Mencukur bulu kemaluan bagi sebagian orang mungkin menjadi hal yang tabu dan enggan dilakukan. Namun untuk sebagian lainnya justru mereka dengan rutin membersihkan bagian ini dengan alasan untuk menjaga kebersihan atau menjaga kenyamanan sewaktu berhubungan dengan pasangan. Apapun alasannya, ketika anda hendak mencukur bulu kemaluan sebaiknya tidak dilakukan dengan sembarangan.

Hal ini dikarenakan secara dasar, bulu kemaluan meski terlihat kurang menarik sebenarnya punya fungsi yang besar yakni untuk menyaring kotoran dan bakteri yang masuk ke dalam organ kewanitaan. Namun demikian, membersihkannya dengan rutin pun bukanlah sebuah kesalahan. Anda perlu memperhatikan banyak hal pada saat akan membersihkan bagian ini. Terutama kehati-hatian menjadi hal penting yang harus diperhatikan dengan baik.

Baca Juga:

Nah, di bawah ini adalah beberapa hal penting yang sebaiknya diperhatikan sebelum memutuskan mencukur bulu kemaluan.

sebelum-mencukur-bulu-kemaluan-sebaiknya-perhatikan-hal-di-bawah-ini.jpg

Sebelum Mencukur Rambut  Kemaluan Sebaiknya Perhatikan Hal Ini

Pada dasarnya, mencukur rambut kemaluan adalah pilihan pribadi. Itu sebabnya setiap orang bebas memilih untuk mencukur bagian tersebut atau tidak. Yang terpenting yang perlu diperhatikan adalah anda dan kita semua dituntut untuk senantiasa memperhatikan kebersihan kulit kelamin dan organ sekitarannya agar demikian organ kewanitaan selalu bersih dan terjaga.

Sementara itu, sebelum mencukur bulu kemaluan di bawah ini adalah beberapa hal penting yang perlu anda perhatikan dengan baik.

Bersihkan dengan Pisau Cukur

Ada banyak cara membersihkan rambut kemaluan yang bisa dilakukan. Diantaranya adalah dengan menggunakan waxing, laser dan pisau cukur khusus. Akan tetapi, waxing dan laser pada umumnya hanya dilakukan oleh para ahli dan profesional. Sementara itu, yang namanya bulu kemaluan biasanya akan tumbuh kembali sehingga anda perlu menjaga dan merawatnya dengan berkala. Selain itu, kedua metode laser dan waxing biasanya membutuhkan dana yang cukup besar untuk sekali tindakan.

Oleh karenanya, dari sekian banyak metode cukur bulu kemaluan yang bisa dilakukan. Membersihkannya dengan menggunakan pisau cukur adalah salah satu cara yang dianggap lebih efektif dan mudah dilakukan. Anda bisa kapan saja membersihkan rambut kemaluan pada saat anda membutuhkannya.

Hanya saja, perhatikan dengan baik kebersihan pisau cukur dan hindari menggunakan pisau cukur yang sudah berkarat atau tumpul. Karena selain tidak higienis, pisau cukur yang kurang tajam akan mungkin membuat luka mudah muncul dan ini akan sangat berisiko bagi keselamatan anda. Bila perlu gunakan alkohol dan bersihkan pisau cukur dengan cara merendamnya dalam alkohol dan keringkan sebelum digunakan.

Bilas bersih bagian permukaan organ kewanitaan anda dengan menggunakan air dingin. Tujuannya adalah untuk memberikan efek relaksasi dan kembali menutup bagian pori yang terbuka saat anda mencukur sebelumnya.

Mencukur Berisiko Timbulkan Abses

Beberapa wanita mengaku mengalami kondisi yang tidak nyaman setelah mereka mencukur bulu kemaluannya. Salah satu pengalaman yang paling menyeramkan dari memangkas habis bulu kemaluan adalah munculnya abses sekitaran kulit kemaluan yang mana ini akan sangat berbahaya dan menimbulkan perasaan yang tidak nyaman.

Abses adalah penumpukan nanah yang ada di bagian bawah kulit karena adanya bakteri yang masuk pada bagian tubuh melalui folikel rambut. Bila abses tidak segera ditangani maka bagian tersebut akan semakin membesar dan timbunan nanah akan semakin banyak. Selain itu, pembengkakan yang disebabkan karena abses bisa sangat menyakitkan dan membuat aktivitas menjadi terganggu.

Namun risiko dari kondisi ini dapat ditangani dengan konsumsi antibiotik sesuai dengan resep dokter. Dan yang terpenting adalah jaga dan perhatikan selalu kebersihan kulit dan organ kewanitaan anda setelah mencukur.

Rambut Tumbuh ke Dalam

Efek samping lain yang mungkin dialami bagia nada yang sering mencukur bulu kemaluan adalah adanya sisa rambut di bagian lapisan terluar kulit. Nantinya sisa rambut ini akan dapat menyebabkan rambut tersebut tumbuh kembali di dalam lapisan kulit setelah beberapa saat.

Rambut yang tumbuh tidak semestinya dan tumbuh ke dalam tentu akan menyebabkan kondisi yang tidak nyaman. Akan muncul benjolan seperti jerawat yang terasa menyakitkan dan juga menyebabkan perasaan tidak nyaman.

Namun begitu, pertumbuhan rambut yang semacam ini sebenarnya tidak membahayakan dan memang menjadi efek samping mencukur rambut yang paling umum. Benjolan dan perasaan gatal yang muncul setelah mencukur dapat diatasi dengan menggunakan waslap yang direndam dengan air hangat. Diamkan selama beberapa saat dan ulangi langkah yang satu ini secara berkala.

Gunakan Krim Penghilang Bulu

Tidak seperti waxing dan penggunaan pisau cukur, krim penghilang bulu tidak akan mengakibatkan trauma fisik pada bagian kulit. Hal ini dikarenakan penggunaan krim penghilang bulu akan bekerja dari dalam dengan merontokkan rambut secara merata. Sehingga demikian rambut kemaluan akan mudah terlepas tanpa anda harus mencabutnya secara paksa.

Kandungan yang amat basa pada krim penghilang bulu bekerja memecah protein pada folikel rambut sehingga bulu-bulu halus lebih mudah terlepas. Sayangnya, penggunaan produk ini hanya berdampak singkat sebab bulu-bulu halus tidak dibersihkan sampai ke akar. Sehingga dalam beberapa saat anda mungkin mendapati bulu kemaluan anda tumbuh lebih cepat daripada di waxing atau dicukur.

Hal penting yang perlu diperhatikan dengan baik bagi anda yang menggunakan krim penghilang bulu adalah efek samping alergi yang ditimbulkan, terutama bagi anda yang memiliki kulit sensitif. Untuk menghindari hal ini maka anda perlu melakukan uji alergi dengan mengoleskan krim pada bagian permukaan kulit lainnya dan diamkan sementara untuk melihat hasilnya.

Bila anda mendapati kulit anda terasa gatal, timbul ruam atau perasaan panas yang tidak nyaman. Maka bisa disimpulkan kulit anda resistant terhadap produk tersebut. Silahkan cari produk yang sama dengan formula yang berbeda karena mungkin anda perlu formula yang tidak terlalu tajam.

Meningkatkan Risiko Penularan Penyakit Seksual

Sebuah penelitian yang dilakukan di tahun 2012 mengemukakan bahwa penggunaan krim penghilang bulu kemaluan rupanya dapat meningkatkan risiko terhadap penyakit seksual yang menular. Seperti halnya herpes dan juga kutil kemaluan.

Hal ini dikarenakan mencukur rambut pada organ kemaluan akan dapat mempengaruhi membran kulit sehingga hal ini selanjutnya membuat bakteri masuk lebih mudah ke dalam kulit.

Loading...

Loading...