Keputihan, Penyebab, Tanda dan Cara Penangananya

Setiap wanita, sejatinya selalu ingin tampil menarik dan indah dipandang terutama bila keindahan ini bisa dinikmati oleh pasangannya sendiri.

Untuk dapat tampil menarik banyak usaha dan upaya yang akan senantiasa dilakukan wanita dalam rangka mendapatkan penampilan seperti yang telah didambakan. Rasanya memang sudah menjadi kodrat wanita ya, untuk selalu tampil menarik dan enak untuk dipandang. Tak percaya diri rasanya bila keluar rumah dalam keadaan yang tidak rapih, cantik atau bahkan tidak memancarkan harum khas dari seorang wanita. Setidaknya inilah peraturan yang berlaku untuk sebagian besar wanita.

Baca Juga:

Ya, untuk sebagian wanita tampil cantik dan menarik bak sebuah kewajiban yang bila tidak dijalankan maka mereka seolah tidak akan berani menampakan dirinya dihadapan umum atau orang banyak. Tak heran bila akan banyak upaya yang dilakukan seorang wanita hanya untuk mempercantik dirinya.

Mulai dari mengaplikasikan make up, berpakaian menarik sampai dengan mengenakan aroma wewangian yang akan dapat membuat tubuhnya tercium begitu enak adalah sebagian besar ritual yang banyak dilakukan oleh para wanita.

Sayangnya, meski sebagian besar berlomba-lomba untuk tampil menarik dan indah dipandang mata dari bagian luar. Tak sedikit para wanita yang kurang cermat dalam mempercantik dan menjaga kecantikannya dari dalam. Seperti halnya menjaga mahkota wanitanya agar tetap cantik dan tidak mengalami masalah.

Ya, mahkota pada wanita bukan hanya terletak dari wajah, rambut dan semua bagian tubuh luarnya saja. Namun bagian-bagian dalam seperti organ kewanitaan adalah bagian paling penting yang patut mendapatkan perhatian besar.

keputihan penyebab gejala

Sama halnya seperti rambut dan wajah, organ kewanitaan mendapatkan peran yang sama utamanya dengan organ-organ lain dalam tubuhnya. Apalagi bagian ini seringkali rentan terhadap paparan kuman dan bakteri. Akibatnya bila seorang wanita tidak cermat atau tidak memperhatikan kebersihan bagian ini maka akan fatal akibatnya yakni bagian tersebut yang mengalami masalah.

Ada cukup banyak masalah yang bisa dijumpai dibagian organ kewanitaan. Yang mana sebagian besar dari masalah tersebut sifatnya sangat merugikan dan bahkan bisa sampai menimbulkan penyakit lain pada organ tersebut. Untuk itulah, menjaga, merawat dan memperhatikan kebersihkan bagian organ kewanitaan adalah hal penting yang menjadi keharusan untuk senantiasa dijaga oleh setiap wanita.

Nah, anda dan semua wanita mungkin sudah tak lagi asing dengan salah satu masalah paling umum yang menyerang bagian organ kewanitaan yakni masalah keputihan. Masalah organ kewanitaan ini adalah salah satu masalah yang paling kompleks yang banyak dihadapi oleh sebagian besar wanita. Betapa tidak, permasalahan ini menjadi satu dari sekian banyak masalah organ kewanitaan yang paling sering menyerang dan dialami oleh hampir setiap wanita yang ada didunia.


Setiap waktunya selalu ada penambahan angka masalah ini yang meyerang setiap wanita. Sayanganya meski banyak dan seringnya dijumpai masalah seperti ini akan tetapi banyak wanita yang tidak tahu betul bagaimana dampak dari masalah ini terhadap kesehatannya sehingga banyak wanita yang menganggap enteng kondisi kesehatan ini dengan tidak segera mengonsultasikan masalah ini ke dokter atau bahkan mereka mengabaikan kondisi ini dengan mengganggap bahwa apa yang mereka alami adalah hal yang wajar.

Masalah keputihan adalah masalah yang sudah sejak lama menjadi persoalan klasik untuk kaum hawa, Tidak banyak wanita yang mengetahui apa itu keputihan dan terkadang sebagian diantara mereka menganggap remeh persoalan ini.

Padahal tidak demikian, masalah ini bisa digolongkan kedalam gangguan kesehatan yang tidak seharusnya diabaikan atau dianggap remeh begitu saja. Karena seberapa kecilnya dampak dari sebuah gangguan kesehatan bila diabaikan kondisi ini akan dapat berangsur memburuk dan menjalar menjadi penyakit yang serius.

Dengan demikian dari masalah keputihan yang sepele bukan tidak mungkin kondisi ini akan berubah menjadi masalah organ kewanitaan yang serius dan berbahaya. Anda tentu tidak ingin jika masalah ini terjadi bukan? Untuk itulah penting sekali segera mencari solusi untuk menyelesaikan setiap masalah gangguan kesehatan yang terjadi dengan tubuh anda.

Perlu diketahui bahaya dari keputihan yang dibiarkan begitu saja bisa serius dampaknya, bahkan sampai menimbulkan kemandulan atau bahkan kematian terhadap si penderita. Bukan hanya dapat menimbulkan kemandulan. keputihan juga dapat menjadi gejala awal dari kanker leher rahim. Kondisi ini pula yang dapat beresiko kematian.

Lalu sebenarnya apakah itu keputihan? Apa sajakah penyebabkan? Bagaimana gejalanya? Dan seperti apa penanganannya? Untuk mengetahui lebih jauhnya lagi mari simak penjelasannya dibawah ini.

Apa Itu Keputihan?

Pada dasarnya keputihan adalah keluarnya cairan (bukan darah) dari bagian organ intim kewanitaan yang keluar dengan jumlah yang berlebihan. Pada umumnya keputihan pada setiap wanita akan terjadi setiap bulannya, seperti halnya yang terjadi dengan periode datang bulan yang datang secara berkala. Keputihan juga bisa menjadi tanda kesuburan seorang wanita, sehingga demikian masa subur dapat dilihat dari keluar atau datangnya keputihan yang keluar dari bagian organ kewanitaan.

Hanya saja jenis dari keputihan ini terbagi kedalam 2 jenis yang berbeda, yakni keputihan normal yang datang setiap bulan secara berkala dan keputihan yang tidak normal. Jenis keputihan inilah yang perlu diwaspadai dan perlu menjadi hal yang mendapatkan perhatian khusus untuk para penderitanya.

Keputihan yang tidak normal bisa dengan mudah diketahui dilihat dari tekstur dan aromanya yang keluar dari organ kewanitaan. Hal ini dikarenakan pada keputihan yang normal tidak terdapat aroma tertentu dan warnanya putih atau bening sehingga tidak akan mengganggu.

Dalam istilah kedokteran keputihan juga dikenal dengan nama leukorea/fluor albus. Kondisi ini sebanarya aman selama cairan keputihan yang keluar warnanya, aroma dan teksturnya normal.

Penyebab Keputihan Normal

Keputihan normal adalah cairan yang keluar dari organ kewanitaan yang terdiri dari lepasan lendir endoserviks, jaringan vagina, jaringan leher rahim dan juga bakteri baik golongan Lactobacillus.

Cairan yang keluar dari organ ini sebenarnya adalah sebuah cara alamiah bentuk tubuh dalam membersihkan area kewanitaan, sebagai pelicin dan juga berperan sebagai benteng pertahanan dari berbagai infeksi.

Adapun jumlah banyaknya cairan yang keluar tersebut akan dipengaruhi oleh siklus bulanan/periode menstruasi seorang wanita. Pada fase folikel (fase pematangan sel telur) maka jumlah cairan yang akan keluar ini jumlahnya meningkat dibandingkan pada ukuran sebelumnya dan mencapai puncak pada saat ovulasi (fase pengeluaran sel telur untuk dibuahi), dengan begini cairan pun akan semakin mengental dan jumlah yang keluar akan lebih banyak.


Penyebab Keputihan Abnormal

Ada berbagai penyebab atau faktor yang mempengaruhi timbulnya sejumlah cairan keputihan dalam jumlah yang tidak normal yang menyerang seorang wanita. Beberapa diantaranya adalah dikarenakan oleh:

  • Penyakit infeksi / radang pada kelamin yang biasanya dipicu oleh masuknya mikroorganisme seperti jamur Candida, bakteri gonorrhoe, parasit trichomonas, dan virus (HPV, Herpes, AIDS) ke dalam organ kewanitaan.
  • Pemakaian antibiotik atau obat-obatan lain dalam waktu lama
  • Kanker leher rahim / kanker serviks
  • Hygiene / tingkat kebersihan pribadi yang buruk
  • Faktor psikologis seperti stress

Beberapa hal diatas adalah segelintir faktor yang menyebabkan timbulnya keputihan tidak normal terhadap seorang wanita. Termasuk didalamnya adalah masuknya benda asing kedalam bagian organ kewanitaan.

Dengan demikianlah faktor kebersihan dan gaya hidup seringkali mengambil peranan yang penting untuk menghindari terjadinya keputihan yang tidak normal yang menyerang bagian organ kewanitaan.

Tanda Keputihan Normal

Seperti yang disebutkan diatas pada dasarnya setiap wanita akan mengalami keputihan setiap bulannya yakni dengan keluarnya cairan dari bagian organ kewanitaan yang mana cairan tersebut bukanlah berbentuk darah melainkan cairan putih atau bening dengan tekstur yang lebih kental.

Untuk mengetahui ciri atau tanda dari keputihan yang normal yang keluar dari bagian organ kewanitaan. Berikut ini ada beberapa ciri-ciri yang menandakan keputihan normal.

  • Bentuk: cair / encer
  • Tidak menimbulkan rasa gatal atau nyeri.
  • Jumlah : sedikit
  • Warna: bening atau sedikit putih
  • pH : asam atau sekitar 3,8 – 4,5
  • Bau: hampir tidak berbau

Tanda Keputihan Tidak Normal

Tidak seperti keputihan yang normal keputihan tidak normal sifatnya berbahaya dan biasanya datang sebagai akibat dari adanya jamur atau masuknya benda asing kedalam tubuh yang mengakibatkan bagian tersebut mengeluarkan sejumlah cairan dalam jumlah yang banyak dan cirinya berbalik dibandingkan dengan cairan keputihan yang normal.

Nah, untuk mengetahui seperti apa ciri dan tanda keputihan pada kondisi yang tidak normal/abnormal, maka mari simak dibawah ini.

  • Bau: tidak sedap
  • Warna: putih susu, kuning atau hijau
  • Jumlah: banyak / berlebihan
  • Menimbulkan gatal dan kadang nyeri pada area kewanitaan dan mungkin akan mengandung darah.
  • Bentuk: kental

Bagaimana Cara Memastikan Terkena Keputihan Abnormal?

Memperhatikan kondisi kesehatan adalah hal penting guna mendeteksi apakah terdapat gangguan kesehatan atau masalah dengan tubuh anda. Selain itu, berkonsultasi ke dokter dan rajin memeriksakan kesehatan adalah langkah penting yang bisa dilakukan sebagai langkah awal untuk mengetahui dengan pasti bila terdapat gangguan pada tubuh anda. Termasuk dengan memastikan apakah anda terkena keputihan abnormal atau tidak.

Selain menebak-nebak kondisi yang dirasakan akan lebih baik jika anda segera mengunjungi dokter untuk mengkonsultasikan kondisi anda saat ini. Dengan begini dokter akan melakukan tindakan tepat dengan pemberian solusi yang lebih tepat. Untuk itu, ketika anda mulai merasakan satu atau beberapa tanda keputihan diatas maka sebaiknya segeralah hubungi dokter untuk memeriksakan kondisi kesehatan anda.

Nah, sementara itu untuk dapat mengatahui degan pasti atau memastikan jika anda terkena keputihan abnormal atau tidak. Berikut ini beberapa hal yang bisa anda lakukan.

Waspadai

Perhatikan dengan seksama apakah anda mengalami ciri-ciri keputihan abnormal diatas. Dengan demikian mengetahui dengan jelas apa itu keputihan dan ciri keputihan tidak normal akan menjadi bekal pertama anda untuk dapat mengetahui bila kondisi serupa anda rasakan.

Konsultasi

Selanjutnya bila rupanya demikian, maka sebaiknya segeralah konsultasikan kondisi anda ini ke dokter. Percayakan pada dokter bahwa pengobatan akan bisa lebih baik diberikan oleh dokter dibandingkan hanya dengan menalar sendiri pengobatan yang akan dilakukan.

Jangan merasa sungkan untuk berkonsultasi dengan dokter mengenai masalah yang anda anggap sebagai masalah pribadi ini. Sebaliknya berpikirlah mengenai resiko dari kondisi yang mungkin akan anda alami.

Terutama bila anda adalah seorang wanita yang belum menikah. Kondisi ini tentu akan berpengaruh terhadap kehidupan anda dimasa depan nanti. Dengan demikian jangan segan untuk berkonsultasi dengan dokter.

Tindakan

Untuk memastikan penyebab keputihan abnormal biasanya dokter akan menyarankan pemeriksaan cairan yang keluar dari bagian organ kewanitaan anda dan melakukan Pap smear. Pap smear adalah pemeriksaan penting yang harus dilakukan oleh setiap waita. Tes ini dilakukan dengan mengambil contoh sel-sel rahim, kemudian dianalisa untuk mendeteksi atau mengetahui dengan lebih dini keberadaan kanker leher rahim.

 Selain itu dengan menggunakan tes ini anda akan dapat mengetahui jika anda sel-sel abnormal yang merujuk pada tumbuhnya kanker dibagian organ kewanitaan. Nah, bila sudah selesai dengan tes tersebut maka untuk kasus tertentu tes dapat dilanjutkan dengan tes mikrobiologi yakni biakan kuman dan tes resistensi.


Cara Mengatasi Keputihan

Masalah keputihan tidak bisa dianggap enteng atau bahkan diabaikan begitu saja. Bila tidak segera ditangani penyakit ini akan dapat berubah menjadi kondisi yang lebih buruk dan dapat menyebar ke bagian sistem reproduksi hingga dapat menimbulkan radang serta penyumbatan saluran sistem reproduksi sehingga kondisi ini lama-kelamaan akan dapat menimbulkan kemandulan pada si penderita.

Penting sekali mencari cara untuk mengatasi kondisi ini, apalagi untuk anda yang belum menikah. Mengalami atau mendapatkan dampak terburuk dari kondisi keputihan tentu akan menjadi mimpi buruk yang ditakuti oleh setiap wanita.

Untuk itulah bila masalah ini bisa diatas, maka segeralah lakukan tindakan untuk mengatasi kondisi ini sejak dini. Agar demikian penanganan yang lebih dini akan dapat menghindarkan anda dari resiko lebih buruk penyakit ini.

Nah, untuk mengatasi keputihan ada 2 cara yang bisa dilakukan yakni dengan menggunakan terapi non medis (tanpa menggunakan obat-obatan) dan juga terapi dengan menggunakan obat. Untuk mengetahui seperti apa saja metode mengatasi keputihan tersebut. Maka mari kita simak penjelasannya dibawah ini.

Cara Mengatasi Keputihan Tanpa Menggunakan Obat

Untuk metode yang satu ini cara yang bisa dilakukan lebih cenderung pada beberapa hal yang dapat dilakukan sendiri dirumah. Hal paling penting dari metode ini adalah dengan menjaga kebersihan, khususnya organ kewanitaan dan menghindari sumber-sumber yang dapat memicu timbulnya keputihan. Seperti apa saja hal tersebut? Mari simak dibawah ini.

  • Meningkatkan kebersihan diri dan tubuh, terutama dibagian organ kewanitaan dan menjaga agar bagian organ kewanitaan tetap higienis.
  • Rajin mengganti celana dalam sesering mungkin untuk menghindari kelembapan yang akan membuat bakteri lebih mudah berkembang biak dan menimbulkan masalah keputihan mejadi lebih buruk.
  • Hindari mandi atau berendam di kolam umum. Kita tidak pernah tahu seberapa banyak kuman dan kotoran yang tersebar di kolah pemandian umum. Untuk itu sebaiknya sebisa mungkin hindari mandi dan berendam di tempat-tempat tersebut.
  • Kenakan celana dalam dari baha yang nyaman dan menyerap keringat, seperti halnya bahan katun.
  • Hindari pemakaian celana dalam yang ketat dan celana luar yang sempit
  • Kurangi stress

Cara Mengatasi Keputihan dengan Menggunakan Obat

Terapi keputihan dengan menggunakan obat biasanya akan diberikan pada pasien dan disesuaikan dengan kondisi pasien serta penyebab keputihan yang dialaminya. Dalam hal ini obat-obatan yang akan digunakan untuk terapi adalah berupa anti jamur dan antibiotik.

Akan tetapi pemberian obat-obatan ini haruslah berdasarkan resep dokter karena kondisi dan riwayat pasien mungkin berbeda-beda. Untuk itu penting sekali mengkonsultasikan terlebih dahulu kondisi ini ke dokter agar manfaat dari penggunaan obat-obatan maksimal khasiatnya.

Demikianlah penjelasan terperinci mengenai keputihan, penyebab, tanda dan cara mengatasinya. Semoga bermanfaat!

Loading...

Loading...