Setelah Dipecat Karena Menghangatkan Diri Sewaktu Bekerja, Akhirnya Penyapu Jalan Bisa Kembali Dapatkan Pekerjaannya

Setelah Dipecat Karena Menghangatkan Diri Sewaktu Bekerja, Akhirnya Penyapu Jalan Bisa Kembali Dapatkan Pekerjaannya Jaman sekarang ini mencari pekerjaan bukalah hal yang mudah. Kenaikan jumlah penduduk yang tidak setara dengan jumlah lapangan pekerjaan yang tersedia, membuat banyaknya angka pengangguran, terutama di tanah air. Hal nilah yang membuat kesempatan mencari dan mendapatkan pekerjaan semakin sulit. Apalagi jika tidak ditunjang dengan status pendidikan yang memadai. Mereka yang hanya menempuh tingkat pendidikan rendah, tentu akan kalah bersaing dan semakin sulit mencari pekerjaan.

Untuk itulah, pentingnya gelar pendidikan yang setingi-tingginya akan membantu seseorang menggapai masa depan yang lebih baik. Sebab saat ini banyak perusahaan atau lowongan pekerjaan yang menerapkan standar pendidikan yang cukup tinggi. Sayangnya, faktor ekonomi dan kesulitan financial membuat masyarakat menengah kebawah hanya bisa mengenyam dunia pendidikan yang pas-pasan. Itupun harus mereka jalani dengan perjuangan yang begitu sulit. Dengan berbekal tekad dan harapan agar anak-anaknya dapat sukses, mengirim anak-anak ke sekolah untuk mengenyam pendidikan sebisa mungkin dilakukannya.

Ketika telah mendapatkan pekerjaan dengan segala upaya dan perjuangan yang besar dilakukan untuk mendapatkan pekerjaan tersebut, namun pada akhirnya dipecat tentu hal ini akan sangat mengecewakan. Bukan saja itu, dengan diberhentikannya dari pekerjaan membuat pemasukan atau pendapatan akan terhenti sehingga pada akhirnya kita harus kembali memutar otak dan mencari pekerjaan lain.

Dan agar tidak dipecat atau diberhentikan dari tempat bekerja, maka seorang pekerja dituntut untuk memuaskan hati atasan ditempatnya bekerja. Dengan mengerjakan semua tugas yang telah diberikan dan bekerja dengan sungguh-sungguh sehingga semua pekerjaan akan dapat diselesaikan sesuai waktu yang telah ditetapkan. Bukan saja pekerja yang dintuntut untuk bekerja dengan baik dan menyelesaikan kewajibannya, perusahaan juga sudah sepantasnya memberikan fasilitas dan kebijakan terhadap para pekerjanya agar tercipta hubungan kerja sama yang baik sehingga satu sama lain merasa diuntungkan.

Selain kebijakan, rasa kepeduliaan dan kemanusiaan juga penting diterapkan dalam sebuah peraturan perusahaan. Jangan sampai peraturan yang diberikan oleh perusahaan bisa memberatkan para karyawan dan membuat mereka haru kesusahan dengan beban pekerjaan yang diberikan oleh perusahaan. Betapapun, mereka adalah manusia yang memiliki rasa sakit, lelah dan memiliki batas kemampuan sampai mana kekuatan bekerjanya mampu bertahan. Dengan demikian, sebuah kerja sama yang baik dan saling menguntungkan akan dapat terjalin dengan baik. 

Seperti yang terjadi di China, seorang pria paruh baya yang bekerja sebagai penyapu jalanan harus terpaksa menelan kenyataan pahit bahwa dirinya dipecat dari tempatnya bekerja. Hal ini tentu menjadi pukulan berat untuk pria ini, sebab ia harus menghidupi anak dan istrinya dirumah. Jika dirinya diberhentikan dari tempatnya bekerja, maka tentu saja ia akan kesulitan mencari nafkah untuk menghidupi anak istrinya. Alasan pemecatan pun sesungguhnya begitu tidak masuk akal. Namun apalah mau dikata, jika itu sudah ketetapan perusahaan, maka sang pria hanya bisa pasrah dan menerima apa yang telah dialaminya.

Dipecat Dari Perusahaan Karena Melanggar Aturan

Seperti dilansir dari shanghaiist.com, kisah mengharukan ini terjadi pada seorang pria pekerja kebersihan jalan di Xi'an, Cina. Pria ini harus rela dipecat dari perusahaan tempatnya bekerja karena dianggap melanggar aturan. Pekerja ini adalah seorang pria yang sudah berusia sekitar 58 tahun. Dirinya adalah seorang pria bermarga Ding yang berasal dari Datong, Shanxi.

Pria yang belum diketahui namanya ini telah pasrah menerima nasib yang terjadi pada dirinya. Jika alasan perusahaan mengeluarkannya karena dianggap melanggar aturan, maka apalah daya, ia hanya bisa berpasrah dan berencana kembali mencari pekerjaan. walaupun ia menyadari sulit sekali mencari pekerjaan yang menerima karyawan dengan usia yang sudah mulai tua.

Pria ini bekerja di Xi'an sejak satu tahun lalu. Memutuskan untuk bekerja Xi'an diambilnya karena ia harus menafkahi keluarganya sekaligus mengurus cucunya. Gaji yang diperoleh pria ini tiap bulannya dari perusahan tempatnya bekerja adalah sebesar 1.550 ribu yuan atau yang jika dirupiahkan maka setara dengan 3.1 juta rupiah. Sayangnya, baru bekerja satu tahun, bulan lalu pria ini diberitahu oleh atasannya bahwa dirinya diberhentikan dari pekerjaannya.

Dipecat Setelah Ketahuan Menyalakan Api Untuk Menghangatkan Tubuhnya

Perwakilan dari Gold Property Managemen tempat sang pria ini bekerja mengungkapkan bahwa pemecatan yang dilakukan pada pria ini didasari karena pria ini melanggar aturan yang telah ditetapkan perusahaan sewaktu dirinya bekerja. Pelanggaran ini berupa nyalakan api dipinggir jalan sewaktu diriya bekerja. Menyalakan api sendiri dianggap membahayakan lingkungan dan keselamatan dalam bekerja.

Namun bukan tanpa alasan pria paruh baya ini menyalakan api sewaktu bekerja. Pada saat itu udara di Xi'an yang begitu dingin membuat pria ini tak tahan dengan udara yang begitu menusuk tubuhnya, apalagi saat ini kondisinya sedang bekerja. Daripada tak tahan dengan hawa dingin yang bisa membuatnya mengigil, maka pria penyapu ini memilih duduk sebentar dipiggir jalan dan menyalakan api untuk kemudian digunakannya untuk menghangatkan badan. Jika dipikir kembali, hal ini tentu saja terbilang wajar, tubuh sang pria yang sudah tak seperkasa dulu, membuatnya jadi rentan dengan suhu dan udara yang dingin. Sehingga untuk melindungi tubuhnya ia memilih menghangatkannya dengan mengganakan api dari korek apinya.

Diterima Kembali Bekerja

Setelah Dipecat Karena Menghangatkan Diri Sewaktu Bekerja, Akhirnya Penyapu Jalan Bisa Kembali Dapatkan Pekerjaannya

Setelah cerita ini dilaporkan, banyak netizen yang murka dan bersimpati atas apa yang menimpa pria malang tersebut. Banyak netizen yang mengecam aksi perusahaan ketika memecat pria penyapu ini. Tak sedikit pula netizen yang menyebutkan jika perusahaan tersebut melakukan pemecatan yang tidak masuk akal. Adapula masyarakat yang menyebutkan jika perusahaan tersebut memiliki peraturan yang telalu ketat dan kaku.

Mengingat banyaknya simpatisan yang peduli terhadap pria tersebut serta adanya tekanan dari publik, akhirnya perusahaan tersebut memutuskan untuk kembali mempekerjakan pria tersebut. Dengan lega dan gembira, pria ini pun dapt kembali bekerja dan menghasilkan uang. Ia pun berjanji untuk lebih giat bekerja dan akan memperbaiki keslahannya tesebut.

Nah, sahabat kita doakan saja semoga pria tersebut bisa terus bekerja agar ia bisa menghidupi keluarganya. Dan semoga dengan menyimak kisah perjuangan ini, kita pun bisa lebih giat lagi dalam berjuang dan bekerja.

loading...