Membina sebuah hubungan pernikahan yang harmonis dan sesuai dengan apa yang telah kita impikan tentunya tidak semdah yang kita bayangkan. Apalagi, hubungan pernikahan yang dijalani tidak selalu berjalan dengan mulu dan tanpa hambatan. Layaknya, jalanan yang terjal, sebuha hubungan pernikahan tidak akan selalu berjalan dengan mulus. Akan ada hambatan dimana masalah, pertikaian, perbedaan pendapat dan kesalahpahaman menghiasi sebuah hubungan yang dijalani bersama dengan pasangan. Mempertahankan hubungan rumah tangga bersama pasangan tentunya akan lebih sulit daripada menjalaninya.

Tidak banyak pasangan yang mampu mejalani hubungan pernikahan pada kondisi yang sulit dan menemukan bagaimana solusi untuk bisa keluar dari zona tersebut serta bisa mempertahankan hubungannya hingga usia senja. Saat menjalani asamara bersama dengan pasangan di awal-awal pernikahan atau saat pacaran, cinta yang anda rasakan bersama dengan pasangan mungkin terasa begitu menggebu yang membuat anda yakin dan percaya bahwa pasangan adalah orang yang terbaik yang bisa menerima anda bersama dengan kekurangan yang anda miliki. Begitupun sebaliknya, ikatan cinta yang begitu besar membuat anda merasa bisa menerima pasangan dengan apa adanya termasuk dengan kekurangan yang dimilikinya. Inilah juga yang dijadikan sebuah modal untuk menjalani pernikahan bersama dengan pasangan anda, yang membuat anda yakin jika hubungan anda akan berjalan sampai usia senja.

Baca Juga:

Namun, banyak pasangan yang mengatakan jika setelah menikah semua asmara dan cinta yang mereka rasakan tidak sebesar seperti yang mereka rasakan dulu. Setelah menikah masing-masing pasangan dituntut untuk bisa menyelesaikan dan menjalankan perannya masing-masing. Tanggung jawab yang besar dan tugas yang menuntut mereka, membuat mereka semakin disibukan dengan kegiatannya masing-masing. Kesibukan masing-masing inilah yang pada akhirnya seringkali menuai beberapa masalah juga dalam sebuah rumah tangga. Mulai dari masalah komunikasi dan jarangnya waktu bersama membuat sebagain pasangan mengeluhkan asmara mereka menjadi semakin memudar dan berkurang. Namun, dalam sebuah pernikahan, merawat dan menjaga pernikahan tersbeut agar tetap bisa berjalan dengan harmonis adalah tanggung jawab dan keharusan yang harus senantiasa dilakukan oleh kedua pasangan suami dan istri. Memupuk dan merawat hubungan suami istri adalah hal yang akan senantiasa membuat ikatan pernikahan yang anda rasakan bersama dengan pasangan seolah terasa seperti saat pertama pacaran dulu.

Hanya saja, rasanya sulit sekali menghindari beberapa masalah dalam berumah tangga, yang pada akhirnya membuat pertengkaran dan perselisihan seringkali tidak bisa dihindarkan. Sulitnya mendapatkan waktu luang bersama dengan pasangan, dan komunikasi yang begitu minim terkadang membuat pasangan seringkali merasa ragu terhadap cinta dan kasih sayang yang kita miliki untuk mereka. Mereka seringkali menaruh curiga, saat beberapa hal janggal terjadi dengan kita. Meskipun kita berusaha dan merasa menjadi orang yang setia terhadap pasangan, namun seringkali pasangan meragukan kesetiaan kita padanya. Memang akan sulit, jika kondisi rumah tangga terus-terusan seperti ini. Rasanya, kehidupan dan aktivitas kita menjadi tidak tenang dengan rasa curiga dan keraguan yang yang dimiliki oleh pasangan terhadap diri kita. Lantas, bagaimana cara menyampaikan pada pasangan dan membuat mereka percaya bahwa kita setia? Berikut cara-caranya.

Membuat Pasangan Percaya Jika Kita Setia Untuk Pernikahan yang Harmonis

1. Kejujuran dan Keterbukaan Pada Pasangan

Pasangan yang seringkali terasa begitu sensitif terhadap kita tentunya memerlukan sebuah hal yang bisa membuat mereka percaya bahwa diri kita telah setia padanya. Untuk itulah, selalu jaga kejujuran dan keterbukaan terhadap pasangan. Dan biasakan pasangan anda mengetahui setiap berubahan atau rencana yang berbeda yang terjadi dalam kehidupan anda. Seperti misalkan, saat anda adalah seorang suami yang bekerja disebuah perusahaan dan pada waktu yang sama anda diminta perusahaan untuk bekerja lembur. Maka jangan pernah lupa untuk memberitahu istri dirumah jika anda harus bekerja lembur dan akan pulang terlambat. Jika jam kerja anda dengan lembur akan dilakukan secara berlanjut untuk beberapa hari ke depan, maka beritahukan pada istri dan jelaskan jika anda akan bekerja lembur untuk sebuah projek yang akan anda kerjakan diperusahaan. Dengan keterbukaan dan kejujuran, maka perlahan namun pasti, istri anda akan mulai mengerti dan memakluminya. Selain itu, jangan pernah nodai kepercayaan istri anda.

2. Berikan Alasan yang Jelas

Kondisi yang tak terduga akan mungkin tejadi dalam kehidupan seseorang. Nah, ketika anda dihadapkan pada kondisi yang tak terduga yang membuat kegiatan dan rutinitas anda sedikit berubah seperti misalkan pulang ke rumah telat atau tidak bisa menemani pasangan. Maka berikan alasan yang jelas dan yang terpenting adalah jangan membuat pasangan menunggu dengan ketidakpastian. Kita tidak akan pernah tau kejutan atau rencana apa yang dilakukan pasangan dalam kehidupan kita. Jika anda merasa pasa saat itu anda akan pergi lama, maka beritahukan pada pasangan jika anda harus pergi atau ada urusan. Jika anda tidak bisa memberikan alasan langsung pada saat yang bersamaan karena anda terburu-buru. Maka berikan alasan yang jelas pada pasangan setelah anda menyelesaikan urusan tersebut. Pasangan mungkin akan merasa kesal karena anda tidak memberitahu alasan yang jelas saat anda pergi. Namun setidaknya, anda sudah memberi tahu mereka sebelumnya dan saat ini anda sudah mencoba menjelaskan padanya.

3. Perhatikan Perlakuan Anda Pada Teman

Ada sebagian pasangan yang menginginkan jika mereka diperlakukan berbeda dari oranglain. Perlakuan yang mereka harapkan adalah perlakukan khusus yang membuat mereka terasa begitu spesial dan akan membenci jika anda memperlakukan teman-teman anda setara dengan yang anda lakukan pada pasangan. Untuk menghadapi pasangan yang seperti ini, maka sebaiknya perhatikan perlakuan anda pada teman-teman anda. Entah itu teman-teman kerja atau teman-teman lama. Jangan sampai anda terkesan terlalu memberikan perhatian berlebih pada teman-teman anda yang membuat si pasangan cemburu dan berpikiran yang tidak-tidak pada diri anda.

4. Berikan Pengorbanan

Kesetiaan pada pasangan tidak cukup hanya diungkapkan lewat kata-kata saja. Sebuah bukti dari kesetiaan itu pun perlu ditunjukan agar pasangan percaya jika kita sudah setia dan hanya dirinya orang yang kita cintai. Banyak orang yang mengatakan jika pengorbanan adalah sebuah perwujudan dari kesetiaan. Dan mungkin memang benar demikian. Untuk itulah, lakukan sebuah pengorbanan yang akan membuat pasangan percaya bahwa anda memang benar-benar mencintaiannya dan pasangan adalah orang yang benar-benar anda cintai. Sebuah pengorbanan tentu tidak akan terasa manis, namun hal tersebut akan membuat anda bahagia apalagi jika dilakukan untuk pasangan sendiri. Untuk itulah, selama pengorbanan tersebut masuk akal tidak ada salahnya anda lakukan.

5. Jangan Menceritakan Masa Lalu

Dalam hal ini bukan berarti jika anda harus menutup-nutupi semua hal yang ada alami dimasa lalu. Jangan menceritakan pada pasangan tentang masa lalu yang bisa membuat keraguannya akan cinta anda menjadi rusak dan justru membesar. Seperti halnya ketika anda menceritakan kepribadan masa lalu anda yang selalu dikelilingi lawan jenis dan anda sering bergonta-ganti pacar. Hal ini akan membuat pasangan merasa khawatir jika kebiasaan buruk tersebut dilakukan setelah anda bersama dengan mereka.

Itulah dia beberapa tips yang bisa anda lakukan untuk membuat pasangan percaya bahwa anda setia. Semoga bermanfaat.

Loading...

Loading...