Produk makanan laut memang lezat dan selalu menggoda. Tak heran bila banyak orang jatuh cinta dengan aneka makanan dari produk bahari ini. Dari mulai sajian kerang, ikan bakar, cumi, kepiting sampai dengan udang selalu menjadi sajian istimewa yang paling dinanti. Salah satu tolak ukur banyaknya pecinta seafood di tanah air adalah suksesnya bisnis kuliner ini dengan ada banyak rumah makan seafood baru yang bermunculan.

Ini seolah menjadi sinyal bahwa usaha kuliner seafood memang menjadi bisnis yang menjanjikan. Yang mana anda pun mungkin termasuk salah satu pecinta makan seafood yang antusias.

Baca Juga:

Meskipun lezat dan berasa nikmat, namun ada banyak risiko dari menikmati makanan laut dengan sembarangan. Diantaranya adalah bahaya racun dan merkuri yang mencemari biota laut yang anda konsumsi. Kemudian sejumlah kandungan kolesterol tinggi yang terkandung dalam seafood sampai dengan risiko alergi yang mungkin rentan bagi beberapa orang. Nah, untuknyalah penting sekali memperhatikan tips sehat dan pintar untuk para pecinta seafood agar hobi anda ini tidak sampai membawa petaka bagi kesehatan tubuh kita.

Lantas apa saja sih tips sehat dan pintar untuk para pecinta seafood yang dimaksud? Bahasannya akan kita simak di bawah ini.

seafood.jpg

Tips Sehat dan Pintar Untuk Para Pecinta Seafood yang Wajib Diketahui

Dalam bahasan kali ini akan ada tiga segmen tips yang perlu diperhatikan pada saat anda makan seafood. Bahasan tersebut termasuk diantaranya adalah tips mencegah risiko keracunan seafood, tips mencegah asupan kolestrol yang berlebihan dari seafood dan yang terakhir adalah apa saja yang perlu diperhatikan pada saat makan seafood.

Untuk itu, agar tidak terlalu lama berbasa-basi maka mari kita simak satu per satu bahasan tentang tips pintar dan sehat bagi para pecinta seafood di bawah ini.

Tips Mencegah Risiko Keracunan Seafood

Olahan laut memang berasa lezat dan bercita rasa nikmat sehingga sulit sekali untuk ditolak. Sayangnya, dibalik rasanya yang nikmat tersebut, ada banyak ancaman bahaya dari konsumsi seafood salah satunya adalah paparan zat beracun yang mengkontaminasi seafood akibat air laut yang tercemar dengan limbah.

Bila bahan makanan ini masuk ke dalam tubuh anda maka bahaya keracunan bisa saja terjadi. Anda tentu tidak ingin jika sajian yang anda buat dengan cinta untuk diberikan pada keluarga rupanya berubah menjadi malapetaka karena seisi rumah keracunan masakan anda. Nah, oleh karenanya di bawah ini adalah beberapa tips yang penting diperhatikan untuk mencegah risiko keracunan seafood.

  • Sebelum Membeli Perhatikan Kondisinya

Hal pertama yang penting menjadi perhatian bagi anda yang hendak mengolah seafood di rumah adalah dengan memperhatikan terlebih dahulu kondisi dari produk laut yang akan anda bawa pulang. Pemilihan seafood yang berkualitas dan bersih akan tentu menjadi faktor yang paling penting dalam mengolah makanan sehat dan bergizi untuk keluarga. Maka dari itu, anda jangan tergoda dengan sajian produk laut dengan harga yang sangat murah.

Anda patut curiga ketika penjual menawarkan harga yang jauh begitu miring dengan harga yang ditawarkan secara umum. Terkecuali bila anda membelinya di tempat pelelangan ikan di tepi pantai maka wajar saja jika harganya lebih murah sebab biasanya di tempat ini ada banyak pemburu produk seafood yang hendak menjualnya kembali.

Adapun untuk membantu anda mengenali ciri-ciri fisik seafood yang baik dan masih segar adalah dilihat dari kondisi mata yang masih segar, insang ikan yang masih merah, sisik dan daging yang masih segar. Seafood dalam kondisi yang sudah tidak layak biasanya terlihat lebih pucat dan penampakan dari dagingnya pun sangat kaku. Jadi hindari memilih seafood dengan penampakan semacam ini.

Pastikan pula anda tidak mencium bau busuk pada produk laut yang akan anda beli. Sebab bahan masakan yang berbau busuk tentunya adalah bahan yang tidak layak digunakan dan anda perlu segera membuang bahan ini sebab bila dimasak dan disajikan maka bahaya keracunan akan semakin nyata.

  • Perhatikan Penyimpanan

Risiko keracunan akibat konsumsi seafood tak hanya berasal dari paparan zat bahaya seperti merkuri dan air laut yang tercemar dengan limbah saja. Akan tetapi, hal lain yang juga dapat meningkatkan risiko seafood yang beracun adalah penyimpanan seafood yang tidak diperhatikan dengan baik.

Seringkali tidak disadari bahwa menaruh makanan laut pada suhu ruangan atau mungkin mencairkan makanan laut dengan menaruhnya dimana saja tanpa merendamnya dalam air akan membuat paparan bakteri mengkontaminasi makanan tersebut. Dan berisiko racun apabila dikonsumsi oleh tubuh.

Selain risiko paparan bakteri yang masuk ke dalam seafood, meletakkan sembarangan seafood bersamaan dengan makanan lainnya akan membuat bakteri dari seafood berpindah ke makanan tersebut yang ada di sekitarnya. Jadi demikian usahakan anda memperhatikan dengan baik hal yang satu ini.

Pastikan masukkan seafood pada wadah yang tertutup dan hindari meletakkannya dengan hanya dibungkus plastik atau kertas. Anda bisa menggunakan storage lain seperti mangkuk tertutup yang kedap udara. Kemudian masukkan dalam freezer bila anda hendak menggunakannya dalam waktu yang masih lama. Cara ini akan menghindarkan seafood dari kebusukan yang mudah terjadi.

  • Perhatikan Pencucian

Mencuci makanan sebelum dimasak atau dikonsumsi menjadi kunci dari mencegah paparan bakteri dari zat berbahaya masuk ke dalam tubuh. Meskipun mencuci tidak sepenuhnya menghilangkan kotoran, bakteri atau bahkan virus yang ada dalam makanan tersebut. Namun setidaknya, proses pembersihan ini mengurangi sejumlah kotoran yang nampak secara fisik pada produk laut yang anda beli. Sehingga tampilannya pada saat dimasak akan terlihat lebih menggoda untuk disantap.

Maka dari itu, jangan malas mencuci bersih bahan-bahan seafood yang akan anda masak. Misalkan dengan membersihkan sisik ikan sampai benar-benar bersih tak tersisa. Menggosok kerang yang akan direbus, membersihkan cumi yang akan dimasak dan lain sebagainya.

Bila perlu anda bisa merebus terlebih dahulu aneka seafood yang akan anda masak. Tak perlu terlalu lama asalkan terendam dengan air panas yang mendidih maka bakteri dan kotoran yang ada pada seafood akan perlahan mati. Sehingga anda akan bisa menyajikan hidangan seafood yang bebas dari racun yang mungkin berbahaya untuk kesehatan anda.

  • Masak Sampai Matang Merata

Untuk mencegah kemungkinan risiko keracunan dari sajian seafood yang dikonsumsi maka penting sekali bagi anda untuk memasak dan mengolah seafood sampai benar-benar matang dengan merata. Dengan begini bakteri dan virus yang ada pada bahan tersebut akan mati bersama dengan suhu tinggi yang anda gunakan pada saat memasak.

Tips Sehat Mengontrol Kandungan Kolesterol dalam Seafood

Anda yang punya riwayat kolesterol tinggi artinya anda perlu pintar-pintar memilih makanan anda sendiri. Namun untuk seafood sepertinya banyak orang sulit menahan godaan pada hidangan yang satu ini. Padahal, makanan laut ini adalah salah satu menu yang harus dihindari pada anda yang punya masalah dengan kolesterol yang tinggi.

Nah, agar santap seafood tidak membuat anda cemas akan kesehatan anda. Maka di bawah ini adalah beberapa hal penting yang harus diperhatikan saat konsumsi seafood.

  • Perhatikan Cara Memasaknya

Hal penting pertama yang menjadi siasat paling utama yang perlu diperhatikan bagi anda yang ingin menghindari sejumlah kolestrol tinggi dalam seafood adalah dengan memperhatikan cara pengolahan dari produk laut yang satu ini. Makanan laut yang diolah dengan cara digoreng akan semakin menyumbang kandungan kolesterol yang ada dalam seafood yang dikonsumsi.

Untuknya, anda perlu lebih cermat memilih olahan seafood yang lebih baik. Dipanggang, dikukus dan direbus mungkin menjadi alternatif olahan seafood yang bisa anda konsumsi. Pengolahan semacam ini akan mengurangi sejumlah kolesterol tinggi dan jahat yang bisa masuk ke dalam tubuh anda.

Saat ini apalagi ada banyak olahan seafood yang beragam seperti udang bakar, kerang rebus, cumi panggang, ikan bakar dan lain sebagainya. Sementara itu, bila anda hendak membuat olahan sendiri seafood di rumah maka sebaiknya saat hendak membakar gunakanlah panci kering untuk membakar ikan atau udang. Cara ini akan memungkinkan lemak pada daging seafood menetes ke bawah.

Sementara itu, bila anda terpaksa harus menggunakan minyak maka pilihlah jenis minyak yang lebih baik dan lebih aman untuk kesehatan. Alih-alih menggunakan minyak sayur, anda bisa menggunakan minyak zaitun untuk dikonsumi bersama dengan seafood olahan anda.

  • Tambahkan Banyak Rempah

Selain minyak, biasanya garam menjadi bahan yang amat dihindari bagi anda yang punya riwayat kolestrol tinggi. Sebab hipertensi seringkali datang ketika kolesterol dalam tubuh meningkat. Nah, sebagai alternatif anda bisa mengganti garam dengan rempah yang banyak. Sehingga meski tidak melibatkan banyak garam namun hidangan seafood anda tetap enak karena ada banyak bumbu yang anda masukkan.

Ada beberapa rempah yang terbukti ampuh untuk menurunkan kolesterol. Diantaranya adalah bawang putih, jahe dan masih banyak lagi. Untuknya, pastikan anda menyertakan bahan ini ke dalam olahan seafood yang anda masak di rumah.

  • Perhatikan Porsinya

Meskipun berasa nikmat dan lezat namun tetap saja sesuatu yang dinikmati secara berlebihan akan dapat mendatangkan bahaya untuk kesehatan. Termasuk dengan santapan seafood yang anda nikmati. Perhatikan dengan baik porsi seafood yang anda nikmati. Bila kolestrol anda sedang tinggi maka sebaiknya urungkan niat untuk menyantap makanan yang akan memicu kenaikan kolesterol lebih parah, termasuk dengan seafood.

Perlu diketahu bahwa satu porsi makanan laut yang anda konsumsi mungkin mengandung sejumlah kolestrol yang banyak. Maka dari itu, perhatikan dengan baik masalah yang satu ini. Untuk membantu anda membatasi porsi menyantap seafood sebaiknya gunakan piring kecil dan ambilah porsi secukupnya.

  • Sandingkan dengan Makanan Berat

Serat akan dapat membantu menurunkan kolesteril dengan mengikat asam empedu. Maka dari itu, pada saat menyantap seafood sebaiknya sertakan pula makanna seperti sayuran, kacang-kacangan seperti kacang polong, buncis dan makanan pendamping lainnya yang rendah lemak.

Tahu dan tempe bisa menjadi pilihan makanan pendamping yang anda sajikan untuk menyantap seafood kali ini. Ketika ada banyak makanan pendamping yang disertakan anda bisa mengolah seafood dengan jumlah yang tidak terlalu banyak. Sebab kehadiran makanan pendamping akan cukup membuat anda merasa kenyang.

Apa yang Harus Dilakukan Setelah Menyantap Seafood?

Kolesterol yang tinggi adalah salah satu ancaman kesehatan yang timbul akibat menyantap makanan berminyak, seafood dan junk food. Mengkonsumsi seafood boleh-boleh saja, asalkan anda harus mengetahui kadar makanan yang anda asup ke dalam tubuh dan menghindari menyamtap seafood setiap hari.

Selain itu, untuk meminimalisir kadar kolesterol dalam darah setelah menyantap seafood. Maka di bawah ini adalah informasi yang akan dapat anda simak dengan baik.

  • Berolahraga

Hal pertama yang penting diperhatikan dengan baik setelah menyantap seafood adalah berolahraga. Setelah kenyang menyantap makanan dalam porsi besar seringkali rasa kantuk menyerang dan membuat kita malas bergerak. Perut yang terisi penuh malah membuat kantuk menyerang sehingga memunculkan hasrat ingin tidur.

Akan tetapi, sadari bahwa sejumlah asupan kolesterol yang anda masukkan ke dalam tubuh anda akan menumpuk bila anda tidak bergerak. Tubuh akan kesulitan mengubah sejumlah lemak yang masuk ke dalam tubuh untuk dirubah menjadi energi saat anda bermalas-malasan.

Maka dari itu, setelah anda makan seafood apalagi dalam porsi yang banyak maka jangan langsung tidur. Tunggu dahulu sampai pencernaan anda bisa mencernanya dengan baik. Pastikan anda melakukan olahraga dengan rutin agar makanan yang masuk ke dalam tubuh anda diubah menjadi tenaga dan energi. Sehingga anda terhindar dari risiko obesitas.

  • Minum Air Hangat

Hal lain yang juga penting menjadi perhatian adalah anda wajib mengkonsumsi air panas sebelum dan sesudah mengkonsumsi seafood. Hal ini dilakukan untuk melindungi organ di dalam tubuh seperti hati, perut dan usus untuk tetap terjaga dan terlindungi dengan baik dari kerusakan. Maka dari itu, daripada memesan aneka minuman dengan campuran es yang dingin. Akan jauh lebih baik bila anda memesan air hangat untuk anda konsumsi sebelum dan sesudah menikmati seafood.

  • Upayakan Untuk Tidak Langsung Tidur

Minimal 3 jam setelah mengkonsumsi seafood jangan langsung berbaring. Hal ini dikarenakan tubuh kita butuh beberapa saat agar makanan yang kita asup ke dalam tubuh dapat dicerna dengan baik. Beranjak tidur setelah menyantap makanan apalagi dalam porsi yang besar akan dapat merusak organ di dalam tubuh dan membuat pencernaan dituntut kerja lebih keras.

Selain itu, buru-buru memenjamkan mata setelah makan dalam jumlah yang banyak akan membuat tubuh kesulitan merubah lemak dan kandungan lain pada makanan yang anda asup ke dalam tubuh menjadi energy. Bila kondisi ini terjadi maka lemak akan ditumpuk di dalam tubuh dan perlahan hal ini akan menyebabkan anda mengalami kegemukan.

  • Hindari Konsumsi Makanan/Minuman Dingin

Setelah atau pada saat menyantap seafood sebaiknya hindari mengkonsumsi minuman atau makanan yang dingin. Sebab hal ini akan dapat merusak bagian hati, usus dan sistem pencernaan anda. Jus dengan es dan gula yang banyak serta es krim adalah asupan yang kurang baik untuk anda konsumsi bersama dengan seafood. Meskipun berasa enak dan nikmat namun hal ini akan membawa petaka untuk kesehatan anda.

Maka dari itu, perhatikan dengan baik agar jangan sampai anda malah memberikan masalah pada tubuh anda karena hobi menyantap seafood dilakukan dengan sembarangan tanpa arahan yang baik dan benar. Sediakan selalu segelas air pada suhu ruangan atau air hangat untuk menjaga anda tetap nyaman menikmati seafood.

Loading...

Loading...