Tutorial Hijab

Tutorial Make up Hijab Formal (Blush on)

Tutorial Make up Hijab Formal (Blush on)

Terkadang saat hendak pergi ke pesta atau acara formal, kita sering dibuat bingung dengan tampilan wajah yang terlihat begitu pias. Untuk itu, sentuhan make perlu dilakukan untuk membuat wajah anda menjadi lebih merona dan tampil lebih cantik. Terutama, masalah yang sering dihadapi wanita adalah… Selengkapnya..
Tutorial Hijab Paris Gaya Segi Empat Lipat

Tutorial Hijab Paris Gaya Segi Empat Lipat

Apakah kamu bosan dengan gaya hijab yang itu-itu saja? atau barangkali kamu kurang menyenangi gaya hijab yang terlalu berlebihan. Namun saat ini kamu… Selengkapnya..
Turban Hijab Tutorial Untuk Pesta

Turban Hijab Tutorial Untuk Pesta

Mengenakan hijab untuk menghadiri acara-acara penting seperti pergi kepesta tentunya harus anda bedakan dengan gaya hijab yang biasa anda gunakan.… Selengkapnya..
Tutorial Make up Hijab Formal (Lipstick + Blush On)

Tutorial Make up Hijab Formal (Lipstick + Blush On)

Wanita memang telah ditakdirkan oleh tuhan sebagai mahluk tuhan yang penuh dengan keindahan. Selain itu, perempuan juga selalu identik dengan… Selengkapnya..
Tutorial Hijab Pashmina Gaya Hang Out

Tutorial Hijab Pashmina Gaya Hang Out

Hendak pergi ke acara reuni namun bingung dengan gaya hijab yang harus dikenakan? Saat menghadiri acara reuni tentunya kamu ingin tampil memukau dan… Selengkapnya..
Loading...

Pelajaran yang Didapatkan Ketika Ditinggalkan Orang yang Disayang

Tidak ada yang abadi di dunia ini, termasuk dengan hubungan dan kebahagiaan yang kamu jalin dengan pasanganmu saat ini. Ketika untuk pertama kalinya mengikat komitmen untuk saling bersama dan tidak akan pernah meninggalkan dan melepaskan apapun alasannya, semua mungkin terasa manis. Akan tetapi, hati seseorang siapa yang tahu.

Meski sebelumnya ikatan yang kamu jalin dengan pasanganmu begitu kuat namun tidak ada yang bisa menjamin bahwa semua ini akan dapat bertahan dengan lama. Apalagi bila hubungan yang kamu jalin belumlah jelas dan tidak ada ikatan resmi yang mengikat keduanya. Maka perpisahan adalah hal yang wajar.

Namun demikian, tak dapat dipungkiri bahwa kesedihan yang mendalam akan mungkin menjadi pukulan yang berat untuk anda yang ditinggalkan. Mungkin saja, rasa cinta yang masih begitu dalam membuat anda tak bisa menerima kondisi dan keadaan.

Akan tetapi, apa mau dikata ketika perpisahan memang harus anda relakan. Maka cepat atau lambat anda harus mampu melepaskan seseorang yang bahkan teramat anda cintai. Namun bila kita bisa melihat hikmah dari sebuah perpisahan, sejatinya selalu ada pelajaran yang ditinggalkan dari sebuah peristiwa. Begitupun dengan perpisahan atau ditinggalkan oleh orang yang disayang. Simak dibawah ini.

pelajaran-yang-di-dapat-ketika-ditinggalkan-orang-yang-disayang.jpg

Tidak Semua Orang Hadir Untuk Menemani Selamanya

Ketika rasa sayang begitu besar dirasakan pada seseorang maka tentu kita berharap bahwa apa yang kita lakukan akan senantiasa bersama dan mampu mempertahankan ikatan diantara kalian berdua. Akan tetapi, bukan berarti hal ini membuat apa yang anda harapkan akan dapat terwujud dengan mudah dan semua tidak selalu berjalan sesuai dengan apa yang anda harapkan.

Penting dipahami dengan baik bahwa tidak ada hal yang abadi. Begitupun dengan banyak orang yang hadir dalam hidup anda saat ini. Jadikan pelajaran bahwa perpisahan yang anda alami saat ini adalah bukti bahwa tidak semua orang yang hadir dalam hidup anda dimaksudkan untuk menemani anda selama-lamanya.

Sebagian orang mungkin hanya mengisi perjalanan hidup anda dan dihadirkan hanya untuk membuat anda belajar akan suatu hal yang berharga. Hal ini pun mengajarkan kita untuk tidak berlebihan dalam memberikan cinta pada seseorang atau sesuatu sebab ketika berakhir maka hati kita akan merasakan sakit yang mendalam.

Sisakan sebagian takaran untuk mencintai diri sendiri dan keluarga. Sebab hanya mereka yang tidak akan meninggalkan kita dalam keadaan dan kondisi apapun. Keluarga adalah mereka yang selalu ada bersama dengan kita dan senantiasa memberikan kita dukungan saat kita terjatuh.

Cinta Bukan Perjuangan Satu Pihak Saja

Ketika anda menginginkan dia hadir dalam hidup anda, jangan pernah mengharapkan bahwa kebahagiaan akan hadir dalam hubungan kalian saat yang berjuang didalam ikatan tersebut hanyalah anda seorang. Sebab cinta dibangun bukan oleh satu pihak namun oleh dua orang yang saling mencintai satu dan yang lainnya dan berharap bahwa ikatan tersebut dapat menyatukan dan membuat mereka menaklukan segala rintangan cinta bersama-sama.

Ikatan cinta yang dibangun hanya oleh satu pihak saja akan tentu menumbuhkan benang cinta yang mudah patah. Sia-sia saja selama ini kita memperjuangkan satu cinta yang bertepuk sebelah tangan sebab jelas ia yang kita cintai tidak memiliki kadar cinta yang sama besarnya dengan apa yang kita miliki.

Maka wajar saja bila ikatan ini akan mudah putus dan patah ketika ada angin menerpa. Meskipun anda tetap mempertahankan hubungan seperti ini pada akhirnya tidak akan berhasil. Sebab ia mungkin berjuang ala kadarnya karena rasa cintanya tak sebesar dengan apa yang kita miliki.

Lebih baik mengakhiri saat ini sebelum terlalu jauh dan sebelum rasa cinta ini tumbuh menjadi perasaan yang sulit untuk dihilangkan. Memang tidak mudah merelakan kepergiannya begitu saja. Namun suatu saat anda akan dapat melupakan kondisi ini seiring dengan berjalannya waktu. Jadi lakukan dengan perlahan dan pahami dengan baik bahwa selalu ada hal yang baik untuk dipelajari dari setiap peristiwa.

Dibutuhkan Waktu Untuk Menyembuhkan Luka Akibat Perpisahan

Terkadang karena rasa yang begitu besar dan masihlah begitu dalam, peristiwa ditinggalkan menjadikan kondisi ini semakin pahit dan menyakitkan. Bagaimana bisa seseorang yang begitu kita sayangi dan kita cintai dengan mudah meninggalkan kita. Padahal rasa cinta yang besar masihlah begitu dalam. Namun dengan tanpa pikir panjang ia memutuskan untuk pergi dan meninggalkan kita dengan kehampaan yang sulit disirnakan.

Ya, luka akibat ditinggalkan mungkin menyisakan kepedihan yang mendalam. Lain lagi dengan luka fisik yang pada akhirnya akan dapat sembuh dalam waktu yang singkat. Luka didalam hati mungkin akan membutuhkan waktu yang cukup lama sebelum pada akhirnya kita bisa sepenuhnya merelakan kepergiannya.

Ini adalah hal yang wajar dan mungkin sebagian orang mengalami hal yang sama. Selama kesedihan yang anda alami ada dalam batasan yang wajar maka hal ini masih dimaklumi. Namun penting sekali untuk diperhatikan bahwa pada dasarnya mereka yang meninggalkan akan merasakan penyesalan yang besar.

Mungkin saat ini anda mendapati ia bahagia dengan pilihannya meninggalkan anda. Namun seiring berjalannya waktu dan ketika kesedihan dalam hati anda sudah sirna maka kesepian ini akan beralih pada ia yang meninggalkan. Apalagi ketika kita mampu menjalani kehidupan kita dengan lebih baik maka ia yang meninggalkan anda akan mungkin makin menyesal pernah melakukan hal ini pada anda.

Jangan Sia-Siakan Waktu Anda

Ditinggalkan orang yang anda sayangi terkadang membuat kita berpikir terlalu keras bahwa mungkin kita berlum bisa memberikan yang terbaik untuk dirinya. Hal ini terus menerus membuat kita menyalahkan diri sendiri bahwa kita tak cukup baik untuk pasangan kita sehingga membuatnya tidak lagi mau bertahan dalam ikatan yang dibangun selama ini dengan susah payah.

Akan tetapi, nasi sudah menjadi bubur dan peristiwa menyakitkan ini sudahlah terjadi. Jangan terus menerus menyalahkan diri anda. Sudah cukup luka yang anda dapatkan dari perlakuannya pada anda begitu saja. Ikatan cinta yang anda jalani bersama dengan pasangan anda seharusnya tidak membuat ia dengan mudah mengakhiri hubungan ini begitu saja.

Sebab mungkin sejak awal kalian membangun hubungan ini dengan baik-baik. Dan tentunya ada komitmen yang mendasari kalian untuk bisa bertahan selama ini. Namun ketika ia memutuskan untuk meninggalkan anda maka ia sendiri bukanlah orang yang baik yang mampu menjaga komitmennya.

Orang seperti ini bukanlah orang yang pantas untuk dipertahankan. Apalagi ketika alasan dari perpisahan yang dilakukan tidaklah jelas atau mungkin masih terdengar samar. Maka tidak ada alasan untuk kita menyalahkan diri kita sendiri.

Jangan sia-siakan waktu anda dengan hal-hal yang tidak berguna. Sebaliknya, jalanilah hidup dengan lebih baik. Benahi diri anda untuk hal-hal yang lebih bermanfaat tidak masalah bila anda belum bisa membuka hati anda untuk orang lain. Anda bisa berbenah diri pada hal-hal yang mungkin selama ini telah anda sia-siakan. Mungkin keluarga anda, lingkungan anda atau bahkan teman-teman anda yang telah lama tak anda jumpai.

Pahami Bahwa Setiap Orang Punya Pilihan dalam Hidupnya Begitupun Anda

Kehidupan yang kita jalani ini amatlah singkat. Jangan habiskan waktu berharga ini dengan hanya meratapi kehilangan orang yang kita cintai. Dan jangan pula jadikan kesedihan anda sebagai alasan untuk menghancurkan diri anda sendiri. Seperti misalkan bermabuk-mabukan, narkoba atau bahkan merusak diri sendiri dengan dalih untuk menghilangkan kenangan yang pernah anda jalani bersama dengan orang yang anda sayangi.

Hal semacam ini bukanlah pengalihan yang berguna untuk diri anda. Sebaliknya, kehidupan anda akan semakin terlihat menyedihkan ketika anda merusak kehidupan anda sendiri hanya karena orang yang anda sayangi.

Kami memahami bahwa tidak mudah melupakan luka yang didapatkan dari ditinggalkan orang yang kita sayangi. Akan tetapi, bila terus menerus membicarakan luka maka tidak akan ada habisnya. Belum lagi, bila memang harus membandingkan luka dengan orang lain. Ada jutaan orang yang menderita dalam hidupnya dengan alasan yang jauh lebih masuk akal.

Mereka menderita kanker atau mungkin mereka korban kejahatan perang di dunia. Bukankah mereka lebih pantas mengeluh atas penderitaan yang mereka rasakan? Terus menerus membicarakan luka memang tidak akan pernah ada habisnya.

Pahami dengan baik bahwa setiap orang punya pilihan dalam hidupnya. Termasuk dengan pasangan anda yang meninggalkan anda saat ini. Namun pahami pula bahwa andapun memiliki pilihan untuk bahagia dan melanjutkan hidup anda dengan hal yang lebih berguna.

Temukan Tujuan Hidup Anda

Tidak sedikit orang yang terjebak dalam hubungan dimana mereka tidak lagi menjadi diri mereka sendiri. Terkadang karena menganggap pasangan adalah orang yang berharga lantas kita lebih cenderung menempatkan pasangan diatas segalanya. Bahkan diatas tujuan hidup dan jati diri kita sendiri.

Dengan dalih ingin membuat pasangan lebih mencintai kita dan bahagia dengan apa yang mereka inginkan. Lantas kita pun berusaha dengan keras menjadi apa yang mereka inginkan dan mulai melupakan tujuan hidup kita dan jati diri kita sendiri.

Namun meski sudah berusaha dan berupaya dengan keras untuk bisa menjadi apa yang mereka inginkan. Tetap saja kita tidak bisa selalu menjadi yang terbaik dan cukup baik untuk mereka. Sehingga akhirnya ketika ditinggalkan maka luka yang mendalam akan sulit kita atasi.

Luka ditinggalkan akan membuat kita menyadari bahwa selama ini pengorbanan yang kita berikan padanya sudah begitu dalam. Bahkan anda sendiri melupakan jati diri anda. Nah, daripada terus menerus meratapi kegagalan anda selama ini. Yang sebelumnya orang tua menginginkan anda menjadi dokter namun anda kekeh dengan pilihan pasangan untuk menjadi seorang musisi yang ternyata bukan bidang anda didalamnya. Maka coba renungkan masalah ini dengan baik.

Ambil pelajaran yang berharga untuk kembali temukan tujuan anda. Kembalilah pada keluarga anda dan perbaiki hubungan anda dengan mereka. Coba temukan kembali jati diri anda dan mulailah membangun diri anda kembali dari potongan-potongan yang pernah anda tinggalkan.

Jangan Pernah Lari Kenyataan

Luka yang didapatkan dari ditinggalkan memang begitu menyakitkan. Namun hal ini bukan berarti membuat diri anda harus memungkiri kenyataan yang anda dapatkan. Karena mengira bahwa diri anda tidak mampu menahan luka besar yang anda dapatkan. Anda lantas melarikan diri anda dari kenyataan pahit ditinggalkan. Percayalah, hal semacam ini tidak akan menyelesaikan masalah. Anda mungkin merasakan seperti beban dalam diri anda terangkat. Namun hal ini hanyalah sementara dan ketika anda kembali pada kondisi tersebut maka beban yang dirasakan malah akan semakin berat.

Jangan tempa diri anda terlalu keras jangan pula terus menerus menyalahkan diri anda. Sebab anda sendiri berhak untuk mendapatkan pembelaan. Ada kalanya, hidup harus dijalani dengan lebih santai. Bersenang-senang sementara adalah hak untuk anda sendiri.

Sesekali keluarlah sebentar dari rutinitas yang anda jalankan selama ini selama bersama dengan pasangan anda. Bisa mungkin aktivitas yang sama dan itu-itu saja membuat anda lebih sulit merelakan dan menerima kenyataan yang anda hadapi saat ini.

Untuk itulah, ketika ditinggalkan maka tidak ada salahnya mencari suasana yang baru untuk merefresh pikiran anda sejenak. Anda bisa mengunjungi kampung halaman anda dan menenangkan pikiran anda disana. Ketika pikiran anda lebih tenang dan lebih jernih maka masalah pun akan dapat disikapi dengan lebih netral.

Jangan Gantungkan Harapan Pada Seseorang

Terkadang sumber dari kekecewaan berasal dari harapan yang kita gantungkan terlalu tinggi pada sesuatu atau seseorang. Hal inilah yang akan membuat kecewa semakin dalam malah semakin menghancurkan diri kita sendiri. Untuk itulah, sebaiknya jangan pernah gantungkan harapan pada seseorang.

Gantungkan harapan hanya pada Tuhan semata karena Tuhan adalah sebaik-baiknya maha mengatur kehidupan manusia dan umatnya. Ketika anda menggantungkan harapan hanya kepada Tuhan maka nilai keimanan kita akan satu level lebih naik. Apapun yang akan terjadi selanjutnya kita perlu meyakini bahwa Tuhan meridhai kita dengan hal tersebut.

Maka demikian, kita perlu menerimanya dengan lapang dada dan ikhlas. Karena dari keikhlasan akan lahir rasa untuk merelakan dan menerima dengan baik segala ketetapan yang Tuhan berikan. Maka jangan pernah gantungkan harapan, sekalipun itu pada pasangan yang benar-benar anda cintai.

Karena pada dasarnya tidak ada hal yang abadi di dunia ini. Meski saat ini anda mendapati perasaan dan cinta yang diberikan oleh pasangan begitu besar. Namun hal ini tidak menjamin bahwa mereka akan selamanya berada bersama dengan kita.

Jangan Pernah Merasa Bahwa Anda Adalah Orang yang Paling Menderita di Dunia

Terkadang ketika ada masalah yang menerpa dalam kehidupan kita dan menggoreskan luka yang dalam. Seseorang akan cenderung merasa seperti mereka adalah orang yang paling menderita di dunia. Dan hal inilah yang membuat mereka bertanya-tanya mengapa harus mereka? Kesalahan apa yang telah mereka lakukan sehingga setiap masalah dianggap sebagai sebuah hukuman.

Bisa jadi, Tuhan mengirimkan masalah dalam kehidupan kita sebagai bentuk ujian atas keimanan kita. Atau mungkin sebagai pengingat bahwa tidak semestinya kita memberikan cinta yang terlalu berlebihan pada seseorang. Apalagi bila cinta tersebut kadarnya lebih besar dibandingkan dengan cinta kita kepada Tuhan kita.

Hal inilah yang membuat kita tidak dapat melihat kebaikan atau pelajaran dari setiap masalah yang kita dapatkan. Pada akhirnya, kita akan semakin sulit menerima kenyataan yang terjadi dalam kehidupan sendiri.

Ada banyak orang yang mengalami penderitaan yang sama atau bahkan jauh lebih buruk dari anda. Maka demikian, jangan pernah merasa bahwa adalah seperti orang paling malang di dunia.

Loading...

Loading...