Tutorial Hijab

Tutorial Hijab Kebaya Untuk Wisuda #2

Tutorial Hijab Kebaya Untuk Wisuda #2

Hendak pergi ke acara wisuda namun masih kebingungan mencari-cari model hijab yang cocok dikenakan? Tak perlu khawatir, dikesempatan kali ini, tim bisikan.com akan berbagi tutorial hijab untuk wisuda yang mungkin akan cocok anda kenakan untuk menghadiri acara wisuda. (Baca juga: Tutorial hijab ke… Selengkapnya..
Tutorial Hijab untuk Pesta #3

Tutorial Hijab untuk Pesta #3

Tutorial hijab ke pesta edisi ketiga ini adalah hijab dengan model elegan yang dibentuk dari hijab paris. Selengkapnya..
Tutorial Hijab Pashmina Spandek Simple

Tutorial Hijab Pashmina Spandek Simple

Saat ini berbagai macam jenis kerudung tengah populer dikalangan para hijaber, salah satunya adalah kerudung pashmina jenis spandek. Kain sintetis… Selengkapnya..
Tutorial Hijab Kebaya Untuk Wisuda #1

Tutorial Hijab Kebaya Untuk Wisuda #1

Sidang skripsi sudah dileawati dan kini saatnya bersiap untuk acara wisuda. Acara wisuda tentunya menjadi moment mendebarkan sekaligus membahagiakan… Selengkapnya..
Tutorial Hijab Untuk ke Kampus #6

Tutorial Hijab Untuk ke Kampus #6

Ada begitu banyak model hijab yang saling bermunculan saat ini, mulai dari model yang sederhana hingga dengan model yang terlihat begitu rumit dengan… Selengkapnya..
Loading...

Tips Berdamai Dengan Pasangan Setelah Pertengkaran Hebat

Sebuah hubungan pernikahan yang anda jalani bersama dengan pasangan tentu tidak akan melulu mendapatkan kebahagiaan dan keindahan. Akan ada masa dimana hubungan rumah tangga yang anda jalani bersama dengan pasangan mengalami masalah dan kendala. Baik masalah tersebut datang dari diri anda dan pasangan maupun masalah yang datang secara tiba-tiba sebagai ujian atau cobaan yang datang dari Tuhan untuk membuat hubungan yang anda bina menjadi lebih baik. Mungkin memang benar jika sebelum menikah dan sewaktu masih berpacaran rasa cinta dan kasih sayang yang anda rasakan bersama dengan pasangan terasa begitu hebat dan begitu kuat sehingga mungkin anda berpikiran jika pasangan adalah orang yang tepat yang tidak akan mungkin melakukan kesalahan dalam hubungan yang anda jalani.

Untuk itulah mengapa anda yakin dan percaya untuk bisa menghabiskan sisa hidup bersama dengan pasangan ke jenjang pernikahan yang lebih serius. Namanya juga manusia dan perlu diketahui tidak ada hal yang abadi didunia ini yang bisa bertahan selama-lamanya. Setelah menikah, masing-masing pasangan akan dihadapkan pada peran dan tanggung jawab masing-masing. Yang mana tentunya akan jauh lebih penting bagaimana menjalankan peran dan tanggung jawab masing-masing dibandingkan hanya berduduk manis dan mengumbar kemesraan bersama dengan pasangan. Seiring dengan berjalannya waktu akan ada kebutuhan rumah tangga yang harus senantiasa terpenuhi oleh pasangan suami dan istri. Akan ada lebih banyak beban ekonomi dan kehidupan yang jauh lebih berat apalagi sata suami dan istri telah dianugerahi buah hati didalamnya.

Hal inilah yang tentu saja akan menuntun suami dan istri untuk bisa memenuhi kebutuhan keluarga didalamnya. Sehingga tentunya akan jauh lebih penting mencari nafkah dan menjalankan tanggung jawab masing-masing dibandingkan hanya terfokus pada cinta dan kasih sayang suami dan istri. Namun demikian tentunya memupuk dan merawat cinta pasangan dalam rumah tangga perlu sekali dilakukan, hanya saja ada waktu-waktu tertentu bukan setiap saat dilakukan yang bisa menghambat suami dan istri menjalankan tugas dan kewajibannya masing-masing.

Akan ada masalah dalam kehidupan pernikahan dimana hubungan suami dan istri menjadi tidak harmonis. Pertengkaran dan percekcokan akan mungkin terjadi baik dipengaruhi karena perbedaan pendapat maupun hal lainnya. Bila hal ini terjadi, ingatlah kembali komitmen awal serta tujuan awal ketika anda dan pasangan membangun rumah tangga. Tepiskanlah keegoisan pribadi, keangkuhan dan kesombongan yang ada. Hal ini tentu saja dimaksudkan agar kehidupan pernikahan yang dijalani bersama dengan pasangan bisa terselamatkan. Pasangan anda diciptakan bukan untuk dijadikan musuh. Dan bukan pula ia diciptakan untuk anda sakiti. Ia diciptakan untuk menjadi rekan hidup anda. Seseorang yang begitu anda cintai dan begitu anda kasihi sehingga anda yakin untuk menjadikannya pasangan hidup yang bisa menemani anda menghabiskan sisia hidup anda baik dalam suka maupun dalam duka. 

Bila saat ini hubungan pernikahan yang anda jalani bersama dengan pasangan mengalami ketidakharmonisan, maka segeralah putuskan apakah anda akan terus memelihara permusuhan tersebut atau anda ingin segera berdamai dengannya? Ketahuilah, tidak ada untungnya sama sekali memelihara sebuah permusuhan, yang ada kondisi dirumah dan ligkungan keluarga akan semakin membuat anda seperti hidup bersama dengan orang asing. Dan kebahagiaan dalam pernikahan tidak akan pernah anda dapatkan bersama dengan pasangan. Oleh karena itu, bila anda mengalami kesulitan berdamai bersama dengan pasangan, berikut ini ada beberapa cara untuk bisa berdamai bersama dengan pasangan setelah pertengkaran hebat. Seperti apa tipsnya? Yuk, kita simak berikut ini.

Tips Berdamai Dengan Pasangan Setelah Pertengkaran Hebat

1. Introspeksi Diri

Ketika amarah membendung dan emosi memuncak rasanya sulit sekali menyadari siapa yang salah dan siapa yang benar. Saat kita berada di posisi salah karena amarah dan emosi yang terus menggebu seringkali seseorang sulit membuka dan menyadari bahwa dirinya salah. Malah sebaliknya, mereka lebih cederung merasa paling benar dan seringkali menyalahkan bahwa keadaan yang memburuk disebabkan karena sikap pasangan. Hanya saja, dalam kehidupan berumah tangga tidak ada yang salah dan tidak ada yang benar, ketika masalah datang mendera sebuah hubungan, maka suami dan istri dituntut untuk bisa mencari solusi untuk bisa mengatasi semuanya. Jangan pernah merasa paling benar dan terus-terusan memojokan pasangan karena sebuah masalah terjadi dalam rumah tangga. Sebaliknya, cobalah berpikir jernih dan cobalah berintrospeksi diri. Hal ini tentunya harus dilakukan setelah amarah dan pertengkaran mereda. Berikan waktu sendiri untuk anda bisa merenungkan semua kesalahan yang terjadi. Sadari bahawa tidak ada orang yang sempurna, dan setelah itu mintalah maaf kepada pasangan. Kesampingkan rasa malu atau gengsi anda, demi membangun kembali hubungan yang baik bersama dengan pasangan, hal ini perlu anda lakukan.

2. Jadilah Penuh Toleransi

Jadilah lebih penuh dengan toleransi kepada siapapun ketika anda mengalami masalah, terutama kepada pasangan anda. Jangan terlalu mengekang atau malah menjadi cenderung menghakiminya, berilah pasangan anda kebebasan untuk memilih dan menjaga kepercayaan yang telah anda berikan padanya. Nah, apabila pasangan melakukan kesalahan atau malah menodai kepercayaan yang anda berikan dengan melakukan pengkhianatan, maka ini adalah ujian terberat yang menimpa anda, semuanya akan kembali pada anda, apakah anda akan memafkan atau tidak kesalahan yang dibuat oleh pasangan.

3. Rendah Hati

Sifat keras kepala, sombong, keangkuhan dan lain sebagainya adalah sifat buruk yang tidak seharunya dibawa dalam kehidupan rumah tangga. Memang rasanya sulit sekali membuat hati luluh dan bisa menerima dan meminta maaf kepada pasangan setelah anda bersih tegang dan keras kepala dengan opini yang anda pertahankan. Namun, untuk bisa menyelesaikan masalah dan bisa berdamai bersama dengan pasangan setelah pertengkaran yang hebat adalah dengan meghilangkan semua sifat ini dan mulai membuka diri anda. Jadilah rendah hati, karena ketika anda menanamkan sifat rendah hati dalam diri, maka anda tidak akan mudah tersinggung dan akan mudah memafkan. Begitupun saat anda mencoba berdamai dengan pasangan. Sifat keras kepala yang terus-terusan membendung benak anda tentu saja akan terus-terusan membuat anda tidak akan pernah terbuka dan bisa berdamai bersama dengan pasangan.

4. Jangan Kaku

Ketika mencoba berdamai dengan pasangan janganlah bersikap kaku dan seolah anda seperti terpaksa meminta maaf pada pasangan. Ketika anda melakukan hal ini, maka pasangan tidak akan pernah melihat kesungguhan anda untuk bisa memperbaiki hubungan dengannya. Bersikaplah fleksibel. Terlepas dari pengalaman hidup anda, atau proses pengasuhan yang diberikan oleh orangtua anda sewaktu anda masih kanak-kanak, bagaimanapun anda harus bisa menemukan solusi yang tepat untuk bisa berdamai bersama dengan pasangan. Bila perlu dekati dan genggam tanggannya dan sampaikan permintaan maaf anda padanya.

5. Berpikir Positif

Salah satu cara paling efektif untuk mencoba berdamai bersama dengan pasangan adalah dengan menanamkan pikiran positif. Sebab ketika seseorang menanamkan pikiran positif ia akan tidak akan memiliki pikiran buruk kepada orang lain atau mencurigai orang lain termasuk pasangannya.

Demikian beberapa cara dan tips untuk bisa berdamai dengan pasangan pasca pertengkaran hebat bersama dengan mereka. Semoga bermanfaat.

Loading...

Loading...