Masalah dan konflik adalah dua hal yang akan mungkin terjadi dalam kehidupan ini. Hal ini wajar jika mengingat tidak ada hal yang abadi yang akan mampu bertahan selamanya dalam kehidupan. Dalam berbagai aspek kehidupan, masalah dan ujian adalah dua hal yang akan senantiasa dijumpai seseorang termasuk dalam kehidupan berumah tangga. Namun demikian, masalah dan ujian bukanlah sesuatu hal yang harus ditakuti atau dijadikan beban hidup yang begitu menyulitkan. Namun lebih kepada sesuatu hal yang harus dihadapi dan dicari solusi untuk bisa menyelesaikannya. Biarkan kehidupan ini berjalan layaknya seperti air, jangan hanya dipenuhi dengan kekhawatiran dan ketakutan jika masalah terjadi dalam kehidupan anda. Sebab hal ini adalah hal yang pasti terjadi dalam kehidupan manusia dalam bentuk dan ukuran apapun.

Seperti halnya dalam sebuah pernikahan, anda bersama dengan pasangan mungkin merasakan jika gejolak asmara yang anda miliki bersama dengan pasangan terasa begitu kuat dan begitu membara, sehingga mungkin inilah salah satu alasan yang membuat anda yakin untuk menjadikan pasangan sebagai orang yang paling tepat untuk dijadikan sebagai teman hidup dalam menghabiskan sisa hidup anda, yang kemudian anda juga percaya dan yakin jika pasangan akan senantiasa menghujani anda dengan kasih sayang. Hanya saja, rupanya setelah menikah hal yang anda harapkan tidak terjadi seperti dugaan anda. Setelah menikah dan seiring dengan berjalannya waktu, kasih sayang dan perhatian yang diberikan oleh pasangan malah semakin memudar dan bahkan kini masalah dan konflik lebih sering terjadi di rumah tangga anda. Pemicunya ada beragam hal, mulai dari komunikasi, terlalu acuh, terlalu sibuk dan pasangan yang membutuhkan perhatian sementara pasangan selalu disibukan dengan berbagai pekerjaan dan tanggung jawab yang menuntutnya untuk selalu fokus pada pekerjaannya.

Baca Juga:

Ketika hal ini terjadi, dan pertengkaran atau masalah terjadi dalam kehidupan rumah tangga anda, maka jangan terlebih dahulu putus asa atau mengambil kesimpulan bahwa rumah tangga anda sudah tidak lagi bisa dipertahankan. Ingatlah, Tuhan tidak akan memberikan cobaan diluar batas kemampuan umatnya. Saat anda diberikan cobaan, maka Tuhan akan menunjukan anda jalan keluarnya. Yang perlu anda lakukan adalah dengan bersabar dan teruslah berusaha. Kita tidak akan pernah tahu kapan Tuhan akan memberikan solusi dan bagaimana solusi itu bisa kita dapat jika kita tidak pernah berusaha atau memperbaikinya.

Kesulitan adalah bagian dari kehidupan pernikahan, namun kadar kesulitan yang dialami oleh masing-masing orang didalam pernikahannya tentu saja berbeda-beda satu dengan yang lainnya. Setiap pasangan yang menikah tentu mendambakan jika hubungan rumah tangganya bisa berjalan dengan harmonis dan tanpa masalah. Akan tetapi, sayangnya tidak semua hubungan pernikahan bisa berakhir dengan bahagia bahkan tidak sedikit mereka yang lebih memutuskan menyudahi hubungannya ditengah jalan. Nah, untuk bisa mengatasi masalah dan menyelesaikan masalah serta konflik dalam rumah tangga tanpa menimbulkan masalah, berikut ini tips-tips pentingnya yang perlu anda ketahui.

Tips Menyelesaikan Masalah Pernikahan Tanpa Menimbulkan Masalah

1. Menjaga Romantisme

Menjalin hubungan yang romantis bersama dengan pasangan tidak hanya dilakukan pada saat pacaran atau di awal-awal pernikahan saja. Setelah menikah dan seiring berjalannya usia pernikahan, hubungan yang romantis dan indah harus senantiasa dijaga dan bahkan dikembangkan. Sayangnya, banyak pasangan yang merasa canggung dan sungkan untuk menampakan kasih dan sayangnya pada pasangan karena mereka takut atau merasala malu dikatai lebay atau berlebihan oleh anak-anak atau oranglain.

Namun demikian, demi menjaga cinta dan hubungan yang harmonis dalam rumah tangga, hal ini perlu sekali dilakukan. Tidak perlu ungkapan atau berdandan seperti anak muda untuk menyenangkan hati pasangan dan membuat suasana lebih romantis. Anda cukup mengungkapkannya lewat sebuah perilaku dengan memperlakukan pasangan dengan begitu istimewa. Selain itu, tidak ada salahnya mengungkapkan rasa sayang pada pasangan dengan mengatakan "I love you" atau "I miss you" Tidak perlu lantang, dengan penyampaian yang lembut seperti sebuah bisikan akan cukup menegaskan bagaimana anda mencintai pasangan anda. Ketika hubungan yang dibuat bersama dengan pasangan terasa begitu romantis, hal ini tentunya akan dengan sendirinya menciptakan harmonisme dalam berhubungan dan membuat permasalahan bisa dihindari.

2. Menerima dan Mensyukuri Apa yang Dimiliki

Sebuah ungkapan mengatakan menjadi tua adalah hal yang pasti namun bahagia adalah sebuah pilihan, sama halnya dengan seperti bahagia dan sedih adalah sebuah pilihan. Untuk itulah, pilihan untuk selalu bahagia dengan kehidupan yang kita miliki saat ini adalah dengan mensyukuri apa yang telah kita miliki. Memang menjadi sifat dasar seorang manusia yang tidak pernah bisa merasa puas akan satu hal. Namun demikian, tidak selayaknya hal ini dijadikan sebagai kebiasaan dan menjadi sifat dasar yang anda tanamkan dalam diri. Seringnya masalah datang adalah karena seseorang merasa iri dan terus-terusan melihat pencapaian orang lain serta menginginkan pasangannya bisa seperti orang lain tanpa mengukur kemampuan pasangan dan latar belakangnya. Ingatlah rezeki, jodoh dan maut adalah urusan Tuhan. Yang terpenting adalah lihat bagaimana usaha yang dilakukan oleh pasangan untuk bisa mencukupi dan menjalankan tanggung jawabnya dengan sebaik-baiknya.

3. Membangun Komunikasi

Masalah yang sering muncul antara suami dan istri adalah karena kurangnya komunikasi yang baik yang terjalin antara keduanya. Kebanyakan pasangan yang telah menikah tanpa disadari sedikit demi sedikit mengurangi intensitas komunikasi mereka satu sama lain. Dengan alasan kehidupan rumah tangga mereka bukan lagi tentang membelai dan saling memberikan kehangatan, namun lebih kepada bagaimana menjalankan tanggung jawab dan tugasnya masing-masing. Namun sebenarnya hal ini keliru. Dalam rumah tangga perlunya komunikasi yang baik difungsikan agar pasangan bisa saling mencurahkan dan mengeluarkan uneg-uneg yang ada dihatinya masing-masing. Jangan sampai kekesalan dan amarah terus-terusan dibendung dan disimpan dalam hati. Yang ditakutkan dari hal ini adalah amarah tersebut terakumulasi dan menjadi sesuatu hal yang besar yang pada akhirnya akan meledak seperti bom ketika sebuah masalah terjadi kelak. Untuk itulah, bangun komunikasi yang baik bersama dengan pasangan, biasakan masing-masing orang harus bisa menyampaikan maksud dan keinginannya dan agar jangan sampai disimpan atau disembunyikan dari pasangannya.

4. Mengembangkan Sebuah Kebiasaan atau Tradisi

Membangun dan mengembangkan sebuah kebiasaan atau tradisi dalam rumah tangga akan menjadi cara yang ampuh untuk menghilangkan kejenuhan dan rasa bosan dalam pernikahan. Misalkan dengan mengembangkan rekreasi keluarga bersama dengan anak-anak. Saat rasa bosan dan jenuh membendung benak anda, maka tidak ada salahnya menjadikan rekreasi keluarga sebagai kegiatan rutin yang dilakukan bersama. Dengan demikian hal ini bisa dijadikan sebagai sarana untuk menenangkan pikiran dan menyejukan hati dari rutinitas yang cukup membosankan.

Demikian beberapa hal dalam menyelesaikan masalah dalam rumah tangga dengan tanpa menimbulkan masalah yang baru. Sebuah masalah adalah hal yang wajar terjadi dalam rumah tangga, namun bagaimana kita bisa menghadapi dan melaluinya adalah hal yang luar biasa yang bisa dilakukan.

Loading...

Loading...