Kenali Sifat Istri yang Dibenci Suami dan Menyebabkan Masalah Rumah Tangga

Jalinan pernikahan yang anda bina bersama dengan pasangan tentu tidak akan selalu mendapatkan kehagiaan dan keindahan rumah tangga. Adakalanya, hubungan rumah tagga yang dibina bersama dengan pasangan mengalami pasang surut dan membuat permasalahan dan masalah dapat hadir dalam binaan rumah tangga. Namun demikian, hal ini tidak seyoganya dijadikan kebiasaan yang dilakukan secara berulang-ulang dan membuat setiap masalah yang dilakukan dalam rumah tangga terus-terusan dianggap sebagai hal yang bisa dimaklumi. Setiap masalah memang akan mungkin terjadi dalam sebuah hubungan, namun bagimana kita bisa menghadapinya dan melaluinya adalah hal yang baik dalam sebuah rumah tangga.

Setiap manusia memang tidak ada yang sempurna, sebab kesempurnaan hanyalah Tuhan semata. Setiap manusia pasti memiliki kekurangan dan sifat buruknya masing-masing, akan tetapi sebagai seorang hamba yang baik, manusia perlu melakukan upaya dan berusaha untuk menjad lebih baik daripada sebelumnya. Apalagi dalam rumah tangga, terutama seorang istri. Istri adalah orang yang mengatur rumah tangga dan menopang semua anggota keluarganya. Keberhasilan sebuah rumah tangga tidak hanya terletak pada seorang pemimpin rumah tangga saja, namun juga pada bagaimana pengelola rumah tangga memiliki peranan yang baik didalamnya. Dalam hal ini tentunya sang istri sebagai pengelola rumah tangga diharapkan mempu menjadi penopang yang baik dalam keluarga sehingga membuat semua keluarga dapat memiliki hubungan yang baik satu dengan yang lainnya.

Selain itu, seorang istri juga dintuntut untuk bisa menjadi orang yang baik yang akan bisa membawa keluarganya menjadi lebih baik. Semua sikap dan sifat yang miliki oleh seorang istri akan juga mempengaruhi baik buruknya jalinan sebuah rumah tangga. Sikap ini juga yang akan menentukan keberhasilan dalam rumah tangga. Untuk itulah, sebagai istri yang baik sudah seyoganya kita bisa memiliki sifat dan sikap yang baik yang akan membuat suami senang dengan karakter dan sikap yang kita tunjukan. Hanya saja, tidak sedikit istri yang meremehkan hal ini dan seringkali bertindak dan berlaku dengan tidak memperhatikan aturan. Jika mengingat semua manusia tidak sama dan tidak ada yang sempurna, mungkin memang ada benarnya juga. Hanya saja, hal ini tidak lantas membuat semua manusia menyerah pada hal tersebut. Sebuah sikap dan sifat bukanlah takdir atau ketetapan mutlak yang Tuhan berikan dalam kehidupan seseorang.

Untuk itulah, sikap dan sifat seseorang bisa diubah asalkan ada keinginan dan kemauan dari orang tersebut untuk bisa melakukan perubahan ke arah yang lebih baik. Jadi demikian, bagi anda para istri yang masih sering mengalami percekcokan dengan suami dalam rumah tangga, bisa jadi salah satu halnya dipengaruhi karena sifat buruk anda yang dibenci oleh suami dalam rumah tangga. Untuk itulah, semu persifatan dan tabiat yang buruk yang anda miliki harus bisa anda rubah dan anda perbaiki, sehingga pertentangan dan percekcokan dalam rumah tangga bisa diminimalisir dan bisa dihindarkan. Lantas sifat buruk apa saja yang dibenci suami yang bisa merusak rumah tangga? Yuk, kita simak berikut ini.

Kenali Sifat Istri yang Dibenci Suami dan Menyebabkan Masalah Rumah Tangga

1. Istri yang Kejam/Galak

Siapa yang nyaman tinggal dan hidup bersama dengan seorang perempuan yang kejam dan galak? yang setiap kali melakukan kesalahan langsung dengan sigap memberlakukan hukuman pada suaminya. Istri seperti ini tentunya akan terus-terusan membuat resah sang suami dan membuatnya tidak tenang. Istri yang seperti ini tentu saja tidak menampakan kasih dan sayangnya pada suami, namun lebih menampakan sikap permusuhannya pada suami. Selain itu, istri yang galak umumnya akan lebih cerewet dengan sering mengeluarkan kata-kata kasar dan kata yang tidak pantas terhadap suaminya. Bagaimanapun, dalam rumah tangga suamilah yang memegang peranan sebagai seorang pemimpin, dimana seorang pemimpin haruslah mendapatkan rasa hormat dari orang yang dipimpinnya. Untuk itu, jangan pernah sesekali membentak atau memperlakukan suami dengan tidak hormat, ini sama artinya dengan melecehkan peranan suami sebagai pemimpin. Ketika anda kesal atau marah pada suami, jangan langsung menggertak atau menumpahkan kekesalan dengan membabi buta. Sebaliknya, beritahukan alasan mengapa anda marah pada suami dan mintalah suami untuk bisa merubah atau memperbaiki kesalahannya.

2. Istri yang Gemar Berdusta

Salah satu landasan dasar dalam sebuah hubungan agar tercipta keharmonisan dan kekompakan satu dengan yang lainnya adalah sebuah kejujuran dalam segala hal. Hal ini mengingat kejujuran adalah satu pilar yang akan dapat menciptakan kedamaian dna kebahagiaan. Jika anda sebagai seorang istri masih sering berdusta atau membohongi suami sekecil apapun bentuknya, maka bukan tidak mungkin perilaku tersebut akan terus berulang hingga menjadi sebuah kebiasaan. Dan nantinya saat suami mengetahui anda sering berbohong padanya, maka bisa diprediksi suami akan begitu marah dan kecewa pada diri anda. Hal ini tentu saja akan menyulut pertengkaran dan percekcokan yang lebih besar dalam rumah tangga. Untuk itulah, belajarlah untuk terbuka dan apa adanya kepada suami anda. Sebuah kejujuran memang akan terasa pahit, namun setidaknya hal ini akan membuat anda tenang dan suami merasa senang.

3. Istri yang Sibuk Dengan Dirinya Sendiri

Seringkali ketika sudah menikah dan menjalin hubungan rumah tangga yang cukup lama. Rasa sayang dan perhatian yang diberikan kepada pasangan seringkali menjadi berkurang dan mengalami penurunan. Hal ini terjadi dengan alsan pasangan yang sudah menikah lama beranggapan jika mereka bukan lagi anak remaja yang sering mengumbar cinta dan kemesraan. Pasangan cenderung lebih sibuk dan lebih asik dengan kesibukaannya masing-masing. Namun tahukah anda, hal ini juga yang menjadi sifat jelek yang dibenci oleh suami. Setelah suami lelah bekerja seharian, mereka tentu ingin diperhatikan dan diberikan kasih sayang. Jika anda terus-terusan sibuk dengan dunia anda sendiri, hal ini tentu saja akan membuat suami jengkel dan mengomel. Untuk itu, seberapapun sibuknya pekerjaan anda dirumah, tidak ada salahnya luangkan waktu untuk suami terutama jika mereka membutuhkan bantuan anda.

4. Istri yang Keras Kepala

Dihadapi dengan cara yang lembut tetap saja tidak mendengar, dengan cara keras malah makin menjadi, istri yang keras kepala tentu saja akan membuat suami jengkel dan kesal dengan sifat seorang istri. Bagaimana pun seorang suami yang memiliki peran sebagai pemimpin akan berusaha keras untuk bisa membimbing istrinya dalam hal kebaikan. Untuk itulah, dalam hal ini kita harus mengerti posisi kita sebagai seorang yang dipimpin, jangan sampai kita mengandalkan sifat egois yang akan membuat suami malah makin frustasi menghadapi kita. Cobalah untuk menuruti semua perintah dan keinginan suami, terutama dalam hal kebaikan.

5. Istri yang Menyulitkan

Setiap pasangan tentu menginginkan pasangan hidupnya adalah orang yang baik dan tidak suka mencari masalah. Hal ini tentu saja dimaksudkan untuk dapat menciptakan rumah tangga yang harmonis dan bahagia. Jika seorang istri memiliki sifat senang mencari masalah, memiliki banyak perilaku buruk dan senantiasa menciptakan percikan-percikan perselisihan dalam rumah tangga. Tentu saja sebuah hubungan pernikahan tidak akan pernah mengalami kedamaian dan kebahagiaan. Untuk itulah, redamlah semua emosi dan kekesalan serta mulailah merubah sikap dan perilaku yang buruk. Untuk bisa membuat rumah tangga lebih baik.

Istri yang baik adalah mereka yang bisa memposisikan diri pada kondisi yang tepat dan memiliki usaha untuk selalu memperbaiki semua kesalahannya dan menjadi istri yang lebih baik.

Loading...

Loading...

Popular Tags (2)