Demi Sesuap Nasi, Ayah Ini Berjualan Sambil Bawa Bayi

Menjadi orangtua tunggal untuk anak-anak tentu bukanlah sebuah perkara yang mudah untuk dijalani. Apalagi, bila hal ini menimpa seorang laki-laki. Tentunya peran sebagai seorang ayah dalam mencari nafkah harus bisa mereka jalankan dengan baik.

Disisi lain, anak-anak pun butuh sosok seorang ibu dimana bisa mengurus dan menjaga mereka dengan baik. Peran inilah yang dijalankan oleh seorang ayah pada kisah pilu dari sebuah perjuangan melawan kerasnya kehidupan saat ini.

Adalah seorang pedagang bakso keliling di Malang, Jawa Timur bernama Bapak Heri. Ia adalah salah satu dari sekian banyak ayah tunggal di dunia yang harus berjuang membesarkan buah hatinya dengan baik. Baca juga: Menyayat Hati! Pria Ini Meninggal Setelah Menikahi Kekasihnya

Dengan statusnya sebagai seorang ayah tunggal saat ini, ia dituntut untuk dapat memastikan bahwa anaknya yang masih bayi dapat tumbuh dengan baik dan tetap merasa aman.

pedagang-bakso-bawa-bayi.jpg

Dikutip dari laman Vemale.com, karena tuntutannya tersebutlah dengan terpaksa bapak Heri harus membawa buah hatinya berkeliling dan berjualan bakso.

Sang buah hati yang baru saja berusia 2 tahun ini, harus terpaksa ikut kemanapun roda kendaraan motor milik sang ayah menjajakan jualannya. Rupiah demi rupiah dikumpulkan bapak Heri semata untuk menghidupi buah hatinya.

Mengenal Bapak Heri Lebih Dalam

Kisah Bapak Heri sendiri belakangan mulai menjadi sorotan netizen setelah salah seorang pemilik akun Facebook dengan nama Egha Abdi memposting foto bapa Heri bersama dengan putrinya yang tertidur didepan serambi mesjid.

Dalam postingan tersebut ia menuliskan caption dengan "Kasihan lihat Bapak ini jualan bakso sama bawa anaknya yang masih umur 2 tahun. Katanya si Ibu pergi meninggalkan rumah. Kalau dulur-dulur sedang melintasi jalan raya Karangketug, tepatnya di masjid Karangketug, mohon menyisakan waktunya buat beli bakso bapak ini untuk menghidupi anaknya."

Tepatnya pada saat itu, latar malam hari yang ditampilkan di postingan tersebut menggambarkan betapa ayah dan anak ini terlihat kelelahan sampai tertidur didepan serambi mesjid.

Hanya dengan beralaskan karpet lusuh seadanya dengan selimbut dari samping kuno yang cukup menutupi tubuh si anak. Keduanya terbaring didepan serambi mesjid dan tertidur cukup pulas. Tentu saja, pemandangan semacam ini membuat banyak simpati para netizen tercurah untuk bapak penjual bakso ini.

Bapak Heri sendiri dikenal sebagai ayah yang sabar dan begitu bertanggung jawab. Hal ini ia buktikan dengan seberapa sulit himpitan kehidupan yang menjeratnya. Namun ia tidak menyerah untuk menjadi ayah yang bertanggung jawab untuk putrinya yang masih begitu kecil.

Ia pun dikenal dengan sosok yang ramah dan begitu sopan. Setiap pembeli yang mampir membeli baksonya selalu dilayani dengan baik. Bahkan terkadang si kecil yang tak jarang merengek karena kelaparan atau mengantuk.

pedagang-bakso-bawa-bayi-2.jpg

Namun dengan penuh kesabaran ia meminta izin untuk menenangkan buah hatinya dan kembali melayani usai si kecil tertidur atau bisa asik kembali bermain. Dengan berbekal sepeda motor dan gerobak bakso yang ia bawa bersama dengan motornya.

Jalan demi jalan dan ia susuri untuk menjajakan dagangannya berharap suatu saat nasib bisa membawanya pada kehidupan yang lebih baik. Sehingga ia bisa memberikan kehidupan yang lebih layak untuk buah hati tercintanya.

Sungguh semangat yang ditunjukan oleh bapak Heri amat menginspirasi kita. Hal ini tentu mengajarkan kita untuk tidak mudah patah semangat sebab bila kita berusaha dengan sungguh-sungguh maka Tuhan senantiasa membimbing kita dan memberikan jalan. Meski itu pahit dan perih namun bersabarlah sampai Tuhan memberikan kita jalan yang lebih baik.

Loading...

Loading...