Ketika merasa sudah memiliki pasangan hidup yang cocok, tentunya jalan yang diambil oleh semua orang yaitu jalan yang sama yakni melangkah ke jenjang pernikahan. Ya, pernikahan merupakan sebuah momen sakral yang hanya terjadi sekali dalam seumur hidup. Ketika mengikat sebuah janji suci, pasangan yang melangsungkan pernikahan tersebut tentunya berkomitmen untuk bisa satia hingga akhir hayat. Berjanji untuk saling mencintai dan berjanji untuk saling melengkapi satu dan yang lainnya.

Setelah melangsungkan acara yang suci tersebut, tentunya kehidupan akan berubah secara total. Jika dahulu anda hanya memikirkan diri sendiri saja, namun setelah menikah anda juga dituntut untuk memikirkan pasangan hidup anda. Dan biasanya pada masa awal pernikahan hubungan percintaan akan damai dan tentram. Anda dan pasangan akan saling memuja dan memuji satu sama lain serta semuanya akan terasa indah, bahkan hal yang biasa pun akan menjadi luar biasa dan kesulitan yang menghampiri pun akan terasa lebih mudah untuk dihadapi.
Namun, kebahagiaan tersebut sifatnya hanya sementara saja. Pasalnya setelah lama mengarungi bahtera rumah tangga bersama pasangan, tentunya mau atau tidak mau permasalahan sedikit demi sedikit akan menghampiri. Bahkan karena masalah-masalah tersebut hubungan anda dan pasangan menjadi tidak harmonis lagi.

Baca Juga:

Banyak sekali hal yang menyebabkan masalah dalam rumah tangga muncul. Dan sadar atau tidak disadari ternyata beberapa masalah tersebut disebabkan oleh hal-hal spele. Hanya karena hal-hal spele tersebut saja maka pernikahan anda bisa hancur. Nah, untuk menjaga pernikahan agar tetap awet dan harmonis, maka anda perlu mengetahui hal-hal spele apa saja yang dimaksud agar anda bisa menghindarinya dan jika sudah biasa anda lakukan maka anda bisa memperbaikinya. Di bawah ini adalah hal-hal spele yang bisa menghancurkan pernikahan.

Cara Menjaga Pernikahan Agar Tetap Awet Dengan Mengindari 4 Hal Spele Ini

1. Mendominasi hubungan

Pada saat anda mendominasi hubungan dalam pernikahan, maka sudah bisa dipastikan bahwa pasangan anda akan merasa terintimidasi. Jika hal ini terjadi secara terus menerus, maka bisa menjadi duri dalam hubungan pernikahan anda. Sebisa mungkin janganlah pernah menyalahkan pasangan anda, dan jangan pula anda merasa bahwa diri andalah yang paling benar. Jika anda memiliki pekerjaan yang lebih baik dari pasangan anda atau memiliki kelebihan yang tidak dimiliki oleh pasangan anda, maka janganlah pernah anda melontarkan kalimat-kalimat yang membuat pasangan anda terintimidasi. Pasalnya jika hal seperti itu terjadi maka pasangan anda akan merasa tidak nyaman, bahkan jika sudah tidak tahan dengan sikap anda tersebut maka tidak heran jika ia memutuskan untuk menyudahi hubungan pernikahan yang sudah terjalin cukup lama bersama anda. Jika hal tersebut terjadi bukankah sangat disayangkan? Untuk itu, sebisa mungkin anda harus menghilangkan ego agar hubungan pernikahan anda tetap awet dan harmonis.

2. Kurang melibatkan pasangan

Salah satu alasan yang paling banyak menyebabkan pernikahan berujung pada perpisahan yaitu karena hal yang satu ini. Misalkan, seorang istri sekaligus sebagai wanita karier terkadang selalu mengambil keputusan sendiri tanpa pernah melibatkan atau membicarakannya terlebih dahulu bersama pasangan, karena merasa bahwa dirinya mampu untuk menghidupi diri sendiri. Jika memang maksud anda tidak melibatkan pasangan karena tidak ingin menyusahkan pasangan anda itu adalah hal wajar yang bisa dimengerti. Namun, meskipun begitu bukan berati anda bisa bertindak dengan seenaknya. Jika anda selalu tidak melibatkan pasangan dalam berbagai hal, maka pasangan anda akan merasa bahwa dirinya sudah tidak dibutuhkan lagi. Padahal dalam sebuah hubungan pasangan suami istri harus saling bisa melengkapi, membantu dan mendukung satu sama lain agar kehidupan lebih bahagia dan harmonis.

3. Terlalu banyak mengatur

Terkadang setelah menikah kita para wanita selalu dihantui untuk menjaga dan memberikan perhatian yang lebih kepada pasangan. Disadari atau tidak disadari hal ini dapat memicu kita untuk mengatur pasangan sesuai dengan yang kita mau. Memberikan perhatian dan nasehat kepada pasangan sangat boleh dilakukan, namun hal yang perlu anda ingat yaitu janganlah berlebihan. Jika hal tersebut tetap terjadi maka pasangan anda sendiri akan menjadi tertekan. Anda boleh saja membuat peraturan dalam pernikahan, namun perlu anda ingat pasangan anda juga memiliki kebebasan sendiri untuk mengutarakan pendapatnya. Oleh sebab itu, diskusikanlah peraturan dalam pernikahan dengan baik bersama pasangan anda. Ingatlah peraturan yang dibuat hanya sepihak hanya akan menjadi kendala dalam hubungan pernikahan anda.

4. Melupakan peristiwa penting

Melupakan momen atau peristiwa penting dalam pernikahan atau yang ada kaitannya dengan pasanga dapat berakibat buruk pada hubungan pernikahan. Peristiwa penting yang dimaksud misalkan ulang tahun pasangan atau ulang tahun pernikahan. Mungkin hal ini terlihat sederhana, namun justru kesederhanaan itulah yang bisa membangkitkan dan memberikan kenangan indah dalam sebuah hubungan pernikahan. Ketika anda melupakan hal kecil ini, maka pasangan anda akan menganggap bahwa dirinya sudah tidak spesial lagi untuk anda, dan pikiran-pikiran negatif akan muncul dikepalanya. Dengan begitu maka pasangan anda akan selalu mencurigai atau menuduh anda, yang hingga akhirnya kenyamanan anda dengannya akan terganggu. Sehingga besar kemungkinan jika hubungan pernikahan anda dengannya tidak akan bahagia kembali, bahkan akan berakhir dengan sia-sia.

5. Tidak peduli akan semua keluhannya

Pasangan anda seharian selalu menghabiskan waktu di luar rumah untuk bekerja. Karena padatnya aktivitas yang dilakoni maka tidak heran jika kelelahan akan menghampirinya, ditambah lagi hal-hal buruk yang kapan saja akan menimpanya. Dan tentunya keadaan itu akan membuat suasana hati pasangan anda menjadi buruk. Dalam keadaan seperti ini tentunya pasangan anda membutuhkan seseorang untuk berbagi. Tentunya karena anda adalah istrinya, maka tidak heran jika pasangan anda selalu mengeluh dan bercerita banyak hal kepada anda. Namun, disadari atau tidak disadari keluhan pasangan anda tersebut hanya anda anggap sebagai angin yang akan berlalu saja, sehingga anda tidak pernah menghiraukannya sama sekali dan bersikap cuek serta acuh kepadanya.

Perlu anda ingat, sikap anda seperti itu meskipun reaksi tidak ditunjukan langsung oleh pasangan, tetapi jauh di dalam hatinya pasangan anda kecewa. Ia merasa bahwa dirinya telah memilih wanita yang tidak tepat, karena wanita yang selama ini dicintainya tidak bisa memahami dan mengerti dirinya sama sekali. Maka tidak heran jika hal seperti ini terus menerus dilakukan pasangan anda akan merasa tidak nyaman lagi hidup bersama anda. Sangat besar kemungkinan juga jika pasangan anda mencari wanita lain yang justru bisa membuat dirinya nyaman. Nah, oleh sebab itu jika hal seperti itu tidak ingin terjadi, maka sekecil apapun keluhannya anda harus bisa menanggapinya dengan baik. Bantulah pasangan anda untuk menemukan solusinya, karena pasangan yang sempurna adalah mereka yang bisa saling melengkapi dan mengisi kekosongan satu sama lain.

Itulah hal-hal kecil yang bisa merusak hubungan pernikahan. Jika ingin pernikahan anda tetap bahagia dan awet maka hindari hal-hal di atas dan benahilah semuanya.

Loading...

Loading...