lemah.

loading...