Eksfoliasi merupakan sebuah proses pengelupasan kulit untuk menghilangkan lapisan kulit lama yang sudah mati sehingga kulit baru yang sehat dan muda bisa muncul ke permukaan. Eksfolasi biasanya dapat dilakukan dengan metode srubbing pada tubuh secara bertahap. Kulit yang seringkali dieksfoliasi memang akan mudah merontokan kulit kusam dan menampilkan kulit muda yang lebih sehat. Namun bila terlalu sering melakukan eksfoliasi maka dampaknya akan berbahaya bagi kulit anda.

Alih-alih membersihkan, eksfoliasi yang dilakukan terlalu sering akan dapat memicu permasalahan baru pada kulit anda. Anda mungkin merasakan kulit wajah anda menjadi tidak nyaman atau bahkan terjadi penipisan lapisan kulit. Nah, oleh karenanya ketahui apa saja tanda bila kulit anda terlalu sering mendapatkan eksfoliasi.

Baca Juga:

 

tanda-kulit-wajah-terlalu-sering-eksfoliasi.jpg

Apa Tandanya Jika Kulit Terlalu Sering Eksfoliasi?

Karena alasan membuang sel kulit mati dan memunculkan lapisan kulit baru mungkin sebagian orang menyalah artikan eksfoliasi sebagai metode untuk memutihkan dan membersihkan kulit yang cepat dan instan. Hal inilah yang pada akhirnya seringkali menimbulkan kesalah pahaman yang membuat proses eksfoliasi menjadi lebih sering dilakukan. Padahal terlalu sering eksfoliasi malah justru berbahaya dan masalah baru pada kulit bisa mungkin terjadi.

Kenali tanda kulit bila terlalu sering mendapatkan eksfoliasi? Apa saja tandanya? Simak informasi menariknya di bawah ini hanya untuk anda.

Kulit Terlalu Ketat dan Dahi yang Terlalu Berkilau

Jangan cepat merasa girang ketika punya kulit kencang dan bercahaya, sebab hal tersebut tak berarti selalu baik dan bermanfaat. Bisa jadi kulit yang kencang yang anda miliki saat ini adalah dampak dari anda yang terlalu sering melakukan eksfoliasi pada kulit. Begitupula halnya dengan kulit dahi yang terlihat amat bercahaya sampai mungkin bisa digunakan untuk bercermin.

Tekstur kulit yang terlalu kencang dan kondisinya yang seperti lilin bercahaya adalah tanda bahwa minyak alami pada kulit anda telah menghilang akibat dari terlalu seringnya melakukan eksfoliasi. Kulit yang terlalu sering dikelupas akan tentu membuat lapisan kulit menjadi menipis. Apabila kondisi ini tidak segera diatasi dengan baik maka mungkin perlahan kulit anda akan retak dan mengelupas.

Pada gilirannya, eksfoliasi yang sudah terlampau sering dilakukan bisa membuat pengelupasan kulit yang terjadi menimbulkan rasa perih yang tidak tertahankan dan ini akan tentu memberikan rasa tidak nyaman untuk anda.

Kulit Wajah Kemerahan

Akibat dari terlalu sering melakukan eksfoliasi pun akan bisa menyebabkan kulit mengalami bengkak dan kemerahan. Baik eksfoliator secara fisik seperti scrub atau mungkin bahan kimia seperti cairan dan krim pemutih wajah, semua bahan ini akan sangat mungkin mengakibatkan hal tersebut terjadi.

Ketika proses eksfoliasi dilakukan terlalu sering maka hal tersebut akan dapat membuat penghalang pada kulit secara alami menjadi rusak sehingga kondisi ini dapat menimbulkan terjadinya peradangan pada kulit. Efeknya kulit anda akan berubah menjadi kemerahan dan biasanya perasaan ini menimbulkan perasaan panas yang tidak nyaman pada kulit anda.

Terutama ketika bagian yang sering dieksfoliasi adalah sekitaran wajah sebagai daerah yang terbuka. Maka mungkin paparan sinar matahari yang mengenai kulit tereksfoliasi akan semakin membuat rasa tidak nyaman yang dirasakan memburuk.

Selain itu, pemandangan kulit wajah yang kering, pecah-pecah dan bahkan mengelupas bisa mungkin membuat anda tidak percaya diri dengan tampilan yang satu ini. Maka demikian, jangan terlalu girang saat mendapati wajah anda kencang dan mendapati eksfoliasi selalu berhasil.

Timbulnya Jerawat

Jangan salah, jerawat yang sering muncul meski anda merasa seringkali membersihkan wajah adalah tanda dari eksfoliasi yang terlalu sering. Mengapa bisa demikian? Hal ini terjadi sebab ketika anda melakukan eksfoliasi secara berlebihan maka semua sel kulit sehat yang seharusnya bekerja melindungi kulit justru malah menghilang.

Akibatnya kulit anda akan berubah menjadi amat sensitif dan ketika terpapar dengan debu dan kotoran maka jerawat akan dengan mudah hadir pada wajah anda. Untuk itulah, meski anda merasa sering membersihkan wajah namun jerawat selalu hadir ini bisa jadi adalah tanda dari anda yang terlalu sering melakukan eksfoliasi pada wajah anda.

Seberapa Sering Baiknya Melakukan Eksfoliasi?

Seorang dosen kulit klinis dari Tulane University School of Medicine, New Orleans, menyatakan bahwa pada dasarnya rutinitas melakukan proses eksfoliasi kulit akan berbeda pada masing-masing orang tergantung dari seperti apa kebutuhan mereka.

Maka dari itu, seberapa sering seseorang harus mengeksfoliasi kulit mereka takarannya tidak bisa disamaratakan begitu saja. Semuanya akan tergantung dari jenis kulit masing-masing dan jenis perawatan yang mereka lakukan.

Seseorang dengan wajah berminyak yang tebal bisa mungkin melakukan eksfoliasi sehari dalam sekali. Sementara mereka dengan kulit kering, eksfoliasi sebainya dilakukan hanya 1 sampai dengan 2 kali dalam satu minggu. Selain itu, produk yang digunakan sebagai media eksfoliator pun menjadi bahan pertimbangan yang harus diperhatikan dengan baik.

Semakin keras produk yang digunakan untuk eksfoliasi maka akan semakin rendah intensitas anda dalam melakukan metode tersebut. Sebab tentunya ini akan dapat berbahaya dan mempercepat proses penipisan kulit wajah anda.

Tips Melakukan Eksfoliasi yang Baik

Setelah mengetahui aturan eksfoliasi di atas maka di bawah ini mari kita simak tips penting yang perlu anda perhatikan ketika hendak melakukan eksfoliasi. Apa saja informasinya? Mari simak di bawah ini hanya untuk anda.

Gunakan Produk yang Aman

Hal penting pertama yang harus anda lakukan dalam memulai metode eksfoliasi adalah memperhatikan dan memastikan jika produk yang anda gunakan adalah produk yang aman. Maksudnya adalah produk yang tidak terlalu tinggi dari kandungan bahan kimia berbahaya . Karena tentu bahan ini akan sangat berbahaya terutama bila penggunaannya untuk jangka panjang.

Gunakan Produk Alami

Scrub sebagai media eksfoliasi tidak melulu harus bahan-bahan atau produk kosmetik saja. Anda bisa memanfaatkan bahan-bahan alami untuk scrubbing dan membersihkan kulit anda seperti halnya scrub oat, scrub garam dan masih banyak lagi.

Bahan-bahan ini meski digunakan dalam jumlah yang banyak tidak akan beresiko membahayakan kesehatan anda. Sebaliknya, bahan kimia biasanya punya takaran khusus yang apabila anda terlalu banyak menggunakannya maka ancaman bahaya akan siap menghadang anda.

Perhatikan Kebersihan Tangan

Memperhatikan kebersihan tangan yang sering dilibatkan ketika melakukan scrubbing menjadi hal penting yang harus anda perhatikan dengan baik. Tangan yang kotor akan tentu membuat bakteri masuk ke dalam tubuh melalui lapisan pori yang terbuka ketika kulit mengelupas. Hal ini akan tentu membuat masalah pada kulit menjadi lebih serius.

Untuknya perhatikan dengan baik agar masalah tersebut tidak terjadi. Pastikan anda membersihkan tangan anda dengan baik pada saat hendak melakukan eksfoliasi.

Loading...

Loading...