top-websitebuilders.com

Wanita adalah mahkluk Tuhan yang sejatinya selalu ingin tampil cantik dan mempesona.

Tak heran memang, hal ini dikarenakan sudah menjadi naluriah dasar seorang wanita yang telah sejak dulu tampil dengan riasan yang cantik dan lebih indah dibandingkan dengan kaum pria yang tampil dengan sederhana dan cenderung lebih praktis.

Baca Juga:

Ada banyak hal dan upaya yang akan dilakukan oleh seorang wanita demi mendapatkan penampilan yang telah diimpikannya. Mulai dari menata tubuh agar terlihat lebih ramping dan enak dipandang, mengenakan pakaian rapih yang indah sampai dengan mengaplikasikan makeup untuk menyempurnakan penampilannya agar telihat mempesona. Segala halnya akan dilakukan oleh seorang wanita demi terlihat indah dimata pada Adamnya.

Sayangnya keindahan dan kecantikan luar yang begitu besar ini seringkali membuat para wanita melupakan kecantikan dari dalam dirinya, termasuk dengan merawat organ genitalnya yang menjadi aset paling berharga yang melambangkan kewanitaan yang sejati.

Ya, bagian organ kewanitaan adalah mahkota yang paling berharga dalam diri seorang wanita. Sayangnya bagian ini seringkali dihinggapi masalah bila si pemiliknya tidak pandai dalam merawat dan menjaga organ genitalnya sendiri.

Tidak sedikit wanita yang mengabaikan perawatan dan kesehatan organ ini. Ada cukup banyak faktor yang melatarbelakangi kondisi ini terjadi, faktor organ dalamlah yang mungkin lebih sering membuat sebagian besar wanita tidak terlalu memprioritaskan perawatan pada bagian ini.

Padahal bila lengah sedikit saja maka kuman, bakteri dan mikroorganisme lain akan menyerang dan berkembang biak dibagian ini sehingga menimbulkan banyak masalah. Masalah dibagian organ kewanitaan tentu akan membawa kerugian tersendiri untuk si wanita itu sendiri.

keputihan patologis

Nah, dari sekian banyak masalah pada organ genital para wanita, keputihan seringkali menjadi masalah besar yang paling banyak dialami oleh sebagian besar para wanita. Masalah ini sudah sejak lama menjadi permasalah kompleks yang menyerang para wanita. Meski keputihan adalah hal yang wajar dan alami dirasakan oleh tubuh akan tetapi pada beberapa kasus banyak dijumpai jenis keputihan yang berbeda dari kondisi yang normal.

Untuk itulah penting sekali mengetahui seperti apa itu keputihan dan bagaimana mengenali keputihan berbeda yang berbahaya. Untuk mengetahui lebih dalam mengenai masalah keputihan, maka mari kita simak penjelasan dibawah ini.


Apa Itu Keputihan?

Keputihan sebenarnya adalah hal yang wajar yang akan dialami oleh setiap wanita. Bahkan sama halnya dengan periode menstruasi, keputihan akan datang secara berkala yakni sebelum menjelang menstruasi dan setelah menstriuasi terjadi pada wanita. keputihan ini disebut dengan keputihan fisiologis (yang tidak berbahaya).

Dalam bahasa kedokteran keputihan (flour albus) didefinisikan sebagai sebuah kondisi keluarnya cairan yang berlebian dari bagian organ genital wanita.

Keputihan bisa dibagi kedalam dua jenis keputihan, yakni keputihan fisiolgis (yang tidak berbahaya) dan keputihan patologis (karena penyakit). Kondisi keputihan ini terjadi dengan tidak mengenal usia, siapa saja bahkan orang dengan lanjut usia bisa mengalami keputihan.

Keputihan fisiologis biasanya terjadi pada masa subur yakni sebelum menstruasi dan setelah terjadinya menstruasi. Dengan demikianlah kondisi keputihan fisiologis ini bisa juga dijadikan sebagai indikator masa subur seseorang.

Keputihan Patologis

Sementara itu berbeda dengan keputihan patologis. Jenis keputihan ini adalah keputihan yang terjadi akibat adanya penyakit yang menyerang bagian organ genital wanita, adanya jamur dan juga masuknya benda asing kedalam organ kewanitaan.

Keputihan jenis ini jelas berbahaya dan patut mendapatkan perhatian yang besar pada penderitanya. Karena selain dampaknya yang akan membahayakan tubuh, keputihan jenis patologis disebut-sebut menjadi penyebab nomor satu kemandulan bahkan kematian pada seorang wanita.

Untuk itulah penting sekali menjaga organ kewanitaan terutama dari paparan keputihan patologis mengingat dampaknya yang akan sangat berbahaya terutama untuk anda yang telah mendambakan kehadiran buah hati ditengah keluarga. Karena bisa jadi keputihan patologis mungkin menjadi faktor sulitny anda mendapatkan kehamilan selama ini.


Penyebab Keputihan Patologis

Untuk mengetahui beberapa penyebab keputihan patologis mari simak dibawah ini.

  • Jamur

Jamur digadang-gadang sebagai penyebab utama timbulnya keputihan patologis pada seseorang. Jamur yang berkembang biak dan mengendap dibagian organ genital waita bisa jadi diakibatkan oleh gaya hidup si wanita itu sendiri yang kurang teliti dalam menjaga kebersihan organ kewanitaannya.

Adapun beberapa jenis jamur yang berkembang dibagian organ kewanitaan yang dapat menimbulkan keputihan patologis diantaranya adalah jenis Monilia atau Candidas. Jamur jenis ini memiliki ciri-ciri berwarna putih suus dan berbau agak keras. Jamur inilah yang disebut-sebut menjadi faktor utama timbulnya infeksi parah pada organ kewanitaan.

Selain itu penyebab keputihan jenis lainnya adalah adanya parasit bernama  trichomonas vaginalis yang terkadang menimbulkan nyeri dibagian organ kewanitaan.

  • Gaya Hidup

Bukan hanya jamur dan bakteri penyebab lain yang juga bisa menyebabkan keputihan patologis terjadi adalah masuknya benda asing dari luar kedalam organ kewanitaan. Kondisi ini seringkali berkaitan dengan kurang terjaganya kebersihan dan kesehatan si wanita itu sendiri.

Gaya hidup yang cenderung menganggap enteng kebersihan baik lingkungan, rumah maupun bada secara khusus adalah penyebab paling umum keputihan patologis terjadi.

Gejala Keputihan Patologis

Pada keputihan yang normal lendir yang dikeluarkan tidak berwarna, tidak berbau dan keluar dengan jumlah yang sedikit. Sementara pada keputihan patologis beberapa gejala ini akan mungkin dirasakan oleh si penderita, diantaranya adalah:

  • Cairan yang keluar teksturnya lebih kental dan tekstur ini tentu berbeda dibandingkan pada cairan keputihan yang normal
  • Cairan yang keluar berwarna baik kuning, putih susu, kehijauan atau keabu-abuan
  • Timbulnya bau yang tidak sedap pada cairan
  • Cairan terkadang lengket
  • Menyebabkan gatal pada bagian organ kewanitaan
  • Jumlah cairan yang keluar banyak dan berlangsung dalam waktu yang cukup lama

Cara Penanganan Keputihan Patologis

Mengingat dampak dan bahaya dari keputihan patologis maka penting sekali untuk si penderita menemukan solusi bagaimana mengatasi keputihan patologis yang dialaminya. Beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menangani keputihan patologis diantaranya adalah:

Menjaga Kebersihan

Menjaga kebersihan adalah kunci penting untuk mengatasi keputihan patologis. Karena pada dasarnya jamur dan bakteri akan timbul dari kebiasaan buruk kurang menjaga kesehatan. Untuk itulah biasakan untuk selalu mengganti celana dalam minimal setiap setelah mandi yakni 2-3 kali dalam satu hari.

Kenakan Celana dalam yang Bersih dan Menyerap Keringat

Faktor celana dalam pun akan ikut mempengaruhi kondisi keputihan patologis. Dalam hal ini sebaiknya selalu kenakan celana dalam yang bersih dan terbuat dari bahan yang menyerap keringat seperti halnya katun. Kondisi lembap dibagian celana dalam adalah media yang baik untuk jamur dan kuman berkembang biak

Hindari Mengenakan Celana Luar yang Terlalu Ketat

Kebiasaan mengenakan skinny jeans atau celana-celana yang ketat akan membuat organ kewanitaan tidak mendapatkan udra. Dampaknya bakteri dan kuman akan lebih mudah menyerang dan berkembang biak dibagian ini.

Demikianlah beberapa penjelasan mengenai keputihan patologis. Pada intinya menjaga kesehatan dan kebersihan organ kewanitaan adalah kunci penting menghindarkan diri dari keputihan patologis. 

Loading...

Loading...