Meskipun Tidak Memiliki Kaki, Tetapi Itu Tidak Menghalangiku Bekerja Keras dan Mencintai Keluarga

Memiliki tubuh yang sempurna adalah suatu keadaan yang patut kita syukuri. Dengan keadaan tubuh seperti itu maka kita akan dimudahkan untuk melakukan hal apapun, tidak akan menyusahkan banyak orang dan bisa hidup mandiri. Namun, pada kenyataannya masih tetap saja ada segelintir orang yang memiliki tubuh sempurna namun dirinya tidak mau bersyukur atas apa yang telah dimilikinya, ada diantaranya beberapa orang justru malas melakukan hal apapun serta banyak menyusahkan orang-orang yang ada disekelilingnya.

Namun, tahukah anda ternyata dibalik kesempurnaan fisik yang dimiliki oleh banyak orang, ternyata masih ada di luar sana beberapa orang yang tidak seberuntung kita. Dimana mereka diberikan oleh sang maha pencipta fisik yang tidak sempurna, entah itu sejak mereka lahir ataupun karena mengalami kecelakaan yang menuntut tubuhnya harus diamputasi atau dilakukan tindakan medis tertentu yang kemudian membuat tubuhnya mengalami kelumpuhan atau kekurangan.

Tetapi justru mereka yang memiliki tubuh tidak sempurna, memiliki semangat yang besar dibandingkan dengan orang-orang yang memiliki fisik sempurna. Dengan ketidaksempurnaan fisik yang dimiliki, mereka memiliki semangat yang besar untuk melakukan segala sesuatu yang bisa merubah hidup mereka, tidak pernah mengeluh juga tidak pernah meminta belas kasihan dari orang-orang disekitar. Meskipun mereka yang memiliki fisik tidak sempurna banyak diremahkan atau dipandang sebelah mata oleh masyarakat sekitar, justru mereka bisa berhasil dan menunjukan kepada semuanya bahwa ketidaksempurnaan fisik bukanlah suatu halangan untuk bisa sukses dan menghasilkan sesuatu untuk diri sendiri ataupun untuk orang-orang yang dicintai.

Nah, seperti halnya laki-laki yang akan kita bahas kisahnya di bawah ini. Meskipun ia tidak memiliki kaki, tetapi dengan semangat dan kerja kerasnya ia tetap bisa bekerja dan menafkahi keluarga yang dicintainya.

Kehilangan Kaki Pada Usia 7 Tahun

Wang Xiaobing, itulah nama lelaki yang tidak memiliki kaki dan pekerja keras tersebut. Seperti yang dilansir oleh chinasmack.com, laki-laki ini tinggal di desa Xiyulin, provinsi Hebei Zhangjiakou, China. Kini lelaki tersebut berusia 33 tahun dan ia menjadi salah satu pria inspiratif yang berasal dari negeri tirai bambu tersebut. Meskipun memiliki kekuranga fisik, tetapi Wang tetap bekerja keras untuk menghidupi dirinya dan juga keluarga yang dicintainya.

Sebenarnya saat lahir, Wang memiliki tubuh yang lengkap seperti anak yang lainnya. Namun pada saat berusia 7 tahun hal naas menimpa dirinya, dimana pada saat itu Wang mengalami kecelakaan parah, dan akibat kecelakaan yang menimpa dirinya tersebut ia harus menerima kenyataan yang sangat pahit karena kedua kaki yang digunakan untuk berjalan dan menopang tubuhnya tersebut harus diamputasi.

Wang lahir dari sebuah keluarga miskin, ia dibesarkan dengan keadaan yang serba terbatas, dan ia hanya mengecam pendidikan hanya setara sekolah menengah dan setelahnya ia tidak melanjutkan sekolah. Namun, dibalik keterbatasan ekonomi dan juga fisik yang dimilikinya ia tetap memiliki kemauan keras untuk menjadi orang yang mandiri dan bekerja dari hasil jerih payahnya sendiri.

Pada saat itu Wang bekerja tidak kenal rasa lelah dan tidak pernah terbebani oleh kekurangan fisik yang dimilikinya. Banyak pekerjaan yang sudah ia lakoni, dan pekerjaan yang dilakoninya tersebut bukanlah pekerjaan yang mudah, dimana ia bekerja mulai dari memperbaiki sepatu yang rusak, membuat kunci, memperbaiki kunci yang rusak dan juga pekerjaan lainnya.

Hingga pada tahun 2011 silam, seorang pegawai desa merasa iba terhadap Wang, ia memberikan sebuah pekerjaan untuk Wang, meskipun pekerjaan tidak seberapa tetapi ia yakin bahwa pekerjaan tersebut bisa membantu keadaan ekonomi Wang, dimana pada saat itu ia diminta bekerja di sebuah peternakan domba. Tanpa rasa malu dan pikir panjang lagi, Wang menyanggupi pekerjaan tersebut dan bekerja giat disana. Bahkan warga di desanya sampai memberikan julukan kepada Wang sebagai "pria tanpa kaki yang sangat tangguh".

Keterbatasan Fisik Tidak Menghalangi Wang Untuk Tetap Menyayangi Istri dan Anaknya

Pada beberapa tahun silam tepatnya pada tahun 2008, Wang berkenalan dengan seorang wanita yang diketahui bernama Li Chengmei. Pada saat itu mereka berdua saling menyukai dan hingga pada akhirnya tidak lama dari perkenalan tersebut keduanya memutuskan untuk melanjukan hubungan mereka ke jenjang pernikahan. Pada saat itu, Wang dan istrinya sudah dikaruniai seorang anak laki-laki yang kini sudah berusia 5 tahun. Untuk membantu perekonomian keluarga, istri Wang memutuskan untuk bekerja di Beijing. Dan Wanglah yang harus menggantikan tugas sang istri untuk menjaga dan merawat buah hati mereka, mulai dari memasak untuk makan sang anak sampai memakaikan bajunya. Terkadang, anaknya tersebut ikut dirinya untuk bekerja di peternakan domba.

Semenjak sudah memiliki istri dan dikaruniai oleh sang maha pencipta seorang anak, Wang bekerja semakin giat saja. Ia bekerja keras tanpa mengeluh apapun, dan hal tersebut ia lakukan demi istri dan anaknya, karena ia tidak ingin keluarga yang sangat dicintainya tersebut hidup kesusahan seperti dirinya sejak dulu. Apa yang dilakukan oleh wang tersebut merupakan salah satu bukti bahwa setiap individu bisa menjadi manusia yang bermanfaat baik untuk dirinya pribadi maupun untuk orang disekitarnya, dan kekurangan fisik bukanlah suatu halangan untuk bisa melakukan hal seperti itu. Wang memiliki anggapan bahwa ia lebih baik menafkahi dirinya sendiri dan keluarganya dengan hasil keringatnya sendiri dibandingnkan ia harus meminta-minta dan menerima belas kasihan orang lain.

Nah, sahabat Wang merupakan salah satu saudara kita yang patut dijadikan sebagai teladan. Semoga dengan adanya kisah dari Wang tersebut bisa membuat kita semua selalu bersyukur atas apa yang Tuhan berikan dan juga tidak lagi membuat kita banyak mengeluh. Semua sikap dari Wang bisa kita jadikan pelajaran, mengapa tidak sifat tangguh yang dimilikinya bisa kita jadikan contoh agar bisa menjadi orang yang lebih kuat dan semangat dalam melakukan hal apapun. Ingatlah, tangguh tidaknya seseorang bukanlah dilihat dari fisik dan juga kekayaan yang dimiliki, tetapi dari kemauan atau niat keras untuk menjadi seseorang yang bermanfaat bagi orang-orang disekitar. Kita do'akan semoga Tuhan selalu memberkahi mereka yang lemah dan juga memiliki kekurangan.

Loading...

Loading...