Pada dasarnya air mata secara alami berguna untuk melembapkan dan membersihkan bagian mata dari partikel-partikel asing, seperti halnya kotoran, debu atau benda lainnya yang mungkin bisa membahayakan mata. Akan tetapi, pada beberapa orang, kelenjar air mata biasa mungkin terus menerus menghasilkan air mata dan membuat kondisi mata berair setiap waktu.

Meski bukanlah permasalahan yang serius, akan tetapi gangguan yang nyata akan mungkin dirasakan pada saat hendak merias wajah. Riasan pada wajah seringkali melibatkan riasan pada mata salah satunya adalah mengaplikasikan eyeshadows, eyeliner, maskara dan lain sebagainya.

Baca Juga:

Ketika mata sensitif dan sering berair maka kondisi ini akan mungkin membuat aplikasi makeup menjadi lebih sulit dilakukan. Pasalnya, selain akan mudah berantakan, makeup yang hendak diaplikasikan pun akan cenderung sulit menempel sebab terbasuh dengan air mata. Lantas bagaimana mensiasati masalah seperti ini? Mari simak informasinya dibawah ini.

Cari Tahu Terlebih Dahulu Apa Penyebab Mata Berair

Mengatasi kondisi mata yang mudah berair pada dasarnya tidak akan dilakukan dengan sembarangan.Hal ini dikarenakan, biasanya mata yang terus berair bisa diasosiasikan pada kondisi kesehatan dibagian mata itu sendiri. Maka dari itu, sebelum diatasi dengan trik bermakeup maka penting sekali untuk mencari tahu apa yang sebenarnya menyebabkan mata bisa mengalami kondisi semacam ini.

Adapun beberapa dugaan pada kondisi mata yang seringkali terisi dengan air mata secara terus menerus penyebabnya bisa mungkin karena alergi, mata yang terlalu tegang atau mungkin karena kondisi kelopak mata yang tidak dapat menutup dengan benar. Nah, bila kondisi semacam in terjadi ketika anda selesai merias bagian mata anda maka kemungkinan besar hal ini menandakan air mata refleks.

Akan tetapi, sebenarnya ada dua jenis air mata yang penting untuk kita ketahui dengan baik. Air mata jenis pertama adalah jenis yang dirancang guna menjaga dan melindungi bagian kornea mata dari paparan zat asing, termasuk makeup yang diaplikasikan. Dan yang kedua adalah air mata refleks, yakni air mata yang muncul ketika mata terkena dengan zat asing secara spontan.

Air mata refleks biasanya akan sering muncul ketika seseorang menempatkan sesuatu didaerah sekitar matanya. Seperti misalkan memasangkan bulu mata palsu, memasangkan eyeliner dan masih banyak lagi. Maka dari itu, perhatikan dan analisis terlebih dahulu penyebab mata anda berair sebelum diatasi dengan banyak solusi.

Gunakan Obat Tetes Mata Sebelum Berias

Tips yang dapat anda lakukan untuk mengatasi permasalahan mata yang mudah berair ketika berias adalah dengan menggunakan obat tetes mata sebelum mengaplikasikan makeup. Obat tetes mata bisa dengan mudah kita jumpai baik di supermarket ataupun di toko obat. Hanya saja, tidak pula semua jenis obat tetes mata akan bisa anda gunakan.

Sebaiknya, hindari memilih obat tetes mata yang dirancang khusus untuk mengobati mata merah. Sebab biasanya jenis obat tetes mata yang satu ini malah akan merangsang produksi air mata menjadi semakin banyak. Maka dari itu, gunakan obat tetes mata yang anti iritasi dan memberikan efek yang menyegarkan untuk mata anda.

Bila perlu konsultasikan pula dengan dokter sebelum menggunakan atau memilih salah satu produk tetes mata yang akan digunakan sebelum anda bermakeup. Cara ini akan ampuh digunakan agar tidak membuat riasan terutama pada bagian mata anda menjadi berantakan.

Pilih Produk Makeup Berlabel Hypoallergic

Banyaknya variasi makeup yang dijual di pasaran seringkali membuat banyak orang senang sebab banyaknya pilihan ini semakin memudahkan mereka untuk memilih jenis makeup yang mereka inginkan. Termasuk dengan aneka formula yang ada pada makeup. Namun sayangnya, sedikit sekali yang memahami jenis atau formula makeup yang disesuaikan dengan jenis dan kebutuhan kulit mereka.

Padahal masing-masing orang memiliki kondisi kulit yang berbeda-beda terhadap jenis dan formula dari makeup yang digunakan. Jadi demikian, hanya karena anda cocok menggunakan satu brand makeup belum tentu orang lain pun akan menunjukan reaksi yang sama pada produk yang dikenakan.

Sementara itu, alergi adalah reaksi yang paling sering terjadi pada saat mengaplikasikan makeup pada bagian tubuh, termasuk pada bagian mata. Nah, jika anda merasa bahwa mata berair yang anda alami terjadi sebab adanya alergi pada produk riasan mata yang digunakan. Maka penting sekali memperhatikan formula yang terdapat pada makeup tersebut.

Beralihlah pada riasan yang memiliki kandungan hypoallergic. Terutama pada produk-produk seperti halnya krim mata, eyeliner, eyeshadow ataupun maskara. Sementara itu, hindari pula produk yang menggunakan zat yang dinamakan dengan zat carmine.

Sebab zat ini adalah pigmen dengan warna merah yang asalnya dari kumbang. Biasanya zat ini digunakan pada warna merah mudah yang cerah ataupun warna ungu. Kandungan zat carmine amatlah mudah membuat mata menjadi berair. Maka dari itu, perhatikan dengan baik dan waspadai bahan yang satu ini.

Pastikan Menjaga Kebersihan Alat Makeup

Mendapati mata berair baik ketika dirias atau setelah selesai dirias tentu saja akan membuat makeup yang diaplikasikan nampak kurang maksimal. Bisa jadi, blending makeup yang dilakukan dengan sangat hati-hati pada akhirnya malah tersapu bersih dengan air mata. Bukan hanya itu, menghadapi mata sensitif yang mudah berair seperti ini akan tentu membuat makeup yang sudah diaplikasikan akan cepat pudar dan tidak tahan lama.

Adapun penyebab mata berair yang sensitif bisa mungkin disebabkan karena penggunaan kuas atau aplikator makeup yang tidak higienis. Artinya, aplikator yang kotor adalah salah satu pemicu mata sensitif menjadi mudah berair. Maka dari itu, penting sekali guna memastikan jika anda senantiasa menjaga kebrsihan dari alat makeup yang digunakan.

Pastikan produk riasan anda pun masih layak untuk digunakan. Artinya semua produk riasan masih berlaku dan selalu perhatikan tanggal kadaluarsa dari penggunaan produk tersebut. Biasanya tanggal ini tercantum pada bagian kemasan makeup.

Selain itu, baiknya ganti atau cuci alat makeup anda minimal setiap seminggu sekali. Atau bagi anda yang aktif menggunakan makeup sebaiknya tiga kali sehari alat makeup dibersihkan secara merata. Agar demikian, ketika diaplikasikan pada bagian wajah dan mata tidak menyebabkan permasalahan dan mengundang mata berair.

Perhatikan Tata Cara Penyimpanan Makeup

Bukan hanya memperhatikan kebersihan alat makeup pada saat akan digunakan. Akan tetapi, penyimpanan alat-alat makeup dan produk makeup pun menjadi hal penting untuk diperhatikan dengan baik.

Tidak disarankan menyimpan produk riasan makeup pada suhu melebihi dari 29 derajat Celcius atau di tempat dengan suhu yang panas. Sebab hal ini akan dapat menyebabkan timbul atau berkembang biaknya bakteri baru.

Selain itu, menyimpan produk makeup pada suhu yang tinggi pun akan mungkin membuat bahan pengawet yang ada pada produk riasan, terutama riasan mata yang berfungsi untuk melindungi dari bakteri menjadi rusak. Akibatnya, banyak kuman dan bakteri yang bersarang pada produk makeup akan membuat kondisi mata berair menjadi lebih parah.

Simpanlah makeup dan produknya di suhu ruangan atau suhu yang normal. Sebab suhu yang dingin akan mungkin membuat tekstur atau formula dari makeup menjadi berubah. Hal ini pun akan dapat mempengaruhi fungsi dari makeup tersebut.

Gunakan Riasan Dasar Pada Bagian Bawah Mata

Bila sudah selesai menggunakan obat tetes pada bagian mata sebelum anda mengaplikasikan makeup maka cara lain yang perlu diperhatikan adalah dengan mengaplikasikan riasan dasar yang diaplikasikan dibagian bawah area mata. Mengapa demikian? Hal ini dikarenakan pada dasarnya, air mata memiliki kandungan garam sehingga tak heran bila rasanya akan cenderung asin.

Kandungan garam yang ada pada air mata akan mungkin membuat area kulit dibagian bawah mata menjadi mengering. Akibatnya, hal ini akan mungkin membuat makeup tidak terlihat sempurna tanpa menggunakan riasan mata. Untuk itulah, guna menjaga agar area mata bagian bawah tetap lembab maka anda akan dapat mengaplikasikan pelembap mata.

Contohnya, anda bisa menggunakan eyecream yang dirancang khusus untuk memberikan moisturizer pada kulit. Terutama bagian dibawah mata dimana produk ini biasanya diaplikasikan paling dasar sebelum anda melapisinya dengan foundation atau produk makeup lainnya.

Menghindari Mengaplikasikan Eyeliner Dibawah Mata

Penggunaan eyeliner dibawah mata belakangan menjadi trend yang banyak digandrungi. Sebab riasan semacam ini mampu memberikan kesan mata yang lebih hidup. Ada banyak macam warna yang biasanya digunakan pada eyeliner dibagian bawah mata. Dua yang paling banyak digunakan adalah warna hitam dan warna putih.

Penggunaan eyeliner warna hitam biasanya lebih banyak difungsikan untuk memberikan kesan mata yang lebih tajam dan lebih pierce. Sementara untuk eyeliner bawah mata berwarna putih biasanya penggunaan tehnik makeup ini dilakukan untuk memberikan kesan mata yang lebih hidup. Artinya dengan mengaplikasikan eyeliner putih dibagian bawah mata akan mampu menampilkan kesan innocent dan mata yang lebih bulat.

Metode makeup seperti ini umumnya terinspirasi dari makeup ala boneka atau dolly makeup. Hanya saja, apapun alasannya bagi anda yang punya masalah dengan mata yang sering berair pada saat diberikan riasan maka sebaiknya pertimbangkan untuk tidak menggunakan riasan yang satu ini.

Sebab penggunaan eyeliner dibawah mata akan dapat mengakibatkan bakteri lebih mudah masuk kedalam mata. Hal inilah yang akan membuat infeksi bakteri mudah terjadi sehingga menyebabkan perih dan mata yang berair.

Alasi Terlebih Dahulu Kelopak Mata dengan Promer Atau Eyeshadow

Tips lain yang akan dapat dilakukan guna mensiasati penderita mata berair ketika berias adalah dengan mengaplikasikan terlebih dahulu foundation atau primer pada bagian kelopak mata. Dengan begini maka bagian mata tidak akan melakukan kontak langsung dengan eyeshadow.

Trik yang satu ini dianjurkan pula bagi anda yang memilih menggunakan eyeshadow dalam bentuk krim. Artinya eyeshadow yang digunakan bukanlah jenis yang serbuk, shimmer atau glitter.

Ketika anda melapisi bagian dasar kelopak mata dengan primer atau eyeshadow maka tentu hal ini akan menghindarkan agar eyeshadow tidak masuk ke dalam mata dan mengakibatkan iritasi. Sebab penggunaan alas tersebut akan dapat membuat eyeshadow lebih mudah menempel.

Selain itu, kelebihan mengaplikasikan alas baik dari eyeshadow ataupun primer sebelum diberikan riasan mata adalah warna yang lebih pigmented. Sehingga anda tidak perlu mengaplikasikan produk makeup dalam jumlah yang terlalu banyak.

Hati-Hati dengan Produk Tiruan dan Abal-Abal

Industri makeup memang menjadi lahan yang menjanjikan untuk bisnis bisa berkembang dengan pesat. Pasalnya, hampir setiap wanita pasti menggunakan makeup. Bahkan meski itu adalah produk skincare atau jenis makeup minimalis yang sederhana. Selain itu, penggunaan makeup belakangan sudah menjadi kebutuhan yang continue. Artinya banyak perempuan menjadi makeup sebagai kebutuhan pokok yang apabila habis maka mereka akan kembali memenuhinya.

Nah, dari peluang bisnis yang basah inilah banyak orang dan oknum yang memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan. Tidak sedikit makeup tiruan atau makeup abal-abal dibuat untuk menyaingi produk yang asli. Harganya pun dibanting dengan sangat keras. Sehingga meski kemasan dan produknya dibuat semirip mungkin namun urusan harga bisa dua kali sampai berkali-kali lebih murah dari yang asli.

Kemiripan kemasan dan fisik produk yang begitu sulit dibedakan biasanya seringkali membuat banyak orang terkecoh. Apalagi bagi anda yang seringkali tertarik dengan harga yang miring. Jangan sampai anda tertipu dengan makeup tiruan. Karena kita tidak tahu formula dan bahan apa yang dimasukkan kedalam produk makeup tersebut yang mungkin bisa membuat mata terinfeksi.

Selektif Memilih Maskara

Untuk anda yang punya masalah dengan mata sensitif maka penting sekali untuk anda memperhatikan penggunaan maskara. Maskara adalah makeup yang digunakan seperti gel pada rambut. Selain untuk memperkuat bulu mata agar ada pada posisi yang sudah diatur. Penggunaan maskara pun adalah produk makeup untuk menghitamkan bulu mata. Lewat produk ini maka bulu mata akan nampak lebih tebal dan lebih kuat.

Hanya saja, untuk mata yang sensitif anda tidak bisa sembarangan memilih maskara. Terutama maskara yang punya fungsi memanjangkan bulu mata yang belakangan ini marak dan tengah begitu popular. Sebab produk ini memiliki kandungan yang tidak cocok untuk jenis mata sensitif.

Selain itu, perhatikan pula pada saat anda menggunakan bulu mata palsu sebaiknya lakukan dengan perlahan dan hati-hati. Jangan sampai pengaplikasian bulu mata membuat mata berair malah menjadi semakin parah.

Hindari pula menggosok-gosok atau mencelup-gelup aplikator pada sisir mascara kedalam kemasannya. Sebab hal ini akan mungkin membuat bakteri yang ada pada bagian leher kemasan mascara yang seringkali terbuka akan bercampur dan terbawa masuk kedalam mata kita.

Hindari Bertukar dan Meminjam Makeup dan Peralatan Makeup

Namanya perempuan biasanya senang sekali berbagi banyak hal. Apalagi bila berbicara tentang makeup maka segala sesuatunya akan terdengar menarik untuk disimak termasuk dengan bertukar dan saling meminjam makeup. Dengan alasan melengkapi satu sama lain namun tetap saja, permasalahan semacam ini tidak bisa dikompromikan dengan masalah mata yang anda miliki.

Kita tidak selalu tahu bahwa teman yang kita pinjami atau dipinjamkan makeup adalah orang yang bersih dan apik. Bila ternyata teman anda punya riwayat penyakit mata dan tubuh yang menular maka tentu saja hal ini malah akan semakin beresiko dan memperburuk kondisi mata yang anda alami saat ini.

Maka dari itu, penting sekali untuk tidak saling bertukar makeup. Apalagi untuk makeup mata yang akan beresiko akhirnya. Tetap gunakan milik anda sendiri dan pastikan bila anda senantiasa membersihkannya setelah anda gunakan.

Loading...

Loading...