Perjuangan Nenek 97 Tahun Untuk Mendapatkan Pendidikan, Hingga Akhirnya Ia Berhasil Dapatkan Gelar Diploma

Pendidikan adalah salah satu hal yang penting dalam hidup ini. Karena dengan pendidikan kita bisa mengikuti perkembangan zaman, dengan pendidikan pulalah kita bisa merubah hidup kita menjadi lebih baik lagi.

Meskipun pendidikan sangat penting, tetapi tidak semua orang bisa mendapatkan pendidikan yang layak. Banyak orang yang pendidikannya terabaikan karena berbagai macam alasan, entah itu keadaan atau ekonomi.

Nah, kisah kali ini datang dari seorang nenek berusia 97 tahun. Meskipun dulu ia tidak mendapatkan pendidikan yang seharunya ia dapatkan, tetapi ia tetap berjuang untuk mendapatkan haknya tersebut. Dalam usianya yang hampir seabad ini, nenek tersebut berhasil meraih gelar diploma. Mungkin gelar terebut untuk zaman sekarang kurang spesial, ketika semua hal sudah berkembang bahkan semua orang sudah mampu mengambil pendidikan yang lebih tinggi. Namun meskipun begitu, gelar tersebut sangat berarti untuk nenek yang diketahui bernama Margaret Thome Bekema.

Nenek bekema

Dalam usianya yang sudah tidak muda lagi, ia mendapatkan gelar diploma dari Sekolah Menengah Atasnya, Grand Rapids Catholic Center High, pada tanggal 29 Oktober lalu. Ia baru saja lulus Sekolah Menengah Atasnya tersebut di usia 97 tahun yang seharusnya nenek tersebut lulus pada tahun 1936.

Sebagaimana yang dikutip dari mlive.com, nenek Bekema tidak bisa menyelesaikan pendidikannya seperti anak-anak lain dulunya. Karena keadaan pada saat itu tidak berpihak kepadanya, dimana pada saat itu ia terpaksa harus berhenti sekolah karena ia harus mengurus adik-adiknya yang masih kecil serta ibunya, Katherine, yang menderita penyakit kanker. Dengan terpakasa ia harus mengabaikan pendidikannya tersebut untuk mengurus rumah ketika sang ayah, Leo Thome, pergi bekerja dan tidak bisa menjaga rumah.

Nenek Bekema mengatakan bahwa saat itu dirinya keluar sekolah saat berusia 17 tahun. Ketika itu ia merasa sangat sedih. Ia mengaku bahwa dirinya sangat menyukai sekolah. Di sekolah ia memiliki banyak teman. Dan hal tersebutlah yang membuatnya sedih. Keadaan tersebut sangat berat bagi nenek Bekema. Oleh sebab itulah, ia sangat berterimakasih dan bersyukur dari hatinya yang sangat dalam karena ia telah mendapatkan gelar dari sekolahnya yang pernah ia tinggalkan dulu.

Anak dan keponakannya sangat mendukung nenek Bekema. Semua ini terjadi karena mereka. Sister Maureen Geary, pada saat itu menelpon ke sekolah Grand Rapids Catholic Central High, ia menceritakan kisah nenek Bekema selama ini, dan betapa berartinya jika ia berhasil mendapatkan gelar diploma dari sekolahnya tersebut.

Nenek bekema1

Kepala sekolah Grand Rapids Catholic Central High yang bernama Greg Deja mengatakan bahwa hidup nenek Bekema merupakan sebuah pengabdian dan pengorbanan. Apa yang dilakukan dan pencapaian nenek Bekema selama ini sangat mendorong dan menginspirasi banyak orang agar berbuat lebih baik dan berusaha untuk mencapai impiannya. Pilihan hidup nenek Bekema merupakan bentuk dari nilai-nilai penting yang selama ini telah diajarkan di sekolah. Oleh sebab itulah, sekolah tempat nenek Bekema berlajar tidak ragu untuk memberikan dan menganugerahinya gelar diploma.

Ketika toga dan ijazah diberikan kepadanya, pada saat itu nenek Bekema tidak kuasa menahan haru. Ia merasa sangat bahagia karena setelah sekian lama ia meninggalkan sekolah. Meskipun sekarang ini ijazah SMA tidak berarti untuk kebanyakan orang, bahkan terkadang banyak sekali orang di luar sana yang malas untuk pergi sekolah, tetapi kisah nenek Bekema ini telah memberikan pelajaran untuk kita semua agar bisa menghargai pendidikan. Anda semua harus bisa bersyukur karena bisa sekolah tinggi dan mendapatkan apa yang diinginkan selama ini.

loading...
loading...