Menjelang menstruasi ada beberapa tanda yang biasanya dijumpai. Mulai dari nyeri pada bagian perut, perubahan mood dan perut kembung yang sangat mengganggu. Selain itu, tanda lainnya yang pasti terjadi pada banyak perempuan adalah munculnya jerawat menjelang menstruasi. Kehadiran jerawat menjalang menstruasi bisa menjadi hal yang sangat menjengkelkan. Betapa tidak, selain menyakitkan jerawat menstruasi seringkali muncul dengan ukuran yang cukup besar. Anda yang punya rencana atau acara penting, kehadiran jerawat tentu menjadi masalah yang sangat menyebalkan.

Lantas apa sih sebenarnya penyebab jerawat sebelum menstruasi bisa terjadi? Ada banyak faktor sebenarnya yang bisa memicu kondisi ini salah satunya adalah sebab perubahan hormon yang ada di dalam tubuh anda menjelang periode mentruasi anda. Nah, bahasan kali ini akan menjelaskan mengapa ada jerawat sebelum menstruasi termasuk dengan proses pembentukan dari jerawat itu sendiri. Seperti apa informasinya? Mari simak di bawah ini hanya untuk anda.

Baca Juga:

jerawat-menjelang-menstruasi.jpg

Proses Terbentuknya Jerawat

Proses pembentukan jerawat menjelang menstruasi pada dasarnya tidak jauh berbeda dengan jerawat biasanya. Mulanya jerawat berasal dari produksi sebum oleh kelenjar minyak di dalam bagian kulit anda. Sebum merupakan zat minyak di dalam tubuh yang punya fungsi sebagai pelumas alami di dalam kulit.

Nantinya, setelah diproduksi oleh kelenjar minyak, sebum ini akan keluar dari bagian folikel melalui pori-pori menuju permukaan kulit anda. Folikerl adalah bagian dalam dari pori-pori kulit yang merupakan tempat tumbuhnya rambut, kelenjar keringat dan juga kelenjar minyak.

Sebum tidak selalu bisa keluar dari folikel dengan mudah. Bisa saja karena sumbatan di bagian pori-pori membuat sebum tidak dapat muncul ke permukaan kulit. Perlu diketahui bahwa sumbatan yang ada pada kulit bisa terbentuk dari campuran sebum bersama dengan rambut dan juga sel kulit mati. Hal inilah yang kemudian menjadi cikal bakal dari penyebab jerawat yang bisa muncul ke permukaan kulit anda.

Sementara itu, jerawat bisa juga terbentuk ketika bakteri yang menginfeksi sumbatan pada pori dan sebum menumpuk pada bagian dalam folikel. Infeksi inilah yang kemudian dapat memicu reaksi peradangan yang ditandai dengan munculnya pembengkakan, kemerahan dan nyeri apabila disentuh.

Untuk tingkat keparahan dari jerawat sendiri biasanya akan bergantung pada jenis bakteri yang menginfeksinya. Perlu diketahui bahwa tidak semua jenis bakteri yang ada pada kulit akan dapat menyebabkan jerawat muncul. Kebanyakan bakteri yang paling sering memicu tumbuhnya jerawat adalah jenis Propionibacterium acnes. Wajah yang kotor dan berminyak biasanya rentan dengan paparan bakteri yang satu ini. Jadi demikian, mereka yang jarang membersihkan wajahnya akan rentan dengan paparan bakteri yang satu ini.

Penyebab Jerawat Sebelum Periode Menstruasi

Sementara itu, anda yang seringkali mengalami tumbuhnya jerawat sebelum menstruasi anda dimulai mungkin bertanya-tanya apa sih yang menyebabkan kondisi tersebut terjadi? Nah, penjelasannya akan dikupas di bawah ini.

Pada kebanyakan wanita, siklus menstruasi biasanya berlangsung selama 14 hari. Selama siklus ini, beberapa hormon di dalam tubuh mengalami perubahan yang cukup signifikan. Sebut Saja hormon estogen dan progesteron. Selama anda mengalami siklus menstruasi, produksi hormon estrogen di dalam tubuh anda mengalami peningkatan selama 14 hari pertama.

Sementara hormon progesteron baru akan meningkat di 14 hari berikutnya. Selanjutnya, jumlah kedua hormon ini akan menurun mendekati waktu menstruasi anda yang sebentar lagi. Di waktu yang sama, produksi hormon testosteron tidaklah berubah. Hormon testosteron adalah hormon yang diproduksi oleh pria, namun demikian wanita pun memilikinya hanya saja jumlahnya sedikit.

Meskipun diproduksi dalam jumlah yang sedikit, jumlah hormon ini cenderung lebih tinggi selam anda mengalami menstruasi dibandingkan dengan hormon estrogen dan progesteron anda yang keduanya sedang menurun saat anda mengalami menstruasi.

Dari sinilah, rupanya hormon testosteronlah yang menyebabkan jerawat muncul sebelum periode menstruasi pada wanita dimulai. Mengapa demikian? Hal tersebut dikarenakan kadar testosteron yang tinggi selama mentsruasi membuat produksi sebum pada bagian kulit mengalami peningkatan.

Pada sebagian wanita produksi sebum yang tinggi akan dapat membuat wajah mereka nampak lebih cerah daripada biasanya. Namun perlu diketahui jika produksi sebum yang terjadi secara berlebihan akan dapat menyumbat bagian pori-pori dan memicu jerawat timbul pada bagian pori yang mengalami sumbatan tersebut.

Selain itu, produksi jerawat pada tubuh akan dapat meningkat menjadi lebih banyak jumlahnya ketika jumlah hormon progesteron di dalam tubuh kembali meningkat. Hal ini dikarenakan, jumlah hormon progesteron yang meningkat menyebabkan kulit menjadi membengkak. Akibatnya kondisi ini membuat pori-pori kulit menjadi semakin mengecil yang membuat sebum menjadi terjebak dibagian dalam folikel.

Itulah mengapa pada saat menjelang menstruasi kehadiran jerawat menjadi hal yang mudah terjadi. Hal ini dikarenakan perubahan hormon di dalam tubuh yang tidak terhindarkan. Jadi meski anda merasa seringkali menjaga kebersihan dan kesehatan dengan baik namun jerawat menjelang menstruasi terjadi. Hal ini dikarenakan perubahan hormon di dalam tubuh yang sulit dihindarkan.

Penceganan Terhadap Jerawat Menjelang Menstruasi

Anda yang seringkali mengalami timbulnya jerawat menjelang periode menstruasi mungkin dibuat kesal dan jengkel dengan hal yang satu ini. Betapa tidak, jerawat yang bengkak selain menimbulkan rasa sakit yang menyiksa, pun dalam waktu yang bersamaan hal ini membuat siapa saja menjadi tidak percaya diri. Hal ini dikarenakan wajah berjerawat seringkali dianggap wajah yang kotor dan kusam.

Lantas adakah pencegahan terhadap jerawat menjelang menstruasi? Informasinya akan dapat anda simak di bawah ini. Penasaran seperti apa? Mari simak satu per satu poinnya di bawah ini hanya untuk anda.

Bersihkan Wajah dengan Rutin

Menjaga kebersihan wajah menjadi hal penting yang harus senantiasa diperhatikan untuk menghindari paparan kuman dan bakteri penyebab jerawat. Apalagi anda yang punya riwayat jerawat yang mudah terjadi maka hal ini menjadi hal yang amat penting untuk anda perhatikan dengan baik. Minimal bersihkan wajah dua kali dalam satu hari atau cuci wajah setiap kali anda sudah melakukan aktivitas yang berat.

Karena keringat yang terpapar bersama dengan debu dapat membuat bakteri mudah menginfeksi bagian pori pada wajah dan tubuh anda. Hal inilah yang kemudian dapat menghambat pori dan menyebabkan jerawat mudah sekali terjadi. Untuk itulah, pastikan bila anda senantiasa membersihkan wajah anda dengan rutin.

Gunakan pembersih wajah pada saat anda mencucinya. Pastikan gunakan produk dengan formula yang cocok untuk jenis kulit anda. Selanjutnya keringkat wajah dengan lembut dan hindari penggunaan media pengering yang kotor sebab nantinya wajah anda akan percuma dibersihkan ketika anda menggunakan lap pengering yang kotor.

Hindari Menyentuh Wajah dengan Tangan

Kebanyakan dari kita seringkali menyepelekan kesehatan wajah dan tubuh dengan terus menerus menyentuh bagian tersebut. Terutama ketika tumbuh gejala jerawat biasanya, bagian yang ditumbuhi dengan jerawat seringkali menjadi daerah yang sangat menggemaskan dan membuat kita sulit menghindarkan hasrat untuk selalu mengeceknya entah itu dengan menekan, menyentuh atau bahkan memencet-mencet bagian tersebut.

Perlu diketahui bahwa tangan adalah media yang paling sering menjadi penularan bakteri dan kuman pada bagian tubuh. Hal ini dikarenakan, saat menyentuh wajah kita tidak bisa selalu memastikan tangan kita dalam keadaan bersih dan higienis. Apalagi anda yang malas cuci tangan, menyentuh bagian wajah membuat penyebab jerawat semakin mudah terjadi.

Untuknya, hindari menyentuh bagian wajah anda terlalu sering. Alih-alih bermain dengan jari-jari dan tangan anda untuk menyentuh jerawat akan lebih baik membiarkan benjolan calon jerawat bebas dari paparan bakteri. Salah satunya adalah dengan selalu mencuci wajah anda dan mengenakan masker untuk mencegah penyebaran bakteri dan kuman yang mungkin menempel pada wajah.

Bersihkan Layar Ponsel

Tahukah anda? Layar ponsel menjadi salah satu media penularan kuman dan bakteri pada wajah yang membuat jerawat mudah sekali terjadi. Bahkan menurut sebuah penelitian ditemukan setidaknya hingga 4 juta bakteri dalam setiap layar ponsel. Lantas mengapa layar ponsel dikaitkan dengan penyebab jerawat? Anda mungkin tidak sadar bahwa ponsel yang anda gunakan untuk menelpon seringkali ditempelkan ke wajah anda.

Ketika ponsel anda dipenuhi dengan bakteri dan kuman maka tentu saja dengan mudah bakteri tersebut akan berpindah pada bagian wajah anda yang kemudian menginfeksi pori-pori dan bercampur bersama dengan sebum. Akibatnya, jerawat akan semakin sulit untuk dihindarkan karena kebiasaan buruk anda yang jarang sekali membersihkan ponsel.

Nah, untuk mengatasi masalah ini maka mulai saat ini biasakan untuk rajin membersihkan layar ponsel anda dengan rutin. Gunakan cairan desinfektan untuk memastikan kuman dan bakteri yang ada pada layar ponsel anda mati dan dibersihkan dengan merata. Pembersihan ini tentunya perlu dilakukan setiap hari minimal bersihkan sebelum tidur dimana penggunaan ponsel tidak akan terlalu aktif ketika anda sedang tidur.

Hindari Penggunaan Kosmetik yang Berlebihan

Penggunaan kosmetik pada wajah sensitif atau menjelang mensturasi bisa menjadi penyebab dari jerawat mudah sekali timbul. Kosmetik dari formula yang keras atau kosmetik dengan kandungan minyak yang berlebihan akan dapat berbahaya dan memicu timbulnya jerawat menjadi semakin parah. Untuknya, anda perlu dengan teliti memperhatikan masalah ini dengan baik.

Sebaiknya hindari menggunakan kosmetik terlalu berlebihan pada saat anda menjelang menstruasi. Kosmetik yang digunakan sebaiknya tipis-tipis saja dan aplikasikan dengan perlahan. Perhatikan pula penggunaan media atau aplikator kosmetik yang digunakan. Biasanya, aplikator kosmetik menjadi media penularan bakteri yang paling sering.

Hal ini dikarenakan secara tidak sadar kuman dan bakteri bersarang pada aplikator kosmetik yang jarang dibersihkan. Bila anda tidak memperhatikan hal ini maka kehadiran jerawat akan tentu bisa dengan mudah terjadi. Untuk itu, perhatikan dengan baik permasalahan yang satu ini jangan sampai kebiasaan berkosmetik yang anda lakukan setiap hari menjadi penyebab wajah anda bermasalah.

Bersihkan Tubuh Setelah Beraktivitas

Langkah selanjutnya yang penting diperhatikan agar anda terhindar dari paparan jerawat menjelang menstruasi adalah dengan memastikan senantiasa membersihkan tubuh setelah beraktivitas, terutama ketika aktivitas yang dilakukan adalah aktivitas berat yang membuat produksi keringat berlebihan terjadi. Misalkan berolahraga, berada di bawah terik matahari dan lain sebagainya.

Produksi keringat yang tidak segera dibersihkan akan dapat bercampur bersama debu dan kotoran. Hal inilah yang akan memicu timbulnya bakteri dan kuman yang masuk ke dalam pori. Apalagi sewaktu berkeringat pori-pori anda mengalami pembengkakan yang mana bakteri bisa dengan mudah masuk ke dalamnya.

Bila hal ini terjadi maka yang selanjutnya bisa ditebak adalah paparan mikroorganisme tersebut akan dapat bercampur dengan sebum yang akhirnya menyumbat bagian pori. Jerawat lagi-lagi mudah sekali menyerang wajah anda. Hal inilah yang seringkali menjadi hal yang tidak disadari pada banyak orang.

Untuknya, pastikan anda mandi dengan rutin minimal dua kali dalam satu hari. Atau pada saat anda sudah beraktivitas dengan keras dan banyak menghasilkan keringat maka hal ini menjadi hal penting yang harus anda perhatikan dengan baik.

Jangan Tidur dengan Makeup yang Masih Menempel

Setelah lelah pulang bekerja atau ketika deadline di kantor begitu menumpuk terkadang saat pulang ke rumah kasur jauh lebih menggoda dibandingkan dengan kamar mandi dan membersihkan riasan yang masih menempel pada wajah anda. Hal inilah yang seringkali membuat banyak wanita lebih memilih tidur dan beranjak ke kasur dibandingkan membersihkan makeup yang masih menempel.

Padahal riasa makeup yang masih menempel pada wajah adalah salah satu pemicu masalah kecantikan yang paling umum terjadi. Termasuk dengan kehadiran jerawat yang sangat menjengkelkan. Nah, untuk mencegah permasalahan semacam ini maka penting sekali untuk mulai memprioritaskan kesehatan anda daripada mendahulukan ego anda.

Pastikan saat sepulang bekerja atau mengantor, sempatkanlah beberapa saat untuk membersihkan riasan anda. Gunakan micelar water untuk menghapus makeup dengan lebih mudah kemudian setelahnya bersihkan kembali dengan menggunakan sabun pencuci wajah dan air bersih.

Keringkan wajah dengan menggunakan handuk yang bersih atau gunakan tisue yang lembut. Penggunaan media pengering yang bersih menjadi hal penting yang harus anda sediakan. Hal ini dikarenakan kebanyakan penyebab jerawat timbul dari handuk atau kain yang kotor sewaktu membersihkan wajah setelah dicuci.

Jaga Asupan Makanan Bergisi Seimbang

Selain upaya pencegahan dari luar, jerawat pun perlu dicegah kehadirannya dengan treatment dari dalam. Asupan makanan sehat menjadi syarat wajib untuk menghindarkan segala jenis masalah dari dalam tubuh, termasuk dengan kehadiran jerawat. Hal ini dikarenakan gizi seimbang dari makanan sehat akan menjadi pendukung tubuh untuk bisa menjalankan kerjanya sesuai dengan fungsinya.

Apalagi saat ini ada banyak jenis makanan penyebab jerawat yang pada umumnya menjadi asupan makanan yang seringkali dikonsumsi banyak orang. Diantaranya adalah makanan berlemak tinggi, junkfood, makanan cepat saji dan jenis makanan lainnya. Tahukah anda terus menerus mengkonsumsi jenis makanan tersebut akan membuat anda sia-sia saja selama ini melakukan perawatan wajah agar terhindar dari jerawat.

Jadi demikian, perhatikan dengan baik agar anda senantiasa memperhatikan asupan gizi seimbang ke dalam tubuh. Konsumsi sayur dan buah adalah jenis makanan sehat yang baik untuk dikonsumsi. Hal ini dikarenakan tubuh akan lebih mudah mencerna jenis makanan ini dibandingkan makanan kurang sehat lainnya. Selain itu, kandungan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh sebagian besar terdapat dalam sayur dan buah dan makanan sehat lainnya.

Loading...

Loading...