Untuk Si Modis, Perhatikan Gaya Fashion Ini Pengaruhi Kesehatan

Perkembangan budaya menghasilkan perubahan yang signifikan untuk setiap generasi. Bukan hanya soal tekhnologi yang semakin munpuni, akan tetapi banyak kebiasaan yang mulai mengalami banyak perubaha. Mulai dari kebiasaan sampai dengan kaya fashion yang semakin modis. Baik itu pakaian sampai dengan penggunaan sepatu hak tinggi.

Segala inovasi mulai bermunculan mulai dari menghadirkan gaya berbusana yang baru sampai dengan mix and match fashion yang sudah ada sehingga mampu menampilkan kesan yang baru dan bisa ditiru. Namun rupanya dari semua inovasi dalam bidang fashion tidak semuanya bisa diterima dengan baik. Bahkan oleh dunia kesehatan menjelaskan bahwa ada banyak kebiasaan berfashion yang rupanya mampu mempengaruhi kesehatan.

Nah, agar tak salah kaprah dalam berfashion maka jangan hanya lihat tampilannya saja. Namun efek dan dampaknya pada tubuh dan kesehatan kita pun perlu diperhatikan dengan baik. Dibawah ini mari kita simak gaya fashion seperti apa sajakah yang mampu mempengaruhi kesehatan seseorang.

gaya-fashion-yang-pengaruhi-kesehatan.jpg

Untuk Si Modis, Perhatikan Gaya Fashion Ini Pengaruhi Kesehatan

Tidak sedikit masyarakat yang demi bisa diterima dalam dunia fashion modern dan demi mampu terlihat kekinian. Rela melakukan apa saja agar tampilan mereka sama dengan orang-orang modern. Padahal sedikit banyak gaya fashion yang dipaksakan akan tentu memberikan pengaruh buruk untuk kesehatan.

Dibawah ini adalah beberapa jenis fashion dan kecantikan yang dapat memberikan pengaruh untuk kesehatan yang tentunya penting untuk anda perhatikan dengan baik.

Skinny Jeans

Salah satu trend fashion yang belakangan banyak digandrungi adalah penggunaan celana jeans ketat atau yang lebih keren dengan sebutan skinny jeans. Bahan dari denim yang dipilih agar sebisa mungkin terlihat ngetat dan mengukir lekukan tubuh ini pada dasarnya ditujukan untuk memperlihatkan garis dan lekukan tubuh seseorang. Khususnya untuk para wanita yang seringkali jengkel bila dikatai dengan sebutan gendut atau tidak menarik.

Nah, hadirnya skinny jeans ini ibarat sebuat media untuk bisa memperlihatkan keindahan tubuh dan kemolekan tubuh dengan jelas. Akan tetapi, ketika ditelusuri lebih mendalam rupanya trend menggunakan skinny jeans ini adalah kebiasaan yang berbahaya untuk kesehatan dan sebaiknya tidak terus menerus digunakan.

Sebagaimana sebuah studi kasus yang dilakukan pada tahun 2015 oleh Medical Daily merinci bagaimana seorang wanita mengalami kerusakan saraf saat menghabiskan banyak waktu menggunakan skinny jeans, khususnya pada saat mereka jongkok dengan skinny jeans.

Para ahli menjelaskan bahwa penggunaan celana berbahan denim yang keras akan dapat menekan bagian sirkulasi darah pada bagian tubuh yang terhimpit dengan penggunaan celana. Dalam kondisi terburuk hal ini pun akan dapat menyebabkan pembekuan darah. Maka dari itulah, penting sekali memperhatikan agarv tidak membiasakan menggunakan skinny jeans terlalu sering.

Lebih dari itu, bahaya fatal untuk seorang wanita yang sering menggunakan celanan jeans ketat adalah ancaman memiliki penyakit vaskular atau rentan dengan yang namanya iritasi di organ kemaluan. Alih-alih menggunakan celanan yang terlalu ketat dan tidak nyaman. Akan lebih baik pilih celana yang nyaman dikenakan dan longgar.

Menggunakan Bra dengan Ukuran yang Salah

Sebagian orang selalu pintar dalam menemukan tehnik fashion ilusi yang akan dapat menutupi kekurangan pada diri mereka. Salah satunya adalah dengan memilih bra dengan ukuran salah. Tidak sedikit kaum wanita yang memiliki ukuran payudara yang kecil memilih menggunakan bra dengan cup yang berbusa dan karet bra yang kencang. Sehingga dengan demikian bisa menopang bagian dada mereka tetap berada dibagian atas.

Dari sinilah kemudian kebiasaan seperti ini disebarkan kemudian menjadi viral dan menjadi salah atu trend fashion yang banyak diminati. Karena seseorang akan dapat menutupi kekurangan mereka tanpa harus melakukan pembedahan dan merubah sesuatu dalam diri mereka. Akan tetapi, meskipun hal ini lebih mudah daripada melakukan tehnik pembedahan untuk membuat payudara lebih besar.

Namun pada faktanya tidak mulai menjadikan hal ini adalah cara yang baik untuk dilakukan. Karena sebuah penelitian menjelaskan bahwa menggunakan bra dengan ukuran yang terlalu ketat akan dapat menyebabkan tekanan pada bagain saraf atau bagian otot serta pembuluh dalam pada sekitaran bahu.

Selain itu, mereka yang seringkali mengguankan bra yang terlalu ketat akan mungkin mengembangkan kondisi sakit pada bagian punggung atas dan tulang rusuk yang terasa sakit. Sehingga bukan tidak mungkin bila rasa sakt ini pun akan dapat menyebar pada bagian lengan sampai ke bagian kepala.

Nah, oleh karena alasan yang satu ini maka sebaiknya hindari terlalu sering menggunakan bra dengan ukuran yang terlalu ketat. Akan lebih baik temuka bra dengan ukuran yang sesuai karena tentunya akan membuat anda merasa nyaman dengan kondisi ini.

Celana Dalam Thongs

Bagian sebagian wanita, penggunaan celana dalam berbentuk thong atau g-string dianggap mampu membuat kepercayaan diri menjadi lebih bertambah. Padahal gaya fashion yang satu ini akan dapat menimbulkan bahaya untuk kesehatan apabila dilakukan terus menerus. Salah satuanya akan dapat menyebabkan resiko terjadinya infeksi pada bagian saluran organ keintiman.

Meski hal ini akan membuat seorang wanita terlihat lebih menggoda untuk pasangannya. Namun jika bahaya dan dampak buruk dari kondisi ini lebih banyak maka penting sekali untuk diperhatikan dengan baik. Adapun beberapa kondisi yang akan dapat menyebabkan gangguan kesehatan dari kebiasaan menggunakan g-string diantaranya dapat anda simak dibawah ini.

  • Resiko Terkena Infeksi Saluran Kemih

Dampak bagi kesehatan pertama dari penggunaan g-string yang dilakukan secara terus menerus adalah timbulnya infeksi pada bagian saluran kemih. Hal ini dikarenakan bakteri yang berkumpul pada bagian area usus besar akan turun pada bagain kandung kemih. Sehingga kondisi ini akan dapat mengakibarkan penderita meningkatkan resiko terkena penyakit ISK atau infeksi saluran kemih yang lebih tinggi.

Gejala yang bisa dirasakan dari kondisi ini adalah perasaan panas atau perih pada saat buang air kecil. Sementara ketika kondisi ini semakin buruk maka kamu akan merasakan nyeri yang hebat saat buang air kecil.

  • Resiko Luka Dilubang Anus

Selain masalah infeksi diatas, resiko lain yang akan mungkin dihadapi dari sering menggunakan g-string atau celana dalam dengan bentuk thong adalah luka pada bagian anus. Hal ini dikarenakan kebanyakan celana dalam model thong umumnya berbahan nilon atau polyster yang tidak menyerap keringat dengan baik.

Hal inilah yang membuat tampilan dari G-string sendiri akan terkesan kaku dan mudah menimbulkna iritasi pada bagian permukaan kulit. Teruyama pada hal ini dibagian area pantat dan juga selangkangan. Apalagi seutas tali yang hanya menutupi bagian anus akan mungkin mudah terselip dan menyebabkan gesekan. Akibatnya bagian ini akan mudah terluka.

  • Munculnya Keputihan

Ketika celana dalam yang kamu gunakan tidak cukup menyerap keringat dengan baik, apalagi hanya dari bahan yang tidak cukup menutupi bagian organ intim kamu dengan baik. Maka tentunya hal ini akan membuat organ intim menjadi lembab. Kondisi semacam inilah yang disukai oleh jamur dan bakteri bisa berkembang biak dengan bebas.

Akibatnya dari pekembang biakan ini maka akan mungkin keputihan bermasalah. Yang mana tentnya keputihan yang bermasalah akan tentu menjadi pengaruh buruk untuk organ intim anda apabila tidak segera diatasi dengan baik.

Shapewear Atau Stagen

Meski sudah digunakan sejak dulu, namun belakangan ini penggunaan shapewear atau stagen semakin meledak dan menjadi booming dikalangan perempuan. Betapa tidak, penggunaan stagen adalah trend fashion yang akan dapat menutupi kegemukan seorang wanita. Sehingga ketika mereka hendak menggunakan pakaian yang ingin menonjolkan lekukan tubuh mereka maka stagen adalah solusi yang tepat dan cepat untuk bisa melakukannya.

Terutama untuk penggunaan gaun yang menonjolkan bagian lekukan atau juga seperti penggunaan kebaya yang ketat dan menuntut seseorang memperlihatkan lekukan pada bagian pinggangnya. Dari alaan semacam ini kemudian seorang wanita rela menahan rasa sakit dan perasaan engap mereka demi untuk terlihat mempesona dengan gaun dan pakaian yang mereka kenakan.

Bahkan sebagian tak sungkan menggunakan shapewear atau stagen ini untuk penggunaan sehari-hari. Biasanya para selebritis atau mereka para pekerja seni yang dituntut untuk tampil memukau dan menawan biasanya mereka selalu membiasakan menggunakan trend kecantikan yang satu ini. Namun demikian, hal ini akan tentu dapat menyebabkan masalah untuk kesehatan.

  • Masalah Pernapasan

Permasalahan menggunakan stagen atau korset dalam waktu yang terlalu lama pun dibahas oleh seorang pakar kesehatan bernama dr. Christopher Ochner dari Mount Sinai Hospital di Amerika Serikat. Dalam studinya ia menjaleaskna bahwa terlalu lama atau terlalu sering menggunakan korset akan dapat menimbulkan masalah pernapasan.

Lebih lanjutnya, ia menjelaskan bahwa dalam kemungkinan terburuk penggunaan korset atau stagen yang terlalu lama akan dapat menyebabkan seseorang kehilangan kesadarannya atau pingsan. Hal ini dikarenakan saluran pernapasan yang tersumbat akan membuat seseorang lemah dan tak berdaya. Kondisi paru-paru yang menurun dan terhimpit akibat korset adalah salah satu pemicu yang berbahaya.

  • Kerusakan Bentuk Tulang

Kamu mungkin pernah mendengar bahwa seorang wanita yang selama hidupnya telah menggunakan korset kemudian mengembangkan bentuk pinggang yang begitu kecil sangat kecil sehingga ukuran pinggang dan tubuhnya tidak berimbang.

Hal ini dikarenakan penggunaan korset yang terlalu lama akan dapat merusak dan mengubak tulang punggung menjadi bengkok. Hal ini sebagaimana terjadi pada para wanita di abad ke-18. Dimana pada sata itu, penggunaan korset sedang begitu booming sebagai trend fashion yang paling banyak digandrungi.

  • Gangguan Pencernaan

Bukan hanya permasalahan mengenai pernapasan dan perubahan tulang saja. Bagi anda yang seringkali menggunakan stagen dalam waktu yang lama apalagi menjadikan trend kecantikan ini sebagai penggunaan harian anda. Maka siap-siaplah dengan ancaman gangguan pencernaan yang menyakitkan.

Hal ini dikarenakan ketika menggunakan stagen bagian sistem pencernaan anda khususnya lambung dan usus menjadi terhimpit. Namun ketika ada makanan masuk mereka tetap ditekan untuk bisa bekerja dengan normal. Sehingga hal inilah yang menekan kinerja bagian pencernaan menjadi dua kali lipat lebih keras.

Selain itu, tekanan dari korset pun akan dapat menekan asam lambung dimana asam lambung akan melawan gravitasi dan naik sampai dengan ke bagian kerongkongan. Itulah mengapa pada saat anda menggunakan korset maka anda akan merasakan perasaan tidak nyaman yang begitu besar.

High Heels

Menggunakan high heels atau sepatu dengan hak tinggi merupakan keperluan yang tidak dapat dipisahkan dari sebagian perempuan. Hampir sebagian besar perempuan merasa lebih percaya diri ketika mereka menggunakan heels dibandingkan dengan menggunakan sepatu atau sandal yang biasa. Selain dapat menunjang kecantikan, seorang perempuan akan nampak lebih tinggi ketika menggunakan heels.

Biasanya mereka yang seringkali tampil dihadapan umum dan bertemu dengan klien seringkali dituntut untuk tampil menarik dan energik meski dalam balutan high heels yang mereka kenakan. Namun demikian, ternyata bila ditelisik dari segi kesehatan penggunaan heels akan dapat memberikan bahaya yang besar untuk kesehatan. Diantarnya dapat anda simak dibawah ini.

  • Otot Tubuh yang Mengecil

Tubuh yang tidak seimbang yang dihasilkan dari penggunaan high heels akan dapat memicu permasalahan pada tubuh anda. Salah satunya adalah otot-otot tubuh yang menjadi mengecil. Bahkan dalam sebuah studi menjelaskan bahwa penggunaan sepatu hak tinggi akan dapat memperpendek otot-otot dalam tubuh anda. Hal ini dikarenakan ketika seseorang menggunakan heels maka mereka dituntut untuk jalan berjinjit.

Dari sinilah permasalahan akan dapat terjadi dan tentunya rasa pegal dan sakit akibat penggunaan sepatu hak tinggi memang menjadi hal yang sulit untuk dihindarkan. Mulai saat ini sebaiknya kurangi intensitas menggunakan heels dan utamakan kesehatan dan keselamatan anda diatas segalanya.

  • Memicu Postur Tubuh Melengkung

Untuk bisa mendapatkan keseimbangan pada saat mengguankan sepatu dengan hak tinggi biasanya seseorang akan cenderung berjalan lebih kedepan atau kebelakang. Hal ini mereka lakukan untuk mengantisipasi agar tubuh mereka tidak condong ke salah satu arah yang akan membuat mereka rentan dengan yang namanya jatuh.

Akan tetapi, bila hal ini terus menerus dilakukan maka yang terjadi dengan tubuh kita adalah postur tubuh yang akan cenderung menjadi lebih melengkung. Dibandingkan dengan memperbaiki tulang tubuh yang melengkung, tentunyta mulai mengontrol penggunaan heels akan jauh lebih mudah dilakukan.

  • Gangguan Kesehatan Ibu Hamil

Penggunaan sepatu hak tinggi adalah larangan keras untuk ibu hamil. Karena selain akan dapat beresiko pada hal-hal yang tidak diinginkan seperti terjatuh dan lain sebagainya. Memaksakan penggunaan heels saat usia kehamilan sudah besar hal ini akan dapat menyebabkan ibu mengalami sakit punggung yang menjengkelkan.

Selain itu, penggunaan heels pun akan mungkin menyebabkan ketegangan pada bagian kaki. Apalagi pada ibu hamil yang usia kehamilannya sudah besar dengan kaki yang bengka, penggunaan heels akan tentu menjadi mimpi buruk.

Kemeja Berkerah dan Dasi

Penggunaan setelan pakaian dengan kemeja dan dasi biasanya lebih sering digunakan oleh kaum Adam. Khususnya mereka yang bekerja di kantor yang menuntut mereka untuk senantiasa tampil rapi dan bersih. Sehingga berdasi dan berkemeja ibaratkan sebuah kewajiban yang penting diperhatikan.

Hanya saja, rupanya penggunaan kemeja berkerah tinggi dengan dasi akan dapat menyebabkan gangguan kesehatan. Beberapa diantaranya akan dapat anda simak dibawah ini.

  • Mengganggu Aliran Darah

Penggunaan Kemeja yang ketat dengan kancing yang terlalu kencang menekan bagian leher maka akan dapat menyebabkan masalah kesehatan. Hal ini bukan tidak mungkin mengambat sirkulasi darah menuju otak dengan baik. Hal yang sama dirasakan ketika kamu menggunakan dasi dengan terlalu ketat.

  • Gangguan Pernapasan di Leher

Masalah lain yang akan mungkin dihadapi oleh mereka yang menggunakan kemeja dan dari yang terlalu ketat adalah kenyamana mereka. Terutama ketika mereka bernapas, dasi dan kerah kemeja yang menahan mereka akan membuat mereka kesulitan bernapas dengan nyaman.

Loading...

Loading...

Popular Tags (2)