Apa yang Harus Dilakukan Ketika Jatuh Cinta Pada Sahabat Sendiri

Jatuh cinta memang tidak bisa direncanakan, cinta seringkali terjadi dengan tanpa diprediksi, termasuk jatuh cinta pada sahabat sendiri. Ya, pada kenyataannya memang banyak orang yang menyalahkan diri sendiri pada saat mereka mengalami hal semacam ini. Padahal jatuh cinta pada sahabat sendiri bukanlah sebuah tindakan kriminal yang akan merugikan orang lain.

Memang, beberapa orang memperlakukan kita seperti sahabat yang sudah begitu dekat. Bahkan mereka sudah tidak lagi segan memperlakukan kita seperti saudara mereka sendiri. Namun ada beberapa persahabatan yang rupanya melahirkan butir-butir ajaib yang dinamakan dengan cinta.

Karena sering makan berdua, nonton bersama-sama bahkan sampai dengan bertukar isi hati berdua. Tanpa disadari semua kegiatan yang sudah seperti sepasang kekasih ini mempengaruhi isi hatimu dan membuatnya bergetar tak karuan.

Nah, bila hal semacam ini sudah terjadi seringkali sebagian orang akan merasa bersalah. Mereka takut bila perasaan 'lain' yang mereka miliki untuk sahabatnya akan dapat menghancurkan persahabatan yang telah mereka bina. Lantas apa yang harus dilakukan ketika jatuh cinta pada sahabat sendiri? Mari simak dibawah ini informasinya.

apa-yang-harus-dilakukan-ketika-jatuh-cinta-pada-sahabat-sendiri.jpg

Kenali Lebih dalam Perasaan yang Kamu Miliki

Hanya karena sering makan bersama, curhat bersama, berbagi segala hal bersama dan lain sebagainya. Memang bisa menjadi 'sesuatu' hal yang baru untuk sebagian orang. Meski dengan sahabat sendiri mereka menemukan sebuah kenyamanan yang begitu menyenangkan. Hingga perlahan hal ini mempengaruhi perasaan mereka dan mulai membuat hati mereka menyimpan rasa yang lain untuk sahabatnya.

Akan tetapi, sebelum kamu bertindak lebih jauh dan mulai menunjukan sikap aneh yang akan mungkin membuat sahabatmu kebingungan. Ada baiknya kenali lebih dalam tentang apa perasaan yang kamu miliki.

Bisa jadi, perasaan tersebut salah tanggap kamu bukan mencintai sahabatmu. Namun rasa nyaman yang kamu dapatkan dari sahabatmu beriringan dengan rasa sepi yang mulai sirna karena keberadaannya. Jadi demikian, jangan terlalu cepat memutuskan perasaan yang satu ini.

Bisa jadi kamu hanya merasa sayang pada sahabatmu. Atau mungkin rasa tersebut hanyalah pelampiasan saja. Bisa mungkin pula perasaan sepi yang kamu rasakan selama ini menumbuhkan perasaan lain dari sahabatmu. Nah, bila kamu sudah bisa mendeteksi perasaan ini dengan baik maka selanjutnya kamu bisa memikirkan untuk memulai tindakan berikutnya.

Cari Tahu Perasaannya

Meski kamu sudah yakin bahwa perasaan yang kamu miliki adalah rasa sayang yang berkolaborasi dengan rasa cinta dan ingin memilikinya. Namun ingat, cinta adalah sebuah rasa yang seringkali datang tanpa prediksi. Sehingga untuk bisa menyatukan dua cinta dalam sebuah hubungan asmara maka lawan jenismu pun perlu merasakan hal yang sama. Perlu dicatat bahwa sebuah cinta tidak bisa dipaksakan dan tidak pula harus selalu memiliki.

Jadi penting sekali untuk kamu mencari tahu dengan baik bagaimana perasaan sahabatmu sendiri. Kamu perlu menggali informasi sebanyak-banyaknya tentang perasannya padamu. Jika pada saat ini sahabatmu masih single maka kamu pun perlu mengetahui bagaimana lingkungannya.

Hal ini bisa kamu cari tahu dengan meminta informasi dari teman-temannya. Namun perhatikan cara kamu menggali informasi ini jangan sampai tindakan kamu yang mencurigakan membuat semuanya menjadi berantakan. Cari tahu lewat teman-temannya apakah dia punya kekasih atau mungkin ia sedang punya gebetan.

Selain itu, kamu pun akan kurang pantas untuk mendekatinya ketika ia memiliki kekasih. Untuk itu, penggalian informasi semacam ini akan menjadi hal penting yang perlu untuk kamu perhatikan dengan baik.

Memperkirakan Responnya

Jika kamu dan sahabatmu sudah bersahabat dengan begitu lama. Tentunya kamu akan tahu bagaimana kebiasaannya, sifat baik dan buruknya sampai dengan kisah percintaannya dengan orang lain. Nah, hal semacam ini akan sangat penting untuk menjadi bahan pertimbangan kamu.

Sebab nantinya kamu sendiri perlu memprediksi bagaimana sahabatmu akan merespon ketika kamu mengutarakan isi hatimu padanya. Selain itu, kamu pun perlu belajar dari pengalaman hubungan asmara sahabatmu dengan masa lalunya yang pernah ia ceritakan padamu.

Untuk itu, sebelum terburu mengutarakan perasaanmu padanya penting pula untuk kamu mengingat-ingat apakah ia pernah bercerita bahwa dulu ia pernah memiliki pasangan yang asalnya dari sahabatnya sendiri. Dari sini, berdasarkan pemahaman kamu, kamu pasti akan tahu langkah seperti apa yang perlu untuk kamu ambil.

Namun bila rupanya setelah kamu ingat-ingat sahabatmu pernah punya pengalaman buruk mengencani sahabatanya sendiri. Maka mungkin ada banyak pertimbangan yang perlu untuk kamu perhatikan dengan baik. Jangan sampai hal serupa terulang kembali dan membuat ia menganggap kamu adalah orang yang sama saja.

Upayakan Untuk Bertindak Biasa

Kamu dan sahabatmu adalah sejawat yang memiliki frekuensi serupa dalam hal canda dan tawa. Tak jarang kalian pun berkelakar sepanjang hari, berbagi kelucuan yang mungkin hanya kalian berdua yang memahami hal ini. Bahkan teman-teman disekeliling kalian pun seringkali kebingungan tatkala hanya kamu dan sahabatmu saja yang menertawakan berbagai hal yang menurut orang lain sama sekali tidak ada lucunya.

Namun karena gelombang otak yang sudah begitu kuat antara kalian berdua seringkali kalian mengabaikan hal ini dan seolah ruang yang luas kalian miliki berdua. Itulah uniknya persahabatan ada banyak sandi-sandi rahasia dimana hanya kalian saja yang memahaminya.

Kalian pun sudah hapal betul apa yang tidak disukai masing-masing dari kalian. Bahkan tanpa perlu menanyakan padanya, seorang sahabat paham apa yang paling menjijikan untuk sahabatnya. Akan tetapi, ketika getaran-getaran berbeda sudah mulai dirasakan maka mungkin semua hal yang tadinya biasa akan terasa begitu mendebarkan.

Daripada berusaha sekuat tenaga untuk menjadi jiwa yang bukan diri anda. Lebih baik bertindaklah seperti biasanya. Meski terkadang sulit karena hati tak pernah bisa dibohongi. Namun berusahalah untuk tidak merubah sikapmu dengan terlalu dratis. Atau mungkin hal ini malah dengan mudah menghancurkan persahabatan yang kamu miliki dengannya.

Tentukan Pilihan

Hidup adalah tentang memilih karena tidak semua hal akan bisa bertahan dengan abadi dan bisa kamu miliki. Termasuk dengan perasaan yang kamu miliki untuk sahabat baik yang saat ini sedang kamu puja. Memilih memendam perasaan lebih kamu junjung tinggi sebab kamu ingin menjaga keutuhan pertemanan dan persahabatan yang sudah kamu bina selama ini dengan sahabat baikmu.

Akan tetapi, getaran ini tak kunjung menghilang bahkan semakin hari semakin mengembang dan berbunga sampai melayang-layang. Sulit pula memperlakukannya sama seperti dulu kamu memperlakukan sahabatmu dengan biasanya. Sebab bagimu ia adalah orang yang istimewa yang tengah kamu puja-puja.

Menghadapi hal semacam ini tentu saja dilemma yang besar akan bersarang dan terus menerus menghantui benakmu. Akan tetapi, bagaimanapun hidup adalah pilihan dan kamu harus buat keputusanmu saat ini. Memendam dan membiarkan segalanya menggantung begitu saja bisa mungkin membuat kamu risau dan galau. Jadi demikian, tentukan dengan baik seperti apa pilihanmu dan terima konsekuensinya dengan baik.

Kumpulkan Keberanian

Setelah kamu menentukan pilihan dan kamu memutuskan untuk mengungkapkan isi hatimu. Maka hal ini akan menjadi hal yang jauh lebih mendebarkan dari hanya mengungkapkan perasaan pada gadis yang kamu idamkan. Sebab mungkin menyatakan perasaan pada sahabat akan menjadi tantangan yang paling berat. Kita tidak bisa selalu memprediksi ia akan dengan mudah menerima perasaan kita dengan baik.

Bisa mungkin hal terburuk adalah kamu yang kehilangan kepercayaannya dan membuat persahabatanmu menjadi berantakan. Namun bukan tidak mungkin ia pun memiliki perasaan yang sama dan sedang bingung mencari cara bagaimana mengungkapkannya padamu.

Untuknya mengumpulkan keberanian sebelum kamu mengungkapkan apa yang kamu rasakan adalah hal penting yang perlu untuk kamu perhatikan dengan baik. Tentunya keputusan ini diambil setelah kamu menganalisa beberapa poin diatas dan dengan ini kamu paham bagaimanapun hasilnya kamu akan siap untuk menerimanya dengan lapang dada.

Terbuka

Jujurlah dengan diri sendiri dan orang lain, termasuk dengan perasaanmu pada sahabatmu yang selama ini kamu miliki. Bagaimanapun urusan hati akan sulit untuk dibohongi. Rasa cinta yang ada namun tidak diutarakan dipungkiri atau tidak akan menjadi luka dan semakin membuat kamu resah setiap harinya. Hanya saja, ketika kamu berusaha terbuka pada sahabatmu kamu perlu menekankan pada dirimu sendiri bahwa kamu tidak berharap terlalu berlebih.

Perasaan yang kamu utarakan pada sahabatmu semata kamu sampaikan hanya untuk meringankan sedikit ganjalan didalam lubuk hatimu atas perasaan spesial yang kamu miliki untuknya. Terlepas dari bagaimana perasaannya padamu kamu harus mampu menerimanya dengan baik dengan catatan hal ini tidak akan merusak persahabatan dan hubungan yang telah kalian bina selama ini.

Percayalah orang yang jujur adalah orang yang paling beruntung sebab ia bisa mengungkapkan isi hati dan uneg-unegnya yang selama ini ia tahu. Selain itu, bila memang kamu mencintainya kamu pun akan otomatis mau memperjuangkan dirinya. Jadi bagaimanapun jangan mau menyerah begitu saja. Apalagi bila rupanya sahabatmu sendiri sudah memberikan lampu hijau.

Berikan Perhatian yang Lebih

Disaat kamu memiliki 'perasaan lebih' pada sahabatmu maka kamu sendiri akan tentu secara otomatis memberikan ia perlakuan yang lebih spesial. Termasuk dengan perhatian lebih pada sahabatmu. Seperti halnya kamu jatuh cinta dengan seorang wanita atau seorang pria yang selama ini kamu idamkan maka segala hal tentangnya akan menjadi hal yang penting untukmu.

Tak ayal bila hal ini pun membuat kamu akan dengan rela melakukan hal apa saja untuknya. Bahkan kamu akan dengan sengaja menempatkan ia pada prioritas utama dalam daftar kehidupanmu. Nah, pada saat kamu sudah mencari tahu latar belakangan hubungan sahabatmu yang ternyata pernah menjadi hubungan dengan seorang sahabatnya sendiri dan rupanya ia pernah dikecewakan.

Maka mungkin secara otomatis hal ini akan menimbulkan trauma tersendiri untuknya. Tanpa sepengetahuan dirinya kamu harus mampu menunjukan bahwa kamu bisa menjadi orang yang dipercaya. Jaminan nyata dengan tindakan akan tentu lebih bisa diterima oleh sahabatmu. Sehingga tidak ada alasan baginya untuk menolak kamu.

Untuknya berikan perhatian lebih dan selalu tempatkan dirinya pada prioritas paling utama. Ketika ia memahami bahwa dirinya adalah orang yang penting untuk kamu maka mungkin perasaannya akan berubah dan mampu menerima kamu dengan baik.

Komunikasi dengan Teman Atau Orang Terdekatnya

Setelah kamu memberikan perhatian lebih hal penting selanjutnya yang bisa kamu lakukan adalah dengan melakukan pendekatan dengan teman atau orang terdekatnya. Hal ini akan penting agar kamu bisa mengutarakan maksudmu terlebih dahulu sebelum kamu mengungkapkan perasaanmu padanya.

Dengan begini kamu pun akan bisa mendapatkan support dari orang-orang terdekatnya. Hal ini bukan hanya akan membuat kamu lebih mudah mendekatinya, namun dukungan dari mereka pun akan membuat kamu menjadi sosok yang tepat dalam kehidupan asmaranya.

Untuk itu tidak ada salahnya mengkomunikasikan hal ini dengan keluarga atau teman sahabatmu sendiri. Kamu bisa memutuskan sendiri apakah hal ini bisa diketahui olehnya atau tanpa sepengetahuan dari sahabatmu. Dengan begini kamu pun tidak akan terlalu terbebani dengan perasaan yang kamu pendam seorang diri.

Pertimbangkan Masa Depan

Nah, apabila tahapan mengungkapkan sudah selesai selanjutnya kamu perlu merencanakan masa depan bersama dengannya. Bagaimanapun perencanaan ini akan menjadi hal penting sebab meski ia adalah sahabatmu namun kini statusnya sudah berbeda dan satu langkah lebih dekat dengan kehidupanmu.

Sama halnya seperti wanita lainnya ia akan butuh kejelasan dan kamu perlu untuk memberikan ia kejelasan yang satu ini. Hanya saja, bila rupanya jawaban yang diberikan oleh sahabatmu adalah tidak. Maka kamu harus bisa menerimanya dengan lapang dada. Selain itu, mungkin konsekuensi yang harus kamu hadapi adalah sahabatmu yang mulai menjauh karena merasa canggung dengan hubungan yang ia jalin bersama denganmu.

Kamu pun akan mungkin merasa kesepian karena satu sahabat tidak lagi sama seperti waktu dulu. Namun, hal ini akan menjadi kebanggaan tersendiri buatmu. Sebab bagaimanapun kamu sudah berani mengungkapkan perasaan yang belum tentu semua orang mampu melakukannya kepada sahabat sendiri.

Selain itu, percayalah hal ini hanyalah tentang waktu. Ketika waktu berlalu maka mungkin masalah yang kamu hadapi dengan sahabatmu akan segera usai. Meski hubungan kalian tidak terjamin akan kembali seperti semula. Namun setidaknya kamu bisa kembali menyapanya.

Move On

Rasa cinta yang menggebu-gebu pada sahabat sendiri yang sudah kamu kenal selama ini dan bahkan kamu pahami dengan baik bukan berarti menjadi jaminan bila ia pun memiliki perasaan yang sama denganmu. Hanya karena ia senang diajak jalan bareng dan melakukan banyak hal berdua. Namun baginya kamu tak lebih dari sekedar teman dan sahabat baik.

Jadi ketika kamu mengungkapkan perasaanmu padanya dan mendapati ia tidak merasakan getaran yang sama dengan dirimu. Maka hal ini tidak sebaiknya kamu jadikan sebagai sebuah insiden yang besar dan menyakiti dirimu dengan begitu dalam.

Bagaimanapun ketika kamu merasakan debaran asmara cinta pada sahabatmu tidak ada perjanjian bahwa ia harus merasakan hal yang sama padamu. Jadi demikian, tidak ada jaminan yang membuat hubungan ini akan dapat berjalan dengan mulus seperti yang kamu bayangkan.

Ketika ditolak bukan berarti duniamu sudah berakhir. Kamu mungkin kehilangan satu sahabat, namun sahabat yang baik tidak pernah meninggalkan dirimu apapun yang terjadi. Untuk itu, berusahalah untuk move on dan awali segala hal yang baru dalam kehidupanmu.

Itulah dia beberapa hal yang perlu dilakukan pada saat kamu menyadari bahwa kamu memiliki perasaan yang lebih untuk sahabat baikmu. Semoga tips diatas memberikan kamu pencerahan ketika dilanda perasaan gelisah dan galau.

Loading...

Loading...

Popular Tags (2)