Meskipun Tidak Memiliki Kaki, Gadis Ini Tetap Berjuang Jadi Pilot

Tidak ada orang yang ingin hidupnya menderita. Semua orang justru mengharapkan kehidupan yang bahagia dan lengkap. Hidup sempurna, dengan anggota tubuh yang lengkap.

Namun, faktanya ada beberapa orang yang justru tidak bisa hidup seperti itu. Mereka harus rela kehilangan kebahagiaannya, mereka harus reka kehilangan anggota tubuh dan cita-citanya selama ini. Keadaan seperti itu tentunya bukanlah keadaan yang mudah. Bahkan tidak sedikit orang yang merasa putus asa. Keadaan tersebut biasanya akan menimbulkan depresi untuk beberapa orang. Namun, untuk mereka yang kuat, justru keadaan seperti itu bisa menjadi motivasi untuk dirinya serta memberikan inspirasi untuk semua orang. Dan hal inilah yang dialami oleh seorang gadis hebat dan tegar bernama Huang Meihua.

Pada tahun 2008 yang lalu, Huang harus kehilangan kedua kakinya yang disebabkan oleh bencana gempa bumi yang terjadi di Wenchuan. Seperti yang dilansir dari laman Facebook CCTVNews, bahwa setelah beberaja jam tragedi tersebut terjadi, Huang mengingat bahwa pada saat itu ia diselamatkan dengan menggunakan helikopter, baru kemudian dibawa ke rumah sakit. Oleh karena pengalaman itulah, Huang termotivasi dan memiliki cita-cita untuk menjadi seorang pilot.

Huang Meihua

Jika dirinya mengantongi ijin sebagai seorang pilot, maka ia ingin menjadi bagian dari tim penyelamat udara. Aku ingin pengalamanku bisa memberikan dampak postif untuk orang lain," ucapnya.

Dari pengalaman ketika dirinya diselamatkan oleh helikopter itulah, Huang memiliki tekad untuk bisa menjadi seorang pilot agar ia pun bisa menyelamatkan nyawa banyak orang dengan keahlian yang ia miliki tersebut.

Beruntung sekali, Huang mendapatkan tawaran kursus penerbangan selama tiga minggu dari penerbangan di Vancouver, Kanada. Diketahui rencana Huang untuk kursus penerbangan tersebut akan dimulai pada bulan Februari mendatang.

Ketika di Vancouver, Huang akan mempelajari beberapa teknik dasar dalam penerbangan. Tidak hanya itu, ia juga akan mengikuti kelas pelatihan terbang selama 10 jam lamanya. Dan setelah mengikuti kurus selama tiga minggu itu, ia kemudian akan mengikuti uji komprehensif yang bertujuan untuk memeriksa kondisi fisiknya serta akademiknya sebagai salah satu syarat apakah ia bisa terbang atau tidak.

Huang Meihua1

Karena sekolah tersebut telah memilih Huang, oleh sebab itu dengan segala keterbatasannya ini Huang yakin bahwa dirinya bisa melakukan itu semua.

Ketika tragedi yang menaaskan tersebut terjadi di desanya yakni di Beichuan, pada saat itu Huang baru saja berusia 11 tahun. Ketika itu Huang terkubur di bawah reruntuhan sebuah gedung sekolah. Setelah terkubur beberapa jam, ia akhirnya bisa diselamatkan. Meskipun kedua kakinya harus diamputasi.

Meskipun Huang mengalami cobaan yang begitu berat di dalam hidupnya, tetapi Huang masih tetap melanjutkan hidupnya dengan penuh semangat. Bahkan ia pun diterima di sebuah sekolah international yang berada di kota Dujiangyan dengan jalur beasiswa. Meskipun Huang sempat mengalami kesulitan ketika bejalar bahasa Inggris, namun ia tetap berprestasi di sekolahnya tersebut, serta akan memperjuangkan mimpinya menjadi seorang pilot.

Nah, dari kisah Huang kita bisa mengambil pelajaran hidup. Dalam keadaan apapun, meskipun keadaan tidak berpihak kepada kita, tetapi kita harus tetap semangat dan jangan putus asa dalam menjalankan hidup. Hidup di dunia ini hanya sekali, oleh sebab itu berikanlah semua yang terbaik untuk hidup ini. Janganlah pernah kalah oleh cobaan hidup ini, yakinlah setelah cobaan kita lewati maka kebahagiaan akan kita dapatkan. Semoga anda semua terinspirasi.

Subscribed Youtube Channel Kami, dan dapatkan video-video terbaru dari kami