Hubungan asmara yang anda miliki bersama dengan pasangan mungkin terasa begitu mengebu-gebu dan membara sewaktu anda dan pasangan masih berpacaran atau pun saat di awal-awal pernikahan. Banyak juga yang mengatakan jika gejolak asmara bisa memudar seiring dengan berjalannya waktu. Namun, pernikahan bukanlah hanya bertahan dari sebuah asmara bukan? Pernikahan adalah sebuah hubungan yang sakral yang diharapkan hanya terjadi satu kali dalam seumur hidup. Untuk itulah, penting sekali menjaga dan senantiasa merawat hubungan antara pasangan agar cinta dan kasih sayang tidak memudar atau menghilang. Pasangan yang telah menikah dituntut untuk dapat saling melengkapi serta memiliki kesamaan tujuan hidup di masa depan. Sebuah pernikahan bukan hanya sekedar mengenai komitmen untuk selalu bersama, melainkan membutuhkan sebuah cinta. Semakin lama sebuah pernikahan, seharusnya pernikahan itu bisa menjadi semakin kuat. Baik orangtua maupun masih muda, harus bisa tetap saling menjaga komitmen serta rasa cintanya hingga mati.

Kunci menjaga hubungan pernikahan agar tetap bisa berjalan dengan bahagia dan berhiaskan dengan cinta, bukan lagi hanya mengandalkan sebuah asmara, namun juga mengenai hal sederhana yang bisa selalu mengingatkan masing-masing pasangan untuk selalu merasakan seperti kembali jatuh cinta kepada pasangannya. Menyatukan dua indvidiu dalam sebuah ikatan pernikahan dan bisa hidup berdua dan berdampingan dengan selalu saling mencintai, nyatanya tidak semudah yang dibayangkan. Untuk itulah, diperlukan sebuah usaha untuk dapat memperkuat ikatan percitaan dan kasih sayang masing-masing pasangan dalam sebuah pernikahan.

Baca Juga:

Lantas apa sajakah cara-cara yang harus dilakukan untuk memperkuat dan mempertahankan cinta masing-masing pasangan suami istri yang sudah menikah lama agar cinta dan kasihnya tidak memudar atau menghilang? Kita simak berikut ini.

Tips Memperkuat Ikatan Hubungan Pernikahan yang Telah Lama Agar Cinta Tak Memudar

1. Selalu Memprioritaskan Pasangan

Tidak sedikit orang yang tidak menyadari jika setelah menikah mereka cenderung menjadi mengabaikan pasangannya. Entah karena sibuk dengan pekerjaanya atau karena canggung memamerkan perhatian dan kasih sayang karena ada anak. Banyak wanita yang setelah memiliki anak fokus dan perhatiannya menjadi sepenuhnya ditumpahkan pada anak dan melupakan perhatian untuk suaminya. Namun, sebaiknya sadari jika suami anda juga butuh diperhatikan. Jangan sampai karena anak atau kesibukan masing-masing, anda menjadi mengabaikan suami atau pasangan anda. Untuk itu, pintarlah membagi waktu dan mengelola waktu, meski sebentar sempatkan untuk menanyakan kabar pasangan atau sekedar mengobrol kecil dengannya. Sementara untuk anda para wanita, tidak ada salahnya jika anda menyempatkan waktu untuk menyiapkan makan atau cemilan ketika suami anda ada dirumah.

2. Pertahankan Komunikasi yang Baik

Setiap hubungan harus dilandasi dengan komunikasi yang baik. Terkadang hal ini dilupakan oleh beberapa pasangan suami istri yang sudah lama menikah dengan alasan bahwa mereka sudah saling mempercayai masing-masing pasangan dan mereka bukanlah anak remaja lagi. Namun demikian, meski usia pernikahan sudah tak lagi muda, bukan berarti anda bisa acuh dan membiarkan pasangan begitu saja. Sebuah komunikasi yang baik harus senantiasa terjalin untuk menegaskan bahwa anda masih memperhatikannya karena anda masih begitu mencintainya.

3. Saling Menghormati

Masing-masing orang memiliki kelemahan dan titik sensitifnya tersendiri. Wajar jika pasangan anda kurang pintar dalam melakukan suatu hal atau seringkali ia akan merasa jengkel jika kita melakukan sesuatu. Apabila anda hanya terfokus pada kelemahan dan pemikiran negatif saja, maka hal ini akan dapat memicu dari pertengkaran dan mengurangi rasa hormat anda terhadap pasangan. Dengan menghormat satu sama lain, sebuah ikatan rumah tangga dan pernikahan akan dapat menjadi lebih erat, karena masing-masingnya bisa menempatkan posisi pada kondisi yang tepat. Bahkan hal ini bisa menjadi salah satu landasan terjalinnya hubungan pernikahan yang harmonis dan penuh dengan cinta.

4. Melakukan Hal Bersama-sama

Pasangan yang bahagia akan senantiasa selalu kompak dan harmonis. Sebuah penelitian mengungkapkan jika pasangan yang selalu sejalan memiliki tingkat keharmonisan yang lebih tinggi dibandingkan dengan mereka pasangan yang lebih memilih melakukan hal sendiri-sendiri dan terkesan masing-masing. Sebuah pasangan yang bahagia akan dapat menentukan hal-hal kecil yang diputuskan untuk dilakukan secara bersama-sama. Hal ini bisa dijadikan sebagai media untuk bisa lebih mendekatkan hubungan antara dengan pasangan dan kembali menumbuhkan asmara seperti saat pacaran dulu. Untuk itulah, tidak ada salahnya jika anda dan pasangan banyak melakukan hal bersama-sama.

5. Berikan Apresiasi

Memberikan apresiasi atau penghargaan pada pasangan adalah hal yang penting, hanya saja seringkali hal ini dilupakan pada sebagian besar pasangan. Memberikan penghargaan atau apresiasi pada pasangan tidak harus melulu diungkapkan dalam sebuah hadiah atau kado istimewa. Sebuah kata-kata positif bagaimana berharganya kehadiran pasangan dalam kehidupan anda akan dapat membuat pasangan merasa begitu dicintai. Sehingga asmara dan cinta yang ada dalam pernikahan akan dapat menjadi semakin kuat dan hubungan yang anda miliki akan menjadi lebih harmonis.

6. Belajarlah Mengalah

Sebagai manusia, mungkin saja kita sering tersulut dengan emosi sewaktu pikiran sedang tidak tenang atau anda sedang tidak ada dalam mood yang baik. Meskipun banyak yang mengatakan jika pertengkaran dan emosi itu adalah bagian yang wajar dalam sebuah pernikahan, maka sebijaknya jangan pernah menjadikan pertengkaran tersebut menjadi sebuah kebiasaan. Ada begitu banyak pasangan yang telah menikah mengalami kegagalan berumah tangga karena masing-masing pihak selalu mengalami perbedaan pendapat dan beradu argumen serta tidak ada yang mau mengalah. Untuk itu, cobalah untuk mengalah dan redam emosi dengan pasangan. Jika pasangan anda terlihat lelah maka jangan pernah memancingnya dengan perkelahian. Sebaliknya manjakan ia dengan kasih sayang. Dengan mengalah kedamaian dalam sebuah hubungan akan senantiasa terjalin dengan begitu baik.

7. Melawan Rasa Bosan

Seiring berjalannya waktu dan semakin lamanya hubungan pernikahan, biasanya rasa jenuh dan bosan bisa mungkin melanda sebuah hubungan. Rasa jenuh seseorang akan membuat orang tersebut menjadi lebih sensitif terhadap pasangannya. Rasa bosan dan jenuh ini biasanya timbul karena aktivitas atau kegiatan yang sama dan terkesan monoton yang dilakukan terus-menerus dalam berumah tangga. Hal ini biasanya terjadi pada ibu rumah tangga yang terus berdiam diri dirumah dengan kegiatan rumah tangga yang itu-itu saja. Sebagain besar ibu rumah tangga yang mengalami kebosanan dan rasa jenuh yang seperti ini, tentunya membutuhkan hiburan atau liburan yang bisa membuat dirinya kembali fresh dan menghilangkan rasa bosan tersebut. Tidak ada salahnya meminta waktu liburan bersama dengan suami dan menghabiskan waktu untuk menenangkan pikiran anda bersama dengan suami. Yang terpenting lakukan segala hal yang bisa mengatasi kebosanan anda dan menghilangkan rasa jenuh yang anda rasakan.

Demikian beberapa tips memperkuat ikatan pernikahan agar cinta dan kasih dalam hubungan berumah tangga tidak pudar meski sudah berjalan begitu lama.

Loading...

Loading...