Tips Menurunkan Berat Badan Saat Puasa - Memiliki tubuh yang ideal adalah dambaan setiap orang. Penampilan yang ditunjang dengan tubuh ideal akan membuat pemiliknya merasa lebih percaya diri. Olah karena itu, mereka yang memiliki berat badan berlebih berusaha menurunkan berat badannya dengan melakukan diet.

Selain berdampak pada penampilan, berat badan yang berlebih juga sebenarnya tidak baik untuk kesehatan. Berat badan berlebih akan meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan. Sehingga sangat penting bagi kita untuk selalu menjaga berat badan agar tetap ideal. Menurunkan berat badan bukan berarti tidak makan atau minum. Anda tetap harus memenuhi nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh. Hanya saja, anda harus memperhatikan pola makan atau makanan yang anda konsumsi agar berat badan turun sesuai yang diinginkan.

Baca Juga:

Bulan puasa sering dijadikan kesempatan untuk mereka yang ingin menurunkan berat badan. Dengan berpuasa seharian banyak yang menganggap bahwa berat badan akan turun dengan mudah. Namun faktanya banyak orang yang mengalami kenaikan berat badan saat puasa jika tidak memperhatikan pola makan ataupun gaya hidup sehari-harinya. Lantas benarkah puasa dapat membantu menurunkan berat badan? Bagaimana cara menurunkan berat badan saat puasa? Nah, untuk mengetahui penjelasannya anda bisa simak pada pembahasan di bawah ini.

Tips-menurunkan-berat-badan-saat-puasa.jpg

Manfaat Puasa Untuk Kesehatan

Puasa Ramadhan memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Menurut berbagai studi, dengan puasa tekanan darah, sensitivitas insulin dan kadar kolesterol dapat terkendali. Selain itu, dengan menjalankan ibadah puasa selama 30 hari bermanfaat untuk detoksifikasi. Ketika anda menjalankan puasa, racun yang terdapat pada lemak akan larut, yang kemudian akan dikeluarkan. ( Baca juga : Tips Kulit Tetap Sehat Saat Puasa )

Saat anda menjalankan puasa selama beberapa hari, hormon endorfin akan diproduksi oleh tubuh lebih banyak, efeknya akan berpengaruh terhadap kesehatan mental anda menjadi lebih baik. Puasa juga akan membantu meregenerasi sel tubuh. Bahkan dengan berpuasa dapat membantu mengurangi berat badan. Namun, anda harus memperhatikan pola makan atau gaya hidup anda saat puasa agar berat badan turun. Karena tidak sedikit orang yang berat badannya naik saat puasa karena pola makan yang tidak tepat.

Benarkah Puasa Dapat Menurunkan Berat Badan?

Anda tidak akan mendapatkan energi yang berasal dari makanan ketika sedang berpuasa. Energi sebagai cadangan disimpan pada hati, serta otot dalam bentuk glukosa. 8 jam setelah anda makan sahur, penyimpanan cadangan energi prosesnya akan dimulai. Nah, penggunaan glukosa yang tersimpan akan membuat tubuh membakar lemak yang digunakan sebagai sumber energi. Hal ini akan menyebabkan berkurangnya berat badan anda.

Lemak yang digunakan untuk energi dapat membantu menurunkan kolesterol, serta kekuatan otot terjaga. Mengetahui seperti itu, saat anda sedang berpuasa keseimbangan makanan harus anda perhatikan. Anda dapat memilih makanan yang mengandung cukup energi. Misalkan makanan dengan kandungan lemak dan karbohidrat.

Pola makan yang tepat harus anda perhatikan saat buka puasa. Saat puasa anda tidak makan dan minum seharian, namun bukan berarti anda bisa dengan seenaknya makan saat buka puasa. Anda tetap harus memperhatikan porsi makanan yang anda konsumsi. Jika anda makan dengan porsi yang berlebihan akan meningkatkan risiko bertambah berat badan. Pasalnya saat anda puasa metabolisme tubuh lebih lambat.

Tips Menurunkan Berat Badan Saat Puasa

Bagi anda yang selama ini berencana untuk diet namun belum juga dilaksanakan, di bulan puasa ini anda bisa mencobanya. Namun menurunkan berat badan di bulan puasa bukanlah hal mudah. Pasalnya, banyak orang yang justru mengalami kenaikan berat badan. Nah, untuk membantu menurunkan berat badan saat puasa, anda bisa simak beberapa tipsnya berikut ini.

Saat Sahur dan Buka Puasa Konsumsi Makanan yang Banyak Mengandung Serat dan Protein

Memperhatikan menu makan saat sahur dan buka puasa penting dilakukan jika anda ingin berat badan turun saat puasa. Makanan yang anda konsumsi saat buka puasa dan sahur harus kaya akan protein dan serat. Makanan yang mengandung serat oleh tubuh akan diserap, serta dicerna lebih lama dibandingkan dengan makanan yang tinggi kalori. Hal ini akan membuat anda tidak mudah merasa lapar.

Selain itu, mengonsumsi makanan yang kaya akan protein dan serat juga akan menekan nafsu makan anda. Sehingga akan mencegah anda makan berlebihan saat waktunya makan sesudah buka puasa.

Mencukupi Kebutuhan Cairan

Selama puasa anda tidak akan makan maupun minum hingga waktunya berbuka puasa. Hal ini akan meningkatkan risiko kekurangan cairan. Namun, untuk mencegahnya anda tetap bisa mencukupi kebutuhan cairan setelah berbuka puasa hingga sahur. Anda tetap dapat minum dengan jumlah sesuai yang telah dianjurkan, setidaknya 8 gelas dalam sehari.

Tentunya bukan minum 8 gelas sekaligus, namun anda bisa membagi waktu minum dengan rumus 2-4-2. Saat sahur anda bisa minum sebanyak 2 gelas, buka puasa 2 gelas, setelah selesai Tarawih 2 gelas dan sebelum tidur 2 gelas.

Berdasarkan sebuah penelitian menyatakan bahwa metabolisme dapat meningkat hingga 30 persen dengan minum air putih. Apabila metabolisme tubuh anda semakin cepat, maka kalori dan lemak yang dibakar akan semakin banyak pula.

Hindari Konsumsi Minuman dan Makanan Manis

Saat buka puasa mengonsumsi makanan atau minuman yang manis memang sebaiknya dilakukan, tujuannya untuk membuat energi kembali. Hanya saja, anda harus memperhatikan jumlah makanan manis yang dikonsumsi. Jangan terlalu banyak mengonsumsi serba manis karena tidak baik. Jika anda mengonsumsi makanan ataupun minuman manis terlalu banyak, justru oleh tubuh akan disimpan sebagai lemak yang akan mengganggu diet yang sedang anda jalankan.

Ketika menjalankan puasa, produksi insulin tubuh akan mengalami penurunan. Insulin itu sendiri memiliki peran untuk mengubah gula menjadi energi. Nah, gula yang tidak diubah menjadi energi akan disimpan sebagai lemak oleh tubuh. Hal inilah yang menyebabkan konsumsi makanan ataupun minuman manis yang berlebihan ketika puasa dapat membuat tubuh gemuk.

Untuk menambah energi anda sebaiknya memilih makanan yang mengandung karbohidrat kompleks. Anda bisa mendapatkannya dari beberapa jenis makanan seperti nasi merah, sayuran dan buah-buahan.

Olahraga

Tips-menurunkan-berat-badan-saat-puasa-1.jpg

Banyak orang yang menghindari olahraga saat puasa. Padahal sebenarnya olahraga dapat membantu menurunkan berat badan ketika sedang puasa.

Energi yang dihasilkan oleh tubuh biasanya dari hasil pembakaran gula atau glukosa. Ketika anda menjalankan puasa dimana dalam beberapa jam tubuh tidak menerima glukosa, maka cadangan lemak akan digunakan tubuh sebagai sumber energi. Nah, menjalankan olahraga ketika sedang berpuasa akan dapat membakar kelebihan lemak pada tubuh.

Namun, anda tetap harus memperhatikan jenis olahraga yang akan dilakukan. Saat puasa anda tidak sebebas memilih jenis olahraga seperti hari-hari biasanya. Anda harus memperhatikan waktu olahraga, jenis olahraga, asupan makanan yang tepat hingga memperbanyak konsumsi air putih.

Sebenarnya waktu olahraga yang disarankan yaitu setelah berbuka puasa, karena tubuh akan mendapatkan kembali energinya. Namun, ada juga yang menyarankan melakukan olahraga menjelang berbuka puasa. Melakukan olahraga menjelang berbuka bisa saja anda lakukan, namun sebaiknya disesuaikan dengan kebugaran tubuh anda. Beberapa orang dapat berolahraga saat puasa, namun ada juga yang tidak mampu melakukannya. Intinya anda harus mengenali tubuh anda.

Hindari memilih jenis olahraga yang berat. Sebaiknya pilihlah olahraga yang ringan seperti jogging, berjalan atau bersepeda. Hindari melakukan olahraga saat siang hari ketika sedang berpuasa karena akan menyebabkan dehidrasi.

Cukupi Waktu Istirahat

Saat puasa banyak kebiasaan yang berubah, mulai dari waktu makan hingga pola tidur. Nah, jika saat puasa anda kekurangan tidur maka sistem metabolisme tubuh akan kacau. Hal ini akan menyebabkan pembakaran cadangan lemak tidak efektif.

Selain itu, hormon ghrelin kadarnya akan meningkat jika tubuh kekurangan waktu tidur. Hal ini akan membuat nafsu makan semakin meningkat yang akan membuat anda makan berlebihan ketika buka puasa.

Hindari Konsumsi Gorengan Saat Sahur dan Buka Puasa

Mengonsumsi gorengan saat berbuka puasa rasanya sudah menjadi kebiasaan. Memang rasanya sangat nikmat saat berbuka puasa langsung menyantap makanan berlemak. Namun sebenarnya konsumsi makanan yang diolah dengan cara digoreng dengan kandungan lemak  jenuh dapat menyebabkan tubuh anda gemuk.

Nah, agar anda tetap bisa memenuhi kebutuhan nutrisi saat puasa, anda dapat mengganti konsumsi makanan yang mengandung lemak jenuh dengan makanan yang mengandung lemak tak jenuh. Untuk kesehatan, lemak tak jenuh lebih baik jika dibandingkan dengan lemak jenuh. Pasalnya, lemak tak jenuh tidak akan membuat kadar kolesterol meningkat. Lemak tak jenuh bisa anda dapatkan dari makanan seperti alpukat dan kacang-kacangan.

Memperhatikan Porsi Makan Ketika Berbuka

Sangat penting memperhatikan porsi makan saat buka puasa. Makan dengan berlebihan akan dapat membuat gula darah meningkat dengan tiba-tiba. Saat puasa insulin tidak banyak diproduksi tubuh, efeknya gula pada tubuh hanya akan diubah sebagai lemak.

Nah, untuk mencegah agar anda tidak makan berlebihan saat berbuka puasa, anda bisa makan dengan menggunakan piring kecil. Selain itu, anda sebaiknya berbuka puasa atau sahur dengan makanan yang membuat kenyang lebih cepat seperti sup.

Hindari Tidur Setelah Sahur

Banyak orang yang kembali tidur setelah sahur. Rasa kantuk yang tidak kunjung hilang seringkali membuat anda kembali melanjutkan tidur. Padahal sebenarnya, tidur setelah sahur tidak disarankan karena akan menyebabkan timbunan kalori dalam tubuh. Jika anda ingin tidur sebaiknya beri jeda selama beberapa waktu.

Makan dengan Perlahan

Saat makan anda harus mengunyah makanan dengan perlahan untuk mencegah makan terlalu banyak. Anda juga sebaiknya memberikan jeda waktu makan setelah buka puasa sekitar 1 hingga 2 jam. Beri kesempatan pada tubuh agar dapat mencerna dengan sempurna takjil yang anda konsumsi.

Hindari Makanan Olahan

Makanan kurang sehat seperti makanan yang mengandung pemanis buatan, MSG, lemak dan sodium membuat ketagihan. Karena hal ini anda tidak bisa mengontrol nafsu makan dan ingin terus mengonsumsi makanan tersebut. Oleh karena itu, sebaiknya anda menghindari konsumsi makanan olahan, serta junk food. Anda dapat membuat menu untuk sahur dan berbuka sendiri supaya kesehatan dan kandungan nutrisinya dapat diperhatikan. Agar kandungan nutrisi pada makanan tetap terjaga anda bisa mengolahnya dengan cara direbus, tumis, panggang dan kukus. ( Lihat juga : Tips Agar Bibir Tetap Lembab Selama Puasa )

Mencegah Berat Badan Naik Saat Puasa

Tips-menurunkan-berat-badan-saat-puasa-2.jpg

Saat puasa berat badan juga mudah naik. Kenaikan berat badan disebabkan karena jumlah kalori dari makanan yang kita konsumsi lebih besar dibandingkan dengan yang dibakar. Sangat penting mengontrol asupan makanan ketika buka puasa dan sahur untuk mencegah kenaikan berat badan. Anda harus makan sesuai kebutuhan, jangan berlebihan. Ketika berbuka puasa dan sahur, beberapa hal ini bisa anda lakukan untuk mencegah berat badan naik.

  • Saat berbuka puasa mengonsumsi makanan manis memang dianjurkan untuk mengganti energi hilang ketika puasa. Hanya saja, anda jangan berlebihan mengonsumsinya karena akan mempengaruhi berat badan.
  • Kurangi mengonsumsi makanan yang diolah dengan cara digoreng. Memang sangat nikmat menyantap gorengan saat buka puasa, hanya saja tubuh akan mendapatkan kalori yang banyak dari gorengan.
  • Konsumsi makanan yang mengandung karbohidrat kompleks agar anda merasa kenyang lebih lama dan mencegah agar anda tidak makan berlebih.
  • Mengonsumsi makanan yang mengandung banyak protein seperti telur, daging, ikan dan ayam. Makanan dengan kandungan protein akan membuat anda kenyang dalam waktu yang lebih lama. Sebaiknya anda mengolahnya dengan cara direbus, dikukus atau dipanggang.
  • Mengonsumsi makanan yang mengandung mineral dan vitamin. Anda bisa mendapatkannya dari buah-buahan dan sayuran.
  • Batasi minum minuman manis karena akan memberikan kalori yang berlebihan.
  • Anda juga harus membatasi konsumsi minuman yang mengandung kafein seperti minuman yang mengandung soda, kopi dan teh.
  • Anda harus memenuhi kebutuhan cairan agar terhindar dari masalah dehidrasi. Anda dapat minum air putih setidaknya sebanyak 8 gelas dalam sehari.
  • Saat puasa anda jangan malas-malasan. Untuk mencegah kenaikan berat badan, selain memperhatikan asupan makanan anda juga harus melakukan olahraga agar berat badan anda dapat dipertahankan. Hanya saja, seperti yang sudah dijelaskan di atas anda harus memperhatikan waktu dan jenis olahraganya. Olahraga yang cocok dilakukan saat puasa yaitu olahraga ringan yang dilakukan sebelum buka puasa, setelah anda selesai Tarawih atau setelah sahur jika memungkinkan.

Meskipun diet saat bulan puasa diketahui efektif menurunkan berat badan. Namun, anda tidak disarankan menurunkan berat badan dengan berlebihan. Penurunan berat badan yang diperkenankan yaitu sekitar 0,5 hingga 1,0 kg dalam seminggu atau sekitar 1 hingga 4 kg dalam sebulan. Penurunan berat badan itu sendiri tergantung seberapa banyak makanan yang dikonsumsi ketika buka puasa dan sahur. Supaya puasa dan diet yang anda jalankan lancar, serta terhindar dari masalah lambung, anda harus memperhatikan kesehatan lambung anda.

Menurunkan berat badan untuk mendapatkan berat badan ideal memang sah-sah saja. Namun, jangan sampai anda melakukan cara salah yang justru akan menambah berat badan atau mengganggu kesehatan anda. Biasakan untuk menjalankan pola hidup sehat. Anda harus bijak dalam memilah dan memilih makanan atau minuman yang akan dikonsumsi. Imbangi juga dengan mengonsumsi buah-buahan, mencukupi kebutuhan cairan dan olaharaga sehat.

Nah, demikian beberapa tips menurunkan berat badan saat puasa. Semoga bermanfaat.

Loading...

Loading...