Hampir setiap wanita tentu pernah merasakan datangnya keputihan.

Keputihan merupakan keluarnya cairan dari area organ kewanitaan. Kondisi ini sebenarnya adalah hal yang wajar dan bahkan dialami oleh seluruh wanita didunia. Sama halnya dengan keluarnya periode menstruasi, keluarnya keputihan datang dengan berkala. Untuk itulah kondisi ini digolongkan dalam kondisi yang normal yang dialami oleh setiap wanita.

Baca Juga:

Pada wanita, keputihan umumnya muncul sebelum atau sesudah menjalani periode menstruasi. Itulah mengapa, datangnya keputihan seringkali disebut dengan kondisi yang mengindikasikan masa subur seorang wanita. Kondisi keluarnya cairan ini dari organ genital perempuan adalah kondisi yang wajar, akan tetapi jenis cairan yang keluar haruslah memenuhi beberapa standar yang menyatakan bahwa kondisi cairan tersebut adalah hal yang wajar dan normal. Hal ini dikarenakan wanita terancam mengalami jenis keputihan yang tidak normal atau yang seringkali disebut dengan keputihan patologis.

Pada kondisi keputihan patologis, keluarnya jenis cairan ini akan sangat beresiko untuk si penderita atau mereka yang mengalami kondisi ini. Dampak dari keputihan jenis ini pun tidak dapat diabaikan begitu saja. Hal ini dikarenakan keputihan patologis akan sangat berbahaya bila tidak segera mendapatkan pertolongan medis.

Resikonya bahkan bisa sampai membuat si penderita mengalami kemandulan atau bahkan bila terjadi pada wanita hamil, keguguran adalah resiko paling menakutkan yang dapat terjadi, bahkan pada gilirannya bila kondisi ini sudah masuk dalam tahapan yang parah, maka akan menimbulkan komplikasi dan meningkatkan resiko terhadap masalah organ kewanitaan lainnya yang berbahaya.

Pada keputihan patologis beberapa kondisi bisa anda kenali, seperti halnya dilihat dari jenis cairan yang keluar dari bagian organ kewanitaan. Lain halnya dengan keputihan yang normal, dimana cairan yang keluar umumnya tidak berbau, tidak berwarna dan teksturnya cairan yang normal. Pada penderita keputihan patologis, cairan yang dikeluarkan akan memiliki warna yang cukup bervariasi seperti kemerahan, kekuningan, kehijauan dan lain sebagainya. Selain itu, cairan yang keluar pada umumnya akan menimbulkan bau yang tidak sedap dan keluar dalam jumlah yang banyak.

makanan penyebab keputihan

Kondisi ini pada umumnya akan dapat dirasakan betul oleh si penderita karena sebabnya yang dapat menimbulkan perasaan tidak nyaman. Untuk itulah, bila anda merasakan beberapa gejala dari keputihan patologis, sebaiknya periksakan segera kondisi kesehatan anda dengan dokter, agar demikian penanganan yang tepat akan dapat menyelamatkan banyak jiwa dan menghindarkan anda dari kondisi terburuk.

Kondisi keputihan patologis pada umumnya disebabkan oleh beberapa penyebab, termasuk jamur, kuman dan bakteri. Masuknya jenis mikroorganisme ini digadang-gadang karena perilaku atau kebiasaan yang seringkali dijalankan oleh si penderita itu sendiri yang kurang piawai dalam menjaga kebersihan tubuhnya, terutama dibagian organ kewanitaan. Akibatnya kuman dan mikroorganisme lain dapat dengan mudah tumbuh dan berkembang biak dibagian organ genital yang kemudian beresiko menimbulkan cukup banyak masalah.

Akan tetapi selain beberapa penyebab tersebut, banyak yang menyebutkan bahwa salah satu penyebab lain yang dapat meningkatkan resiko produksi cairan keputihan dalam jumlah yang banyak adalah konsumsi beberapa makanan tertentu. Kondisi inilah yang lantas membuat keputihan yang dialami oleh seseorang keluar dengan jumlah yang berlebihan. Lantas apakah saja jenis makanan tersebut?

Sebelum membahas lebih jauh mengenai jenis makanan yang dapat meningkatkan produksi lendir keputihan dalam organ kewanitaan wanita, sebaiknya kita ketahui terlebih dahulu dengan pasti apa saja sih penyebab keputihan tersebut selain beberapa penyebab diatas, mari simak beberapa poinnya dibawah ini.


Penyebab Keputihan Pada Wanita

Keputihan sebenarnya adalah sebuah kondisi yang wajar dan normal. Malah sebaiknya, kondisi keluarnya cairan ini merupakan bentuk pertahanan tubuh dari kuman dan bakteri yang masuk kedalam organ kewanitaan. Cairan yang keluar sebenarnya berfungsi untuk membersihkan organ kewanitaan dari kuman dan bakteri yang masuk kedalamnya serta membawa sel-sel mati keluar dari rahim lewat organ genital perempuan. Dengan demikianlah, fungsi dari keluarnya jenis cairan ini sebenarnya adalah hal yang wajar.

Akan tetapi meskipun keputihan normal dapat terjadi pada wanita, akan tetapi pada faktanya setiap wanita pun terancam dengan resiko keputihan yang tidak normal atau yang sering disebut dengan keputihan patologis. Sayangnya ada banyak wanita yang tidak menyadari hal apa saja yang dapat memicu kondisi ini terjadi. Berikut ini adalah beberapa faktor yang dapat menyebabkan keputihan terjadi pada wanita.

Lembab

Banyak wanita yang membiarkan organ intimnya lembab atau mungkin dalam keadaan yang basah. Kondisi ini umumnya terjadi akibat kurangnya menjaga kebersihan dan kesehatan. Seperti membiarkan organ kewanitaan basah setelah buang air tanpa dilap atau dikeringkan dengan menggunakan tisu. Bukan hanya itu, cairan keputihan yang muncul dalam jumlah yang banyak akan membuat bagian organ kewanitaan menjadi lembab dan akhirnya akan muncul perasaan tidak nyaman yang akan sangat menganggu.

Adanya Bakteri dan Jamur

Organ kewanitaan yang dibiarkan lembab akan dapat mengundang jamur dan bakteri tumbuh serta berkembang biak dengan mudah dibagian tersebut. Akibatnya keputihan akan muncul dan timbulnya cairan dalam jumlah yang berlebih akan mungkin menimbulkan perasaan gatal dibagian organ intim kewanitaan.


Adanya Radang dan Kelainan Serviks

Organ yang mengalami peradangan dan kelainan serviks akan mungkin meningkatkan resiko keputihan patologis yakni keluarnya cairan keputihan dalam jumlah yang banyak dibandingkan dengan kondisi yang normal. Hal ini terjadi sebab dari adanya radang dan kelainan serviks yang telah terinfeksi oleh kuman dan jamur. Untuk itulah, penanganan lebih dini akan sangat dibutuhkan untuk mengatasi masalah tersebut.

Tidak hanya faktor diatas saja yang dapat menyebabkan keputihan patologis dapat terjadi. Beberapa makanan pun kan mampu meingkatkan keluarnya cairan dalam jumlah yang banyak. Wanita perlu curiga, pada saat mereka tidak harusnya mengalami keputihan, namun mereka justru mengalaminya.

Bukan hanya itu makanan penyebab keputihan pun akan mungkin membuat jumlah cairan yang keluar menjadi lebih banyak sehingga anda akan mungkin merasakan dampak yang tidak nyaman dari kondisi tersebut. Nah, berikut ini adalah beberapa makanan yang dianggap mampu meningkatkan produksi lendir atau cairan dibagian organ kewanitaan.

1. Tape Singkong

Jenis makanan tradisional ini adalah makanan yang diolah melalui proses fermentasi. Makanan ini dibuat dengan cara memberikan ragi pada singkong yang sudah dikupas dan dibersihkan dari kulitnya guna menciptakan proses fermentasi.

Tape singkong yang diberikan proses fermentasi akan dapat menjadi makanan yang berbahaya yang dapat membuat wanita mengalami keputihan dimana keluarnya cairan ini datang dengan jumlah yang berlebihan. Ragi yang digunakan dalam proses fermentasi pada singkong mentah akan memicu lendir diproduksi dalam jumlah yang berlebihan sehngga dampaknya adalah si wanita yang akan mengalami keputihan patologis.

2. Jamur

Jamur adalah salah satu bahan makanan yang hampir banyak dijumpai pada beberapa jenis olahan makanan. Selai nikmat sajian ini juga cukup mudah untuk diolah sehingga tak heran bila banyak orang akan senang memasak makanan dan mengolah jamur pada bahan makanan yang sedang mereka olah.

Akan tetapi sayangnya rasa lezat dari hidangan ini bisa membawa petaka pada wanita yang memungkinkan mereka menaikan jumlah atau volume cairan keputihan yang keluar dari organ intimnya. Hal ini dikarenakan di dalam jamur terdapat kandungan ragi. Ragi akan dapat membuat wanita memproduksi lendir keputihan dengan lebih banyak.


3. Timun

Jenis makanan yang satu ini adalah salah satu jenis makanan yang paling sering dikaitkan dengan keputihan. Dengan demikian tak heran bila mengkonsumsi timun seringkali disebut-sebut dapat menyebabkan keputihan. Selain itu timun adalah buah yang menjadi pantangan untuk dikonsumsi oleh obu hamil yang mengalami keputihan.

Hal ini dikarenakan timun akan dapat merangsang produksi hormon esterogen yang dapat membuat lendir pada penderita keputihan menjadi semakin banyak. Untuk itulah, pada ibu hamil yang mengalami keputihan sebaiknya kurangi atau bila memungkinkan hentikan kebiasaan mengkonsumsi buah yang satu ini. Bila konsumsi jenis buah yang satu ini seringkali dihidangkan menjadi lalapan yang lezat pada beberapa hidangan, maka mungkin anda harus mulai mencari alternatif jenis lalapan lain untuk dikonsumsi agar dampaknya tidak berpengaruh pada anda.

4. Keju

Keju adalah makanan yang juga diolah dengan melalui proses fermentasi. Ada keju yang dibuat dengan dipasteurisasi dan ada pula keju yang tidak mengalami proses fermentasi jenis ini. Keju yang tidak mengalami fermentasi dipasteurisasi bisa menjadi makanan penyebab keputihan pada wanita yang mana kondisi tersebut akan menjadi lebih buruk sebab keju belu distresilkan dengan baik. Hal ini seperti mafaat yougurt pada ibu hamil yang perlu mendapatkan fermentasi dipasteurisasi terlebih dahulu agar manfaatnya bisa dirasakan dengan baik.

5. Pasta Tomat

Pembuatan makanan dengan jenis pasta terutama tomat dibuat dengan melalui proses fermentasi. Berbeda dengan mafaat yang bisa didapat dari mengkonsumsi tomat segar fermentasi yang dilakukan pada saus tomat yang biasanya menggunakan ragi. Jenis ini membuat wanita dapat meningkatkan resiko keputihan yang dialaminya. Konsumsi saus tomat yang berlebihan akan dapat membuat wanita terkena keputian dan merangsang lendir yang berlebihan.

6. Telur

Kandungan protein dan kalori yang ada didalam telur akan dapat membuat wanita mengalami keluarnya lendir dalam jumlah yang berlebihan. Pada wanita yang tidak sedang mengalami keputihan sekalipun, kondisi ini akan dapat terjadi karena tingginya protein dan kalori yang ada pada telur. Untuk itu, sebaiknya tidak mengkonsumsi telur terlalu berlebihan dalam sehari sebaiknya usahakan untuk hanya mengkonsumsi telur tidak lebih dari 4 butir.

Bila anda adalah seorang penggemar telur dan sulit menghindarkan konsumsi terhadap makanan ini. Maka sebaiknya usahakan untuk mengganti jenis makanan lain yang bisa disantap berselingan dengan konsumsi telur.


7. Udang

Jenis makanan yang satu ini mungkin sudah lagi tak asing di telinga anda. Sajian udang sudah banyak dihidangkan dalam berbagai jenis makanan dan tersaji dalam berbagai olahan yang berbeda. Rasanya yang lezat dan dagingnya yang empuk membuat sajian ini benar-benar nikmat dan sulit sekali menolak hidangan masakan udang.

Sayangnya, sajian ini adalah salah satu pemicu yang dapat meningkatkan keputihan atau keluarnya lendir dari organ kewanitaan dalam jumlah yang banyak dan berlebih. Akibatnya, keputihan patologis akan dapat terjadi pada wanita. Mengkonsumsi udang lebih dari 100 gram per hari akan dapat menyebabkan wanita mengeluarkan lendir yang berlebihan.

Untuk itu, sebaiknya kurang mengkonsumsi udang dalam jumlah yang berlebihan untuk menghindarkan anda dari resiko keputihan berbahaya yang akan mengancam diri anda.

8. Konsumsi Manisan

Manisan tersaji dalam banyak varian. Mulai dari manisan mangga, manisan buah pala, manisan buah dan masih banyak lagi. Sayangnya rasa manis dari sajian ini tidak semanis dampak yang dapat ditimbulkan pada wanita yang mengalami keputihan.

Manisan yang dijual bebas di pasar tidak boleh dikonsumsi oleh wanita yang mengalami keputihan. Kandungan gula fruktosa di dalamnya dapat merangsang lendir yang berlebihan pada organ intim kewanitaan. Untuk itu, sebaiknya hindarkan mengkonsumsi sajian manisan pada saat anda tengah mengalami keputihan.

9. Nanas

Buah yang satu ini adalah satu dari sekian banyak jenis makanan yang paling sering dikaitkan dengan munculnya keputihan pada seorang wanita. Dengan demikian tak heran bila banyak orang yang memberikan larangan pada wanita lajang untuk tidak mengkonsumsi buah nanas. Sebab buah ini akan dapat menyebabkan timbulnya keputihan dalam jumlah yang banyak. Adapun alasanya bisa diketahui dibawah ini:

  • Makanan yang telah dibusukkan dikeluarkan oleh tubuh dalam bentuk lendir yang keluar dari vagina. Lendir inilah yang dikeluarkan saat wanita mengalami keputihan atau menyebabkan wanita menjadi mengalami keputihan.
  • Kondisi asam lambung yang meningkat bisa membuat reaksi pengaktifan bakteri.
  • Nanas bisa merangsang keluarnya lendir yang berlebihan dari organ wanita. Nanas juga bisa menciptakan lendir di organ wanita.
  • Pengaktifan bakteri itu ada di dalam lambung dan menyebabkan makanan menjadi busuk di dalam lambung.
  • Kandungan asam di dalam nanas tidak baik untuk asam lambung. Karena bisa membuat kondisi asam lambung meningkat.

10. Buah Kalengan

Semakin berkembangnya jaman tekhnologi pengolahan makanan pun kini sudah semakin maju. Salah satu bukti kemajuan tekhnologi adalah adanya buah yang dikemas dalam kalengan. Bila jaman dulu kita hanya menjumpai makanan jenis ikan yang dikemas dalam kalengan. Jenis buah-buahan pun sudah ada yang dikemas dengan menggunakan kaleng. Metode pengemasan ini dilakukan agar buah-buahan tetap awet meski disimpan dalam waktu yang lama.

Sayangnya untuk wanita, jenis buah yang satu ini sebaiknya tidak dikonsumsi dalam jumlah yang berlebihan, apalagi untuk wanita yang sedang mengalami keputihan.

Hal ini dikarenakan buah yang dikemas pada kalengan memiliki bahan pengawet yang tinggi. Selain itu, kandungan pemanis yang tinggis serta gula fruktosa yang ada didalamnya memberikan dampak yang tidak baik untuk wanita. Banyak mengkonsumsi buah kaleng akan dapat merangsang keluarnya lendir yang banyak dari organ kewanitaan.

11. Konsumsi Minuman Bersoda

Minuman bersoda atau yang seringkali disebut dengan soft drink adalah minuman yang tidak baik dikonsumsi. Perlu diketahui hampir 80 persen kandungan yang ada pada soft drink seleuruhnya hanyalah gula. Bukan hanya itu pengawet dan pemanis buatan yang terkandung didalamnya terbilang sangat tinggi.

Terlalu banyak mengkonsumsi minuman bersoda dapat membuat jamur dan bakteri jahat yang ada dibagian organ kewanitaan akan berkembang dengan pesat dibandingkan sebelumnya. Salah satu jenis jamur yang dapat berkembang karena banyak konsumsi soft drink adalah jamur candida albicans. Perlu diketahui adalah salah satu penyebab keputihan yang terjadi pada wanita.

Demikianlah beberapa jenis makanan yang dapat menyebabkan keputihan pada wanita. Dengan mengetahui beberapa jenis makanan diharapkan agar anda bisa menghindarinya sehinga resiko keputihan bisa dihindari. 

Loading...

Loading...