Menjaga kesehatan gigi dan mulut adalah hal penting yang harus mulai digalakan demi membangun kesadaran hidup sehat dalam diri masyarakat. Karena bagaimanapun tampil cantik dengan gigi dan mulut yang sehat akan semakin terlihat sempurna. Banyak orang yang terlanjur mengalami gangguan gigi dan mulut pada akhirnya menyesal saat harus mengeluarkan puluhan bahkan ratusan juta hanya untuk memperbaiki masalah yang dialami oleh gigi dan mulutnya.

Sebut saja salah satunya adalah tindakan vaneer yang merupakan bagian untuk mempercantik gigi dengan cara memutihkan gigi lewat tindakan kimia dan serangkaian tindakan tertentu. Vaneer belakangan menjadi salah satu tehnik perawatan gigi yang populer dan banyak disukai dikalangan artis dan selebritis sebab mampu memutihkan gigi dengan cara yang instan.

Baca Juga:

Sebelum populer tehnik tersebut, behel telah lebih dulu menjadi primadona dalam mempercantik dan merapikan gigi. Bahkan hingga sampai saat ini masih banyak orang yang menggunakan behel dengan banyak alasan. Baik itu untuk alasan kesehatan atau hanya untuk kepentingan estetika saja. Anda para pengguna behel dituntut untuk lebih ekstra dalam memelihara kesehatan gigi dan mulut.

Salah satunya adalah menghindari konsumsi permen dan makanan manis secara berlebihan. Di bawah ini mari kita cari tahu alasan kenapa permen dan makanan manis berbahaya bagi pengguna behel. Penasaran seperti apa saja? Simak informasinya di bawah ini.

bahaya-permen-bagi-pengguna-behel.jpg

Kandungan Gula Sebagai Sumber Makanan Bagi Bakteri

Alasan pertama mengapa pengguna behel atau tidak perlu menghindari terlalu banyak mengkonsumsi makanan manis adalah kandungan gula dalam makanan tersebut adalah makanan yang baik bagi bakteri di dalam gigi dan mulut sehingga mereka bisa berkembang dengan cepat dan mudah. Kandungan gula yang ada dalam permen termasuk ke dalam kategori karbohidrat sehingga hal ini akan menjadi makanan yang baik untuk bakteri pada gigi anda.

Itulah mengapa permen adalah asupan yang buruk bagi kesehatan gigi dan mulut, baik untuk pengguna behel maupun tidak. Permen yang mengandung gula ternyata menghasilkan asam yang dapat membuat pembusukan pada gigi bisa terjadi. Untuknya, bahaya permen bagi si pengguna behel dan tidak sama saja dampaknya.

Maka dari itu, mulai saat ini perhatikan dengan baik agar konsumsi terhadap gula dan makanan manis seperti permen dibatasi dengan baik. Sebelum kebiasaan buruk tersebut berkembang dan menyebabkan masalah yang jauh lebih besar terhadap kesehatan gigi dan mulut anda. Karena ketika rusak maka perawatannya akan jauh lebih mahal dan tentu hal ini tidak sepadan dengan apa perbaikan yang harus dilakukan.

Perhatikan Semua Jenis Permen Berbahaya Untuk Pengguna Behel

Tidak sedikit yang punya anggapan bahwa beberapa jenis permen tidak akan berbahaya dikonsumsi oleh mereka yang menggunakan behel. Permen yang lembut dan mudah dikunyah adalah jenis yang paling banyak dipilih karena anggapan keliru tersebut. Padahal, selembut apapun jenis permen yang anda kunyah, dampaknya sama saja akan dapat merusak kawat gigi yang anda gunakan.

Hal ini dikarenakan ketika anda mengunyah permen yang keras atau lengket tanpa menggunakan kawat gigi. Gigi anda mungkin mengalami tekanan yang diperlukan untuk memecah permen tersebut sehingga lebih mudah dicerna. Apalagi ketika anda menggunakan behel maka biasanya menggigit permen membuat anda memerlukan tekanan yang jauh lebih besar untuk mengunyah permen yang masuk dalam mulut anda.

Kebanyakan kasus menunjukan jika mengkonsumsi permen akan dapat membuat braket dan band yang ada pada kawat gigi menjadi longgar. Meskipun hal ini bisa diperbaiki ketika anda berkonsultasi dengan dokter. Namun tetap saja braket yang longgar pada bagian kawat gigi akan membuat anda merasa tidak nyaman. Pada kondisi tertentu hal tersebut bisa membuat anda merasa tidak nyaman sewaktu makan dan mengunyah makanan lainnya.

Oleh karenanya, daripada memaksakan kehendak dengan terus menerus mengkonsumsi permen dan makanan keras berbahaya lainnya. Sebaiknya hentikan kebiasaan ini dan cobalah sesuatu yang lebih bermanfaat daripada membiasakan diri mengunyah permen atau mengemut makanan manis.

Permen yang Lengket Pada Gigi Rentan Merusak Behel

Bukan hanya berdampak merusak kesehatan gigi, kebiasaan mengunyah permen akan berbahaya untuk si pengguna kawat gigi. Hal ini dikarenakan pada saat anda baru saja memasang kawat gigi biasanya dokter menyarankan anda untuk makan makanan yang lunak. Selain itu, perasaan ngilu dan sensitif ketika baru saja memasang behel membuat makanan yang masuk ke mulut terasa kurang nyaman.

Selama proses beradaptasi inilah permen yang masuk ke dalam gigi akan tentu rentan merusak penggunaan kawat gigi yang baru saja dipasang. Meskipun permen terasa nikmat dan bisa menjadi penangkal rasa mual pada beberapa kondisi. Namun ketika dampaknya berbahaya maka sebaiknya dihindari. Hal inilah yang membuat permen dan makanan manis sebaiknya tidak anda konsumsi terutama saat anda baru saja melakukan pemasangan behel.

Alternatif Permen Untuk Pengguna Behel

Meskipun bahaya memakan permen akan dapat membahayakan untuk pengguna behel, namun sebenarnya ada banyak alternatif makanan manis yang bisa anda konsumsi sebagai pengganti dari permen tersebut. Makanan tersebut bisa anda simak di bawah ini.

Coklat

Jenis makanan pertama sebagai pengganti permen yang aman dan boleh dikonsumsi oleh pengguna kawat gigi adalah coklat. Sekilas anda mungkin bingung mendengar hal ini namun memang demikian adanya coklat dengan kandungan gula yang minim akan bisa anda nikmati dibandingkan dengan dua butir permen dengan kandungan gula yang dominan.

Namun demikian, porsi konsumsi terhadap coklat pun tentu perlu dibatasi. Minimal 2 sampai 3 kali dalam seminggu. Selain itu, bila anda mendapati coklat yang keras maka anda bisa mencelupnya ke dalam susu hangat sehingga menjadi lebih lunak da mudah dikonsumsi.

Potongan Buah Apel

Potongan buah apel sebenarnya bisa menjadi salah satu jenis makanan pengganti permen bagi pengguna behel. Meskipun apel adalah jenis buah yang bertekstur keras namun tidak ketika anda memotongnya dalam ukuran sekali makan.

Bila anda khawatir pastikan pula anda mengupas kulitnya dengan merata. Setelah itu kemudian potong buah ini dengan ukuran sekali gigit agar bisa anda nikmati kapan saja anda ingin ngemil atau disela-sela waktu makan anda.

Potongan Pisang

Selain buah apel, pisang menjadi pilihan lain sebagai pengganti permen yang bisa anda nikmati ketika ingin menyantap makanan. Pisang punya tekstur lembut yang lunak sehingga anda tidak akan perlu menekan gigi anda untuk menghancurkan bahan makanan yang satu ini.

Loading...

Loading...