Qian Hongyan, Gadis Tanpa Kaki Berhasil Menjadi Perenang Handal dan Mendunia

Qian Hongyan, Gadis Tanpa Kaki yang Berhasil  Menjadi Perenang Handal dan MenduniaKeadaan tubuh yang tidak sempurna sering kali membuat kita berfikir bahwa kita merupakan manusia yang tidak bergunna. Terlebih lagi untuk para kaum hawa, dengan keadaan fisik yang tidak sempurna membuat para kaum hawa beranggapan bahwa dirinya tidak akan bisa menemukan pasangan hidup serta akan merepotkan semua orang. Dengan keadaan fisik seperti itu pun akan membuat seseorang berfikir bahwa orang dengan fisik yang tidak sempurna tidak akan menjadi orang yang sukses dan berhasil. Namun, pernyataan tersebut merupakan pernyataan yang salah. Kini banyak sekali orang dengan fisik yang tidak sempurna berhasil menuai kesuksesannya melebihi orang yang memiliki tubuh sempurna.

Apapun kita dan bagaimana pun keadaan kita tetaplah tersenyum sepenuh hati. Berbahagialah, karena jika kita bersedih dan merasa putus asa semuanya tidak akan berubah menjadi baik, melainkan akan menjadi lebih buruk. Dengan hati yang bahagia, kita tidak akan merasa menjadi seseorang yang sakit. Yakin dan percayalah bahwa kesuksesan dan kebahagian akan datang pada waktunya. Percayalah bahwa Allah juga akan memberikan hikmah dibalik kesusahan atau keadaan kita yang tidak sempurna. Seperti kisah di bawah ini, meskipun memiliki fisik yang cacat tetapi gadis kecil yang bernama Qian Hongyan ini selalu tersenyum dan bersabar dibalik penderitaannya. Dengan kesabarannya tersebut ia berhasil menjadi orang sukses yaitu menjadi perenang handal di negerinya. Nah, di bawah ini merupakan kisah Qian Hongyan yang bisa mengisnpirasi kita.

Kecelakaan Itu Merenggut Sebagian Badanku

Qian Hongyan merupakan gadis yang tinggal di daerah Zhuangxia, China. Qian Hongyan dilahirkan dan dibesarkan oleh keluarga yang tidak berada. Pada tahun 2000 dimana pada saat dirinya berusia 3 tahun Qian Hongyan mengalami kecelakaan yang parah. Kecelakaan tersebut merenggut ke dua kakinya, bahkan sebagian tubuhnya tersebut harus diamputasi. Dan ini merupakan ujian yang sangat berat untuk anak berusia 3 tahun.

Semenjak itu Qian hidup tanpa kedua kaki untuk menopang tubuhnya. Ditambah lagi keadaan keluarga yang tidak berada membuat keluarganya tidak bisa berbuat apa-apa untuk dirinya. Bahkan untuk membelikan alat bantu untuk dirinya berjalan keluarganya tidak mampu. Namun meskipun begitu karena rasa sayang keluarga terhadap Qian, kemiskinan tidak menjadi alasan, usaha dari keluarga tidak berhenti sampai disana. Meskipun keluarga tidak bisa membelikan alat bantu untuk Qian berjalan tetapi orang tua Qian memberikan sebagian dari potongan bola basket pada tubuh bagian bawah, dengan tujuan agar Qian bisa mudah bergerak dan berpindah dari tempat satu ke tempat yang lainnya. Selain itu, keluarga Qian juga memberikan penyangga kayu  yang digunakan untuk melindungi tangannya, karena semenjak Qian tidak memiliki kaki ia harus berjalan dengan menggunakan tangannya untuk bepergian seperti ke sekolah maupun tempat-tempat lainnya. Keadaan Qian seperti itu membuat banyak orang tersentuh, bahkan ada dari mereka yang memberikan julukan kepada kian yaitu "Basketball Girl".

Aku Bahagia Meskipun AKu Tidak Memiliki Kaki

Qian Hongyan, Gadis Tanpa Kaki yang Berhasil  Menjadi Perenang Handal dan MenduniaMeskipun tidak memiliki kaki dan kehilangan sebagian badannya tetapi Qian tetap semangat menjalani hidupnya. Hidup Qian penuh dengan kebahagiaan. Setiap harinya Qian tidak pernah mengeluh atau terpuruk dalam keadaan. Qian terus tersenyum meskipun ia tahu bahwa keadaannya tidak sama dengan teman-teman disekitarnya. Tiap hari Qian pergi ke sekolah, ia pergi tidak ditemani oleh orang tua maupun keluarga lainnya, setiap hari ia pergi ke sekolah sendirian layaknya orang normal biasa. Sepulang sekolah, ia pun bermain bersama teman-temannya, ia tidak pernah merasa malu ataupun minder.


Bahkan meskipun keadaannya seperti itu Qyan selalu berbuat kebaikan. Dan hal inilah yang membuat iba banyak orang. Sesekali Qyan datang ke rumah sakit untuk menghibur teman yang memiliki nasib seperti dirinya. Ia berharap bahwa orang yang memiliki nasib seperti dirinya masih bisa tersenyum menyambut dunia ini.

Cita-Cita dan Usaha Keras Qian Mewujudkan Cita-Cita

Qian Hongyan, Gadis Tanpa Kaki yang Berhasil  Menjadi Perenang Handal dan MenduniaDenga kekurangan yang dimilikinya pada saat itu Qian belum tahu bagaimana kehidupannya dimasa depan serta tidak mengetahui bagaimana ia bisa mengubah hidupnya dengan keadaan yang seperti itu. Namun meskipun begitu Qian tidak pernah merasa putus asa. Hingga pada suatu ketika, di kotanya terdapat pertandingan olahraga nasional yang diselenggarakan oleh Kunming pada tahun 2007. Dengan semangat Qian datang untuk menyaksikan pertandingan tersebut. Dan di sanalah akhirnya muncul benih yang menumbuhkan cita-citanya.

Sepanjang pertandingan olahraga nasional sepanjang itulah Qian menyaksikan perjuangan beberapa atlet cacat yang ikut menyemarakan pertandingan tersebut. Melihat perjuangan teman yang senasib dengannya, akhirnya hati Qian pun tergugah. Ia memiliki cita-cita menjadi atlet dalam bidang olahraga. Jika orang lain dengan kondisi yang cacat bisa menjadi seorang atlet yang hebat, kenapa tidak melakukan hal yang sama? Itulah yang pada saat itu ada dalam pikiran Qian.

Selepas acara pertandingan olahraga nasional tersebut, tekad dan cita-cita Qian segera  diwujudkan dengan bergabung pada salah satu klub renang khusus di kotanya. Cita-cita Qian ini didukung sepenuhnya oleh ke dua orangtuanya. Qian mendatangi seorang pelatih renang bernama Zhang Honghu. Zhang Hong Hu merupakan pelatih terkenal yang banyak menjadikan perenang cacat sebagai juara pada kejuaraan renang. Pada saat itu Qyan meminta kesempatan kepada Zhang untuk dilatih renang.

Zhang yang pada saat itu dikenal sebagai pelatih bertangan dingin hanya mengatakan bahwa itu semua tergantung pada tekad yang dimiliki oleh dirinya. Sebab menurut Zhang bahwa kondisi tubuh yang hanya sebagian serta hanya mengandalkan ke dua tangan saja agak sulit untuk bisa berenang. Namun, meskipun begitu tekad Qian sangat kuat sehingga ia berhasil memikat Zhang.

Pada saat itu Qian berlatih sangat keras. Zhang yang pertamanya ragu akan kemampuan Qian akhirnya terjawab oleh kesungguhan Qian tersebut. Zhang pada saat itu memberikan porsi latihan yang cukup berat pada Qian, tetapi Qian tidak pernah mengeluh dan putus asa. Bagi dirinya, bahwa impian untuk menjadi atlet renang tidak boleh padam. Dalam sehari Qian menempuh jarak sebanyak 2000 meter. Selain itu berbagai macam latihan beratpun ia lakukan seperti mengangkat beban sit-up dan latihan lainnya. Qian menjalankan latihan tersebut dengan penuh semangat.

Kerja Keras Qian Menuai Hasil

Berkat kerja kerasnya tersebut akhirnya Qian berhasil menjadi seorang perenang yang handal. Ia mengikuti berbagai macam perlombaan pada kejuaran renang di olimpiade khusus orang cacat sebagai perwakilan China. Tidak tanggung-tanggung Qyan mematok target untuk menjadi juara dunia pada perlombaan renang tersebut.

Kerja keras dan tekad yang besar dari Qian telah membuat ia dikenal diseantero negeri China bahkan dunia.  Kisah hidup dan tekad yang besar dari Qian telah berhasil menginspirasi banyak orang di dunia agar bisa mampu untuk mendobrak segala keterbatasan. Kisah dari Qian ini telah banyak dimuat diberbagai media cetak maupun online, sehingga nama Qian kini semakin terangkat.

Sahabat, sesungguhnya kita berhutang kepada mereka yang tidak mau menyerah akan nasib yang dimilikinya. Mereka bisa menjadi panutan dan teladan untuk kita semua. Semangat dan kerja keras yang dimilkinya bisa menginspirasi kita untuk lebih kuat dalam menghadapi segala macam cobaan dan rintangan dalam hidup.

 

Berikut Video yang Bisa Anda Simak

Subscribed Youtube Channel Kami, dan dapatkan video-video terbaru dari kami