Mitos-mitos Tentang Jerawat

Jerawat adalah salah satu masalah kulit yang bisa membuat bad mood para penderitanya. Bagaimana tidak, jerawat bisa sangat mengganggu penampilan kita karena wajah jadi terlihat kotor akibat bentuk jerawat yang bulat-bulat. Jerawat tidak saja muncul di wajah, ternyata jerawat juga bisa muncul di leher, dada dan punggung. Kok bisa ya? Iya bisa-bisa saja, karena jerawat di sekitar punggung dan dada biasanya terjadi akibat faktor pola hidup yang kurang bersih. Misalnya saja karena jarang mandi atau jarang mengganti baju. (Baca juga: Cara menghilangkan jerawat)

Sekarang ini, mengatasi jerawat kini bisa dilakukan dengan pergi ke dokter kulit atau ke tempat scin care. Namun tidak seikit pula mereka yang memilih untuk menggunakan cara-cara tradisional dalam mengatasi jerawat seperti meminum jamu dan menggunakan masker buah-buahan. Nah, jika Anda tertarik untuk melakukan perawatan jerawat, sebaiknya Anda mengetahui dulu seluk-beluk mengenai jerawat terutama mitos-mitos mengenai jerawat, agar Anda bisa lebih bijak dalam mengambil keputusan.

Mau tahu apa saja mitos-mitos mengenai jerawat? Simak pembahasan berikut ini.

1.    Hanya remaja yang bisa memiliki jerawat.

Duh ini hanya mitos ya. Jerawat tidak hanya bisa dialami oleh remaja, namun mereka yang berumur 30 tahun keatas juga bisa lho mengalami jerawat. Ada beberapa hal yang perlu diingat mengenai jerawat, pertama, jerawat adalah proses penyumbatan minyak, sel kulit mati dan bakteri si pori-pori kulit. Kedua, faktor jerawat ada beberapa macam yaitu faktor hormon, faktor usia, faktor mentruasi, makanan, cuaca dan gaya hidup. Jika para remaja mengalami jerawat akibat sebum yang aktif berproduksi, mereka yang berusia 30 tahun ke atas biasanya cenderung karena faktor tidak cocok dalam penggunaan pil KB, stress atau pola hidup yang kurang bersih.

2.    Jerawat bisa menular.

Pernah kah Anda diasingkan oleh teman-teman akibat Anda jerawatan? Lalu kemudian mereka bilang karena takut ketularan jerawatan? Aduh, it’s totally wrong ya Ladeis. Jerawat tidak bisa menular karena jerawat bukan sebuah virus. Jerawat adalah masalah kulit yang diakibatkan oleh penyumbatan minyak di pori-pori kulit. Jerawat pun terjadi bisa akibat karena faktor kebersihan diri. Jadi jangan beranggapan bahwa jerawat bisa menular ya.

3.    Pasta gigi untuk mengobati jerawat

Apakah Anda pernah mendengar soal hal ini? Ternyata ini hanya mitos lho Ladies. Pasta gigi ternyata tidak bisa mengobati jerawat. Hal ini dikarenakan pasta gigi banyak mengandung senyawa yang bisa merusak kulit. Memang benar bahwa kandungan triklosan mampu mengobati jerawat karena merupakan senyawa antibakteri. Begitu pula sama halnya dengan kandungan menthol yang mampu mengecilkan jerawat. Namun ladies, kandungan tersebut berbobot lebih kecil ketimbang senyawa lainya sehingga sangat berbahaya jika digunakan untuk kulit. Nah setelah Anda mengetahui beberapa mitos tentang jerawat, semoga hal ini bisa membantu Anda untuk lebih bijak mengambil keputusan ya. Semoga bermanfaat! (Baca juga: Cara menghilangkan bekas jerawat)

Loading...

Loading...

Popular Tags (2)