Pentingnya Perawatan Gigi dan Mulut Selama Puasa yang Penting Dipahami

Bulan puasa adalah momen yang tepat untuk membiasakan diri melakukan banyak hal yang baik. Seperti misalkan bersedekah kepada yang membutuhkan atau mungkin berbagi makanan buka puasa dengan mereka yang sedang menjalankan ibada wajib di bulan Ramadhan. Akan tetapi, selain itu hal baik yang penting dilakukan lainnya adalah dengan senantiasa menjaga kesehatan gigi dan mulut selama bulan puasa.

Mengapa hal ini penting untuk dilakukan? Bulan puasa selalu erat kaitannya dengan mengurangi konsumsi makanan dan minuman. Selain itu, waktu makan yang umumnya dilakukan pada malam hari bisa mungkin menjadi penyebab masalah gigi dan mulut mudah terjadi. Jangan pernah anggap sepele kesehatan bagian tubuh yang satu ini. Sebab adanya masalah akan mungkin membuat rutinitas dan kegiatan puasa bisa jadi bermasalah.

Nah, dibawah ini selain beberapa hal penting tersebut adapula lebih banyak hal untuk diketahui dari pentingnya menjaga perawatan gigi dan mulut. Apa sajakah hal tersebut? Mari kita simak beberapa informasinya dibawah ini.

pentingnya-menjaga-kesehatan-gigi-dan-mulut-selama-ramadhan.jpg

Penyebab Gangguan Gigi dan Mulut

Kesehatan gigi dan dan kesegaran napas penting sekali untuk dijaga selama bulan puasa. Hal ini tentu dilakukan agar anda sekalian senantiasa dapat tetap percaya diri dan nyaman meski menjalankan aktivitas sehari-hari dengan perut yang kosong. Seperti yang kita ketahui umumnya perut yang kosong selama seharian biasanya mudah sekali memicu bau mulut dan napas yang tidak segar. Untuk itulah, penting sekali merawat dan menjaga kesehatan dua bagian ini dengan baik.

Lantas apa sih penyebab gangguan kesehatan gigi dan mulut bisa terjadi dengan lebih parah selama bulan puasa? Informasinya akan dapat anda simak dibawah ini.

Penyebaran Kuman

Puasa adalah ibadah wajib yang dilakukan umat Muslim di seluruh dunia. Dimana pada saat menjalankan ibadah puasa mereka dituntut untuk tidak mengkonsumsi makanan dan minuman selama kurun waktu tertentu yakni sejak waktu subuh sampai dengan adzan magrib berkumandang. Pada rentang waktu inilah mulut dan gigi yang tidak diberikan air atau makanan akan cenderung menjadi lebih kering.

Hal inilah yang membuat kuman dan bakteri didalam mulut menjadi mudah sekali berkembang biak. Akibatnya, kondisi seperti ini akan dapat memicu permasalahan pada mulut dan gigi. Salah satunya adalah munculnya bau mulut dan napas yang tidak segar.

Bukan hanya itu, ketika waktu makan yang umumnya dilakukan pada malam hari dan tidak lama kemudian banyak orang tertidur biasanya sisa makanan yang tidak dibersihkan dengan baik akan menumpuk pada sela gigi. Perlahan hal ini akan terbentuk menjadi karang gigi atau plak yang sulit untuk dibersihkan.

Dan tahukah anda? Kehadiran bau mulut bisa juga disebabkan karena tumbuhnya plak dan karang gigi. Jadi demikian, sebaiknya selain hanya menyikat gigi dengan sikat gigi biasa, usahakan pula untuk memastikan bahwa anda dapat membersihkan gigi dan mulut anda dengan baik. Terutama sisa makanan yang anda konsumsi sebaiknya tidak tertinggal didalam mulut. Bila perlu gunakan dental floss untuk membantu anda membersihkan sisa makanan atau karang gigi.

Gigi Berlubang

Pemicu permasalahan gigi dan mulut lainnya yang dapat terjadi bisa mungkin disebabkan karena adanya gigi berlubang. Gigi berlubang dapat dipicu oleh adanya plak yang tumbuh menjadi tempat berkembang biak untuk para bakteri. Dalam hal ini, bakteri menghasilkan asam, hasil fermentasinya dengan karbohidrat dan kondisi semacam ini akan dapat merusak email gigi. Dari sinilah muncul gigi berlubang.

Selain menyebabkan masalah seperti nafas yang tidak sedap selama puasa. Gigi berlubang pun akan mungkin memicu masalah lain yang lebih merepotkan yakni sakit gigi yang akan sangat menganggu. Untuk itulah, perhatikan dengan baik agar ketika menggosok gigi bukan memperhatikan seberapa banyak anda sikat gigi dalam satu hari.

Melainkan seberapa baik kualitas menggosok gigi. Pastikan gosok gigi dan jangkau sampai ke sela yang tidak terlihat. Karena mungkin disinilah sisa makanan dan kuman lebih banyak bersarang.

Noda Pada Gigi

Masalah lain yang juga dapat memicu gangguan pada gigi dan mulut diantaranya adalah noda pada gigi. Kondisi ini dapat terjadi sebab seringnya konsumsi makanan yang mampu memudarkan warna gigi. Penampakan gigi bisa mungkin berwarna kuning atau bahkan kusam. Kondisi seperti ini mungkin tidak terlalu berbahaya hanya saja, penampakan gigi semacam ini akan tentu kurang menarik dilihat dan dipandang.

Beberapa minuman dan makanan yang dapat menyebabkan perubahan warna gigi diantaranya dalah kopi, teh dan masih banyak lagi.

Pembengkakan Gusi

Bakteri yang terkumpul pada bagian sela-sela gusi dan gigi akan dapat menyebabkan timbulnya iritasi. Sehingga bila kondisi ini tidak segera diatasi dengan baik maka mungkin akan menyebabkan bagian gusi menjadi meradang dan parah.

Bukan hanya itu, pembengkakan gusi yang didiamkan tanpa adanya tindakan yang berarti bisa mungkin menyebabkan masalah lain timbul, yakni permasalahan gigi tangga dan juga dapat berujung pada masalah paru-paru dan diabetes.

Umumnya pembengkakan gusi bisa disebabkan oleh penggosokan gigi yang terlalu keras yang membuat bagian ini menjadi terluka dan gigi menjadi terbuka. Sehingga mudah sekali untuk makanan dan partikel lain masuk kedalamnya dan membuat gusi menjadi meradang. Perhatikan dengan baik sewaktu anda menggosok gigi agar jangan sampai bagian tersebut melukai gusi anda.

Perut yang Kosong

Sementara itu, penyebab masalah gigi dan mulut lainnya yang dapat terjadinya khususnya pada saat bulan puasa adalah kondisi perut yang kosong. Tidak adanya asupan makanan sebagaimana yang sering dilakukan ketika tidak puasa bisa mungkin memicu aroma napas yang kurang sedap pada saat puasa.

Hal semacam ini mungkin bukanlah permasalahan yang besar atau serius. Akan tetapi, penting dipahami dengan baik bahwa pastinya kondisi napas yang tidak segar atau mungkin tercium bau yang tidak sedap akan tentu membuat anda tidak percaya diri dengan kondisi yang satu ini.

Untuk bisa mengatasi masalah ini sebenarnya bisa anda siasati dengan cukup mendapatkan asupan makanan dengan kandungan vitamin dan nutrisi yang cukup. Sehingga ketika perut terisi dengan asupan gizi yang cukup maka tidak akan ada masalah dengan kondisi kesehatan gigi dan mulut anda.

Cara Merawat Kesehatan Gigi dan Mulut Selama Puasa

Nah, diatas adalah beberapa pemicu yang dapat menyebabkan masalah gigi dan mulut terjadi. Setelah mengetahui beberapa hal diatas maka penting sekali untuk kita memperhatikan pula bagaimana cara merawat kesehatan gigi dan mulut dengan baik. Sebab tentunya meskipun dalam keadaan puasa tidak berarti kita harus bermalas-malasan dalam menjaga dua bagian tubuh yang satu ini.

Usahakan Untuk Rajin Menggosok Gigi

Biasanya banyak orang yang cenderung enggan menggosok gigi selama puasa dengan alasan takut batal. Akan tetapi, bila kebersihan gigi dan mulut diabaikan selama menjalankan ibadah puasa maka tentu hal semacam ini bisa menyebabkan permasalahan gigi menjadi semakin buruk.

American Dental Association menyarankan untuk setiap individu agar menyikat gigi mereka minimal dua kali dalam satu hari menggunakan pasta gigi yang mengandung flouride. Hal ini merupakan aturan standar yang wajib untuk dilakukan. Sementara itu, bila memang anda takut atau khawatir bila menggosok gigi selama puasa akan dapat membatalkan puasa anda.

Maka tak perlu khawatir sebab anda akan dapat melakukannya pada saat sebelum tidur atau setelah usai menyantap makan sahur. Keduanya dapat dilakukan pada masa dimana anda masih diperbolehkan untuk makan dan minum.

Jangan jadikan puasa dikambing hitamkan sebagai pemicu permasalahan gigi dan mulut. Sebab pada hari biasa pun masalah gigi dan mulut adala hal yang mungkin sulit untuk dihindari. Untuk itulah, perhatikan dengan baik untuk tidak mengabaikan waktu sikat gigi anda dengan baik.

Sebaliknya, bila anda sering tidak menggosok gigi saat puasa maak kotoran dan bakteri sisa makan sahur dan berbuka bisa mungkin tertumpuk dan memecah enamel pada gigi anda. Akibatnya, terbentuk rongga kecil pada gigi yang tak terlihat, inilah yang menjadi sumber gigi berlubah dan atau awal dari pertumbuhan plak dan karang gigi.

Perhatikan Kualitas Saat Menggosok Gigi

Menggosok gigi adalah proses membersihkan gigi dan mulut untuk menghilangkan kotoran dan kuman yang ada didalamnya. Hilangnya kuman dan kotoran pada gigi tidak terletak dari seberapa lama waktu yang anda habiskan untuk menggosok gigi atau tidak pula seberapa banyak pasta gigi yang anda habiskan.

Ada banyak hal penting yang perlu diperhatikan dengan baik pada saat anda membersihkan atau menyikat gigi anda dengan baik. Menyikat gigi dibagi kedalam 3 bagian, yakni menyikat bagian permukaan gigi, bagian dalam gigi dan permukaan luar serta permukaan gigi yang digunakan untuk mengunyah.

Selain itu, bentuk dari sikat gigi pun sedikit banyak memang mempengaruhi kegiatan menyikat gigi dengan baik. Sebab sikat gigi yang baik adalah jenis sikat gigi yang mampu menjangkau kotoran sampai kebagian sela.

Untuknya, perhatikan dengan baik sewaktu anda membeli sikat gigi. Selain itu, perhatikan dengan baik kualitas menyikat gigi. Jangan terburu hanya karena ingin cepat selesai dan tak kuat menahan kantuk setelah makan sahur. Ingat gigi yang bersih akan dapat menunjang kesehatan mulut dan napas yang segar senantiasa terjaga dengan baik.

Jangan Langsung Berkumur

Setelah selesai menyikat gigi ada baiknya bila anda tak langsung berkumur. Hal ini dikarenakan langsung berkumur akan mungkin membersihkan dan mengurangi zat flouride yang ada pada pasta gigi yang baru saja anda gunakan untuk membersihkan gigi anda. Sehingga kondisi ini bisa mungkin menyebabkan pasta gigi yang digunakan tidak dapat bekerja dengan maksimal.

Untuk itu, penting sekali untuk menunggu beberapa saat sebelum anda mengaplikasikan obat kumur pada mulut anda. Minimal tunggu selama 5 sampai dengan 10 menit sebelum anda lantas berkumur dengan menggunakan obat kumur.

GUnakan Dental Floss

Selagi menunggu agar zat flouride yang ada pada pasta gigi anda dapat bekerja dengan maksimal membersihkan gigi dan mulut. Maka anda bisa memanfaatkan waktu ini untuk membersihkan bagian gigi dengan baik. Penggunaan dental floss akan sangat bermanfaat untuk membersihkan kotoran pada sela gigi yang tidak terjangkau oleh sikat gigi.

Flossing atau benang gigi bukan hanya bermanfaat dalam membersihkan makanan yang menyelinap diantara sela gigi. Namun hal ini pun umumnya akan dapat bermanfaat untuk mengurangi resiko infeksi pada gigi, bau mulit dan menghilangkan plak yang terbentuk disepanjang garis pada gusi anda.

Untuk itu, manfaatkan waktu senggang sambil menunggu pasta gigi yang anda gunakan bekerja dengan maskimal untuk membersihkan gigi anda dengan rangkaian yang lebih baik. Dental floss bisa anda dapatkan dengan m mudah di apotek atau di toko obat.

Gunakan Obat Kumur

Nah, selesai membersihkan gigi dengan menggunakan pasta gigi dan dental floss, penggunaan obat kumur menjadi hal penting yang perlu untuk anda perhatikan dengan baik. Manfata dari penggunaan obat kumut adalah untuk melindungi gigi dari kerusakannya. Pilih obat kumur yang tidak mengandung alkohol.

Penggunaan obat kumur dapat anda sertakan setiap kali anda selesai menggosong gigi. Yakni pada waktu sebelum tidur dan setelah makan sahur. Selain itu, manfaat dari obat kumur akan dapat memberikan efek segar pada mulut dan napas anda.

Hindari Makanan yang Pedas

Makanan yang pedas dan berlemak adalah musuh yang harus dihindari selama bulan puasa. Sebab makanan semacam ini akan dapat memicu masalah bagi pencernaan. Asam lambung yang disisakan dari konsumsi makanan pedas akan menyiksa perut anda apalagi bagi anda yang menjalankan ibadah puasa dan punya riwayat penyakit maag. Tentunya, hal semacam ini akan dapat mengundang masalah yang lebih kompleks.

Ibadah puasa yang disertai dengan gangguan kesehatan seperit maag yang kambuh akan tentu membuat anda terkendala menjalani ibadah dengan nyaman. Selain itu, gangguan pencernaan bisa pula memicu masalah bau mulut dan gangguan pada gigi. Untuknya, selama puasa usahakan untuk tidak mengkonsumsi makanan yang pedas dan berlemak.

Perbanyak Sayur dan Buah

Selama puasa, tubuh kehilangan banyak nutrisi dan vitamin yang seharusnya didapatkan dari makanan yang sehat setiap hari. Kondisi perut yang kosong dan waktu makan yang terbatas bisa mungkin membuat tubuh lemas dan mulut kehilangan kelembabannya. Untuk, itu penuhi kebutuhan nutrisi dan vitamin selama puasa dengan selalu mencukupi kebutuhan sayur dan buah dengan baik.

Pastikan pada menu buka dan sahur selalu menyertakan dua makanan ini. Agar masalah pencernaan bisa anda hindari dan gangguan gigi serta mulut pun tidak akan beresiko kambuh selama puasa. Bila perlu selalu masukkan menu ini pada santapan makan sahur dan buka setiap harinya.

Perbanyak Konsumsi Air

Selain vitamin dan nutrisi, selama puasa tubuh pun kehilangan banyak cairan. Kurangnya cairan yang masuk kedalam tubuh menjadikan gigi dan mulut kering dan kondisi semacam ini akan mampu memicu bakteri dan kuman berkembang biak dengan lebih mudah didalam mulut. Akibatnya tak heran bila mulut akan mudah terasa tidak sedap dan napas pun menjadi tidak segar.

Untuknya, meskipun puasa pastikan bila anda senantiasa mencukupi kebutuhan cairan didalam tubuh dengan baik. Minimal penuhi kebutuhan cairan sebanyak 8 gelas per harinya. Bila anda tidak mampu mencukupi kebutuhan cairan ini pada waktu buka puasa maka anda bisa membaginya pada saat sahur dengan merata. Agar demikian, tubuh tetap nyaman dan kebutuhan cairan terpenuhi dengan baik.

Demikianlah beberapa cara merawat kesehatan gigi dan mulut selama puasa semoga bermanfaat dan membuat puasa yang dijalani tahun ini terasa nyaman dan menyenangkan.

Loading...

Loading...

Popular Tags (2)