Kenali 6 Dampak Buruk Stres Bagi Kecantikan Kulit!Stres merupakan kondisi dimana seseorang berada pada kondisi penuh tekanan dan hampir semua orang akan mengalaminya terutama para kaum wanita. Apabila kehidupan sebelumnya wanita selalu hidup damai dan tentram, namun berbeda halnya dengan wanita pada masa kini. Wanita masa kini memiliki tantangan yang besar, mulai dari kuliah, pekerjaan, tugas dan mengurus rumah tangga. Jadi tidak heran apabila wanita yang lebih banyak mengalami stres. Pada saat stres maka kesehatan fisik dan mental akan terganggu. Namun selain kesehatan, stres juga dapat mempengaruhi kecantikan.

Ketika mengalami stres bukan hanya pikiran dan kepala yang kacau. Tetapi pada saat anda stres, maka tubuhpun akan lebih banyak memproduksi hormon stres yang disebut dengan kortisol. Hormon tersebut memiliki dampak buruk untuk organ tubuh termasuk kulit. Nah, berikut merupakan dampak buruk stres bagi kulit.

Baca Juga:

1.Menurunkan elastisitas kulit

Pada saat stres maka peredaran darah pada kulit akan terganggu. Hal itu akan menyebabkan aliran nutrisi dan oksigen yang diperlukan kulit menjadi terhambat. Akibatnya, kulit tidak akan mendapatkan nutrisi dan oksigen yang cukup sesuai yang diperlukan. Keadaan tersebut kemudian akan mengganggu elastisitas kulit, kulit menjadi kasar, keriput dan akan mengurangi kekencangan kulit.

2.Membuat kulit menjadi kering

Dambak buruk lain stres untuk kulit yaitu dapat membuat kulit menjadi kering. Stres akan menimbulkan lubang kecil pada membran sel, hal tersebut akan menyebabkan air keluar dari sel. Hormon kortisol yang dilepaskan pada saat stres akan membuat kulit kehilangan kemampuan untuk menahan air. Akibatnya, kulit kehilangan kelembaban dan menjadi kering.

3.Membuat kulit mudah berjerawat

Pada kulit terdapat kelenjar minyak yang disebut sebum. kelenjar minyak tersebut memiliki reseptor bagi hormon stres. Pada saat stres maka kelenjar minyak akan semakin aktif, sehingga memungkinkan adanya bakteri yang menempel pada wajah anda dan akan menghambat pori-pori, sehingga akan menimbulkan munculnya jerawat.

Selain itu, pada saat anda stres maka lapisan kulit yang telah mati akan semakin tipis, sementara pori-pori kulit akan semakin besar. Kondisi seperti ini akan membuat kulit lebih rentan terkena dampak buruk dari paparan sinar matahari, polusi, kotoran dan lainnya. Apabila polusi dan kotoran mengendap pada pori-pori kulit maka dapat menimbulkan terjadinya jerawat.

4.Mengganggu regenerasi sel-sel kulit

Seseorang yang mengalami stres pasti tidurnya akan terganggu. Padahal tidur merupakan hal penting untuk membantu proses regenerasi sel-sel kulit. Oleh sebab itu, karena stres maka regenerasi kulitpun akan terganggu. Ditambah lagi gangguan tidur yang dialami akan menghambut tubuh dalam mengeluarkan racun. Akibatnya, kondisi kulit menjadi terganggu dan kesehatannya pun akan berkurang.

5.Menimbulkan iritasi, gatal-gatal dan kemerahan pada kulit

Epidermis atau bagian kulit terluar serta lapisan kulit dibawahnya akan membentuk pelindung agar bakteri dan kotoran tidak dapat masuk ke dalam kulit. Pada saat stres, maka lapisan pelindung ini menjadi rapuh dan tidak bisa menjalankan tugasnya untuk menghalau masuknya kotoran dan bakteri ke dalam kulit. Dan ini berarti, bakteri dan kotoran akan bisa masuk menembus kulit, sehingga akan memicu timbulnya berbagai keluhan seperti gatal-gatal, kemerahan pada kulit dan iritasi.

Stres juga akan membuat wanita untuk malas memperhatikan dan merawat kulitnya, sehingga hal ini akan semakin memperparah kondisi kulit. Oleh sebab itu, jauhilah stres agar kesehatan dan kecantikan kulit anda tidak terganggu.

Loading...

Loading...