Tutorial Hijab

Tutorial Hijab - Cara Memakai Jilbab Paris Simple dan Modis

Tutorial Hijab - Cara Memakai Jilbab Paris Simple dan Modis

Tutorial hijab paris simple modis kali ini akan senantiasa mempercantik tampilanmu dengan gaya yang modis namun tetap simple. Gaya ini akan sangat cocok kamu gunakan untuk sekedar hang out atau menemani aktivitas sehari-harimu seperti pergi kekampus atau berbelanja ke mall bersama dengan… Selengkapnya..
Tutorial Hijab Pashmina Satin Wajah Bulat

Tutorial Hijab Pashmina Satin Wajah Bulat

Hijab pashmin tengah menjadi pilihan jenis hijab yang populer dikalangan para hijaber saat ini. Bentuk dari hijab pashmin berbeda dengan bentuk hijab… Selengkapnya..
Hijab paris turban8

Tutorial Hijab Paris Turban Untuk Pesta yang Mudah dan Simple

Pesta merupakan acara spesial yang diadakan oleh kita sendiri ataupun orang lain untuk memperingati hari atau momen berharga dalam hidup. Karena… Selengkapnya..
Tutorial Hijab Pashmin Gaya Ikat Cantik Untuk Hang Out

Tutorial Hijab Pashmin Siffon Gaya Ikat Cantik Untuk Hang Out

Baru saja menerima undangan komunitas hijab, namun bingung gaya hijab apa yang hendak dikenakan? mengenakan gaya hijab yang kuno dan itu-itu saja… Selengkapnya..
Tutorial Hijab Kebaya Pengantin Muslim Modern #2

Tutorial Hijab Kebaya Pengantin Muslim Modern #2

Cantik, mewah dan elegan. Itulah kesan pertama yang timbul dibenak kita ketika mendengar model hijab pengantin. Ya, pernikahan adalah sebuah moment… Selengkapnya..
Loading...

Apa yang Akan Terjadi Ketika Kamu Menjalani Hubungan Beda Keyakinan

Benih cinta memang percikan yang tak pernah bisa terduga dimana ia akan terjadi dan dimana ia akan tumbuh. Seseorang tak bisa mengatur kapan dan dengan siapa hatinya akan merasakan cinta yang begitu besar. Termasuk dalam perkara hubungan cinta yang berbeda agama. Akan tetapi, tentunya perihal ini bisa menjadi suatu perkaara yang penuh dengan ujian dari berbagai lini.

Kamu tak terpikat pada ia yang berbeda keyakinan denganmua tentu bukan menjadi tujuan hidup kamu untuk mencintai ia yang memiliki perbedaan besar apalagi mengenai keyakinan. Sekeras apapun kamu berusaha untuk mengelak, namun faktany hati kamu memang berlabuh padanya. Begitupula yang mungkin terjadi dengan pasanganmu yang tanpa bisa ia sangkal jika kamu adalah seseorang yang begitu ia cintai.

Jika kamu dan pasangan memutuskan untuk bersama, tentunya akan ada begitu banyak jurang yang harus kalian lalui dalam mempertahankan hubungan cinta yang banyak orang menganggap sebagai hal yang tak lazim.

Bahkan dalam diri kalian sendiripun agaknya dihantui dengan keambiguan akan kelangsungan kisah cinta kalian bersama. Nah, sebelum benih cinta tumbuh dan semakin berkembang lebih besar. Dibawah ini mari kita simak dan saksikan apa yang akan terjadi ketika kamu menjalani hubungan bedan keyakinan.

apa-yang-akan-terjadi-jika-pacaran-beda-keyakinan.jpg

Kegamangan Didalam Diri Sendiri

Sejak awal kamu bersama dengannya kamu tentu sudah memahami betul bahwa perbedaan keyakinan yang besar diantara kalian bisa mungkin membuat masing-masing diantara kalian pesimis dengan masa depan dari hubungan ini. Jelas pula kalian pahami bahwa agama tentu tidak membenarkan pernikahan dengan dia yang menganut keyakinan yang berebda. Akan tetapi, sebagaimana poin diatas bahwa cinta terjadi tanpa direncana dan muncul dengan tiba-tiba.

Kita tentu tidak bisa merencanakan dengan siapa kita akan bersama dan bagaimana cinta menyeleksi beberapa orang untuk bisa menumbuhkan percikan hangat dari rasa cinta yang besar.

Hal inilah yang mungkin membuat kalian memutuskan untuk mencoba menjalin ikatan dan komitmen dengan mengesampingkan perbedaan kontras yang kalian miliki untuk sesaat. Akan tetapi, bukankah sebuah hu ungan yang dijalin dengan serius tersebut pada akhirnya akna dilabuhkan pada jenjang yang lebih tinggi?

Dan, kalian tentu memahami betul bahwa hal ini tentu bukan hanya tentang cinta dan ikatan yang kalian miliki saja. Tentunya kalian perlu merundingkan masalah ini dengan orang tua yang mana pada umumnya ketika berbicara mengenai masalah keyakinan maka tentu resthu dari orangtua akan sulit didapatkan. Sebab orangtua mana yang ingin anaknya menjalin hubungan dengan seseorang tidak memiliki keyakinan yang sama.

Dan ikatan lain yang perlu kamu perhatikan dengan baik adalah hubunganmu dengan Tuhanmu sendiri. Apalagi bila kamu berasal dari keluarga yang religisu dan paham betul bagaimana agama kamu mengajarkan masalah ini. Maka mungkin perihal semacam ini akan menjadi hal yang perlu untuk kamu renungkan dengan baik. Pertimbangkan pula untuk memikirkan kemungkinan buruk yang bisa terjadi dari hubungan ini.

Stigma Negatif dari Lingkungan

Sudah bukan hal yang baru lagi bila masyarakat yang ada dilingkungan sekitar akan senang berkomentar tentang hal-hal yang terjadi pada orang lain. Apalagi ini adalah perkara hubungan yang kaitannya dengan perbedaan iman. Maka sudah jelas kamu dan pasanganmu akan menjadi bahan cibiran tetangga dan orang-orang yang ada disekitar kamu. Tak pelak label cinta yang terlarang pun mungkin kamu dengar dari bisik-bisik tetangga. Dan hal ini nampaknya akan menjadi stigma negatif yang terus membayangi hubungan yang kamu jalin bersama dengan pasanganmu sendiri.

Orang-orang mungkin akan terlalu sibuk untuk sekedar meresap sakitnya cinta kalian yang berbentur dengan tembok tinggi yang bernama dengan perbedaan agama. Jadi jangan pernah berharap pengertian dari orang sekitarmu. Sebab mungkin seberapa keras kamu berusaha untuk membuat mereka memahami hal ini dengan baik. Namun tetap saja, cibiran dan ejekan akan kamu dapatkan.

Sebab di mata mereka kalian hanyalah manusia yang terlalu keras kepala untuk bisa mempersatukan dua iman yang berbeda. Mungkin sepanjang menjalani hubungan ini akan ada pernyataan dan kata-kata pedas yang kamu dapatkan menyoroti kisah kamu bersama dengan pasanganmu.

Pun sekiranya tujuan mereka adalah hal yang baik yakni untuk menghindari kalian jatuh dala cinta yang buta dan mengabaikan logika. Akan tetapi, mereka tidak merasakan sakit yang kalian rasakan. Melainkan mereka hanya melihat dan mendengar. Nah, sudah siapkah kamu dengan rintangan yang besar yang akan kamu hadapi nanti dengan pasanganmu?

SUlitnya Mendapatkan  Restu dari Keluarga

Baik keluarga kamu sendiri ataupun keluarga dari pasanganmu, ketika berbicara mengenai hubungan yang berbeda keyakinan. Maka tentu saja, restu akan semakin sulit didapatkan. Orangtua mana yang menginginkan anak mereka memiliki pasangan yang dari keyakinannya saja sudah berbeda. Apalagi masalah keyakinan adalah hubungan kita dengan Sang Pencipta. Maka tentu saja, ketika kamu meminta mereka merestui hubungan kalian, hal ini bisa menjadi perkara yang melelahkan dan sulit untuk didapatkan.

Jadi demikian, jangan kaget apabila kelak kamu akan berada di posisi dimana kamu harus memilih antara pasangan atau keluargamu sendiri. Termasuk pula isu sensitif terhadap beralihnya keyaninan murni karena panggilan jiwa untuk memeluk agama yang baru.

Hal inilah yang mungkin menjadi ketakutan yang dirasakan oleh orangtua kalian. Ingat agama bukanlah perkara yan sederhana dan agama pun tidak sehatunay dibolak-balik hanya demi mendapatkan kepentingan duniawi.

Situasi dilematis semacam ini akan cepat atau lambat segera kalian alami. Terutama untuk kalian yang memang sudah berencana untuk membawa hubungan cinta yang dijalani ke jenjang yang lebih tinggi. Lantas sudah siapkah kalian dengan semua ini?

Adanya Toleransi dalam Menjalani Ritual Ibadah Masing-Masing

Terlepas dari seberapa pedih dan ambigunya kisah yang kalian jalani dalam hubungan berlabel beda keyakinan ini. Namun tetap saja, kisah semacam ini memang meninggalkan kesan yang unik tersendiri yang mungkin tidak dirasakan mereka yang menjalani hubungan yang biasa saja. Tak jarang justru hal in mengajarkan kuita esensi yang nyata dari sebuah toleransi besar yang lebih nyata.

Mereka yang menjalin hubungan berbeda keyakinan akan tentu dituntut untuk mampu berjalan masing-masing ketika mereka berurusan dengan Tuhan mereka masing-masing. Hal inilah yang mampu melahirkan toleransi dalam menjalankan prosesi beribadah yang berbeda. Yang mana hal ini tentunya akna dapat melahirkan keberagaman dalam menjalani kebiasaan harian.

Misalkan, dia tiba-tiba rindu menimati daging babi panggang yang dulu sering ia nikmati bersama dengan keluarga dan sahabatnya. Akan tetapi, ketika bersama denganmu, kebiasaan semacam ini mulai ia kurangi sebab ia menghormati agamamu yang melarang menyantap makanan ini karena haram.

Memupuk sikap saling harga mengargai menjadi santapan kalian sehari-hari dan terjadang hal inilah yang juga sering menjadi suatu dilema tersendiri. Sebab mungkin aturan-aturan yang berlaku pada agama masing-masing begitu bersebrangan.

Akan tetapi, hal ini akan tergantung pada bagaimana kamu menyikapinya. Jika memang kamu dan pasangan sudah mampu berkomitmen untuk menghadapi masalah perbedaan semacam ini. Maka mungkin tidak akan ada masalah dengan semua ini. Hanya saja, masalah semacam ini perlahan bisa mungkin mendatangkan perkara yang memicu kalian untuk ada dalam sebuah masalah. Jadi sudah siapkah dengan semua ini?

Kamu Tidak Akan Pernah Mampu Lari dari Isu Pindah Agama

Baik sejak awal kalian bersama ataupun hingga pada saat kalian memutuskan untuk membawa hubungan ini ke tahapan yang jauh lebih serius. Tentunya perkara mengenai keyakinan tidak bisa terus-terusan kalian abaikan begitu saja. Sebab membahas tentang siapa yang akan ikut agama siapa tentunya tidak seseru ketika membicara mau liburan kemana dan mau honeymon kemana.

Sebab agama bukanlah sebuah hal yang sepatutnya menjadi perkara yang dinegosiasikan dengan mudah hanya untuk bisa mewujudkan suatu tujuan duniawi. Akan tetapi, tidak juga hal ini terus menerus kalian abaikan begitu saja. Karena pada akhirnya, masalah ini bisa menjadi boomerang yang mampu menghancurkan hubungan yang selama ini kalian bangun.

Tidak dapat dipungkiri bahwa hal mendasar yang menjadi benteng antara kamu dan pasanganmu dalam menjalani hubungan tak biasa ini adalah adanya perbedaan keyakinan yang tidak memungkinkan kalian untuk bisa menyatukan hubungan ini dalam ikatan pernikahan. Perlu dipahami dengan baik, hubungan yang berbeda keyakinan bukan hanya dilarang dalam agama namun pada kenyataannya hukum pun tidak menghendaki pernikahan yang berbeda keyakinan.

Dari masalah semacam ini mungkin menyeruak banyak cabang yang lebih kompleks. Misalnya dengan mengikuti agama yang dianut oleh pasangan. Atau mungkin pilihan lain seperti melangsungkan pernikahan di luar negeri yang mana negeri tersebut memiliki aturan yang memperbolehkan pernikahan semacam ini. Atau mungkin pilihan lainnya memutuskan untuk menuntaskan hubungan yang sudah dijalin tersebut meskipun terasa amat menyakitkan.

Pahami dengan baik bahwa agama adalah hubungan vertikal antara ciptaan dan Pencipta-Nya. Sementara kisah cinta adalah hubungan horizontal yang dijalin sesama dengan mahluk. Pada intinya, agama bukanlah hal yang pantas untuk diombang-ambing hanya karena kepentingan duniawi.

Kemungkinan Terburuk

Penting sekali untuk dipahami dengan baik untuk kamu yang menjalani hubungan yang berbeda agama. Sejak awal kamu memutuskan untuk membangun hubungan ini dengan pasanganmu tentu kamu sudah siap dengan segala hal yang akan terjadi dan akan mungkin hadapi. Karena hubungan berbeda keyakinan adalah hubungan yang mungkin banyak ditentang dan menghadapi tantangan yang cukup besar.

Permasalahannya apakah kamu dan pasangan sudah cukup kuat untuk bisa melewati rintangan yang banyak yang menanti kalian didepan? Bukan hanya mengenai stigma dan cap yang diberikan orang lain untuk kamu dan pasanganmu sendiri.

Namun resthu dari orangtua kalian yang tak kunjung kalian dapatkan bisa mungkin menjadi batu penghalang yang besar yang membuat kamu sewaktu-waktu lemah dengan cinta yang kamu miliki untuk pasanganmu.

Sebab tentunya tidak ada orangtua yang menginginkan jika anaknya menghabiskan sisa hidupnya dengan seseorang yang jelas memiliki perbedaan yang besar, apalagi bila hal ini kaitannya adalah dengan keyakinan mereka sendiri. Apakah kalian yakin sudah siap dengan semua ini.

Daripada nantinya, kekecewaan yang besar kalian rasakan akan lebih baik bila melakukan antisipasi yang terbaik. Hal ini penting dipersiapkan agar kalian tidak merasakan kekecewaan yang mendalam yang mungkin membuat kalian down. Berharaplah yang terbaik dan siapkan diri kalian untuk kemungkinan yang terburuk.

Ada Banyak Hal yang Mungkin Sulit Untuk Kalian Satukan

Berbicara mengenai hubungan tentunya kita membahas mengenai berbagi. Mereka yang menjalin hubungan cinta dengan pasangannya akan cenderung berbagi banyak hal dengan seseorang yang mereka cintai. Akan tetapi, untuk kamu yang menjalin hubungan berbeda keyakinan mungkin ada banyak hal yang sulit untuk kalian satukan bersama. Termasuk dalam banyak hal kecil yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari.

Hal ini dikarenakan aturan dalam agama yang mungkin melarang kalian untuk melakukan hal tersebut sebab hukum dari perbuatan tersebut yang bisa memberikan kalian ganjaran yang buruk. Seperti misalkan ketika kamu adalah seorang muslim dan pasanganmu adalah non-muslim.

Kemudian pasangan menginginkan agar kalian bisa memelihara anjing bersama-sama. Untuk pasanganmu mungkin tidak ada masalah karena hal ini sah-sah saja. Akan tetapi, hukum bersentuhan dengan anjing untuk seorang muslim adalah haram.

Itulah mengapa, agama Islam tidak memperbolehkan seorang muslim memilihara anjing untuk hidup bersama-sama. Apalagi dipelihara didalam rumah tentunya najis dari anjing adalah apa yang dilarang didalam agama.

Itu adalah segelintir contoh kecil yang mungkin sulit untuk bisa kalian satukan. Selain itu, kebiasaan memilah makanan pada mereka yang memiliki perbedaan keyakinan pun akan mungkin sulit untuk bisa menyatukan hal ini. Terlebih lagi, hubungan cinta biasanya seringkali menjalani makan bersama-sama. Hanya saja, ketika berbeda keyakinan maka mungkin hal ini akan dapat menimbulkan hambatan untuk kamu dan pasanganmu sendiri.

Bilapun Kalian Berhasil Sampai Ke Jenjang Pernikahan Banyak Masalah yang Mungkin Akan Menanti

Hubungan berbeda keyakinan memang nampaknya banyak mengalami rintangan dan hambatan dalam hubungannya. Meskipun mereka meyakini dengan baik bahwa masing-masing diantara mereka memiliki cinta yang besar dan tulus pada pasangannya. Namun pada kenyataannya hal ini tidak membaut masalah dalam hubungannya mudah diatasi dengan baik. Justru karena perasaan cinta yang mendalam inilah yang membuat rintangan semakin kalian rasakan dengan nyata.

Katakanlah hubungan kalian pada akhirnya berhasil mencapai jenjang pernikahan, terlepas bagaimana dan seperti apa resthu yang kalian dapatkan dari kedua orangtua. Kemudian, lahirkan seorang anak dari pernikahan ini dan kalian masing mempertahankan keyakinan kalian masing-masing. Nah, ketika si kecil lahir ke dunia dari pernikahan beda agama yang kalian jalani. Lantas akan diberikan agama apa nantinya buah hati yang begitu kalian cintai.

Karena pada dasarnya agama bukanlah sesuatu hal yang perlu untuk dinegosiasikan. Meskipun anak kalian belum memahami dan mengerti tentang agama, namun permasalah semacam ini yang seharusnya menjadi hal yang sakral dan penting dalam kehidupan seorang manusia yang baru lahir ke dunia. Kalian yang menjalin hubungan beda agama mungkin menghadapi masalah semacam ini.

Sebab sebagaimana seseorang yang memiliki keyakinan baik pada Tuhannya tentu kita ingin darah daging kita pun memiliki keyakinan yang sama dengan kita. Akan tetapi, hubungan yang memiliki keyakinan berbeda mungkin membuat anda mengalami kesulitan dalam hal ini.

Itulah dia beberapa hal yang mungkin kalian hadapi untuk kamu yang menjalani hubungan beda keyakinan. Beberapa hal diatas penting diresapi dengan baik sebelum kamu dan pasangan memutuskan untuk bersama-sama mengaruhi hubungan yang serius. 

Loading...

Loading...