Kasih sayang ibu kepada anak-anaknya tidak terbatas. Diibaratkan seperti mentari yang menyinari dan menghangatkan alam semesta. Ibu menyayangi anak-anaknya dengan tulus, tanpa pernah mengharapkan imbalan sedikitpun. Begitu besar pengorbanan seorang ibu, mulai dari mengandung, melahirkan hingga membesarkan anak-anaknya. Maka sudah kewajiban kita sebagai seorang anak untuk menghormati, menghargai dan berbakti kepada orangtua.

Berinteraksi dengan orang tua, anak wajib memperhatikan rambu-rambu etika atau adab, seperti mendengarkan ucapan orang tua, mematuhi perintahnya, merendah kepada orangtua, memenuhi panggilan mereka dan lain sebagainya.

Baca Juga:

Hanya saja, tanpa disadari selama ini ucapan dan perbuatan kita telah membuat hatinya hancur. Bagi kita mungkin hal biasa, namun untuk seorang ibu hal itu begitu mengiris hati. Nah, berikut ini 5 hal spele yang membuat hati ibu hancur.

5 Hal Spele yang Membuat Hati Ibumu Hancur

Meskipun anda anggap spele, tapi beberapa hal ini akan membuat ibu anda sakit hati. Mari ketahui 5 hal spele yang membuat hati seorang ibu hancur berikut:

Hal-spele-yang-membuat-hati-ibu-hancur.jpg

Menjawab "Ah" atau “Nanti” Permintaan Orang Tua

Apakah anda sering menunda permintaan orang tua dengan menjawab "ah" atau "nanti"? Bagi anda mungkin tidak masalah, namun tanpa disadari hal itu akan membuat hati seorang ibu hancur.

Anda memiliki banyak pekerjaan atau tugas yang harus diselesaikan dan tidak punya waktu untuk menuruti permintaan ibu anda. Namun, perlu anda ingat bahwa ketika anda kecil dulu, ibu akan rela meninggalkan semua kesibukannya hanya untuk anaknya-anaknya. Bahkan ia rela menunda waktu makannya untuk menuruti permintaan anaknya.

Bagi seorang ibu, anak adalah prioritas utama. Ia rela mengesampingkan dirinya agar semua kebutuhan anaknya terpenuhi. Kini sudah menjadi kewajiban anda untuk membalas kebaikan ibu. Buatlah hatinya bahagia meskipun hanya dengan hal-hal sederhana, seperti menuruti permintaannya.

Aku Bukan Anak Kecil, Jangan Ngatur-Ngatur Deh!

Anak adalah kesayangan bagi setiap orang tua. Sejak kecil orang tua akan memanjakan anak-anaknya, tak terkecuali saat anaknya dewasa nanti. Orang tua akan memperhatikan anaknya bahkan dari hal-hal kecil sekalipun.

Saat kita dewasa, perhatian orang tua terlebih lagi seorang ibu yang terkesan protektif biasanya menjadi hal yang kurang menyenangkan untuk anak-anaknya. Seorang ibu yang seolah-olah mengatur anaknya terkadang mendapatkan perlawanan dari anaknya dengan kata yang kurang baik seperti "Aku buka anak kecil, jangan ngatur-ngatur deh!". Melihat  anaknya seperti itu tentu saja akan membuat hati seorang ibu hancur, meskipun tidak secara langsung menunjukannya.

Sibuk Dengan Diri Sendiri

Jika dulu anda banyak menghabiskan waktu dengan keluarga di rumah, kini dengan segudang kesibukan yang dimiliki, anda mungkin lupa meluangkan waktu untuk orangtua di rumah. Coba ingat-ingat, kapan anda berbincang hangat dengan ibu?

Terkadang kita terjebak dalam rutinitas yang menuntut kita untuk menghabiskan semua waktu kita. Berangkat pagi, pulang malam, bahkan sampai tidak sempat menyapa orang tua di rumah.

Sesibuk apapun rutinitas anda, cobalah tetap luangkan waktu untuk orang tua. Anda bisa berbincang sebentar sebelum anda berangkat bekerja atau setelah pulang kerja. Jika memiliki waktu luang saat bekerja, anda bisa menelpon mereka. Dengan hal sederhana seperti itu, akan cukup memberikan kebahagiaan untuk mereka.

Jarang Menikmati Masakan Orantua

Karena rasa sayangnya terhadap anak, ibu akan berusaha untuk membuat masakan untuk anak-anaknya. Melihat anaknya menyantap masakannya menjadi kebahagiaan tersendiri untuk seorang ibu.

Hanya saja, karena kesibukan yang anda miliki, membuat anda tak memiliki waktu untuk makan di rumah. Padahal anda tahu ibu sudah membuatkan masakan untuk makan malam. Atau bahkan anda lebih memilih makan di luar karena bosan dengan menu makanan yang tersaji di rumah. Bagi seorang ibu, hal seperti ini sangat sensitif. Ibu akan merasa tidak dihargai.

Sesibuk apapun, luangkan waktu untuk menikmati masakan ibu sambil mengajaknya berbincang tentang aktifitas yang anda lakukan. Melihat anaknya lahap makan masakannya akan memberikan kebahagiaan untuk seorang ibu.

Jangan Ikut Campur!

Terkadang anda merasa ibu selalu ingin tahu apa yang anda lakukan. Ia seolah-olah ikut campur dalam masalah anda. Tanpa sengaja anda membentak ibu dengan ucapan yang tidak menyenangkan.

Melihat sikap anaknya seperti itu, tentunya akan membuat hati seorang ibu hancur. Ia mungkin tidak bermaksud ikut campur pada urusan anda. Bisa saja ia hanya khawatir dan ingin memberikan solusi terbaik untuk anak yang disayanginya. Pahamilah ibu anda, jangan hanya memandang sesuatu dari sudut pandang anda sendiri. Perlu anda ingat, apa yang dilakukan oleh orang tua tidak akan pernah merugikan anak-anaknya.

Sadar tidak sadar, anda pastinya pernah melakukan hal spele seperti di atas. Nah, setelah mengetahui hal seperti itu menyakiti hati ibu, kini anda bisa memperlakukan ibu dengan lebih baik.

Loading...

Loading...