Tutorial Hijab

Tutorial Hijab untuk Pesta #2

Tutorial Hijab untuk Pesta #2

Apakah saat ini anda tengah kebingungan mencari-cari model hijab yang menarik anda kenakan untuk pergi ke pesta? Tenang, tak perlu panik, apalagi stres. Karena dikesempatan kali ini bisikan.com akan membantu anda menyelesaikan masalah yang tengah anda hadapi. Adalah tutorial hijab untuk pesta #2… Selengkapnya..
Tutorial Hijab Untuk Silaturahmi Idul Fitri #2

Tutorial Hijab Untuk Silaturahmi Idul Fitri #2

Apakah saat ini anda sedang mencari-cari tutorial hijab cantik yang akan anda kenakan untuk acara silaturahmi di hari raya idul fitri? Mengenakan… Selengkapnya..
Tutorial Hijab Pashmina Ala Fatin Shidqia #1

Tutorial Hijab Pashmina Ala Fatin Shidqia #1

Muda dan berbakat, itulah Fatin Shidqia, penyanyi mungil jebolan sebuah ajang pencarian bakat menyanyi disalah satu televisi swasta ini namanya… Selengkapnya..
Tutorial Hijab Pashmina Ala Fatin Shidqia #3

Tutorial Hijab Pashmina Ala Fatin Shidqia #3

Model hijab ala selebritis memang tengah menjadi trend dikalangan masyarakat saat ini, dan memang tengah banyak ditiru. Sebab gaya para selebritis… Selengkapnya..
Tutorial-hijab-pashmina-casual.JPG

Tutorial Hijab Pashmina Casual Untuk Acara Sehari-Hari

Wanita selalu ingin tampil cantik dalam setiap kesempatan, termasuk dalam kegiatan sehari-hari. Karena seperti itu para wanita selalu memperhatikan… Selengkapnya..
Loading...

Mengetahui Apa Saja Keraguan Pasangan Menjajaki Masa Depan

Sudah menjalin hubungan asmara sekian lama, kedua orangtuapun sudah saling mengenal, sudah mantap secara keuangan dan bahkan rasanya tidak ada lagi kendala yang perlu dipikirkan dalam menjajaki masa depan. Namun kenapa setiap kali menyinggung mengenai pembicaraan masa depan dan pernikahan si pasangan seringkali memalingkan wajah atau mengubah topik pembicaraan.

Padahal usia yang sudah tidak muda lagi membuat kalian sudah seharusnya memikirkan tentang masa depan hubungan kalian juga pernikahan yang sudah seharusnya dibicarakan dengan matang. Namun kerap kali anda mendapati si pasangan seolah tidak benar-benar serius membicarakan tentang masa depan anda dan si dia.

Lantas apa sebenarnya keraguan yang masih dimiliki pasangan untuk menjajaki masa depan? Nah, beberapa alasan ini akan dapat anda simak dibawah ini.

mengetahui-apa-saja-keraguan-pasangan-menjejaki-masa-depan.jpg

Mengetahui Apa Saja Keraguan Pasangan Menjajaki Masa Depan

Tidak sedikit pasangan yang sudah merasa siap untuk menikah mengeluhkan bahwa pasangan mereka masih terlihat ragu untuk menjajaki masa depan bersama. Hal inilah yang seringkali membuat dilema besar dan kekhawatiran menghinggapi perasaan pasangan.

Lalu apa sih sebenarnya alasan dari keraguan pasangan ketika membicarakan tentang pernikahan? Padahal secara keuangan dan kondisi dua-duanya sudah terlihat siap dan mantap untuk segera menjalani satu level lebih tinggi dari hubungan yang mereka jalani? Mari simak dibawah ini informasinya.

Pemikiran yang Bimbang

Mengambil sebuah keputusan tentu tidak bisa dilakukan dengan sembarangan. Apalagi berbicara tentang masa depan seperti melabuhkan hati dan perasaan pada seseorang serta berjanji menjalani sisa kehidupan hanya dengan orang yang sama.

Tentunya ada banyak pertimbangan yang perlu untuk dipikirkan dengan matang. Meski anda sudah matang secara fisik, mental dan bahkan keuangan. Namun terkadang pikiran yang bimbang menjadi pengaruh yang besar dalam mengambil keputusan.

Ini pula yang mungkin dirasakan oleh pasangan anda selama ini. Meski ia sudah matang secara usia namun bukan berarti kedewasaannya ditentukan karena usianya yang dirasa sudah siap. Tidak sedikit orang yang mengalami kebimbangan yang begitu besar. Dalam artian lain ada banyak kebimbangan didalam diri mereka sehingga mempengaruhi tindakan mereka dalam mengambil keputusan.

Bisa saja pasangan anda memberikan jawaban ya pada beberapa waktu. Namun selang beberapa saat kemudian ia akan mungkin mengalami perubahan pemikiran yang membuat mereka mengalami bimbang yang besar.

Nah, menghadapi pasangan seperti ini mereka akan mungkin kebingungan dengan apa yang mereka rasakan. Untuknya, penting sekali untuk anda memberikan arahan dan bantuan ini pada mereka. Bila perlu berikan mereka ketenangan dan jangan tekan mereka dengan semua harapan dan jawaban yang ingin anda dengar dengan segera.

Tidak Suka dengan Keluarga Anda

Anda mungkin begitu mencintai pasangan anda, namun tidak bisa dipungkiri ada beberapa alasan yang membuat anda tidak bisa memaksakan hal ini. Sebelum bertemu dengan keluarga anda untuk pertama kalinya, pasangan mungkin terlihat begitu mencintai anda dan terasa begitu kental kasih dan sayangnya.

Hanya saja, setelah bertemu dengan keluarga anda sikapnya tiba-tiba berubah. Bahkan ia seringkali terlihat gelisah dan mengacuhkan anda. Bahkan ketika beberapa waktu dimana pasangan biasa terlihat sangat romantis dan harmonis. Namun kini sikapnya berubah menjadi dingin dan acuh. 

Hal semacam ini perlu dianalisis dengan baik sebab untuk seorang pasangan menikah bukan hanya tentang hubungan anda dan pasangan saja. Namun untuk kebanyakan orang mereka memiliki pikiran bahwa menikah adalah tentang menyatukan dua keluarga dalam ikatan yang begitu sakral.

Belum lagi ketika memutuskan untuk menikah anda dan pasangan akan menghabiskan sisa hidup kalian berdua dengan keluarga yang sama. Ketika ia mendapati ketidak sukaannya dengan keluarga anda atau kerabat anda maka mungkin hal ini dipandangnya sebagai kendala yang perlu dipertimbangkan dengan dalam lagi. Itulah pula yang dapat menjadi salah satu alasan ia terus menerus menunda rencananya dengan anda.

Alasan Karirnya

Ketika anda dan pasangan sudah pernah membicarakan mengenai rencana dan harapan dimasa depan yang begitu indah. Serta kalian pun seolah siap untuk menaklukan dunia hanya dengan kalian berdua. Namun tiba-tiba ia berubah begitu dingin dan malah terkesan cuek dengan diri anda. Mungkin ada masalah yang dihadapinya yang belum bisa ia ceritakan pada anda.

Mungkin pula selama ini ia enggan untuk lebih terbuka pada anda karena takut menghancurkan rencana dan impian anda tentang masa depan yang akan kalian jalani nanti. Akan tetapi, di sisi lain perjalanan karir yang dijalani oleh si pasanganpun memberikan kesempatan bagi mereka untuk bisa membuat peluang yang lebih besar.

Nah, mendapati kondisi seperti ini terus menerus berada dalam kondisi yang dingin akan mungkin membuat masalah menjadi semakin besar. Tidak ada salahnya untuk menyempatkan mengobrol bersama dengan pasangan secara serius. Tanyakan pula padanya dengan perlahan tentang apa yang terjadi dengan pasangan.

Ketika pasangan mampu menyambut pembicaraan ini dengan baik maka perlahan ia akan dapat terbuka dengan apa yang ia alami. Termasuk dengan kendala karir yang ia hadapi saat ini. Penyelesaiannya tentu akan kembali pada diri anda. Bila rupanya jalan karir pasangan memang lebih penting dan anda bisa menunda rencana pernikahan dan masa depan anda maka dahulukan mana yang lebih penting.

Perasaan Pasangan yang Berubah

Dalam hal ini ada beberapa faktor yang membuat perasaan pasangan terhadap diri anda berubah. Hal ini mungkin terjadi karena ada godaan dari pihak lain. Atau mungkin kini ia mendapatkan perbandingan yang baru dan mendapatkan apa yang tidak ia dapatkan dari anda didapatnya dari orang lain.

Meski usia hubungan asmara yang dijalani sudah berjalan dengan cukup lama. Namun hal ini tidak menjadi jaminan bahwa perasaan seseorang akan tetap terasa sama. Adakalanya, ketika godaan dari luar terlihat jauh lebih menarik maka mungkin hati bisa goyah dan perasaan bisa berubah.

Mendapati hal semacam ini maka mungkin satu-satunya pilihan adalah melepaskan atau mempertahankan. Namun ketika anda memilih untuk mempertahankan maka penting sekali melihat kondisi hubungan yang ada. Bila anda untuk pertama kalinya mendapati pasangan terasa dingin maka jangan terburu mengambil tindakan untuk menyudahi. Karena bisa mungkin ini adalah perasaan yang berubah dalam waktu yang sementara saja.

Sebaliknya, ketika anda seringkali terjebak dalam pertengkaran yang hebat dan arah hubungan kalian sudah tidak lagi sehat. Maka mempertahankan mungkin akan menjadi hal yang sia-sia untuk dilakukan.

Pasangan yang Belum Merasa Mantap

Menjajaki masa depan dalam sebuah hubungan tak lain adalah membicarakan tentang pernikahan. Pernikahan adalah tentang menyatukan dua hati dan mengikatnya secara sacral lewat sebuah hubungan yang dinamakan dengan ikatan pernikahan. Menikah berarti menghabiskan seluruh sisa hidup anda bersama dengan orang yang sama yang anda setujui untuk menikah.

Pernikahan bukanlah sebuah permainan dimana ketika kita merasa bosan atau mengalami kejenuhan maka akan dengan mudah kita membiarkan hal ini dan meninggalkan sejenak hubungan pernikahan yang dibina. Itulah mengapa sebelum memutuskan untuk menaiki jenjang pernikahan pemikiran dan persiapan yang matang perlu diperhatikan dengan baik.

Untuk setiap pasangan pernikahan tentu menjadi momen yang besar. Itulah mengapa ada banyak pertimbangan yang perlu mereka pikirkan sebelum memutuskan untuk menikahi seorang wanita atau pria pasangan mereka. Nah, bagaimana mungkin seseorang dapat memutuskan untuk menikah ketika mereka merasa belum mantap dan klik dengan pasangannya? Hal ini akan tentu menjadi kebimbangan yang besar yang dirasakan.

Takut Bila Kehidupan Mereka Berubah Total Setelah Menikah

Ada beberapa ketakutan yang dirasakan oleh segelintir orang ketika berbicara mengenai pernikahan. Menikah sama artinya dengan bertanggung jawab terhadap pasangan masing-masing. Masalah semacam ini yang banyak diartikan dengan terlalu berlebihan untuk beberapa orang yang hendak menikah. Hal ini adalah hal yang wajar karena tentunya mereka belum mengalami kehidupan pernikahan yang sebenarnya. Adalah hal yang umum untuk sebagian orang berimajinasi dengan kehidupan pernikahan yang beragam.

Hanya saja, untuk sebagian orang yang senang bermain dan masih suka bersenang-senang. Mereka akan tentu khawatir bila kehidupan pernikahan yang mereka jalani akan mungkin membuat mereka seolah 'terpenjara' didalam rumah atau lingkungan yang sama.

Ketakutan semacam ini dikhawatir bahwa pernikahan akan merubah seluruh hidup mereka dan seolah mengekang mereka. Padahal tidak demikian nyatanya, tidak sedikit pula kehidupan berumah tangga yang justru mengalami kehidupan yang lebih menyenangkan dibandingkan sebelum menikah.

Menikah bukan berarti memaksa pasangan dan menuntut mereka untuk menjadi apa yang anda inginkan. Justru sebaliknya, definisi dari menikah adalah menyatukan kedua kepribadian dan menemukan jalan tengah dari apa yang mereka sukai.

Bukan Jodoh Anda

Untuk menjalani hubungan jangka panjang, anda perlu memahami bahwa ini lebih dari sekedar cinta. Bagi seseorang yang sering terjebak dalam cinta yang tak pernah berujung. Hubungan semacam ini tidak pernah menjanjikan sesuatu melainkan sebuah kehampaan.

Tidak ada jaminan dan anda pun tidak pernah tahu bahwa hubungan yang anda jalani akan berakhir seperti apa. Jadi bukan salah anda ketika anda tidak bisa mempertahankan ia yang selama ini menjadi pasangan anda.

Ketika ia tidak pernah menunjukan keseriusan dan itikad baiknya untuk bisa menjalin komitmen yang serius bersama dengan diri anda. Maka bukan salah anda ketika anda tidak bisa membawa hubungan ini ke jenjang yang lebih serius.

Untuk itu, daripada anda terus menerus mempertahankan masalah semacam ini. Akan lebih baik bila anda melepaskannya agar demikian anda tidak terus dibebani dengan perasaan dan kondisi yang tidak memungkinkan yang anda rasakan bersama dengan pasangan yang mengalami banyak keraguan.

Tips Menangani Keraguan Pasangan Menjejaki Masa Depan

Ketika semua dirasa sudah siap dan anda mendapati sudah seharusnya anda membawa hubungan ini ke jenjang serius namun melihat seolah si pasangan masih dilanda dengan keraguan. Hal ini akan tentu menjadi kendala yang membuat impian indah bersamanya menjajaki masa depan semakin jauh dari angan.

Nah, tidak ada salahnya membantu pasangan yang dilanda keraguan dan berusaha untuk meyakinkan mereka agar ia tidak kebingungan seorang diri. Sebab bagaimanapun masa depan yang akan dijalani bersama perlu ditata sejak awal bersama-sama.

Ambil Me Time Untuk Masing-Masing

Ketika menghadapi keraguan, terutama pada diri pasangan maka bukan langkah yang baik dengan terus menerus memaksakan kehendak dan menanti jawaban yang ingin anda dapatkan dari rencana masa depan yang sudah anda buat dengan pasangan.

Hal ini bukan malah membuat jawaban yang anda harapkan bisa didapatkan. Justru sebaliknya, hal semacam ini malah akan memberikan tekanan terhadap pasangan sehingga ia makin tidak bisa berpikir dengan jernih.

Adapun ketika si pasangan menerima pun mereka ada dalam keterpaksaan karena tekanan yang anda berikan padanya. Nah, untuk itulah tidak ada salahnya memberikan me time baik untuk pasangan ataupun diri anda sendiri. Karena tentunya masalah semacam ini apalagi penjajakan masa depan memang perlu dipertimbangkan secara matang.

Bicarakan Ketika Ia Sudah Siap

Setelah memberikan Me Time pada pasangan dan diri anda sendiri dan anda mendapati pasangan sudah lebih tenang dan mampu berpikir dengan jernih. Sudah saatnya anda membicarakan apa yang terjadi diantara kalian berdua. Karena tentunya sebuah masalah perlu diselesaikan dengan mengetahui akar dari permasalahannya itu sendiri.

Tanyakan pada pasangan dengan lembut dan perlahan. Pastikan ia memahami bahwa anda siap terbuka dan menerima apa yang ingin ia sampaikan pada anda. Hindari pula bertindak ceroboh dan selalu ingin menang sendiri. Ingat ini adalah pembicaraan yang demokratis dimana setiap orang punya porsi yang sama untuk mengemukakan apa yang ingin mereka sampaikan.

Dari sini anda akan dapat mengetahui dengan jelas alasan dari keraguan pasangan anda sendiri. Sehingga tindakan penyelesaian masalah akan bisa dengan perlahan diselesaikan secara bersama-sama tanpa perlu adanya pertengkaran dan masalah lainnya.

Ambil Keputusan yang Tegas

Setelah melewati dua tahapan diatas maka kini sudah saatnya anda mengambil keputusan yang tegas. Apalagi untuk anda yang sudah menjalin hubungan yang lama, usia pun sudah matang dan kalian sudah siap secara fisik, mental dan juga keuangan. Jangan mau digantung terlalu lama dengan ketidak pastian yang akan sangat menyebalkan.

Ketika anda mendapati alasan atau keraguan yang dimilikinya adalah sebuah hal yang tidak masuk akal. Atau mungkin anda tidak bisa menunda rencana masa depan karena beberapa tuntutan sementara pasangan masih bersikap seolah hal tersebut tidak penting. Maka mungkin mau tidak mau sebuah keputusan perlu diambil dengan tegas.

Pikirkan kembali apakah anda siap dengan segala kemungkinan yang akan dihadapi ketika anda menunda rencana tersebut. Apakah ada jaminan semua hal akan dapat berjalan sesuai dengan rencana. Bila tidak maka ambil tindakan yang tegas antara mempertahankan dan meninggalkan.

Rencanakan Masa Depan Untuk Diri Anda

Setelah melalui beberapa tahapan diatas dan telah melalui semua pemikiran yang matang dan rupanya pasangan sudah siap untuk merencanakan masa depan maka kini anda siap untuk merencanakan masa depan kalian secara bersama-sama. Hanya saja, ketika pasangan menolak atau mundur dari hubungan yang sudah kalian bina maka mungkin kesedihan dan rasa kecewa akan sulit untuk dihindarkan.

Namun bukan berarti hal ini akan membuat anda berlarut-larut dalam kesedihan yang mendalam. Ingat tuntutan seperti usia dan beberapa hal lainnya yang mengharuskan anda sudah menata masa depan anda adalah hal yang perlu anda persiapkan dengan baik. Untuk itu, dengan atau tanpanya masa depan untuk diri anda sendiri sudah harus anda rencanakan dengan baik mulai saat ini.

Loading...

Loading...