Bocah 8 Tahun Ini Rela Lewatkan Sarapan Untuk Mengumpulkan Biaya Pengobatan Ayah yang Sakit

Meskipun Sang Istri Alami Gangguan Jiwa, Pria Ini Tetap Setia Menemani dan Mencintainya Peran orangtua dalam kehidupan anak seringkali diartikan sebagai sebuah kehadiran yang begittu berharga, tak sedikit anak yang masih kecil dan belum mengerti apa-apa menyadari dan memahami bahwa peran dan kehadiran orangtua mereka adalah hal yang paling berharga. Sehingga demikian, tak sedikit pula anak-anak yang masih kecil rela melakukan apa saja demi keselamatan dan kesehatan kedua orangtuanya. Ketika orangtua sakit, tidak sedikit anak-anak yang masih kecil harus berjuang dan berusaha menyelamatkan orangtuanya.

Di zaman yang sudah modern. Di saat anak-anak seusianya bahkan sudah menikmati masa kecil dengan bermain, bercanda dan menghabiskan masa kecil dengan meminta orangtua mereka untuk membelikan mainan yang serba canggih. Tidak yang dialami oleh seorang bocah asal Cina ini. Ia harus menanggalkan masa kecil yang bahagia dan berjuang demi kesembuhan sang ayah, bahkan dirinya rela melewatkan menyantap sarapan pagi dan menjalani aktivitas dengan perut kosong. Hal tersebut semata-mata dilakukannya karena jiwanya yang mulia ingin membantu biaya pengobatan sang ayah yang sakit. Sungguh sebuah kisah yang tragis, dimana lagi-lagi kesulitan keuangan dan keterbatasan ekonomi harus membuat anak-anak turun tangan dan berjuang keras dilapangan.

Rela Lewatkan Sarapan dan Kelaparan Demi Kumpulkan Biaya Untuk Pengobatan Ayah

Meskipun Sang Istri Alami Gangguan Jiwa, Pria Ini Tetap Setia Menemani dan Mencintainya

Adalah Song Biyang seorang bocah laki-laki berusia 8 tahun asal Jianli, Hubei, Cina yang rela berjuang dan menanggalkan perut demi berjuang dan berusaha mencari peruntungan untuk biaya pengobatan sang ayah yang sedang sakit. Dilansir dari shanghaiist.com, diketahui selama hampir 5 bulan ini, bocah berusia 8 tahun ini selalu melewatkan sarapan. Song tinggal bersama dengan sang nenek di Hubei, uang 2 yuan atau setara dengan 4 ribu rupiah yang selalu diberikan oleh sang nenek sebagai bekal uang jajan untuk sarapan paginya malah digunakannya untuk membeli tiket lotre.

Mendengar alasan sang cucu tidak pernah menyantap sarapan dan uangnya digunakan untuk membeli lotre tentu membuat sang nenek kesal dan kecewa. Diusianya yang masih begitu kecil, tidak seharusnya Song mengenal lotre dan rela mengorbankan perutnya demi hal yang tidak penting dilakukannya. Namun, betapa terkejutnya sang nenek ketika akhirnya ia mengetahui alasan sebenarnya mengapa sang cucu, Song, lebih memilih membelikan uang jajanya untuk tiket lotre dibandingkan dengan membeli sarapan untuk dirinya.

Mengorbankan Sarapan Demi Beli Tiket Lotre Untuk Pengobatan Sang Ayah

Meskipun Sang Istri Alami Gangguan Jiwa, Pria Ini Tetap Setia Menemani dan Mencintainya

Song mengaku membeli tiket lotre disebuah outlet di kampung halamannya. Ketika ditanya sang nenek mengapa uang jajannya dibelikan tiket lotre, Song mengaku ia berharap bisa memenangkan jackpot dari tiket tersebut untuk biaya pengobatan sang ayah.

Ayah Song memang sedang sakit dan karena kondisinya yang lemah, ia tidak dapat bekerja dan menafkahi Song. Ayah Song didiagnosa menderita gagal ginjal, untuk menyelamatkan nyawanya, perlu dilakukan operasi tranplantasi ginjal. Sementara biaya operasi transplatasi ginjal, ia memerlukan 300 ribu yuan atau jika dirupiahkan maka akan membutuhkan sekitar Rp. 600 juta.

Mendengar perjuangan anak yang sampai rela menanggalkan rasa laparnya, tentu menjadi pukulan berat untuk sang ayah dan membuat sang ayah merasa menjadi beban dalam keluarganya. Namun demikian, hal ini tak berarti sama untuk anaknya, Song hanya menginginkan jika sang ayah segera sembuh agar ia bisa kembali bermain dan bercanda bersama dengan Song seperti sediakala. Untuk itulah, ia rela melakukan hal apa saja demi kesembuhan sang ayah, sekalipun ia harus menanggalkan rasa laparnya.

Demi Menahan Lapar Song Hanya Minum Air Putih

Meskipun Sang Istri Alami Gangguan Jiwa, Pria Ini Tetap Setia Menemani dan Mencintainya

Diakui oleh bocah kecil ini, bahwa ia hanya minum air putih setiap pagi untuk membuat dirinya tetap kenyang. Sang nenek juga berujar cucunya selalu berangkat ke sekolah dengan perut yang kosong. Meskipun sang ayah sudah melarangnya bermain lotre, Song masih saja melakukannya, Ia selalu berharap jika nasib baik berpihak padanya sehingga jackpot bisa ia dapatkan dan ia bisa membiayai pengobatan ayahnya agar lekas sembuh dan kembali bisa bermain dan bekerja.

Akhirnya karena tak tega melihat kondisi sang anak yang harus selalu menahan rasa lapar, sang ayah memberikan tambahan uang jajan kepada Song menjadi 3 yuan, sehingga Song bisa tetap membeli tiket lotre dan sirinya bisa membeli sarapan.

Sungguh sebuah perjuangan yang luar biasa dari seorang anak untuk ayahnya. Sungguh mulia niatan Song untuk membantu sang ayah agar dapat kembali sehat seperti sediakala.

Kondisi yang mendesak terkadang menekan seseorang, bahkan sekalipun itu adalah anak kecil. Dalam kondisi seperti ini orangtua dan anak memang perlu bersatu serta bersinergi untuk saling menolong dan mendukung satu sama lain, tanpa melakukan pengorbanan sebagaimana apa yang dilakukan Song. Ia tak hanya kelaparan demi menyisihkan uang, namun juga terlalu kecil bagi usianya untuk mengenal permainan lotre.

Kita doakan saja semoga perjuangan Song bisa berbuah manis dan ia bisa mewujudkan mimpinya mendapatkan sejumlah uang yang ia butuhkan untuk kesembuhan sang ayah. Dan semoga kita bisa mengambil pelajaran berharga dari kisah kali ini, semoga kita bisa senantiasa mencintai orangtua kita selagi masih ada dan masih sehat. Serta seraya kita juga bisa lebih menghargai oranglain.

Loading...

Loading...