Mencintai dan dicintai adalah dua hal paling indah yang pernah ada. Oleh sebab itu ketika dua insan mengalami kedua hal tersebut maka mereka akan cenderung untuk memberikan semua yang terbaik bagi pasangannya dan berusaha untuk melindungi pasangannya masing-masing.

Dalam menjalin hubungan asmara, baik itu masih dalam tahap pacaran atau masih dalam tahap PDKT bahkan bagi pasangan yang sudah menikah, saling berbagi pengertian adalah hal utama yang harus dilakukan. Namun terkadang untuk mewujudkannya banyak sekali hambatan, dimana salah satu hal yang menghambat yaitu karena sikap pasangan yang posesif. Meskipun maksud menunjukan sikap seperti ini baik, tetapi baik wanita ataupun pria tidak akan bahagia jika memiliki pasangan dengan sikap seperti ini.

Baca Juga:

Pada umumnya seorang pria akan cenderung posesif kepada pasangannya. Namun selama konteksnya masih dalam batas kewajaran tentunya hal tersebut tidak akan menjadi masalah. Tetapi jika berlebihan pastinya keadaan tersebut akan membuat dilema setiap wanita, karena sebesar apapun cinta yang dimiliki kepada pasanganya jika mereka tidak bisa merasakan kebahagiaan tentu saja akan memicu prahara dalam hubungan.

Perlu anda ketahui, hubungan yang sehat itu selalu ditandai oleh sikap-sikap yang terpuji seperti menghormati kebebasan pasangan. Nah lantas bagaimana dengan pasangan anda saat ini? Apakah pasangan anda selalu memaksakan kehendaknya sendiri atau justru sebaliknya, atau apakah dia selalu menunjukan sikap dewasa dalam menjalin hubungan bersama anda? Anda perlu tahu ciri-ciri pasangan yang memiliki sikap posesif seperti di bawah ini.

Ciri-Ciri Pasangan Posesif

1. Selalu ingin tahu keberadaan anda

Ciri yang paling dominan pada pasangan yang posesif yaitu dia selalu ingin mengetahui dimanapun keberadaan anda dalam setiap waktu, hal tersebut dia lakukan karena dia ingin mengontrol hidup anda. Jika pada saat itu rasa penasarannya tidak bisa diselesaikan dengan menelpon anda, maka dengan segera dia akan mengintrogasi anda secara langsung untuk mendapatkan jawaban yang jelas dari anda.

2. Mengatur dalam segala hal

Pada umumnya seorang wanita membutuhkan ruang agar bisa melakukan banyak hal, termasuk dalam urusan berbusana. Namun justru seorang pria posesif selalu berusaha untuk mengatur urusan pakaian pasangannya sendiri. Dan jika pasangan anda seperti itu maka sudah bisa dipastikan bahwa pasangan anda tersebut adalah salah satu pria posesif.

3. Membatasi ruang gerak anda

Pria posesif cendrung tidak akan suka jika pasangannya menghabiskan banyak waktu bersama orang lain termasuk keluarga anda. Jika pasangan anda tidak suka kedekatan anda dengan keluarga anda sendiri, maka anda harus menyadari bahwa pasangan anda tersebut adalah pria yang memiliki sikap posesif.

4. Menganggap anda sebagai orang terdekat satu-satunya

Bagi dirinya, anda adalah orang satu-satunya yang sangat penting. Dan dia pun ingin anda memperlakukannya sama seperti itu. Semua hal yang ingin dia lakukan harus dilakuan oleh berdua. Jika anda merencanakan untuk jalan-jalan bersama teman-teman anda atau hanya sekedar memanjakan diri, maka dia akan menganggap bahwa anda mengabaikannya. Pasangan anda akan marah dan mungkin akan membuat anda serba salah.

5. Menghubungi berkali-kali

Pasangan anda akan menghubungi anda berkali-kali dalam seharinya, dan itu dilakukan hanya untuk memastikan apakah anda baik-baik saja atau justru seballiknya. Bahkan ketika menghubungi anda ia tida akan mengenal waktu, dimana meskipun sudah larut malam ia berusaha untuk menghubungi anda.

Itulah beberapa ciri pasangan posesif. Lantas bagaimana cara mengatasi pasangan posesif? Di bawah ini adalah cara yang bisa anda lakukan.

Cara Terbaik Menghadapi Pacar yang Posesif

1. Yakinkan perasaannya

Sikap posesif biasanya muncul karena dipicu oleh rasa ketidaknyamanan dan perasaan tersebut bisa dipicu oleh berbagai macam hal. Kemungkinannya bisa saja bahwa pasangan anda tersebut terlalu sayang kepada anda dan dia takut kehilangan anda, atau bisa jadi pasangan anda tersebut trauma karena dulu dirinya pernah dikhianati.

Di sinilah anda harus bisa berbicara serius dengan pasangan anda dan yakinlah dirinya bahwa anda benar-benar mencintainya. Yakinkan pasangan anda tersebut bahwa anda selalu berusaha untuk memberikan semua yang terbaik untuk dirinya dan tidak ada niat sedikitpun untuk melukai hatinya.

2. Kenalkan dia kepada teman-teman anda

Jika pasangan adalah seorang pria posesif tentunya rasa curiga akan selalu muncul dalam benak pikirannya. Oleh sebab itu jika anda tidak ingin terus menerus untuk dicuragai maka sebaiknya anda kenalkan pasangan anda tersebut kepada semua teman anda, entah itu teman kantor atau teman main. Ketika pasangan anda sudah mengenal teman-teman anda maka dia akan merasa lebih nyaman dan aman.

3. Berdiri sendiri dan minta ruang gerak bebas

Jangan karena anda sayang kepada pasangan anda, malas berselisih atau takut maka anda jadi penurut kepadanya. Memberikan pasword Facebook, pin ATM, Email dan anda membiarkan dia mengecek handphone anda. Ingatlah pasangan anda tersebut hanyalah pacar anda dan bukan suami anda, bahkan dia belum tentu menjadi suami anda. Untuk itu janganlah anda terpaku kepadanya, berdirilah sendiri dan mintalah ruang gerak bebas kepadanya. Berusahalah untuk menjadi diri sendiri karena menjadi diri sendiri dan memiliki waktu untuk diri sendiri adalah tanda bahwa anda menjalankan hubungan yang sehat.

4. Habiskan waktu berkualitas dengannya

Cara lain yang bisa dilakukan untuk membuat pasangan anda lebih rileks yaitu dengan menghabiskan waktu bersama. Anda bisa merencanakan liburan atau sekedar melakukan kegiatan yang sederhana seperti memasak bersama, olahraga bersama dan kegiatan-kegiatan lainnya yang memang menurut anda berdua menyenangkan. Atau anda juga bisa mengunjungi tempat yang belum pernah anda dan pasangan kunjungi untuk menyegarkan kembali hubungan anda. Menghabiskan waktu berkualitas bersama-sama merupakan salah satu cara untu memupuk rasa percaya pada anda sehingga pasangan anda tersebut tidak akan merasa tidak aman lagi.

5. Menghubunginya setiap anda hendak pergi

Pria yang posesif berarti dia adalah seorang pria yang cemburuan dan selalu curiga. Oleh sebab itu, untuk menghindari kecurigaan dia kepada anda maka anda harus berusaha untuk bisa meyakinkannya dan membuatnya percaya. Misalkan dengan cara mengabarinya atau memberitahu dirinya ketika anda hendak pergi kemanapun. Dengan begitu maka pasangan anda akan merasa tenang dan dia akan menganggap bahawa anda menghargainya sehingga dengan begitu lambat laun dia akan percaya kepada anda sepenuhnya.

6. Jujur dan terbuka

Jujur, salig terbuka serta tidak ada rahasia yang disimpan antara anda dan pasangan termasuk cara tepat untuk menghadapi pasangan yang posesif. Jujurlah akan segala hal meskipun kejujuran anda tersebut akan membuat hatinya sakit. Namun meskipun begitu keterbukaan dan kejujuran anda kepada pasangan akan meminimalkan segala bentuk kemungkinan yang bisa merusak hubungan anda berdua.

Cinta itu menuntut semua pelakunya untuk berkorban. Namun dalam hal ini bukan berarti anda harus mengorbankan kepentingan anda dengan selalu menurut kemauan pasangan anda. Oleh sebab itu agar kebebasan bisa anda dapatkan maka cara di atas bisa membantu anda untuk menghadapi pasangan posesif. Semoga bermanfaat.

Loading...

Loading...