Cara Tepat Mengatasi Kesedihan Setelah Perpisahan Dengan Pasangan

Pernikahan merupakan hubungan yang harus dijalani dengan serius dan penuh keyakinan.

Hal ini disebabkan karena pernikahan hanya sekali dalam seumur hidup, sehingga dengan begitu dibutuhkan komitmen di antara pasangan yang menikah.
Kehidupan pernikahan tentunya akan terasa sangat indah ketika di awal. Bahkan pada saat itu, semua pasangan akan merasa bahwa dunia ini hanyalah milik berdua. Rasa cinta dari masing-masing akan terlihat begitu nyata, kemesraan tidak dapat mereka hindari lagi.

Namun, setelah beberapa lama menjalankan hubungan pernikahan, maka setiap pasangan tentunya akan mengalami pasang surut dalam rumah tangganya. Jika sebelumnya kehidupan mereka bahagia dan adem ayem saja, maka suatu saat masalah dan persoalan akan datang menghampiri sehingga pertengkaran atau perdebatan pun tidak bisa dielakan lagi.

Masalah dan pertengkaran yang ada dalam rumah tangga sebenarnya bukanlah hal aneh, karena semua orang juga tentunya pernah merasakan hal itu semua. Namun, untuk mengatasinya itu kembali lagi pada masing-masing pasangan yang menjalankannya. Jika masalah dan persoalan tersebut bisa dihadapi secara bersama-sama dengan baik, maka rumah tangga yang selama ini dijalankan dengan bahagia dan harmonis pun akan kembali seperti semula. Namun, jika tidak bisa diselesaikan maka perpisahan atau perceraian akan menunggu di depan mata. Terkadang memang ada hubungan terlanjur rusak dan tidak bisa diperbaiki lagi. Jika hal ini memang benar benar sudah terjadi pada anda, maka yang bisa anda lakukan saat ini yaitu tetap harus melanjutkan hidup. Meskipun mungkin rasanya akan cukup sulit, tetapi anda bisa melakukan itu semua.

Nah, di bawah ini beberapa tips yang bisa anda lakukan untuk mengatasi kesedihan setelah perpisahan dengan pasangan anda.

Cara mengatasi perpisahan dengan pasangan

Cara Tepat Mengatasi Kesedihan Setelah Perpisahan Dengan Pasangan

1. Berusaha untuk memahami sebabnya

Bila anda mengetahui dengan jelas penyebab berakhirnya hubungan anda dengan pasangan, maka itu artinya tidak ada lagi masalah yang disimpan di dalam hati dan tidak dikemukakan sebelum berpisah, dengan seperti ini maka anda akan lebih mudah untuk mengatasi perceraian yang terjadi. Jika ada hal yang masih mengganjal di dalam hati dan anda tidak tahu apa penyebab sebenarnya, maka anda akan merasa susah untuk melangkah lebih maju lagi. Hal ini akan menjadi pelajaran yang cukup penting untuk anda sendiri dan mantan suami anda. Jika nantinya anda akan memulai kembali hubungan baru di masa yang akan datang, maka kesalahan lama tidak akan terulang lagi.

2. Pergi dan temui teman-teman anda

Ketika kehilangan orang-orang yang dicintai tentunya rasa sedih akan menghamipir. Namun, anda jangan terus meratapi nasib ini. Janganlah mengurung diri setelah terjadinya perpisahan. Ketika itu memang anda membutuhkan waktu sendiri. Namun, anda juga harus ingat bahwa masih banyak sekali kerabat dan teman-teman yang menyayangi anda. Daripada mengurung diri, maka alangkah lebih baiknya jika anda pergi menemui mereka semua. Luapkanlah perasaan sedih yang anda rasakan kepada mereka, namun hal yang perlu anda ingat yaitu jangan sampai anda membuat teman-teman anda bosan karena masalah yang anda hadapi ini.

3. Bersikap praktis

Setelah perpisahan terjadi, maka anda jangan pernah mencampurk adukan trauma emosional yang pernah anda alami dengan hal-hal praktis lainnya. Karena jika anda melakukannya, maka pengaruh lainnya akan menyebar atau merembet kemana-mana tanpa pernah bisa dikendalikan. Seperti misalkan, anda tidak bisa mengendalikan perasaan di tempat kerja atau ketika anda berhadapan dengan anak-anak.

4. Berusaha untuk tetap berkomunikasi dengan baik

Setelah bercerai tentunya anda akan merasakan kesal dalam diri anda. Bahkan mungkin karena kekesalan tersebut anda enggan untuk berkomunikasi lagi dengan mantan suami. Ingatlah, pernikahan adalah sesuatu yang melibatkan banyak pihak, terlebih lagi jika anda sudah memiliki anak. Dan biasanya akan ada masalah yang harus anda berdua selesaikan. Akan jauh lebih mudah lagi, jika anda bisa menjaga komunikasi dengan mantan suami anda.
Namun, hal yang perlu anda ingat yaitu, anda harus berkomunikasi dengan profesional. Anda harus merelakan orang yang dulu anda cintai tersebut pergi. Sama halnya dengan anda, mantan suami anda juga perlu menjalankan hidup sendiri.

5. Terima dengan lapang dada dan terus melangkah

Mungkin dalam hidup ini terkadang kita harus bisa merelakan kenyataan yang tidak bisa dielakan lagi. Semakin cepat anda menerima akhir dari suatu hubungan, maka semakin cepat pula anda melepaskan diri dari persoalan tersebut.

6. Jangan menyalahkan diri sendiri

Rasa kesal dan menyesal mungkin akan anda rasakan setelah terjadinya perpisahan ini. Bahkan mungkin anda memiliki anggapan bahwa penyebab dari perpisahan ini adalah anda. Oleh sebab itu, tanpa disadari anda terus menerus menyalahkan diri sendiri. Hal yang sudah terjadi biarlah berlalu, kini saatnya anda menata hidup yang baru. Anda tidak akan masuk lagi dalam cerita yang sudah berakhir. Akan lebih baiknya jika anda fokus untuk memikirkan masa depan, dibandingkan dengan terus menerus menyelesaikan masa lalu.

7. Jangan membuat perubahan

Ketika anda dan pasangan sudah berpisah, maka setelah itu anda memiliki banyak waktu luang di akhir pekan. Ketika akhir pekan itu, anda jangan terus mengurung diri dengan menyesali semua yang sudah terjadi. Tetaplah berusaha untuk berpikir jernih agar segalanya tetap bisa terarah.

8. Istirahat

Terkadang setelah perpisahan, anda harus beristirahat sejanak dari aktivitas atau bepergian ke tempat-tempat tertentu untuk kembali mengingat dan merenungkan kembali mengapa kalian bisa berakhir. Dengan seperti ini, maka anda akan menemukan banyak sekali pelajaran yang bisa diambil untuk melangkah selanjutnya.

9. Ingatlah bahwa anda tidak sendirian

Untuk mengisi kekosongan, maka anda bisa membaca kisah-kisah perpisahan atau perceraian. Bacalah kisah orang lain atau bagaimana cara mereka yang bisa bangkit setelah terjadinya perceraian yang memang pada kenyataanya tidak direlakan. Dengan seperti ini, maka anda akan merasa bahwa bukan hanya andalah yang merasakan kepahitan dalam hubungan ini, karena pada kenyataannya banyak sekali orag-orang di luar sana yang memiliki nasib sama seperti anda. Setelah membaca kisah-kisah dari mereka, diharapkan anda bisa terinspirasi atau termotivasi untuk kembali menata hidup anda agar lebih baik dari sebelumnya.

10. Percayalah pada waktu

Ketika anda berduka atas perpisahan ini, maka akan banyak orang yang mengatakan "kamu harus tetap sabar dan kuat", namun sebenarnya kata-kata tersebut hanya akan menambah beban kesedihan yang anda rasakan. Seolah-olah ada kewajiban untuk anda agar bersikap tegar, sementara anda sendiri tetap ingin tenggelam dan menghilang.

Di tengah-tenga kesedihan yang anda rasakan tersebut, sebenarnya anda sedang diuji oleh waktu. Ketika anda sedang terpuruk, maka waktu akan menjadi sahabat anda. Apabila anda mengizinkannya dan percaya pada waktu, maka anda akan perlahan-lahan mampu untuk mengikhlaskan semua yang terjadi. Dan pada akhirnya anda akan bisa belajar menjadi pribadi yang lebih dewasa lagi.
Itulah cara mengatasi perpisahan yang terjadi dengan pasangan. Semoga bermanfaat.

Loading...

Loading...