Perubahan musim dapat membawa berbagai keluhan kesehatan. Selama ini kita mungkin hanya tau jika perubahan musim yakni musim hujan saja yang selalu identik membawa banyak penyakit. Tanpa disadari bahwasanya musim panas pun sama besar dampaknya terhadap kesehatan apabila kita tidak mampu menjaganya dengan baik.

Panas matahari yang terik dan langit yang terlihat cerah seringkali diartikan punya cuaca yang baik. Padahal kita sendiri yang merasakan bahwa pancaran sinar matahari yang terlalu terang seringkali membuat tubuh terasa tidak nyaman. Kulit menjadi kering, pecah-pecah dan bahkan serangan penyakit seperti flu, demam bisa mudah terjadi selama musim panas.

Baca Juga:

Lalu apa saja sih risiko penyakit yang bisa terjadi selama musim panas? Mari kita kenali jenisnya agar diharapkan kita menjadi lebih waspada terhadap setiap ancamannya.

 

penyakit-musim-panas.jpg

Dehidrasi

Kondisi ancaman kesehatan pertama yang bisa menyerang saat cuaca panas sedang begitu memuncak adalah dehidrasi. Ini adalah kondisi ketika tubuh kehilangan banyak cairan daripada yang diasup ke dalam tubuh sehingga keseimbangan zat gula dan garam di dalam tubuh menjadi terganggu. Akibatnya tubuh berfungsi dengan tidak normal seperti seharusnya.

Ancaman dehidrasi menjadi lebih nyata selama musim panas. Hal ini dikarenakan aktivitas yang dilakukan akan lebih berat dan membuat produksi keringat menjadi lebih banyak dibandingkan hari biasanya.

Sayangnya, terkadang dehidrasi dianggap sebagai permasalahan yang sepele sehingga orang dewasa menanggapinya dengan kurang serius. Sementara itu, kebanyakan anak dan remaja mengartikan dehidrasi sebagai rasa haus biasanya. Akan tetapi, bila dehidrasi tidak segera ditangani dengan baik maka kondisi ini akan dapat menyebabkan keluhan lebih serius terjadi.

Adapun mereka yang menderita dehidrasi bisa ditandai dengan gejala merasa haus dan pusing, mulut yang menjadi kering, buang air kecil yang jarang, merasa kelelahan dan ditandai dengan urin yang berwarna lebih gelap. Bila kondisi ini terjadi pada bayi gejala yang mungkin ditunjukkan adalah ubun-ubun yang menjadi lebih cekung, tidak mengeluarkan air mata ketika menangis, popok yang tetap kering, kurang aktif, rewel dan si kecil yang mudah mengantuk.

Pada kondisi yang lebih buruk dehidrasi akan dapat menyebabkan diare. Untuknya, pastikan anda senantiasa mencukupi kebutuhan cairan selama musim panas. Bila perlu tambah porsinya menjadi lebih banyak untuk menjaga anda tetap terhidrasi dengan baik.

Infeksi Saluran Kemih

Ancaman keluhan kesehatan selanjutnya yang mungkin terjadi adalah infeksi saluran kemih. Kondisi ini adalah ketika organ yang termasuk di dalamnya kandung kemih, ureter, uretra dan ginjal mengalami infeksi.  Infeksi saluran kemih adalah kondisi bahaya yang harus segera ditangani dengan baik. Hal ini dikarenakan Infeksi Saluran Kemih yang didiamkan akan dapat memicu urosepsis yakni sebuah kondisi dimana bakteri pada ginjal yang terinfeksi menyebar pada bagian darah.

Pada kondisi yang lebih buruk hal ini akan dapat mengakibatkan tekanan  turun bahkan sampai menyebabkan syok dan dalam kondisi paling buruk kematian menjadi ancaman yang sangat menakutkan. Mereka yang menderita infeksi saluran kemih tentu tidak semata mengembangkan kondisi ini menjadi lebih buruk tanpa munculnya gejala atau tanda-tanda.

Adapun gejala yang muncul biasanya adalah demam, sakit pada bagian perut dan panggung, nyeri pada saat buang air kecil dan adanya darah pada saat buang air kecil. Bakteri adalah yang masuk ke dalam saluran kemih melalui lubang kencing adalah pemicu dari kondisi yang satu ini. Meskipun kondisi ini seringkali menyerang siapa saja. Namun wanita disebut-sebut lebih rentan terhadap ancaman yang satu ini.

Kulit Kering

Dari sekian banyak keluhan kesehatan yang menyerang selama musim panas, kulit kering menjadi salah satu keluhan yang paling sering dirasakan dan dialami. Kondisi ini terjadi sebab adanya kekurangan cairan pada bagian lapisan terluar kulit. Bagian tubuh yang biasa terbuka seperti lengan dan wajah biasanya menjadi salah satu bagian yang paling rentan terkena dengan serangan kulit kering.

Dalam dunia medis kondisi ini disebut pula dengan xerosis dimana siapa saja bisa mengalami kondisi yang satu ini tergantung dari kondisi kesehatan, lama waktu di ruangan terbuka, tempat tinggal dan faktor usianya. Pada sebagian orang mereka mungkin mengalami keluhan kulit kering sepanjang hidup mereka namun demikian sebagian lain mungkin hanya merasakannya sementara waktu saja tergantung dari kondisi-kondisi tertentu.

Penderita kulit kering pun biasanya menunjukkan beberapa gejala sebelum kondisi ini berkembang menjadi lebih buruk. Beberapa gejala yang mungkin dialami oleh mereka yang menderita kulit kering selama musim panas diantaranya adalah kulit yang terlihat keriput dan kering. Bahkan setelah mereka selesai mandi atau pada saat sudah berenang.

Bibir Pecah-Pecah

Keluhan selanjutnya yang paling sering dirasakan selama musim panas adalah bibir kering dan pecah-pecah. Sama halnya dengan kulit kering biasanya kondisi ini terjadi sebab bibir kehilangan kelembapannya akibat kurangnya asupan cairan kedalam tubuh. Bibir kering dan pecah-pecah tak hanya terlihat kurang menarik namun hal ini pun bisa menimbulkan rasa perih dan sakit.

Selain karena cuaca, bibir kering dan pecah-pecah pun bisa disebabkan oleh banyak faktor seperti halnya penggunaan kosmetik bibir yang tidak cocok, terlalu keras atau bahkan kebiasaan menggigit dan menjilat bibir. Salah satu cara untuk mengatasi kondisi ini adalah dengan memastikan anda memilih penggunaan kosmetik dengan formula yang tidak terlalu keras.

Selain itu, pastikan pula cukupi kebutuhan cairan dengan baik minimal cukupi kebutuhan air mineral sebanyak 8 gelas per harinya. Oleskan pelembab bibir untuk membuat permukaan bibir anda sedikit lebih halus dan lakukan perawatan bibir secara rutin.

Radang Tenggorokan

Keluhan penyakit lain yang umum menyerang selama musim panas adalah radang tenggorokan. Kondisi ini lebih sering terjadi akibat gaya hidup yang dilakukan selama musim panas dimana seseorang biasanya cenderung ingin minum yang dingin-dingin dan makan yang pedas-pedas. Kebiasaan yang dilakukan secara berulang ini pada akhirnya terakumulasi menjadi kondisi yang berbahaya terhadap kesehatan.

Tenggorokan sebagai bagian menyalurkan makanan hingga sampai ke saluran pencernaan akan ikut terinfeksi akibatnya masalah radang tenggorokan menjadi tak terhindarkan. Radang tenggorokan akan tentu mengganggu aktivitas sebab kondisi ini bisa menimbulkan sakit yang lumayan parah. Belum lagi demam seringkali menjadi gejala yang menyertai kondisi ini.

Jadi demikian, perhatikan untuk tidak mempraktikan gaya hidup yang kurang sehat selama musim panas. Ketika anda haus cukupi kebutuhan cairan dengan air putih biasa. Hindari pula konsumsi makanan berlemak dan berasa pedas.

Loading...

Loading...