Tanda Jika Selama Ini Kamu Pacaran dengan Seorang Pembohong

Belakangan ini marak kasus penipuan dalam hubungan asmara yang dijalani banyak orang. Pasangan yang bermodus sebagai orang penting dengan latar belakang pekerjaan yang baik lantas mencari mangsa agar bisa hidup nyaman dengan hanya bermodalkan kata-kata dan pangkat palsu belaka. Alhasil yang dibuat rugi adalah mereka yang kurang teliti dan termakan bujuk rayu seorang pembohong.

Nah, berbicara mengenai pembohong tentunya sebagai seorang pembohong yang ulung kita akan sulit mengatahui apakah ia sedang berbicara jujur atau sedang mengelabui kita. Meskipun statusnya adalah pacar sendiri namun penting sekali memahami tanda bila pasangan kamu sedang berbohong selama ini.

Karena tentunya, terjebak dalam hubungan dimana pasangan seringkali berbohong akan tentu memberikan kita kerugian yang banyak. Ketika kita sudah memberikan segalanya dan berusaha menjadi yang terbaik untuknya namun ia malah membalasnya dengan kebohongan. Hal ini akan tentu menyakiti hati kita dan banyak pasangan yang dibohongi berakhir dengan kekecewaan yang mendalam.

Nah, untuk itulah penting sekali memahami tanda jiak selama ini kamu pacaran dengan seorang pembohong. Seperti apa saja? Simak langsung yuk, informasinya dibawah ini.

tanda-jika-selama-ini-kamu-pacaran-dengan-pembohong.jpg

Bahasa Tubuhnya Menjelaskan Semuanya

Semua orang tentu pernah berbohong pada orang lain, termasuk dengan pasangan kamu yang mungkin pernah satu atau dua kali membohongi kamu untuk kepentingan dirinya sendiri. Akan tetapi, ketika kebohongan tersebut dianggap sebagai hal yang sepele dan tidak ada perasaan bersalah yang muncul setelah mengungkapkan sebuah kebohongan maka secara tidak sadar pasangan kamu akan mengulang kembali hal tersebut.

Sayangnya, sebagai seorang manusia kita tidak bisa memahami kapan seseorang sedang berbohong dan kapan ketika seseorang mengungkapkan kebenarannya. Namun kebohongan ini akan dapat dibaca dari bahasa tubuh yang ia sertakan pada saat berbicara atau menjelaskan sesuatu pada kita.

Jika kamu seringkali menaruh curiga apakah pasanganmu terus membohongi kamu atau tidak maka bacalah bahasa tubuhnya. Sebab secara tidak disadari bahasa tubuh memberi tahu kita apa yang sedang disampaik seseorang. Ketika seseorang sedang berbohong ia akan cenderung sering mengganti posisi kepalanya sewaktu berbicara. Napasnya pun cenderung menjadi lebih berat dan ia nampak seperti gelisah.

Bila pasangan kamu terlihat menutupi atau menyentuh bagian mulutnya ketika ia berbicara denganmu maka mungkin ini bisa mengindikasikan bahwa ia tengah berbicara kebohongan. Bahasa tubuh ini adalah bagian dari tingkah atau caranya dalam menutupi kegugupannya. Sebab tanpa ia sadari otaknya tidak memerintahkan ia berbicara hal yang sifatnya kontradiktif atau kebohongan.

Cerita Atau Pengalamannya Nampak Terlalu Menakjubkan

Apakah pasangan kamu sering menceritakan bagaimana ia pernah menyelamatkan seseorang atau mungkin bagaimana mereka menyaksikan sebuah peristiwa yang menakjubkan yang mungkin biasanya sering kamu lihat di tv atau film saja? Bila jawabannya, ya maka ini mungkin menjadi indikasi bahwa ia adalah seorang pembohong yang ulung.

Seorang pembohong yang ulung akan cenderung menceritakan banyak cerita sensasiaonal yang sebenarnya tidak ia alami. Mereka pun akan merasa seperti mereka perlu melebih-lebihkan pengalamannya. Maka tidak heran bila hal ini membuat mereka menceritakan hal-hal yang mungkin mustahil atau tidak mungkin terjadi. Sebab mereka tidak menceritakan apa yang mereka alami namun cenderung mereka menceritakan apa yang orang lain ingin dengar.

Kisah-kisahnya di masa lalu yang ia ceritakan padamu akan cenderung terdengar heroik, terlalu menyedihkan atau bahkan terlalu epik. Bahkan bagi seseorang pun dirasa terlalu berlebihan. Nah, ketika kamu merasakan hal semacam ini maka bisa mungkin pasangan kamu selama ini adalah seorang pembohong.

Jangan remehkan kebohongan yang disampaikannya dari cerita-cerita dramatis yang ia sampaikan kepadamu. Sebab bisa jadi, berawal dari kesenangannnya berbohong tentang hal-hal kecil yang ada di masa lalunya. Hal ini pun perlahan membuat ia senang berbohog mengenai banyak hal kepadamu. Karena ia merasa kebohongan semaca ini bukanlah hal yang besar sehingga ia mengasumsikan bahwa hal ini sah-sah saja untuk dilakukan.

Ia Cenderung Hanya Memikirkan Dirinya Sendiri

Bukan hanya dilihat dari hal-hal kecil dimana pasangan terlihat lebih egois dan hanya mengedepankan kepentingannya sendiri. Namun hal lain pun bisa kamu pahami apabila kamu sudah menjalin hubungan yang cukup lama dengan pasanganmu. Terlebih lagi, ketika kamu sudah mendengarkan cerita-ceritanya selama ini. Kamu tentu sudah dapat menarik kesimpulan bahwa dari sebagian besar cerita tersebut tokoh utamanya adalah dirinya sendiri.

Dari masalah seperti ini kamu mungkin memahami bahwa pasanganmu selalu ingin menjadi pusat perhatian tak heran bila sifat egoisnya didapatkan karena ia ingin semua orang memperhatikan dirinya.

Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa banyak penderita gangguan kepribadian narsistik juga menjadi seorang pembohong yang ulung. Mereka akan cenderung menciptakan suatu gambaran yang hebar mengenai dirinya sendiri. Meskipun gambaran tersebut tidak pernah mereka alami. Namun mereka akan cenderung melakukan segala cara untuk mendapatkan perhatian orang lain, termasuk dengan berbohong.

Satu, dua dan tiga kali kebohongan ini akan perlahan tidak dianggap sebagai hal yang serius atau masalah yang besar. Dari sinilah mereka akan cenderung menyampaikan kebohongan dimana bohong sudah menjadi bagian dari diri mereka sendiri.

Memiliki pasangan yang seorang pembohong tentunya akan membuat kita merasa kesal dan jengkel. Apalagi ketika kebohongan tersebut tidak mereka sadari sebagai hal yang besar. Maka mungkin sulit untuk merubah sifat dan karakter pembohong dalam diri mereka.

Hubungannya dengan Orang Lain di Sekitarnya Cenderung Kurang Baik

Tanda lain untuk memahami pasangan kamu adalah seorang pembohong atau bukan adalah dengan melihat bagaimana hubungannya dengan kehidupan sosial disekitarnya. Seorang pembohong yang ulung akan cenderung memiliki riwayat yang buruk dengan orang lain.

Biasanya orang-orang ini adalah orang-orang disekitar mereka. Karena pembohong pada dasarnya akan dapat merugikan orang lain yang ada dekat dengan mereka. Maka seorang pembohong cenderung memiliki kehidupan sosial yang buruk dengan orang-orang disekitarnya.

Nah, riwayat semacam ini bisa pula kamu lihat dari pasanganmu sendiri. Ketika kamu menyadari pasanganmu tidak memiliki banyak hubungan dengan orang lain yang ada di sekitarnya. Atau mungkin ia sulit sekali untuk berteman baik dengan orang lain. Bahkan cenderung orang malas berada dekat dengan pasanganmu. Maka ada satu hal yang ganjil dengan pasanganmu sendiri.

Nah, bila kamu merasa curiga bahwa pasangan kamu adalah seorang pembohong. Maka kamu bisa mencari dan menanyakan hal ini pada sumber yang terpercaya dimana mereka pernah memiliki riwayat yang sama dengan yang kamu rasakan.

Cobalah tanyakan pada sahabat atau orang-orang yang dulu pernah dekat bersama dengannya. Ketika kamu mendapati kebenaran yang menyakitkan bahwa ia adalah seorang pembohong. Maka mungkin kamu akan paham sendiri dari mana kecurigaan kamu ini berasal.

Dia yang Cenderung Merasa Rendah Diri

Orang yang memiliki kepercayaan diri yang rendah akan cenderung berbohong. Hal ini  dikarenakan seseorang yang kurang percaya ini akan mengusahakan banyak hal agak kamu bisa tertarik padanya. Demi bisa diterima oleh kamu dan orang lain maka mereka pun tidak segan untuk mengungkapkan kebohongan.

Mereka juga ingin merasa bangga pada pencapaiannya dan seringkali berbohong untuk mendapatkan kepuasan yang satu ini.

Sejak awal kamu berpacaran dengannya masalah tentang kepercayaan diri mungkin sulit untuk kamu pahami dengan baik. Sebab ia datang dengan "topeng" kebohongan yang sulit untuk kita kenali siapa ia sebenarnya. Akan tetapi, ketika kamu sudah menjalin hubungan yang cukup lama maka mungkin perlahan ia akan mulai menunjukan siapa dirinya tanpa kamu sadari.

Kurangnya kepercayaan diri yang besar yang dimiliki oleh pasangan akan mungkin membuat kamu menaruh curiga apakah selama ini ia bersikap jujur atau tidak pada dirimu. Setelah sekian lama menjalin hubungan bersama denganmu secara tidak sadar ia akan merasa tidak percaya diri ketika kamu mengajaknya bertemu dengan sahabat-sahabatmu dan lain sebagainya.

Ia Tidak Pernah Mengizinkan Kamu Menyentuh Barang Pribadinya

Seharusnya seorang pasangan yang memang bersikap terbuka akan merasa senang berbagi banyak hal dengan orang yang mereka cintai. Perasaan cinta seringkali menjadi jaminan yang besar mengapa banyak orang senang berbagi privasinya dengan pasangan mereka.

Akan tetapi, mereka yang seorang pembohong akan mungkin bersikap opposit dengan hal ini. Alih-alih senang berbagi banyak hal dengan pasangannya, seorang pembohong cenderung tidak suka ketika privasi mereka disentuh.

Misalkan dalam hal ini pasanganmu tidak suka bila kamu memegang ponselnya dan mengakses barang pribadinya. Sebab didalam situlah segala kebohongan ia simpan dengan rapat-rapat. Maka tentu saja, ketika ia kamu menyentuh atau mengaksesnya ia akan cenderung marah atau kesal. Melihat reaksinya kamu akan tentu merasakan sikapnya yang dingin atau bahkan beberapa orang akan bereaksi dengan kasar dan terkejut ketika pasangan mengakses barang pribadinya.

Namun hal ini tidak bisa pula dengan cepat kamu simpulkan bahwa pasangan adalah seorang pembohong. Bisa jadi hal ini dilatar belakangi oleh alasan lainnya. Hanya saja, ketika ia seringkali bereaksi yang sama ketika kamu menyentuh barang atau hal pribadinya yang lain maka patut kamu curigai bahwa ia adalah seseorang yang pembohong.

Ia yang Cenderung Mengarahkan Pandangannnya Ketika Kamu Bertanya Hal Penting

Salah satu tanda melihat seseorang sedang berbicara jujur atau bohong adalah melihat sorot matanya. Orang yang berbicara sebuah kejujuran akan cenderung merasa percaya diri dan ia pun tak segan melakukan kontak mata ketika berbicara. Lain halnya dengan mereka yang sedang berbicara bohong yang mana pada umumnya mereka akan menghindari kontak mata secara langsung.

Hal ini dikarenakan seseorang yang berbohong akan cenderung berusaha untuk mengumpulkan kata-kata dan sibuk mencocokan perkataannya dengan kondisi yang mereka buat sendiri. Melakukan kontak mata pada seseorang yang sedang berbicara dengan mereka bisa mungkin mengalihkan fokus mereka untuk merekayasa penjelasan yang sedang mereka berikan.

Itulah mengapa ketika kamu bertanya hal-hal yang penting padanya ia akan cenderung mengalihkan dirinya pada banyak hal selain daripada melakukan kontak mata dan berbicara serius berhadap-hadapan dengan dirimu. Kamu perlu waspada dengan kebohongan yang ia lakukan sewaktu kamu menanyakan hal yang penting padanya. Bisa jadi hal ini adalah awal tindakan besar yang mengarah pada penipuan yang tentunya merugikan kita sendiri.

Dia Tidak Ingin Memperkenalkanmu Pada Teman-Temannya

Pasangan yang normal dan baik-baik saja akan tentu senang memperkenalkan pasangannya pada teman-teman dan kehidupan sosialnya. Betapa tidak, pasangan pada umumnya akan senang memprokalamasikan bahwa dirinya sudah memiliki seseorang yang begitu dicintai dalam hidupnya. Maka dari itu, ia akan senang membawa pasangannya dan diperkenalkan pada teman-teman dan kehidupan sosialnya.

Akan tetapi, ketika kamu mendapati pasanganmu berekasi berbeda saat kamu meminta untuk ikut ketika ia akan berjumpa dengan teman-temannya. Maka mungkin ini menjadi indikasi bahwa ada sesuatu yang sedang disembunyikan oleh pasanganmu sendiri. Ada hal yang tidak ingin kamu ketahui dari teman-temannya atau mungkin sebaliknya ada banyak hal yang tidak ingin temannya ketahui dari kamu sendiri.

Sebagaimana kita sering curhat dan menumpahkan banyak hal pada teman kita. Tentunya ada banyak hal yang kita bagikan bersama dengan teman-teman kita. Nah, ketika kamu meminta untuk diperkenalkan pada teman-temannya. Seorang pembohong akan takut bahwa ini menjadi awal dimana kebohongannya akan terbongkar. Itulah yang menjadi alasan mengapa ia tidak mau memperkenalkan kamu pada teman-temannya.

Ia Seringkali Mengalihkan Pembicaraan

Pasangan yang seringkali berbohong akan cenderung merasa tidak nyaman ketika bersinggungan dengan topik tertentu. Apalagi topik tersebut adalah topik dimana mereka sudah kehabisan kata-kata untuk merekayasa kebenaran yang terjadi dalam kehidupannya. Itulah mengapa, mereka akan cenderung memilih jalan pintas dengan langsung mengalihkan pembicaraan agar tidak lagi membahas masalah tersebut.

Dalam hubungan pacaran kamu bisa mungkin merasakan pengalihan ini dengan baik saat kamu memang menginginkan untuk membahas topik tersebut dengan jelas. Sehingga ketika kamu telah menanti jawaban yang kamu inginkan, ia lantas mengalihkannya dengan melakukan hal-hal yang dianggap tidak penting.

Akan tetapi, bisa jadi untuk sebagian orang mereka tak menyadari bahwa pasangan mereka tengah mengalihkan pembicaraan. Hal ini bisa jadi karena topik tersebut memang tidak terlalu penting atau tidak terlalu ingin diketahui.

Akan tetapi, untuk kamu yang memang menyadari bahwa pasanganmu seringkali mengalihkan pembicaraan pada hal-hal yang kurang penting. Maka penting sekali untuk menyadari hal ini dengan baik karena terus menerus dibohongi akan tentu membuat kamu sendiri rugi.

Dia Seringkali Membuat Kamu Menunggu

Tanda lain dari seorang pembohong dalam hubungan adalah mereka yang seringkali membuatmu menunggu bahkan dalam hal apapun. Tanpa alasan yang jelas ia akan tanpa merasa bersalah membuat kamu terus menerus menunggu. Mulai dari masalah sepele seperti ketika hendak membuat janji dengan mu atau mungkin ketika ia akan menjemputmu.

Kebiasaannya telat datang atau bahkan seringkali membuat kamu menunggu membuat kamu akan tentu kesal dengan masalah ini. Bahkan ketika kamu sudah membicarakan masalah ini dengannya namun ia tetap mengulang kesalahan ini berkali-kali.

Penting dipahami dengan baik bahwa orang yang tidak bisa menghargaimu dengan baik maka ia pun tidak akan bisa menghargai hubungan yang kalian miliki. Jangan heran bila kamu akan terus menerus dikecewakan dalam hubungan ini.

Demikianlah beberapa tanda pasangan adalah seorang pembohong dalam sebuah hubungan. Semoga dengan memahami tanda-tanda diatas membuat kamu mampu keluar dari hubungan yang tidak sehat karena memiliki pasangan yang terus menerus membohongi kita akan tentu membuat kita terus menerus dikecewakan. 

Loading...

Loading...

Popular Tags (2)