Masa pubertas pada anak remaja seringkali membuat banyak ketakutan menghampiri benaknya.

Beberapa permasalahan yang sebenarnya tidak perlu terlalu dipusingkanpun seringkali menjadi masalah yang besar untuk anak remaja. Terutama masalah penampilan yang seringkali menjadi hal yang rumit untuk mereka.

Baca Juga:

Hormon yang bergejolak pada diri anak remaja dan kekhawatiran tidak bisa tampil seperti kebanyakan remaja yang menarik lainnya, membuat anak remaja bisa sangat concern terhadap penampilannya saat ini. Termasuk dengan penampilan bentuk tubuhnya. Hal ini umumnya banyak dihadapi oleh anak perempuan.

Dalam hal ini, banyak anak remaja terlalu memikirkan bentuk tubuhnya. Kekurangan sedikit yang dialami oleh tubuhnya membuat anak remaja menjadi khawatir. Pada akhirnya, metode diet atau menurunkan berat badan menjadi ukuran berat ideal banyak dipilih untuk mengatasi masalah yang mereka hadapi.

Sayangnya, tidak sedikit anak remaja yang terjebak menjalankan pole diet yang salah. Alih-alih menjadi sehat justru terkadang malah mendatangkan banyak masalah dan penyakit, seperti anemia, diabetes dan pada gilirannya kondisi diet yang sudah ekstrim membuat mereka mengalami anoreksia dan bulimia.

Perhatikan Pola Diet Anak Remaja

Padahal tujuan utama dari diet sebenarnya bukanlah mengurangi makan, namun lebih kepada menyeimbangkan asupan nutrisi kedalam tubuh. Dengan begini, tubuh tidak akan mengalami penumpukan lemak dan menimbulkan seseorang mengalami obesitas atau kegemukan.

Menurunkan berat badan memang menjadi hal yang baik dan diperlukan oleh tubuh. Karena timbunan lemak yang ada dalam tubuh bukan hanya membuat seseorang terlihat gemuk, namun hal ini juga bisa meningkatkan resiko terhadap penyakit berbahaya lainnya. Akan tetapi, bila metode diet yang dilakukan tidaklah sesuai dengan aturan maka bukan menghilangkan masalah. Hal ini justru akan dapat menimbulkan masalah yang baru yang lebih runyam.

Diet yang dilakukan anak remaja pada dasarnya harus mempertahankan pertumbuhan dan memperomosikan kesehatan dengan baik. Menurut sebuah sumber dari American Academi Of Pediatrics, remaja laki-laki membutuhkan sekitar 2.800 asupan kalori setiap harinya. Sementara untuk anak remaja perempuan, mereka akan membutuhkan sebnayak 2.200 kalori setiap hari.

Untuk itulah, pada masa ini sebenarnya masih banyak asupan nutrisi yang dibutuhkan. Bila anak remaja memungkas habis menu makanan hariannya maka kebutuhan nutrisi untuk menunjang masa pertumbuhannya akan mungkin terkendala. Akibatnya, hal ini akan mungkin menimbulkan banyak masalah dan membuat pertumbuhan hormon anak remaja tidak dapat dikembangkan dengan baik.

jenis-diet-sehat-untuk-anak-remaja.jpg

Bukan hanya itu, dalam menjalani diet anak remaja juga tidak diperkenankan untuk mengkonsumsi pil diet atau mengunakan bahan-bahan kimia yang belum jelas manfaatnya. Sebaliknya, diet dengan konsumsi makanan yang sehat akan menjadi cara terbaik untuk dilakukan dalam menjaga hidup yang sehat.

Perlu diketahui, kesehatan seumur hidup dimulai pada usia dini. Untuk itulah, hal ini penting untuk selalu ditanamkan pada anak remaja anda. Dengan mengembangkan kebiasaan makan yang sehat pada anak remaja akan dapat membantu tumbuh kembangnya menjadi orang dewasa yang lebih sehat dan kuat.

Jangan sampai kebiasaan menjalankan pola diet yang salah membuat mereka terjebak dengan kondisi kesehatan yang buruk. Selain itu, membiasakan menghindarkan makanan dalam kehidupan sehari-hari secara terpaksa bisa jadi membuat anak remaja menjadi enggan menyantap makanan. Itulah pula yang menjadi salah satu timbulnya masalah makan atau yang lebih dikenal dengan sebutan eating disorder.

Sebuah jurnal kesehatan gizi menunjukan bahwa gizi buruk dapat menyebabkan gangguan makan, penundaan kematangan seksual, keterlambatan mencapai potensi tingi dan bahkan sampai menimbulkan obesitas pada anak remaja.

Untuk itu, penting sekali memastikan anak remaja anda dapat mengkonsumsi makanan yang sehat dan mempertahankan diet yang seimbang. Selain itu, hal lain yang perlu diperhatikan dalam menjaga keberhasilan diet yang dilakukan adalah dengan menghindarkan anda dari makanan dengan kalori yang tinggi dan lemak yang banyak.

Nah, untuk mengetahui jenis metode diet yang aman dijalankan oleh anak remaja, maka mari simak beberapa hal dibawah ini. Beberapa metode diet ini umumnya lebih mementingkan keseimbangan nutrisi dalam tubuh sehingga jenis makanan sehat adalah menu penting dalam diet kali ini.

Jenis Diet Sehat yang Aman Untuk Anak Remaja

1. Dash Diet

Metode diet yang pertama yang aman diberikan atau dijalankan oleh anak remaja adalah Dash Diet. Diet ini didasarkan pada pedoman rekomendasi USDA Food pada tahun 2005. Adapun kepanjangan dari DASH sendiri adalah Dietary Approaches to Stop Hypertension.

Di Indonesia sendiri diet ini lebih dikenal dengan diet rendah lemak. Melalui deit ini anak remaja akan dapat menjalankan pola diet dengan cara yang lebih sehat. Makanan kaya nutrisi dan membatasi makanan dengan kandungan lemak jenuh adalah serangkaian fokus dari diet yang satu ini.

Selain itu, jenis makanan lain dengan kandungan lemak trans, garam dan kolesterol adalah hal penting yang perlu diperhatikan. Dengan begini tidak ada timbunan lemak jahat yang bersarang dalam tubuh si anak yang akan membuat mereka mengalami obesitas.

Mengkonsumsi setidaknya 2 cangkir buah dan 2-1/2 cangkir sayuran setiap hari adalah menu makanan yang dianjurkan sewaktu menjalankan diet yang satu ini. Konsumsilah setidaknya 300 gram setara dengan gandum sepanjang hari, seperti roti gandum, pasta, bekatul ataupun beras.

Selain itu, mengkonsumsi 3 cangkir susu bubuk bebas atau rendah lemak atau produk olahan susu akan membuat tubuh mampu memenuhi kebutuhan nutrisinya dari susu dengan baik.

Asupan lemak yang didapat harus berada diantara 25 dan 35 persen dari total kalori. Itupun sebagian besar lemak haruslah asam lemak yang tak jenuh ganda dan tak jenuh tunggal. Adapun asupan seperti ini bisa anda dapatkan dari mengkonsumsi makanan sepert ikan, minyak sayur dan juga kacang-kacangan. Tidak ada salahnya untuk mengkonsumsi daging tanpa lemak seperti halnya ayam, ikan atau juga daging sapi yang tidak terdapat banyak lemak didalamnya.

Diet Atlet

Jenis metode diet yang selanjutnya yang aman dilakukan untuk anak remaja adalah pola diet atlet. Pola diet yang satu ini adalah hal wajib untuk dijalankan oleh para atlet remaja. Anak-anak yang sangat aktif dengan kegiatan fisik atau olahraga lainnya perlu mendapatkan pasokan energi yang cukup.

Untuk itulah asupan makanan menjadi hal yang penting dalam menjalankan pola diet yang satu ini. Hanya saja, pemilihan makanan pun tidak dapat dilakukan dengan sembarang, melainkan adalah jenis makanan sehat yang bergizi. Contohnya seperti makanan berenergi tinggi yakni gandum utuh, buah-buahan, ikan, telur, sayuran, produk susu dan juga daging.

Selain itu, diet yang satu ini pun menuntut para pelakunya untuk selalu mencukupi kebutuhan cairan dalam tubuhnya dengan baik. Hal ini dikarenakan aktivitas fisik dan olahraga besar yang dilakukan akan mungkin membuat banyak cairan tubuh terbuang.

Bila asupan cairan tidak dipenuhi dengan baik maka dampaknya anda akan dapat mengalami dehidrasi. Dampak dehidrasi yang paling umum adalah pusing dan diare. Pada kondisi ini umumnya tubuh akan terasa lemas dan kehilangan tenaga.

Asupan cairan yang banyak memang perlu dilakukan. Hanya saja, bila konsumsi air putih saja membuat anda mual atau malas mengkonsumsinya. Cobalah berikan sedikit madu pada minuman anda sehingga anda akan lebih bersemangat mengkonsumsinya. Atau bisa juga dengan menyelingi konsumsi cairan dengan menggunakan minuman elektrolit tubuh.

Mengingat diet atlet adalah diet yang dilakukan dengan melibatkan banyak aktivitas fisik. Maka selain berkomitmen dengan konsumsi makanan yang sehat, anak remaja pun dituntut untuk dapat menggerakan tubuhnya dan melakukan olahraga yang akan bekerja untuk mencerna lemak dari makanan menjadi energi.

Diet Vegetarian

Jenis diet yang terakhir yang dapat dilakukan oleh anak remaja adalah diet vegetarian. Jenis diet yang satu ini adalah metode diet yang aman dan sehat untuk dijalankan. Melalui diet ini anak remaja akan dapat menurunkan berat badannya tanpa menghentikan asupan nutrisi kedalam tubuhnya.

Menurut para ahli, diet vegetarian akan dapat membantu para remaja guna mendapatkan semua nutrisi yang diperlukan oleh tubuhnya. Tentunya bila hal ini dilakukan dengan benar maka hasil yang optimal akan dapat dicapai dengan lebih mudah. Adapun menurut pedoman USDA pada diet vegetarian, kunci fokus utama dari menjalankan diet yang satu ini terletak dari nutrisi protein termasuk B12, seng, vitamin, kalsium dan juga zat besi.

Dengan demikian, selain mengkonsumsi buah dan dayur sepanjang hari, remaja yang menjalani diet vegetarian juga perlu mengkonsumsi jenis makanan lainnya yang kaya akan kandungan yang telah disebutkan diatas. Adapun jenis makanan yang dibutuhkan untuk dikonsumsi dalam memenuhi asupan nutrisi tersebut adalah telur, kacang-kacangan, produk olahan susu, susu, atau produk olahan kedelai.

Karena diet vegetarian umumnya lebih mengutamakan serat dibadingkan dengan kalori maka umumnya para pelaku diet ini akan dapat merasa lebih kenyang. Akan tetapi demikian, dalam menjamin tumbuh kembangnya, anak remaja pun perlu tetap memastikan tubuhnya tetap mendapatkan asupan kalori yang dibutuhkan oleh tubuh setiap harinya dalam jumlah yang tepat.

Untuk itu, dalam hal ini anak remaja akan mungkin membutuhkan konsultasi dengan ahli gizi guna megetahui takaran kalori yang dibutuhkan oleh tubuhnya setiap hari tanpa merusak tumbuh kembangnya yang sedang berjalan. 

Cara Mensiasati Diet Saat Sekolah

Banyak anak remaja yang tergoda dengan banyak makanan-makanan yang ada disekelilingnya. Hal inilah yang pada umumnya membuat diet sehat yang mereka jalani menjadi berantakan dan berkahir dengan kegagalan. Padahal perjuangan yang terlanjur dijalankan akan sangat disayangkan bila berakhir dengan hasil yang tidak optimal. Nah, untuk itulah diperlukan strategi untuk mensasati agar anak remaja tetap dapat menjalankan pola diet sehatnya dengan baik dan terhindar dari godaan menyantap makanan yang tidak sehat.

Bawa Bekal ke Sekolah

Sudah bukan rahasia lagi bahwa di sekolah terdapat banyak jajanan yang akan menggoda anda untuk menyantap makanan tersbeut. Padahal jenis makanan tersebut adalah makanan yang benar-benar dilarang untuk dikonsumsi karena akan menghancurkan diet yang tengah dijalani.

Untuk itu, sebaiknya siasati hal ini dengan membawa bekal ke sekolah. Mintalah orangtua anda atau lakukan mempersiapkan bekal sekolah seorang diri. Pilihlah jenis makanan sehat yang anda bawa dalam box makanan.

Selain itu, sebaiknya bawa pula minum dalam botol untuk berjaga-jaga agar ada tidak perlu ke kantin atau ke minimarket untuk membeli minuman. Sebab hal ini akan mungkin membuat anda tergoda dengan jajaran makanan yang tersedia disana.

Menikmati Makanan yang Dibawa

Hal lain yang juga perlu dilakukan dalam menghindari tergoda dengan makanan lain selama disekolah adalah dengan menikmati makanan atau bekal yang anda bawa. Teman-teman yang lain mungkin akan menggoda anda dengan aneka ragam makanan yang berkalori yang terlihat begitu lezat. Hanya saja, perhatikan kembali kelezatan yang dinikmati hanyalah sesaat saja.

Untuk itu, cobalah jangan tergoda dengan menikmati makanan anda sendiri. Dengan begini tidak ada alasan untuk anda bisa tergoda dengan makanan lain.

Loading...

Loading...