Cara Menyikat Gigi yang Salah Ini Harus Dihindari - Menyikat gigi merupakan kegiatan penting yang harus kita lakukan setiap hari guna menjaga kesehatan dan kebersihan gigi. Umumnya cara menyikat gigi sangat mudah, namun masih ada saja yang salah saat menyikat gigi. Efeknya manfaat dari menyikat gigi tidak didapatkan dengan optimal.

Baca juga : 

Baca Juga:

Cara-Menyikat-Gigi-yang-Salah.jpg

Cara Menyikat Gigi yang Salah Ini Harus Dihindari

Sangat penting mengetahui kesalahan menyikat gigi, sehingga anda bisa menghindarinya. Nah, berikut beberapa cara menyikat gigi yang salah.

Terlalu Sebentar Menyikat Gigi

Kesalahan pertama yang sering dilakukan saat menyikat gigi yaitu menyikat gigi yang terlalu sebentar. Padahal waktu yang direkomendasikan untuk menyikat gigi yaitu selama dua menit. Satu menit digunakan untuk membersihkan atau menyikat bagian gigi rahang atas, kemudian untuk satu menit lainnya digunakan untuk membersihkan gigi rahang bagian bawah.

Berdasarkan The Journal of Dental Hygiene, menyikat gigi dengan waktu yang direkomendasikan tersebut akan membantu membersihkan plak gigi, 26% lebih banyak dibandingkan anda menyikat gigi selama 45 detik. 

Nah, agar anda membersihkan gigi dengan tepat selama 2 menit, anda bisa mencoba menggunakan sikat gigi elektrik ataupun bisa dengan memasang timer pada ponsel, atau bisa memasang jam dinding di kamar mandi.

Terlalu Keras Menggosok Gigi

Menyikat gigit dengan keras memang akan membuat gigi terasa lebih bersih. Namun, kebiasaan ini sebaiknya dihindari karena akan dapat membahayakan gigi anda.

Kegiatan menyikat gigi terlalu keras akan dapat menekan perlekatan gusi ke gigi yang akan dapat menyebabkan gusi turun. Efeknya akar gigi sebagian bisa terbuka. Dimana area yang terbuka tersebut dapat menjadi lebih sensitif terhadap dingin dan panas.

Tidak hanya itu, menyikat gigi dengan cara yang salah juga akan dapat menyebabkan sebagian akar gigi terbuka menjadi mudah terkikis terhadap gesekan sikat gigi. Dimana kondisi ini akan rentan menyebabkan gigi berlubang.

Menggunakan Sikat Gigi yang Tidak Tepat

Pemilihan sikat gigi harus diperhatikan. Ada banyak jenis atau model sikat gigi yang bisa kita temukan di pasaran. Anda harus cermat dalam memilih sikat gigi. Nah, adapun beberapa hal yang harus diperhatikan seperti berikut ini.

Jika ketika sikat gigi gusi anda berdarah, bisa saja hal ini disebabkan karena anda menggunakan sikat gigi dengan bulu yang terlalu keras.

Apabila gusi anda normal dengan warna merah muda, tidak mudah berdarah, serta tidak mengalami penurunan gusi, maka anda bisa bebas dalam memilih sikat gigi.

Apabila beberapa gigi mengalami penurunan gusi atau gigi sensitif, maka anda sebaiknya memilih sikat gigi dengan bulu sikat yang lembut.

Sikat Gigi Lama Tidak Diganti

Kesalahan menyikat gigi lainnya yaitu, sikat gigi lama tidak diganti. Bulu sikat gigi yang sudah lama biasanya akan mekar, serta melengkung dan bulunya tidak tegak lagi. Jika anda menggunakan sikat gigi ini terus menerus, maka kegiatan menyikat gigi akan menjadi tidak efektif dalam membersihkan plak gigi ataupun sisa-sisa makanan yang menempel pada gigi anda. Justru hal ini akan dapat menyebabkan rusaknya area gusi yang berbatasan dengan gigi. Gusi anda akan teriritasi atau lecet yang disebabkan karena goresan bulu sikat. Maka dari itu, sangat penting untuk mengganti sikat gigi dengan rutin tiap tiga bulan sekali agar anda mendapatkan manfaat yang maksimal saat menyikat gigi.

Tidak Melakukan Flossing

Untuk menjaga kesehatan dan kebersihan gigi, sikat gigi saja tidak cukup. Anda perlu melakukan flossing atau teknik membersihkan gigi dengan menggunakan benang. Teknik ini dilakukan supaya sisa makanan dan plak yang terdapat pada sela-sela gigi, yang tidak bisa terjangkau oleh sikat gigi dapat terangkat dengan sepenuhnya. Nah, tidak flossing atau flossing dengan cara yang tidak tepat merupakan kesalahan menyikat gigi yang harus dihindari.

Dengan melakukan flossing maka akan dapat membersihkan plak antara sela-sela gigi sampai 80 persen. Akan tetapi, jika kegiatan ini dilakukan dengan salah, maka akan dapat menyebabkan sisa makanan terdorong dalam saku gusi, justru bisa masuk lebih dalam lagi. Dimana hal ini akan dapat menyebabkan karies akar gigi.

Teknik Menyikat Gigi yang Salah

Menyikat gigi dengan cara menggosok gigi bolak balik seperti menyetrika bukanlah cara yang tepat untuk membersihkan gigi dengan optimal. Anda harus membersihkan gigi pada setiap daerah gigi dengan tuntas, serta berikan perhatian ekstra pada gusi anda, gigi bagian dalam, gigi bagian belakang yang biasanya sulit untuk dijangkau.

Berkumur Terlalu Sering

Setelah anda selesai menyikat gigi, kelebihan busa ludahkan namun jangan langsung berkumur. Jika anda berkumur setelah menyikat gigi maka akan dapat membilas konsentrasi fluoride dari busa pasta gigi, sehingga dapat mengurangi efek pasta gigi. Fluoride penting untuk remineralisasi lapisan email, serta membantu mengurangi tingkat keasaman rongga mulut.

Anda bisa mendiamkannya selama beberapa saat sebelum membilas gigi dengan menggunakan air. Menurut beberapa pakar menyarankan untuk berkumur dengan menggunakan air hangat, terlebih lagi jika anda lebih rentan terhadap sensitivitas gigi dari air dingin.

Tidak Menyikat Gigi Sebelum Tidur

Kesalahan menyikat gigi lainnya yaitu tidak sikat gigi sebelum tidur, apalagi jika anda sudah ngemil. Kebiasaan ini akan dapat menyebabkan kerusakan gigi sebab sisa makanan akan menempel pada gigi anda selama semalaman.

Ketika tidur, produksi air ludah juga berkurang sehingga mulut akan menjadi lebih kering. Air ludah itu sendiri berfungsi untuk self cleansing gigi, membersihkan area sekeliling leher gigi dimana merupakan tempat menumpuknya makanan.

Apabila kebiasaan ini anda lakukan setiap hari, maka permukaan gigi yang terkena asam dari bakteri lama kelamaan dapat terkikis sehingga efeknya akan menyebabkan karies gigi.

Terlalu Sering Menyikat Gigi

Jika setelah makan anda langsung menyikat gigi, maka sebaiknya kebiasaan ini harus anda hindari. Sebab sikat gigi yang terlalu sering, apalagi jika anda menyikat gigi dengan tekanan keras dapat merusak perlekatan gusi. Terlebih lagi jika anda mengonsumsi makanan ataupun minuman yang sifatnya asam seperti soda, jus, alkohol, jeruk, air lemon dan lain sebagainya.

Sebaiknya sebelum menyikat gigi anda menunggu satu jam. Asam pada makanan akan dapat melunakan lapisan email gigi. Apabila lapisan email lunak disikat, maka akan larut mineralnya dan dari permukaan gigi akan hilang. Hal ini dapat menyebabkan demineralisasi. Apabila terus menerus terjadi akan menyebabkan karies gigi, serta dapat memicu masalah gigi berlubang.

Terlalu Fokus Pada Bagian Luar Gigi

Cara sikat gigi yang salah juga terjadi ketika anda terlalu fokus membersihkan gigi bagian luar saja. Namun, yang paling penting untuk dibersihkan yaitu sisi bagian dalam. Ketika kita mengunyah makanan gigi paling dalam yang banyak kontak dengan makanan. Oleh karena itu, penting memperhatikan kebersihan gigi bagian dalam, harus disikat lebih dulu dan tidak boleh dilewatkan.

Menjaga kesehatan gigi sangat penting untuk dilakukan, salah satu caranya dengan memperhatikan kebiasaan menyikat gigi. Anda harus memperbaiki cara menyikat gigi agar bisa mendapatkan manfaat menyikat gigi dengan optimal.  

Loading...

Loading...