Ketika sepasang insan yang saling mencintai sudah memiliki komitmen yang serius, maka mereka pun akan melanjutkan hubungannya ke jenjang yang lebih serius yakni pernikahan. Pernikahan merupakan sebuah momen yang sangat penting di dalam hidup seseorang, karena pernikahan merupakan sebuah gerbang untuk memulai hidup yang baru.

Meskipun pernikahan dilandasi dengan cinta, tetapi itu bukan berarti jika kehidupan setelah menikah akan selalu bahagia dan harmonis. Karena setelah menikah akan timbul banyak sekali masalah sehingga tidak jarang pasangan yang sudah menikah tersebut akan bertengkar. Meskipun pertengkaran tersebut tidak selalu sampai pada tahap yang serius, tetapi setiap pasangan yang sudah menikah tentunya pernah mengalami hal itu semua di dalam rumah tangganya. Keadaan ini mungkin terjadi bukan hanya satu atau dua kali tetapi justru beberapa kali.

Baca Juga:

Ada beberapa orang yang mengatakan bahwa pertengkaran itu merupakan bumbunya pernikahan. Namun meskipun begitu pertengkaran yang didiamkan atau diabaikan akan menjadi tambah besar sehingga kemungkinan yang akan terjadi yaitu hubungan menjadi tidak bahagia atau tidak harmonis.

Tanda pernikahan kehilangan keseimbangan

Anda sebagai pasangan yang sudah menikah tentunya tidak ingin hubungan berakhir dengan perceraian bukan? Oleh sebab itulah, untuk mengatasi atau mencegah itu semua, anda harus mengenali beberapa tanda-tanda bahwa hubungan anda kehilangan keseimbangan.

Lantas apa saja tanda-tanda bahwa hubungan pernikahan kehilangan keseimbangan? Jika anda penasaran anda bisa simak langsung pada pembahasan di bawah ini.

Tanda-Tanda Hubungan Pernikahan Kehilangan Keseimbangan

1. Salah satu dari pasangan mulai menjauh

Situasi seperti ini ditandai dengan adanya perasaan tidak nyaman ketika berada di dekat pasangan sendiri. Setiap kali anda mendekati pasangan anda, maka dia pun akan menjauh, atau bahkan anda sendiri yang cenderung ingin menjauh dari pasangan anda. Ketika anda mengajak pasangan anda berbicara tentang hal-hal yang menyangkut masalah keluarga, dia pun akan menghindar atau bahkan akan memberikan alasan-alasan kecil yang mungkin terkadang tidak masuk akal. Ketika itu pasangan anda akan memilih untuk membaca buku, bermain dengan anak-anak atau menonton televisi dibandingkan berbicara dengan anda. Jika keadaannya seperti ini, maka sudah sepatutnya jika anda mengevaluasi kualitas hubungan pernikahan anda bersama pasangan serta melakukan perbaikan. Hal ini bertujuan agar pernikahan anda pasangan tetap bahagia dan harmonis.

2. Bersikap tidak peduli

Ketika hubungan pernikahan masih baik-baik saja dan tidak ada masalah apapun, maka pasangan kita tentunya akan penuh perhatian terhadap apa yang kita butuhkan. Namun sebaliknya, ketika hubungan ada masalah, jika salah satu di antara anda berdua ada yang menderita atau sakit maka pasangan atau masing-masing akan merasa tidak peduli serta tidak mau merawat dan membantu pekerjaannya sama sekali. Jika seperti itu, maka pasangan kita sudah tidak mau lagi mengetahui hal-hal apa saja yang terjadi di dalam kehidupan sehari-hari serta ia lebih memilih untuk berkonsentrasi dengan kehidupannya sendiri. Apabila keadaan inilah yang terjadi, maka anda harus melakukan introfeksi diri masing-masing serta memperbaharui komitmen pernikahan anda berdua.

3. Adanya komunikasi yang terhambat

Jika hubungan pernikahan tidak terhambat, tentunya sepasang suami istri yang saling mencintai akan menjadi sosok yang paling dekat untuk satu sama lainnya dalam berbagi hal atau cerita, membicarakan masalah atau persoalan bersama-sama, saling memahami perasaan satu sama lainnya, dan peka terhadap kebutuhan pasangannya masing-masing. Namun apabila hal ini sudah tidak bisa lagi ditemuksn di dalam kehiduan pernikahan anda dan pasangan, maka sudah saatnya jika anda mewaspadai bahwa pernikahan anda sedang mengalami masalah.

4. Tidak jujur dan sering berbohong

Kejujuran di antara suami dan istri harus selalu dipertahankan agar bisa menjaga kepercayaan satu dan yang lainnya. Ketika salah satu pasangan mulai berbohong atau tidak jujur, maka anda harus waspada terhadap hubungan anda sendiri.

Suami atau istri membuat alasan-alsan tertentu ketika pulang terlambat dari kantor dengan alasan ada pekerjaan yang tidak bisa ditinggalkan, namun pada kenyataannya dia sedamg menghabiskan waktunya bersama dengan teman-temannya di luar. Hal ini mungkin disebabkan kerena pasangan tidak merasa nyaman berada dengan anda di rumah sehingga pada akhirnya lebih memilih bersama dengan teman-temannya. Oleh sebab itulah, dalam keadaan seperti ini anda harus mulai mencari cara untuk menghangatkan kembali kehidupan pernikahan anda.

5. Tidak kompak

Sebagai pasangan suami istri, harusnya anda berdua kompak dan bekerja sama untuk mengurus anak-anak, pekerjaan rumah, mendukung ide atau masukan yang diberikan, merencanakan sesuatu yang bersangkutan dengan hubungan sebagai tim. Namun ketika salah satu pasangan harus bekerja sendiri dengan porsi yang tidak seimbang sebagai tim, maka itu berarti anda sedang mengalami sebuah masalah yang mungkin cukup serius di dalam pernikahan anda sendiri. Oleh sebab itulah, di dalam kondisi seperti ini anda harus melakukan hal atau langkah-langkah untuk mengatasi dan memperbaiki itu semua demi membangun keluarga yang bahagia dan harmonis.

6. Sering berbeda pendapat atau bertengkar

Apabila di dalam hubungan pernikahan terjadi sebuah pertengkaran, namun pertengkaran tersebut masih dalam kadar yang kecil dan tidak terjadi berulang-ulang, maka itu masih bisa dikatan normal. Tetapi jika suatu masalah kecil sering terjadi di dalam hubungan pernikahan dan menyebabkan pertengkaran sering terjadi, maka ini sangat berbahaya dan anda harus mewaspadai itu semua.

Pada saat pasangan sudah mengeluarkan kata-kata kasar dan menyakitkan, maka itu merupakan salah satu tanda bahwa ketidakseimbangan di dalam pernikahan anda sudah mulai terjadi. Hal ini merupakan sebuah kondisi yang sangat serius. Oleh sebab itulah, anda dan pasangan anda harus mencari solusi dan menemukan cara-cara agar bisa memperlakukan satu sama lain lebih baik lagi.

7. Pasangan sering mengkritik

Ketika pasangan anda sudah mulai mengkrtik anda atau bahkan sering, maka itu tandanya hubungan anda sudah mulai tidak sehat. Segala sesuatu yang anda lakukan akan terlihat salah di mata pasangan anda. Maka pada akhirnya hal ini akan membuat kepercayaan diri anda menurun. Jika sudah seperti ini, maka pertengkaran pun sudah tidak bisa lagi dihindari terlebih lagi jika anda tidak bisa menerima kritikaan pasangan anda yang memang anda rasa sudah tidak wajar. Pada saat seperti ini, tidak ada seseorang yang bisa menyelesaikan masalah selain anda dan pasangan anda sendiri. Untuk memperbaiki atau mengatasi keadaan seperti itu, maka anda dan pasangan harus bisa saling menghargai satu dan yang lainnya, serta menghindari krtikan tajam dalam menyampaikan pendapat kepada masing-masing pasangan.

8. Memutuskan segala sesuatunya sendiri

Anda dan pasangan biasanya selalu membuat keputusan secara bersama-sama, namun pada saat pernikahan bermasalah maka pasangan pun sudah tidak mau memberikan pendapat dalam memutuskan sesuatu dan lebih memilih menyerahkan segala sesuatunya pada keputusan masing-masing. Bagaimana pun, ini bukanlah keadaan yang boleh anda abaikan. Anda dan pasangan harus bisa membangun kembali komunikasi yang baik di antara satu dan yang lainnya serta selalu melibatkan pasangan di dalam urusan apapun.

Nah, ituah beberapa tanda bahwa hubungan anda sudah mulai kehilangan keseimbangan. Semoga bermanfaat.

Loading...

Loading...