Anda semua yang telah menikah tentu setuju jika cinta saja tidak cukup untuk sebuah hubungan pernikahan yang bahagia. Lain halnya sewaktu anda dan pasangan masih menjalin hubungan berpacaran, jalinan cinta yang dirasakan begitu kuat bersama dengan pasangan rasanya seakan menjadi sebuah hal yang mampu menguatkan dan membuat anda yakin bahwa ia adalah orang yang tepat yang akan senantiasa menemani dan mencintai anda seutuhnya. Namun rupanya setelah menikah, apa yang anda rasakan jauh dari dugaan sebelumnya. Rasa cinta dan perhatian yang diberikan oleh pasangan nyatanya tidak cukup memberikan kebahagiaan yang sempurna dan seutuhnya dan membuat jalinan pernikahan yang anda miliki bersama dengan pasangan bisa terjalin dengan indah dan bahagia. Malah rasanya, cinta dan kasih sayang yang diberikan pasangan setelah menikah menjadi berkurang dan memudar. Sehingga jangankan untuk bisa terus-terusan memadu kasih bersama dengan pasangan, menyempatkan waktu untuk bisa menghabiskan bersama dengan anda saja rasanya sulit sekali. Dan pada akhirnya hubungan pernikahan yang bahagia seperti yang anda harapkan kurang dapat tercapai dengan baik.

Baca Juga:

Setelah menikah jalinan cinta dan kasih sayang yang diberikan oleh pasangan terhadap pasangannya memang akan mengalami penurunan baik dalam kadar yang besar maupun sedikit demi sedikit. Hal ini dikarenakan konsentrasi masing-masing pasangan bukan lagi hanya pada bagaimana membagi cinta dan memadu kasih. Namun lebih kepada bagaimana masing-masing pasangan mampu menjalankan perannya masing-masing dan mampu menjalankan tanggung jawabnya dengan sebaik-baiknya. Dalam hal ini tentunya suami memiliki peran dan bertanggung jawab sebagai seorang pencari nafkah yang akan menentukan kesejahteraan keluarganya. Sementara peran seorang istri adalah sebagai seorang pengelola rumah tangga dan orang yang mengatur serta mendidik anak-anak.

Untuk itulah, akan ada banyak tanggung jawab dan tugas yang jauh lebih penting dan lebih banyak yang menanti pasangan suami istri. Yang mana tentunya, hal ini akan senantiasa membuat mereka jauh lebih sibuk dibandingkan pada saat pacaran yang belum terikat dengan tanggung jawab mengurus dan menafkahi keluarganya. Wajar jika anda mendapati suami atau istri anda yang terlalu sibuk dengan pekerjaan kantor atau kegiatan rumah tangganya setelah menikah. Justru khawatirlah saat suami atau istri anda tidak dapat memainkan peran suami dan istri dalam rumah tangga dengan baik, bisa jadi mereka bukanlah orang yang tepat untuk bisa menjalin hubungan rumah tangga.

Namun demikian, hubungan rumah tangga juga perlu sekali dipupuk dan dijaga demi membuahkan hasil sebuah pernikahan yang bahagia. Namun untuk menggapai kebahagiaan tersebut sebuah jalinan cinta saja tidak cukup membuat sebuah perkawinan menjadi bahagia. Untuk menciptakan hubungan yang kuat anda perlu menjadi seorang komunikator yang handal. Sebagi tambahan, anda membutuhkan rasa hormat, rasa kepedulian, pemahaman, perhatian dan rasa sayang antara satu dengan yang lainnya.

Hidup bersama berarti memberi dan menerima, juga bisa berkompromi. Suami dan istri harus rela menghilangkan kebiasaan atau watak buruk pada masing-masing orangnya, hal ini tentu saja bertujuan untuk dapat menciptakan sebuah hubungan yang harmonis dan rumah tangga yang bahagia. Nah, setelah pesta perkawinan usai, inilah saat dimana anda dan suami akan mulai menghadapi kehidupan baru yang lebih mandiri yang mana hanya anda dan suamilah yang akan menjadi pemeran didalamnya. Untuk itu, meciptakan suasana dan kondisi yang begitu menyenangkan untuk suami bisa menjadi hal yang akan anda dapatkan pula dari suami. Lantas apa saja tips untuk bisa menyenangkan hati suami? Kita simak berikut ini.

Tips dan Trik Buat Suami Bahagia Agar Betah di Rumah

1. Berikan Kepercayaan

Poin pertama dalam memberikan kesenangan atau kebahagiaan pada suami adalah dengan memberikan mereka kepercayaan. Suami umumnya akan merasa jengkel dan kesal menghadapi istri yang curigaan dan seringkali mengomel saat mereka melakukan kesalahan. Untuk itu, percayalah pada suami anda dan berikan mereka ruang. Semua usaha diluar rumah yang dilakukan oleh seorang suami yang baik adalah semata-mata demi mencari nafkah dan rezeki untuk keluarga, istri dan anak-anaknya. Saat suami dengan susah payah mencari rezeki diluar rumah sementara saat ia pulang ke rumah mendapati istrinya terus mengomel sambil mencurigainya, tentu saja hal ini akan membuat suami kesal. Fisiknya yang lelah ditambah dengan beban pikiran yang diberikan oleh sang istri bukan tidak mungkin malah membuat si suami frustasi dan stress. Untuk itulah, percayalah pada suami anda, kecuali saat suami memberikan alasan yang tidak jelas yang membuat anda tidak percaya padanya.

2. Jadilah Pengertian

Jika sesuatu terjadi dengan jadwal pekerjaan suami dikantor yang membuatnya harus tinggal lebih lama dikantor karena ada keperluan atau meeting mendadak, maka jangan langsung panik dan berpikiran yang tidak-tidak tentang suami anda. Memang mungkin benar jika suami yang datang terlambat ia akan melewatkan makan malam yang telah anda siapkan. Meskipun terkadang kondisi seperti ini membuat anda kecewa karena sudah begitu menanti dan menunggu suami dirumah untuk menyantap makan malam bersama. Maka sebaiknya jangan bereaksi berlebihan atau malah mengamuk dan marah-marah pada suami. Tariklah nafas dalam-dalam dan berikanlah pengertian pada suami anda.

3. Kondisi Rumah yang Nyaman

Terlepas dari anda tinggal dirumah sebagai ibu rumah tangga atau wanita karir dan ada anak-anak didalamnya, akan lebih baik jika anda selalu memastikan rumah dalam keadaan rapih dan bersih. Sebisa mungkin untuk menciptakan kondisi yang membuat suami nyaman berada dirumah adalah dengan mengusahakan rumah dalam keadaan nyaman baik untuk suami ataupun untuk anda dan anak-anak. Mulailah dari hal-hal kecil seperti menata peralatan atau membersihkan rumah dari debu. Jangan sampai suami malas berada dirumah karena perabotan rumah yang selalu berantakan dan barang-barang berserakan dimana-mana. Jika anda tidak sanggup membagi waktu untuk bersih-bersih karena sibuk dengan pekerjaan dikantor, maka mungkin anda akan membutuhkan jasa pembantu rumah tangga.

4. Katakan Pada Suami Bahwa Anda Mencintainya

Terkadang sebagai seorang wanita, kita bisa dapat melupakan bagaimana keadaan suami kita. Untuk itu, pastikan jika anda selalu mengatakan kata cinta dan ungkapan sayang pada suami setiap harinya. Selain akan mampu membangkitkan rasa cinta diantara masing-masing orang. Hal ini juga akan senantiasa membuat suami seolah diingatkan setiap hari bahwa anda tetap mencintai suami dan akan selalu mencintainya sampai kapanpun. Jangan pernah malu dikatakan lebay atau dianggap berlebihan. Jika untuk kebaikan hubungan bersama dengan pasangan tidak ada salahnya anda melakukan hal ini. Katakan bahwa selalu “Aku mencintaimu dan akan selalu begitu” saat suami hendak pergi atau disetiap harinya.

Demikian beberapa hal dalam membahagiakan suami dalam rumah tangga. Perilaku anda terhadap suami akan dapat menentukan bagaimana perlakukan suami pada. Dengan demikian cara diatas diharapkan mampu membantu anda mengetahui bagaimana cara menenangkan suami. Semoga bermanfaat.

Loading...

Loading...