Keputihan seringkali menjadi masalah yang umum yang dijumpai pada wanita.

Masalah ini telah sejak lama banyak dikeluhkan dan menyerang pada waniata. Banyaknya keluhan seputar masalah keputihan menimbukan tanda tanya besar apakah kondisi ini umum terjadi pada wanita? Lantas mengapa penderitanya bisa terjadi dalam jumlah yang hampir seluruh wanita mengeluhkan masalah yang serupa?

Baca Juga:

Masalah mengenai keputihan memang wajar menjadi keluhan dan kekhawatiran tersendiri bagi para wanita. Hal ini dikarenakan datangnya keputihan seringkali menimbulkan perasaan yang tidak nyaman dibagian organ kewanitaan. Belum lagi berlangsungnya kondisi ini dalam waktu yang cukup lama akan tentu membuat sebagian wanita dibuat tidak percaya diri dengan kondisi ini. Keluarnya sejumlah cairan dari bagian organ kewanitaan dengan jumlah yang berlebihan seringkali membuat ruang gerak si penderita menjadi terbatasi dan terkurangi. Kondisi inilah yang seringkali menjadi keluhan pada wanita.

Lantas apakah itu keputihan? Untuk lebih jelasnya lagi kita akan bahas lebih dalam dibawah ini.

mengapa keputihan kuning terjadi

Mengenal Keputihan

Keputihan atau yang dalam bahasa kedokter dikenal dengan sebutan flour albus adalah kondisi keluarnya sejumlah cairan dari bagian organ intim kewanitaan yang bukanlah darah dan keluar secara berkala. Dengan demikian keputihan sebenarnya adalah hal yang umum yang akan dialami oleh seorang wanita. Bahkan munculnya keputihan ini akan sama berkalanya seperti pada munculnya siklus menstruasi. Kondisi keputihan bisa muncul setelah atau sebelum menstruasi. Kondisi keluarnya cairan ini pun bisa mengindikasikan masa subur seorang wanita. Asalkan selama keluarnya cairan keputihan in tidak memunculkan keluhan pada si wanita tersebut.

Sayangnya, keluarnya cairan dari organ kewanitaan perempuan tidak selamanya adalah keputihan yang normal (keputihan fisiologis). Seringkali terdapat masalah yang keluar menyertai dengan cairan keputihan. Nah cairan keputihan jenis ini mungkin adalah jenis cairan yang berbahaya dan perlu diwaspadai. Sebab keputihan jenis yang berbahaya atau keputihan patologis adalah keputihan yang timbul sebab adanya masalah dibagian organ kewanitaan perempuan.

Pada keputihan fisiologis atau keputihan yang normal, cairan yang keluar umumnya tidak menimbulkan bau, tidak berwarna, teksturnya encer seperti dan bening juga tidak keluar dengan jumlah yang banyak dan terus menerus. Akan tetapi pada keputihan yang muncul sebab adanya masalah dibagia organ kewanitaan perempuan, cairan yang dikeluarkan memiliki ciri-ciri yang oposit atau sebaliknya dari ciri-ciri yang disebutkan diatas.

Keluarnya cairan keputihan yang tidak normal seringkali dicirikan dengan timbulnya warna pada cairan seperti coklat, kehijauan, kekuingan, aroma tidak sedap yang dimunculkan dari cairan juga keluarnya dalam jumlah yang cukup banyak dan berlangsung lama. Kondisi keputihan jenis inilah perlu diwaspadai dan segera dicari tahu penyebabnya. Karena bila tidak, dampak dari keputihan patologis yang tidak segera mendapatkan pertolongan bisa membahayakan si penderita, pada kondisi yang lebih parah hal ini bisa membuat si penderita mengalami kemadulan dan menyebabkan kematian.

Lantas apa sih sebenarnya faktor yang mempengaruhi timbulnya warna pada cairan keputihan yang keluar dari organ kewanitaan terutama untuk warna kuning? Apakah kondisi tersebut juga berbahaya? Untuk menjawab dengan jelas pertanyaan anda, mari kita simak dibawah ini.


Mengapa Keputihan Berwarna Kuning Bisa Terjadi?

Sebagaimana dijelaskan diatas bahwa keputihan adalah salahs atu kodnisi yang bayak dikeluhkan kaum wanita. Akan tetapi keluarnya cairan dari bagian organ kewanitaan adalah hal yang normal dan wajar selama keluarnya cairan keputihan adalah keputihan fisiologis.

Cairan keputihan yang normal umumnya keluar dengan tidak menampakan bau, aroma, atau bahkan warna alias kelurnya ini jernis dan bening. Selain daripada itu bila rupanya anda mendapati cairan yang keluar disertai dengan warna, termasuk warna kekuningan maka demikian kondisini ini adalah hal yang patut diwaspadai karena dampaknya akan berbahaya untuk kesehatan tubuh.

Kondisi yang Harus Diwaspadai

Keputihan berwarna kuning yang keluar dari bagian organ kewanitaan dega disertai warna kekuningan adalah kondisi yang patut mendapatkan perhatian lebih. Sebab kemungkinan kondisi keluarnya cairan jenis ini dipengaruhi oleh bebrapa sebab diantaranya seperti:

Adanya Bakteri Vaginosis

Kondisi adanya paparan bakteri vaginosis akan dapat memungkinakn keputihan yang berwarna kuning, putih atau bahkan abu-abu muncul dari bagian organ kewanitaan. Selain itu jika penyebabnya adalah paparan bakteri jenis ini maka biasanya cairan yang dikeluarkan akan disertai dengan bau amis yang menyengat.

Selain itu kondisi paparan bakteri ini akan memungkinkan si penderita mengalami gejala-gejala yang tidak nyaman seperti halnya merasa gatal dan perasaan perih dibagian organ kewanitaan. Apabila kondisi gatal digaruk denga sembarangan maka perasaa perih dibagian organ kemaluaan akan semakin parah akibatnya akan muncul kemerahan dan bengakk dibagian vulva atau bagian organ kewanitaan.

Untuk itu sebaiknya konsultasikan kondisi ini dengan dokter agar penanganan yang lebih tepat dari masalah ini bisa segera diatasi.

Gonore

Kemungkinan lain yang dapat menjadi sumber dari munculnya keputihan disertai dengan warna kuning adalah adanya gonore. Pada kondisi ini keputihan yang bisa muncul juga dapat disertai dengan warna lain yakni keruh. Bukan hanya itu gonore pun dapat disertai dengan pendarahaan diluar siklus menstruasi, adanya inkontinensia urine dan nyeri dibagian panggul.

Adanya Infeksi Jamur'Kondisi keputihan ini akan memungkinkan munculnya cairan kuning pucat seperti keju atau berwarna putih dengan konsistensi yang lebi padat. Kondisi ini pun akan membuat si penderita mengalami nyeri dan gatal.


Bagaimana Cara Mengatasi Keputihan Berwarna Kuning?

Untuk mengatasi keputihan dengan cairna berwarna kuning umumya pengobatan yang akan diberikan akan tergantung pada seperti apa penyebabnya itu sendiri. Infeksi jamur umumnya akan diobati dengan obat-obatan antijamur dalam bentuk krim atau gel yang dioleskan kedalam bagain organ kewanitaan. Obat-obatan jenis ini akan bisa didapatkan berdasarkan resep dokter. Untuk itulah penting sekali memeriksakan kondisi ini ke dokter.

Sementara itu untuk pengobata keputihan akibat adanya bkaterial vaginosis pengobatan yang dilakukan hampir semuanya sama yakni dengan menggunakan metronidazole atau tinidazole yang dikonsumsi secara oral.

Sedangkan untuk keputihan yang sebabnya diakibatkan oleh penyakit gonore maka pengobatan akan membutuhkan antibiotik. Penggunaan antibiotik untuk mengatasi keputihan jenis ini haruslah berdasarkan resep dokter. Dosis antibiotik yang akan diberikan akan disesuaikan dengan kondisi si pasien itu sendiri. Selain itu pengobatan dengan menggunakan antibiotik haruslah dihabiskan. Dengan demikian meskipun anda merasa keputihan sudah membaik akan tetapi jangan segera menghentikan pengobatan. Sebab obat jenis antibiotik harus dihabiskan.

Bagaimana Mencegah Keputihan?

Mengingat bahaya dari munculnya keputihan patologis akan berdampak bahaya untuk kesehatan. Maka penting sekali mencari cara untuk mencegah agar kondisi ini tidak menyerang atau menghinggapi anda. Berikut ini ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadi keputihan:

  • Rajin membersihkan bagian organ kewanitaan dengan membasuhnya menggunakan air hangat secara teratur
  • Hindari terlalu banyak paparan busa dari sabun mandi
  • Gunakan bahan celana dalam yang menyerap keringat seperti bahan katun
  • Pilih celana yang tidak terlalu ketat.

Demikianlah beberapa hal yang dapat diketahui dari penjelasan mengapa bisa terjadi keputihan berwarna kuning. Semoga artikel ini memberikan cukup informasi yang anda butuhkan. 

Loading...

Loading...