Tutorial Hijab

Tutorial hijab kasual cantik1

Tutorial Hijab Pashmina Kasual yang Cantik dan Anggun

Terlihat cantik dan anggun merupakan dambaan setiap wanita. Untuk mewujudkan keinginannya tersebut biasanya para kaum hawa selalu memperhatikan hal-hal yang dipercaya akan menunjang penampilannya seperti misalkan busana, penampilan wajah atau make up, tidak terkecuali gaya rambut atau model hijab… Selengkapnya..
Tutorial Hijab - Cara Memakai Jilbab Paris Untuk Kampus

Tutorial Hijab - Cara Memakai Jilbab Paris Untuk Kampus

Pergi ke kampus hampir setiap hari selama satu minggu penuh, takjarang membuat anda kehabisan gaya hijab. Mengenakan gaya hijab yang itu-itu saja,… Selengkapnya..
Tutorial Hijab Paris Segi Empat Modern Untuk Pesta

Tutorial Hijab Paris Segi Empat Modern Untuk Pesta

Tampil cantik dan menawan saat menghadiri pesta tentu saja merupakan suatu kebutuhan untuk wanita. Bahkan mendapat pengakuan dari setiap orang yang… Selengkapnya..
Tutorial Hijab Paris Segi Empat Ke Pesta (Kombinasi Tile)

Tutorial Hijab Paris Segi Empat Ke Pesta (Kombinasi Tile)

Untuk kamu yang kebingungan saat hendak pergi kepesta karena tuntutan waktu yang membuat kamu tidak bisa pergi kesalon untuk merias dan berdandan… Selengkapnya..
Tutorial Hijab Pashmina Mudah dan Cepat Untuk Kuliah

Tutorial Hijab Pashmina Mudah dan Cepat Untuk Kuliah

Tampil cantik merupakan dambaan untuk semua wanita. Dalam setiap kegiatan wanita selalu menginginkan tampil dengan sempurna, entah itu dalam acara… Selengkapnya..
Loading...

Hindari Makanan Berlemak Guna Mewaspadai Resiko Obesitas

Indonesia adalah dengan yang kaya akan ragam kuliner.

Mulai dari makanan tradisional sampai dengan makanan yang lahir dari perkawinan antara kedua jenis makanan, yakni lokal dan luar membuatnya semakin kaya akan inovasi. Aneka ragam makanan ini pun dibuat dari bahan dan bumbu yang berbeda. Hanya saja, satu hal yang pasti segala macam makanan yang dihidangkan umumnya selalu sukses membuat nafsu makan ingin kembal menagih.

Masakan Indonesia selalu khas dengan aneka ragam paduan bumbu, termasuk hidangan yang bersantan dan berlemak. Sajian ini tentu selalu menggoda dan membuat semua orang penasaran ingin mencicipinya. Tak heran ketika jamuan makanan dihidangkan dalam meja makan, tamu undangan akan dengan senang hati menyantap sajian ini dengan suka cita.

Hanya saja, konsumsi terhadap makanan yang berlemak sebaiknya tidak dilakukan dengan berlebihan sebab hal ini akan dapat memicu timbulnya masalah untuk kesehatan anda. Terlalu banyak mengkonsumsi makanan berminyak dan berkalori tinggi akan membuat tubuh menimbun banyak lemak. Jika kondisi ini terus-terusan dilakukan maka hal ini akan dapat berujung dengan timbulnya obesitas.

Kondisi obesitas yang menyerang tubuh bukan hanya akan berbahaya untuk anda akan tetapi kondisi ini umumnya akan dapa meningkatkan resiko terhadap penyakit berbahaya lainnya. Untuk itulah, hindarkan mengkonsumsi terlalu banyak makanan yang mengandung lemak dan jenis makanan lain dengan kandungan kalori yang tinggi. Meskipun lezat, bila kondisi ini akan dapat mempengaruhi kesehatan anda maka mungkin anda perlu waspada dengan hal yang satu ini.

Apa Itu Obesitas?

Obesitas adalah sebuah kondisi yang terjadi akibat berat tubuh seseorang sudah melebihi ukuran idealnya. Kondisi ini diakibatkan oleh adanya penumpukan sel-sel lemak dalam tubuh yang membuat berat tuubh menjulang dalam kisaran beberapa waktu.

Pada penderita obesitas, mulanya mereka hanya akan mengalami berat badan yang naik. Akan tetapi, saat sel-sel lemak yang tertimbun jumlahnya sudah terlalu banyak maka kondisi ini akan dapat menyebabkan adanya perubahan anatomis. Pada pria kondisi obesitas umumnya akan dapat menyebabkan penumpukan sel pada bagian perut.

Kondisi obesitas adalah hal yang sering terjadi, terutama pada orangtua yang menginginkan anaknya terlihat lebih tambun. Mereka cenderung menganggap anak-anak dengan tubuh yang lebih besar akan terlihat lebih lucu dan menggemaskan. Sehingga pada akhirnya mereka akan dapat melakukan hal apa saja demi membuat berat badan si kecil menaik, termasuk dengan memberikan mereka aneka jenis makanan yang mengandung jumlah kalori yang tinggi.

Perlahan hal ini mulai menjadi kebiasaan dan akhirnya dilakukan dengan berkali-kali. Padahal kelebihan berat badan pada anak akan membuat mereka merasa tidak nyaman. Belum lagi, kondisi kelebihan berat badan akan mungkin membuat mereka menjadi bahan ejekan teman-teman di sekolahnya.

Untuk itulah, jangan menginginkan anak yang bertumbuh gempal atau gendut, namun ubahlah pola pikir anda. Selama anak anda sehat, ukuran tubuhnya tidak akan menjadi masalah. Selain itu, anak yang sehat umumnya tidak akan memiliki masalah dengan bentuk atau ukuran tubuhnya.

hindari-makanan-berlemak-untuk-cegah-obesitas.jpg

Faktor Pemicu Obesitas

Selain pola makan yang tidak teratur dan kebiasaan menyantap makanan dengan kandungan lemak dan kalori yang tinggi. Masih ada banyak hal yang dapat memicu kondisi obesitas terjadi pada seserorang, diantaranya adalah:

  • Faktor Genetik

Gentik atau keturunan bisa menjadi hal yang meicu seseorang mengalami obesitas atau kelebihan berat badan. Sebanyak 25-30% orang yang mengalami obesitas umumnya memiliki riwayat keluarga yang mengalami kondisi yang serupa. Akan tetapi, gaya hidup dan pola makan yang baik akan dapat mengatasi kondisi ini dengan baik.

  • Faktor Penyakit

Hipotiroidisme atau sebuah keadaan dimana efek hormone tiroid dalam satu jaringan menjadi berkurang. Atau kondisi dimana tubuh tidak mendapatkan asupan gizi iodine atau yodium. Penyakit lainnya yang dapat memicu kondisi obesitas pada seseorang adalah hipotalamus yakni sebuah kelainan pada otak.

Kondisi ini adalah ganguan pada otak yang teridri dari sejumlah nucleus yang memiliki banyak fungsi yang amat peka terhadap steroid, glukosa, glukokortikois dan suhu yang dapat menyebabkan perubahan keseimbangan hormonal dalam tubuh si penderita yang mana kondisi ini dapat berakibat pada munculnya penimbunan lemak dalam tubuh.

  • Faktor Lingkungan

Faktor pemicu yang terakhir adalah faktor lingkungan. Orang-orang yang mengalami obesitas bisa disebabkan karena orang-orang sekeliling mereka pun cenderung memiliki bobot yang berlebih. Kondisi ini bisa terjadi akibat pola makan atau gaya hidup yang tidak sehat.

Resiko Obesitas

Penting sekali untuk segera mengatasi kondisi kelebihan berat badan yang anda alami saat ini. Terutama untuk orang yang sudah lanjut usia. Kondisi obesitas yang dialami akan cenderung beresiko meningkatkan munculnya penyakit lain dalam tubuh, seperti:

1. Gangguan Otak

Masalah pertama yang akan dapat dialami dari kondisi obesitas yang terjadi adalah timbulnya gangguan otak. Menurut sebuah penelitian terbaru, ada sejumlah kasus obesitas yang berbahaya untuk otak dan dapat mempengaruhi bagian tersebut, diantaranya adalah kecanduan makan, mengubah sistem kerja imunitas tubuh, timbulnya dimensia, diet yoyo dan juga merusak memori. Untuk itu, sebaiknya segera tangani keluhan obesitas anda dengan mulai mengubah pola hidup dan menerapkan pola makan yang baik.

2. Penyakit Jantung

Masalah lain yang mungkin dihadapi dari kondisi obesitas yang dialami adalah memicu serangan jantung. Hal ini dikarenakan kondisi lemak berlebihan yang tertimbun dalam tubuh akan dapat menutupi pembuluh darah pada jantung. Hal inilah yang akan membuat jantung menjadi tersumbat. Bila kondisi ini terjadi maka serangan jantung pun dapat terjadi, termasuk serangan jantung koroner.

3. Hipertensi

obesitas erat kaitannya dengan penyakit hipertensi atau yang lebih dikenal dengan tekanan darah tinggi. Hal ini dapat terjadi akibat dari seringnya mengkonsumsi makanan penyebab darah tinggi, lemak berlebih dan makanan yang memiliki kandungan kolesterol. Yang pada akhirnya kebiasaan buruk ini akan dapat memicu timbulnya penyempitan pada bagian pembuluh darah dan timbul tekanan darah tinggi.

4. Diabetes

Resiko paling umum yang menjadi momom menakutkan untuk banyak orang yang mengalami obesitas adalah resiko diabetes yang akan mungkin dirasakan, terutama untuk jenis diabetes tipe 2. Pada penderita obesitas, zat insulin yang diproduksi oleh bagian pancreas akan dapat terganggu dengan adanya  komplikasi dari obesitas sehingga membuatnya tidak dapat bekerja dengan maksimal untuk membantu sel-sel menyerap glukosa.

Karena kinerja insulin tidak efetif maka hal ini membuat pankreas terus berusaha untuk menghasilkan insulin yang lebih banyak. Pada akhirnya kemampuan pankreas menjadi semakin berkurang untuk menghasilkan insulin. Dengan demikian kondisi diabetes akan mungkin sulit untuk dihindari.

Demikianlah beberapa hal yang dapat dialami dari kondisi obesitas yang tidak segera ditangani. Pada intinya menangani dengan lebih cepat kondisi obesitas yang dialami adalah hal penting. Segera benahi pola makan anda dan terapkan pola hidup yang sehat. Selain itu, olahraga secara teratur akan menjadi solusi yang tepat untuk segera membakar timbunan lemak dalam tubuh anda.

Loading...

Loading...