Website Builders

Setiap wanita yang ada didunia, pasti pernah merasakan yang namanya keputihan.

Ya kondisi ini pada dasarnya adalah hal yang wajar yang terjadi pada perempuan. Keputihan adalah keluarnya sejumlah cairan dari organ kewanitaan yang bukan darah. Kondisi ini pada umumnya bukanlah gangguan yang perlu dirisaukan karena keputihan merupakan bentuk pertahanan tubuh untuk mengeluarkan benda asing termasuk kuman, bakteri serta mikroorganisme lainnya dari dalam tubuh terutama dibagian organ kewanitaan.

Baca Juga:

Dengan demikianlah, keluarnya keputihan sebenarnya memberikan manfaat yang baik untuk tubuh anda. Asalkan dengan catatan sejumlah cairan yang keluar dari bagian organ kewanitaan ini tidak memiliki warna, bau, teksturnya yang tidak terlalu kental dan keluar dengan jumlah yang tidak terlalu berlebihan.

Akan tetapi, masalah yang sering muncul dari kondisi keputihan ini adalah jenis cairan yang keluar tersebut tidak sesuai dengan ciri-ciri pada cairan keputihan yang normal. Yang mana jenis keputihan ini sebaiknya diwaspadai sebab dapat menimbulkan masalah yang berbahaya bila tidak segera ditangani.

Pada keputihan yang berbahaya, umumnya penderita yang mengalami kondisi ini akan dapat merasakan dampaknya dengan cepat, sebab kondisi ini umumnya dapat menimbulkan kondisi yang menganggu dan menimbulkan perasaan yang tidak nyaman.

Perasaan lembab dan basah dibagian organ kewanitaan akan dirasakan dengan jelas sebab keluarnya cairan datang dengan jumlah yang banyak dan berlebihan. Untuk itulah, sebaiknya segera konsultasikan masalah ini ke dokter agar nantinya penanganan yang tepat akan bisa didapatkan dengan lebih mudah.

Keputihan yang berbahaya akan dapat dilihat dari jenis cairan yang keluar dari bagian organ kewanitaan itu sendiri. Lain halnya seperti pada keputihan yang normal, dimana cairan tidak berbau dan berwarna. Pada keputihan jenis berbahaya cairan yang keluar umumnya memiliki sejumlah warna yang bervariasi.

Selain itu, timbul aroma anyir yang tidak sedap bahkan pada gilirannya saat keputihan berbahaya sudah parah, maka akan timbul bau busuk yang menyengat dari cairan yang dikeluarkan. Tekstur dari cairan yang dikeluarkan pun pada umumnya akan menjadi lebih kental dan menggumpal. Bila anda merasakan kondisi ini maka sebaiknya segera hubungi dokter dan konsultasikan masalah ini agar penanganan yang lebih tepat bisa anda dapatkan dengan segera.

Jangan sesekali membiarkan atau meremehkan kondisi kesehatan yang menyerang anda. Salah-salah kondisi tersebut akan berubah menjadi lebih parah dan membuat anda harus mendapatkan penanganan yang lebih intens.

mengatasi keputihan ibu menyusui

Perlu diketahui, keputihan yang berbahaya akan dapat menyerang siapa saja termasuk anda yang sehat apabila anda tidak peduli dalam menjaga kesehatan dan menghindari penyebab dari kondisi keputihan berbahaya. Bukan hanya pada wanita yang belum menikah, resiko yang serupa pun bisa dialami oleh ibu hamil atau ibu yang sedang menyusui, bahkan pada kedua orang ini resiko keputihan berbahaya akan besar dampaknya apabila tidak segera diatasi.


Pada ibu menyusui, pemilihan pengobatan untuk keputihan penyakit yang sedang dialami tidak bisa dilakukan dengan sembarang seperti dengan mengkonsumsi obat-obatan yang random. Karena salah-salah, konsumsi obat-obatan yang tidak jelas akan mempengaruhi kualitas ASI yang sedang diberikan pada si kecil. Akibatnya mungkin bisa timbul masalah yang baru. Untuk itu, maka sebaiknya pilihlah pengobatan dan cara mengatas keputihan pada saat menyusui yang aman.

Adapun penyebab yang paling banyak dijumpai pada wanita hamil yang menyusui yang mengalami keputihan adalah dipicu karena adanya perubahan hormon dalam tubuh. Perubahan inilah yang seringkali menyebabkan jamur lebih mudah berkembang biak dan menyebar dibagian organ kewanitaan. Akibatnya muncul gangguan kesehatan keputihan. Yang lebih tidak enaknya lagi adalah ketika wanita tersebut sudah masuk dalam tahapan menyusi sebab wanita menyusui harus lebih hati-hati dalam memilih pengobatan untuk mengatasi keputihan yang dialaminya.

Jangan sampai obat yang sebelumnya dimaksudkan untuk mengobati keputihan, maka mengalir melalui air susu ibu dan menyebabkan gangguan kesehatan atau perkembangan terhadap si buah hati yang sedang disusuinya. Dengan demikian, sebaiknya untuk meminimalkan efek negatif maka lebih baik pengobatan keputihan untuk ibu menyusui dipercayakan pada dokter.

Akan tetapi, bila gejala keputihan yang dialami tidak terlalu parah tentu ibu bisa memilih pengobatan luar yang memiliki efek samping negatif dengan skala yang lebih kecil dibandingkan dengan penggunaan obat-obatan yang dikonsumsi lewat mulut.

Obat Keputihan Pada Ibu Menyusui

Nah, adapun penanganan yang dapat dilakukan adalah dengan menggunakan resep bahan alami yang sudah dipercaya sejak dahulu kala, yakni dengan menggunakan rebusan air daun siri yang digunakan langsung pada bagian area kewanitaan.

Caranya bisa dilakukan dengan membasuh bagian organ genital dengan air rebusan daun sirih. Resep ini adalah resep turun-temurun yang sudah anda sejak dulu kala. Orang-orang jaman dulu seringkali menggunakan air rebusan daun sirih untuk merawat organ kewanitaannya agar senantiasa sehat dan terjaga.

Rasa hangat dari larutan air daun siri akan membantu anda menghilangkan rasa gatal akibat dampak dari keputihan yang dialami. Sementara itu, kandungan antiseptik pada daun sirih memiliki manfaat untuk membersihkan organ intim dengan lebih baik.


Obat Keputihan Pada Ibu Menyusui dengan Cara Lain

Selain itu, cara lain yang dapat digunakan untuk mengatasi keputihan pada saat menyusui dengan cara yang aman dan sehat tanpa menganggu kualitas ASI yang diberikan adalah dengan menggunakan terapi ratus. Pengobatan ini adalah salah satu alternatif perngobatan herbal keputihan yang bermanfaat baik.

Cara mengaplikasikan metode terapi ratus bisa dilakukan dengan cukup mudah yakni dengan menggunakan uap rebusan berbagai rempai untuk menguapi organ intim kewanitaan anda. Herbal ratus ini tersedia dalam paket yang mudah anda beli di toko jamu atau di toko-toko obat.

Caranya bisa dilakukan dengan menempatkan ramuan herbal dalam wadah yang bersih lalu tuangkan air panas kedalamnya. Duduklah dibangku kecil dan letakan seduhan ramuan herbal tersebut dibagian bawah bangku. Biarkan uap rempah-rempah tersebut menghangati bagian organ intim. Lakukan proses ini beberapa menit agar bagian organ intim menjadi lebih nyaman.

Tips dan Trik Memilih Obat Keputihan Untuk Ibu Menyusui

  • Pertimbangkan menggunakan obat oles. Pengobatan luar seperti pengobatan oles tentunya memiliki efek samping yang lebih kecil dibandingkan dengan pengobatan oral yang akan mempengaruhi kualitas ASI yang tengah diberikan pada si kecil.
  • Hindari memilih obat oral. Jenis obat-obatan ini mengandung bahan kimia berbahaya yang bila dikonsumsi dampaknya akan juga dirasakan oleh si kecil.
  • Pengobatan alami. Pengobatan alami dengan menggunakan bahan herbal seperti diatas adalah cara yang aman dan nyaman digunakan untuk pengobatan keputihan pada ibu menyusui. Hal ini dikarenakan selain tidak memberikan efek samping yang berbahaya, pengobatan herbal akan aman meski digunakan dengan tidak menggunakan resep dari dokter.

Demikian beberap penjelasan dalam hal memilih metode pengobatan untuk menghilangkan atau mengurangi keputihan berbahaya pada ibu menyusui, semoga tips diatas bermanfaat untuk anda dan kita semua. Sampai jumpa pada pembahasan artikel lainnya yang lebih menarik.  

Loading...

Loading...