Demi Bisa Donorkan Hati Untuk Sang Putri, Ayah Hebat Ini Rela Pangkas Habis Bobot Tubuhnya

Demi Bisa Donorkan Hati Untuk Sang Putri, Ayah Hebat Ini Rela Pangkas Habis Bobot Tubuhnya Cinta kasih dari orangtua kepada anaknya memang sepanjang masa dan tidak ada duanya. Jika sebagian dari kita selalu mengatakan bahwa kasih ibu sepanjang masa, nampaknya kalimat ini sedikit mendiskriminasi kaum ayah ya? Padahal sebenarnya, cinta seorang ayah bisa sama besarnya dengan cinta dari seorang ibu. Hanya saja, jika ibu selalu mengungkapkan kasih sayangnya lewat sebuah pelukan dan ciuman, cara yang berbeda justru dilakukan seorang ayah dengan menafkahi dan menjadi kepala keluarga yang bertanggung jawa sebagai wujud dari kasih sayang tulus seorang ayah.

Nah, seperti kisah ayah hebat kali ini. Demi kesembuhan sang putri agar bisa kembali pulih sebagaimana seperti sediakala dan agar bisa berkumpul kembali bersama dengan keluarga bahagianya, sang ayah rela melakukan hal apa saja demi bisa mendonorkan hatinya untuk sang anak. Usaha yang dilakukan sang ayah untuk bisa mendonorkan hatinya untuk sang buah hati terbilang begitu penuh perjuangan, sebab dirinya tak bisa dengan mudah memberikan hatinya begitu saja kepada sang putri. Seperti apa perjuangan sang ayah? Kita simak kisahnya.

Donor Hati Dari Sang Ibu Gagal

Adalah Dony Ho ayah hebat yang berjuang demi kesembuhan putrinya, Charmaine. Sejak sang putri berusia 3 tahun, dokter memvonis Charmaine mengalami masalah gagal hati, yang membuat hati Charmaine tak dapat berfungsi dengan maksimal sebagaimana mestinya. Kulit gadis kecil ini mulai berubah warna menjadi berwarna kuning pada tahun 2012, Charmaine juga harus tidur selama 22 jam setiap harinya dan hanya terjaga ketika ia akan diberi makan dan pergi ke toilet.

Pada saat itu, kondisi Charmaine terus memburuk, dokter menyatakan satu-satunya jalan yang bisa dilakukan untuk membuat kondisi Charmaine menjadi lebih baik adalah dengan melakukan tranplantasi hati. Mendengar hal tersebut, akhirnya ibu Charmaine lah yang pertama kali memutuskan untuk mendonorkan hatinya kepada sang putri kecilnya untuk menyelamatkan hidupnya, Chairmaine pun akhirnya mendapatkan donor hati dari sang ibu. Namun, sesudah dilakukan medical checkup selama 2 tahun dari semenjak dilakukan operasi tranplantasi, tubuh Charmaine menunjukan penolakan pada tranplantasi hati yang diberikan ibunya.

Tim dokter akhirnya mengupayakan cara lain, yakni meminta sang ayah, Dony Ho untuk mendonorkan hatinya. Dokter mengungkapkan seringkali upaya tranplantasi organ tubuh yang memiliki tingkat keberhasilan tinggi apabila dilakukan oleh saudara kandung, mendengar pernyataan dokter yang demikian, maka harapan hidup terkahir Charmaine berada ditangan ayahnya.

Berat Tubuh yang Menjadi Hambatan Untuk Mendonorkan Hati

Hanya saja, yang menjadi masalah,berat tubuh yang ayah pada saat itu beratnya mencapai 92 kilogram. Dokter tidak dapat mengambil sebagian hati Dony Ho dengan alasan kelebihan berat badan akan membaut kondisi hati tertutupi lemak dan tidak sehat jika diberikan kepada putrinya. Namun nyatanya, hal ini tidak mengurungkan niat Dony untuk menyelamatkan nyawa putrinya, mau tidak mau, ia harus berjuang sekuat tenaga demi menurunkan berat badannya dalam waktu yang sesingkat-singkatnya, sebab nyawa sang putri tdak lagi dapat bertahan lama.

Mengubah Pola Makan dan Gaya Hidup 180 Derajat

Seperti dilansir dari stomp, Dony mulai melakukan perubahan pada pola makan dan gaya hidupnya. "saya memangkas karbohidrat dan memperbanyak konsumsi buah, sayu dan daging putih," ungkapnya. Selain menjalankan diet dengan mengubah pola makan, Dony juga menjalankan olahraga dengan rutin pergi ke gym.

Akhirnya, perjuangan keras Dony dalam menahan nafsu makan dan tergoda dengan gaya hidup yang dulunya, menghasilkan buah manis. Hanya dalam 2 bulan, berat tubuhnya turun hingga 16 kg dan sudah sehat untuk melakukan operasi pengambilan hati untuk didonorkan kepada sang putri. Operasinya akhirnya selesai dilakukan pada dua bulan lalu, kondisi Dony pun kini baik-baik saja, begitupun dengan kondisi putrinnya, kini kondisi Charmaine telah lebih baik dibandingkan sebelumnya.

"Ketika Charmaine mendapatkan tranplantasi kedua, ia seperti terbangun dari tidur panjangnya. Ia nampak begitu sehat dan baik. Ini smeua membuat perjuangan saya tidak sia-sia," ungkap Dony Ho.

Meskipun telah selesai melakukan tranplantasi, namun hingga kini Dony, masih terus menjalani hidup sehat dan menjaga pola makannya. Bagaimanapun, Dony Ho kini makin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan keluarganya. Jika dirinya sehat, maka ia bisa mellihat putri kecilnya tumbuh dewasa.

Bahkan ia mengungkapkan bahwa Charmaine lah yang telah menyelamatkan kesehatan sang ayah, semenjak dirinya melakukan diet ketat dan menjaga pola makan serta gaya hidup agar selalu sehat. Sang ayah, akhirnya menyadari bahwa selama ini dirinya telah menjalani gaya hidup yang salah. Namun, kini akhirnya ia bisa merubah gaya hidupnya menjadi lebih baik dan lebih sehat.

Nah, semoga kisah kali ini bisa menginspirasikita untuk senantiasa menjaga dan merawat kesehatan kita. Dengan tubuh yang sehat, maka kita bisa menikmati dan merasakan indahnya dunia.

Loading...

Loading...